Wajah Cindy berubah pias, dan tubuhnya menegang ketika mendengar pertanyaan Jeff. Ia berdehem pelan untuk menetralkan degup jantungnya berdebar cepat.
"Kenapa wajahmu mendadak pucat?" Jeff semakin menyudutkan Cindy.
Cindy menundukkan kepalanya, seraya meremat ujung dressnya dengan kuat.
"Aku hitung sampai tiga! Jika kamu tidak buka suara, maka aku akan—"
"Maafkan aku!" ucap Cindy pada akhirnya, ia segera memotong ucapan Jeff agar pria itu tidak melanjutkan perkataannya yang mengerikan. Cindy masih ingat betul kejadian 2 tahun yang lalu.
"Sekarang katakan kepadaku, apa yang sebenarnya terjadi!!" bentak Jeff, ia merasa sudah habis kesabaran.
Cindy menegakkan kepalanya, ia menatap Jeff dengan penuh penyesalan. "Sebenarnya yang terjadi dua tahun yang lalu ....." Kemudian Cindy menceritakan kejadian 2 tahun yang lalu kepada Jeff dengan sangat detail.
Flashback
Seorang pria tampan sedang terlihat sangat marah saat menerima kartu undangan pernikahan dari Safira.
"Dia akan menikah dengan mantan nara pidana itu?!!" tersenyum miris lalu meremat udangan pernikahan yang ada di tangannya.
"Apa masalahmu, Ries? Bukankah kamu sudah mengikhlaskan dia? Apakah kamu tidak pernah menganggapku ada?!" tanya Cindy kepada pria tersebut yang tak lain adalah Aries. Sungguh sesak sekali dadanya, melihat pria yang di cintainya masih memiliki perasaan kepada wanita lain, dan sialnya wanita itu adalah adik dari teman baiknya.
"Apakah selama ini kamu menganggapku sebagai pelampiasanmu saja?! Iya?!" Cindy meradang sekali dan tidak dapat menahan emosinya.
"Iya!" jawab Aries tidak berperasaan.
"Apakah kamu tidak memikirkan perasaanku? Ries? Kita ini sudah menikah!" Cindy menangis histeris, dadanya bagai tertikam belati. Harusnya ia sadar dan tahu diri, Aries menikahinya karena terpaksa.
"Harusnya kamu sadar jika aku menikahimu karena terpaksa!" jawab Aries semakin menjadi dan tidak memperdulikan perasaan Cindy.
"Kamu tega, Ries!!!"
"Kamu yang tega karena sudah menjebakku dalam situasi yang rumit!" Aries mengeraskan rahangnya dengan kuat.
"Aku menjabakmu karena aku sangat mencintaimu, aku tidak ingin kehilanganmu Ries," ucap Cindy berderai air mata.
"Dan aku masih mencintainya! Sangat mencintainya! Karena kamu! Aku tidak bisa mengejar cintaku!" ucap Aries dengan emosi yang menggebu. "Kamu memang wanita murahan, dan sangat menjijikkan! Bahkan aku sangat muak hidup bersama wanita sepertimu!" emosi Aries tidak terbendung lagi, meledak-ledak seperti bom atom.
"Maaf, maafkan aku." Cindy menangis terisak.
"Aku ingin kamu menggagalkan rencana pernikahan mereka!" tegas Aries menatap tajam Cindy.
"Tapi —"
"Atau kita bercerai!" lanjut Aries membuat Cindy membeku di tempat. Tidak, dia tidak bisa kehilangan Aries, dia tidak bisa kehilangan pria yang sangat di cintainya.
Dia mempunyai dua pilihan yang sangat sulit, hidupnya seperti telur di ujung tanduk. Serba salah.
Cindy memejamkan matanya dengan erat. "Baiklah, aku akan menggagalkan rencana pernikahan mereka," jawab Cindy pada akhirnya.
Aries tersenyum setan mendengarnya.
"Safira, maafkan Kakak," batin Cindy. Ia terpaksa memilih pilihan yang pertama, dari pada harus kehilangan pria yang di cintainya. Sungguh bodoh, ia telah di butakan oleh cinta.
Mulai hari itulah, Cindy menyusun rencana untuk menggagalkan rencana pernikahan Safira dan Jeff.
"Kakak, ada apa ingin bertemu denganku?" tanya Safira, yang sudah duduk di hadapan Cindy. Mereka bertemu di Cafetaria seperti yang di rencanakan sebelumnya.
"Tidak ada apa-apa. Kakak hanya ingin ngopi cantik sama adik manisku ini yang sebentar lagi akan menjadi nyonya Smith," ucap Cindy, sembari terkekeh pelan.
Yang pengen tahu Cindy dan Aries, baca Oh! My Bodyguard💋
Jangan lupa like, komentar, favorite dan vote❤❤
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 92 Episodes
Comments
Wati_esha
😲😲😲😲😲 Aries mengancam Cindy 🤔🤔🤔🤔🤔
2024-07-09
0
Wati_esha
😲😲😲😲😲😇😇😇🤔🤔🤔🤔🤔
2024-07-09
0
Wati_esha
Hmm jadi apa yang kamu dapatkan dari Aries setelahnya?!
2024-07-09
0