Reno, mantan kekasih Nara semakin gencar meneror lewat pesan dan telpon. Meskipun bukan berisi ancaman atau mengarah tindak kekerasan. Namun, hal ini membuat Nara tidak nyaman. Dia tidak ingin bertemu atau berhubungan lagi dengan laki-laki itu. Nara pun sudah memblokir kontak Reno dan belum ada sekalipun Reno memaksa bertemu atau menemui Nara.
Tiga bulan berlalu.
Sesuai dengan rencana Radit dan Kevin, untuk melaksanakan pernikahan Reka dan Nara. Hanya akad nikah, karena resepsi rencana akan dilakukan setelah Reka wisuda.
“Bunda, Reka ke mana? Nggak ada di kamarnya,” ujar Rika.
Meera yang sedang memberi arahan pada asisten rumah tangganya mempersiapkan barang dan perlengkapan hantaran pernikahan yang akan dibawa besok pun terdiam. “Bunda nggak liat Reka keluar. Coba kamu hubungi deh, besok mau menikah masih aja keluyuran.”
“Oma,” panggil Keenan yang baru saja datang bersama Kayla sambil menggendong Kyra.
“Eh, cucu Oma sudah datang,” ucap Meera sambil meraih Kyra dan mengusap kepala Keenan. “Rika, kamu sudah telepon Reka belum?”
“Loh, Reka nggak ada Bun?” tanya Kayla.
“Dari tadi di telpon belum dijawab,” sahut Rika.
“Kemana itu anak, jangan-jangan kabur.”
“Coba hubungi teman kuliah Reka,” pinta Meera pada Rika.
Ditengah kehebohan para perempuan keluarga Kevin mempersiapkan pernikahan juga karena calon pengantin malah tidak ada di kamar, Reka tiba-tiba muncul.
“Rame amat,” ujarnya membuat Rika, Kayla dan Meera menoleh.
“Astaga Reka, kamu bikin Bunda sport jantung aja, Bunda pikir kamu kabur.”
"Dari mana sih, di kamar nggak ada, di telepon nggak dijawab. Temen-temen kamu bilang udah beberapa hari ini nggak bertemu,” tutur Rika.
Reka berdecak, “Ini rumah lega, kalau nggak ada di kamar ya cari di tempat lain. Habis berