Jeff mengeraskan rahangnya saat mendengar pengakuan Cindy. Kini kebenaran sudah terungkap, menyesal sudah pasti yang di rasakan Jeff saat ini. Andai saja dirinya dulu tidak terbakar emosi lebih dulu, dan menyelidikinya lebih dulu, semua ini tidak akan terjadi. Namun lagi-lagi penyesalan itu datangnya di akhir.
"Jeff, aku minta maaf dan menyesali semuanya. Aku salah, aku bodoh dan berdosa kepada kalian semua." Cindy berderai air matanya dan sesegukan. Dirinya benar-benar menyesali perbuatan bodohnya.
"Apa dengan kata menyesal dan minta maaf, kamu bisa mengambalikan semuanya? Tidak 'kan? Apa kamu tahu Cindy jika perbuatanmu itu tidak hanya menyakitikku dan Safira, tapi juga menyakiti keluarganya. Apa jadinya jika keluarga Safira tahu jika kamu lah dalang dari semua kekacauan ini! Kamu bagaikan musuh dalam selimut!" perkataan Jeff terdengar datar dan sangat dingin, juga penuh penegasan. Walau ia melihat sendiri jika wanita itu menunjukkan rasa penyesalan, rasa bersalah, dan meminta maaf dengan sangat tulus, ia tidak bisa memaafkan begitu saja.
Cindy dilanda ketakutan yang luar biasa. Benar yang dikatakan oleh Jeff, jika keluarga Safira tahu semua ini pasti akan kecewa dan juga sakit hati kepadanya.
"Kamu harus mengakui perbuatanmu kepada keluarga Fadaei, Cin!" tegas Jeff sekali lagi. Sorot matanya, menatap Cindy dengan tajam dan penuh kebencian.
"Aku sudah mendapat karmanya, Jeff. Aku tidak bahagia dengan pernikahan ini. Aries tidak pernah menganggapku ada. Jadi aku belum siap jika harus mengakui semuanya kepada Keluarga Fadaei. Aku mohon berikan aku waktu," pinta Cindy dengan nada yang memelas.
"Tidak! Kamu harus mengakuinya sekarang, Cin!" Jeff tidak mau tahu, ia beranjak lalu menarik tangan Cindy.
"Jeff, aku mohon." Cindy berusaha untuk melepaskan tangannya yang di cengkeram kuat oleh pria itu. Dirinya benar-benar tidak siap, ia harus menyiapkan mental lebih dulu sebelum berhadapan dengan Keluarga Fadaei.
"Apakah saat kamu melakukan hal bodoh itu, kamu memikirkan kami Cin? Tidak 'kan!!!" Jeff tidak peduli dengan Cindy yang terus memohon kepadanya. Ia tidak habis pikir, kenapa Cindy sampai tega melakukan semua ini hanya karena cintanya kepada Aries. Oh, berbicara mengenai Aries, ia akan memberikan pelajaran kepada pria itu. Lihat saja! Jeff menyeringai setan, terlihat sangat mengerikan.
"Aku akan ikut denganmu, tapi biarkan aku ganti baju dulu," pinta Cindy memohon.
Jeff langsung melepaskan tangannya, ia baru teringat jika Cindy hanya mengenakan dress tipis. "Aku tunggu! Lima menit!" tegas Jeff.
Dengan tubuh yang ketakutan dan juga gemetar, Cindy berlari menuju kamanya yang ada di lantai dua.
*
*
*
Tidak sampai lima menit, Cindy sudah berada di ruang tamu, dimana Jeff menunggunya. Jeff langsung beranjak dan di ikuti Cindy.
"Jeff, aku benar-benar sangat takut." Cindy meremat kedua tangannya bergantian yang berkeringat dingin. Cindy menoleh ke arah Jeff yang sedang menyetir mobil.
Jeff diam tidak menanggapinya, pria itu tengah terhanyut dalam pikirannya. Ia memikirkan cara untuk melunakkan hati Safira yang sudah terlanjur membenci dirinya.
"Aku harus bagaimana?" gumam Jeff di dalam hati. Pikirannya resah dan berkecamuk, ia tidak bisa kehilangan Safira. Ia harus bisa mendapatkan Safira lagi.
Tidak berselang lama, mobil yang di kendarai Jeff sudah terparkir rapi di halaman rumah megah dan mewah itu.
"Jeff, aku takut."
"Aku tidak peduli, cepat turun! Atau kamu ingin di seret!!" Jeff menatap nyalang Cindy, membuat wanita itu ketakutan.
Emosi kan ya? 😆
Jangan lupa like dan votenya❤
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 92 Episodes
Comments
Agustina Kusuma Dewi
ambek an gede maneh
2024-07-13
0
Wati_esha
😛😛😛😛😛😛😛😛😛😛😛😛
2024-07-09
0
Wati_esha
🏃♀️🏃♀️🏃♀️🏃♀️🏃♀️🏃♀️🏃♀️🏃♀️🏃♀️🏃♀️🏃♀️🏃♀️
2024-07-09
0