Nenek yang menjewer telinga Devano terlihat galak sekali sampai pemuda ini meringis di raut wajahnya yang sangat tampan luar biasa sekali bagaikan malaikat saja.
" Aduduh..! Dasar Nenek bau tanah..!" Umpat Devano sambil mengusap-usap telinganya usai Nenek itu pergi bersama dengan cucu nya yang masih berusia enam belas tahun.
" Kau mengomel terus persis kakek -kakek tua saja..!" Kata seorang anak laki -laki usia tujuh tahun yang memeluk lengan di dada di depan Devano.
" Kau bisa tidak untuk tidak mengomentari aku dengan kata-kata nakalmu itu, bocah..?!" Tegur Devano yang melotot bocah itu sampai seorang gadis cantik mengajak bocah itu pergi darinya dengan cepat.
Soledad yang bekerja di sebuah minimarket di salah satu daerah di kota Los Angeles,Usa, tak pernah mengeluh tentang kehidupannya yang sama sekali tidak berbeda dengan kehidupannya di Irlandia.
Hanya berbeda dirinya kini telah memiliki suami gadungan yang membayarnya dengan biaya pengobatan ibunya sampai sembuh di rumah sakit di Ibukota Dublin, Irlandia, melalui diriny menyamar sebagai Ruby Yolanda mendiang Istri Devano Wandani di hadapan keluarga Devano.
" Aku harus melakukan test pada diriku untuk ku bisa mengetahui siklus menstruasi ku yang telat datang pada bulan ini...!" Kata Soledad yang membeli alat testpack di minimarket tempatnya bekerja.
Lalu pada jam makan siang, Soledad melakukan test di kamar mandi dan menemukan dua garis biru di alat itu yang menandakan dirinya telah berbadan dua hasil hubungan paksaan yang di lakukan Devano terhadap dirinya.
" Dev..Si pria berengsek yang telah merenggut kehormatanku dan kini aku mengandung anak nya..! Ahh, sungguh sial sekali nasibku..!" Kata Soledad yang memijat dahinya karena pusing menderanya.
Soledad memutuskan untuk melakukan aborsi secara diam -diam karena dirinya tak sudi untuk melahirkan anak Devano yang berasal dari hasil hubungan paksaan pria menyebalkan itu.
Maka, sore harinya Soledad pergi ke klinik yang tak jauh dari tempatnya bekerja dan disanalah Soledad melakukan aborsi diam -diam dengan bantuan Dokter ahli aborsi di klinik itu.
Dublin, Irlandia.
Hari demi hari terus berjalan begitu cepat sekali bagi Ruby Yolanda yang kini bernama Sumiati Zevanya telah melahirkan seorang anak laki -laki yang bernama Ziko Susanto di rumah sakit bersalin di Ibukoto Dublin, Irlandia.
" Zik..Kamu putra Mama yang manis..!" Kata Ruby memeluk bayi nya dengan kasih sayang.
"Sum..Kamu sudah boleh pulang ke rumah kok setelah tiga hari kamu pulih dari pasca proses melahirkan mu..!" Kata Dokter Richard yang selalu menemaninya itu.
" Iya, Rich makasih..!" Jawab Ruby tersenyum kepada Richard.
" Sum..Setelah kamu melahirkan Ziko. Apakah kamu mempunyai sebuah rencana lainnya lagi di hidupmu?" Tanya Richard duduk di tepi ranjang pasien Ruby sambil menatap lembut wanita muda dan cantik itu.
" Ahh, aku sih mempunyai rencana untuk pulang ke Indonesia. Bukankah di sana tempat tinggal ku menurutmu?"
" Iya..Tapi, aku memiliki keraguan untuk aku bisa memastikan kebenaran asal usulmu yang amat membingungkan ku.." Jawab Richard yang tak mau Sumiati pergi dari rumahnya semenjak Ibu kandung nya mengetahui keberadaan Sumiati di rumahnya.
" Loh kenapa kamu bilang begitu, Rich? " Tanya Ruby Yolanda menatap sahabatnya dengan lembut.
" Karena Aku tak mau kamu meninggalkanku di sini seorang diri..!" Jawab Richard yang cepat meraih jemari Ruby.
"Hei..Gimana tunanganmu itu yang tentunya akan merasa marah dan tak nyaman melihat mu mengizinkan gadis lain tinggal bersama dengan mu di rumahmu?" Tanya Ruby yang sabar sekali terhadap Richard.
" Aku tak mau bertunangan dengan gadis itu karena aku telah jatuh cinta kepadamu, Sumiati. Aku ingin menikah denganmu dan menjadi Papa nya Ziko..!" Jawab Richard dengan suara yang benar -benar tersiksa dengan perasaannya yang mencintai Sumiati.
" Enggak, Rich..! Kamu tak jatuh cinta kepadaku karena kamu hanya merasa kasihan kepadaku! Ayolah, kau cermati perasaan hatimu dengan logikamu..!" Kata Ruby yang menolak secara halus pernyataan cinta sahabatnya itu.
" Sum..! Aku mencintaimu ! " Kata Richard yang mengatakan tiga kata itu dengan sungguh hati kepada Sumiati.
"Rich..! Ku mohon kamu jangan bersikeras lagi seperti anak kecil tahu, gak sih? Kau harus pakai kecerdasan mu menilai cinta di hatimu kepada ku hanyalah rasa kasihan sebagai sahabat saja bukan cinta antara pria dan wanita, karena cinta mu hanyalah kepada tunanganmu saja yang di pilih oleh orang tuamu untuk kebahagiaanmu..!" Kata Ruby dengan nada tegas kepada Richard.
Richard pun terpaksa membiarkan wanita muda itu berjalan pergi keluar kamar pasien dengan menggendong bayinya dan menyemplangkan tas berisi perlengkapan wanita itu dan bayinya.
"Tunggu..! " Seruan seorang pria paruh baya yang tahu -tahu menahan Ruby di lorong kamar pasien mengejutkan Richard yang mengenali suara pria itu adalah suara Papa nya.
" Papa ?"
Richard pun segera keluar kamar pasien dan menemukan Papa nya datang bersama dengan Mama nya ke rumah sakit bersalin itu dan kini berhadapan langsung dengan Sumiati.
" Kau tak boleh pergi dari sisi putraku setelah Aku tahu kamu telah melahirkan cucu untuk ku secara diam -diam dan sekarang aku ingin kamu menikah dengan putraku secara resmi dan sah sebagai istrinya..!" Kata Riko Evander dengan nada tegas kepada Sumiati wanita muda yang menggendong bayi laki -laki yang di duganya sebagai putranya Richard Evander dan cucunya yang pertama.
" Ei..Tuan..! Anda salah menduga...!" Kata Ruby yang ingin meluruskan kesalahpahaman ini kepada Papa nya Richard. Tetapi, Richard telah merangkulnya dengan erat seraya berkata pada Papa nya.
" Pa..Maafkanlah Richard yang sudah membikin kecewa hati Papa dengan diam -diam pacaran di luar negeri dan memiliki seorang anak yang tak lain cucu pertamamu ini..! Karena Richard tahu kalau Papa dan Mama tak kan pernah merestui hubungan cinta Richard dengan Sumiati yang di nilai oleh Eyang di Jakarta sama sekali tidak sederajat dengan ku dan keluarga kita serta di karenakan Eyang menjodohkan Richard dengan gadis di negara Malaysia yang menjadi cucu perempuan sahabatnya Eyang..!" Kata Richard dengan menatap lurus Papa nya yang menengok ke Mama nya yang menghela napas sebelum menjawab nya.
" Eyang sudah mendengar masalahmu di sini dan Beliau dengan berat hati membatalkan perjodohan mu dengan cucu perempuan dari sahabatnya itu yang akhirnya di jodohkan pada adik sepupumu si Denies itu..! " Kata Mama nya yang memandangi Sumiati dengan kekaguman yang sangat jelas sekali.
" Sungguhkah itu , Ma? Pa ? Kalau begitu Aku dan Sumiati bisa menikah ?" Tanya Richard yang berseri -seri wajahnya itu kepada Mama nya dan Papa nya.
" Iya, sungguh Rich..! " Jawab Mama nya dengan senyum keibuan kepadanya dan Sumiati.
" Kalian berdua boleh menikah secara terbuka di hadapan kami keluargamu di Dublin sesuai keinginan kalian agar cucu ku mempunyai nama belakang di kartu keluarga ku dengan nama Evander..!" Kata Papa nya tersenyum ramah dan bijaksana kepada Sumiati yang menengok kaget kepada Richard di samping wanita muda cantik dan anggun itu.
Bersambung..!!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
Nona Angel™©🍼🍼
Hade nama Rubby malah jadi zumiati hahahaha gak cocok banget
Akhir nya Richard nyatakan perasan nya kepada Rubby
2022-10-07
1
R. Yani aja
Yey... meskipun berawal dari salah paham, tapi akhirnya nasib Ruby jadi lebih baik. Semoga....
2022-09-23
2
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
lanjut thor
2022-09-15
0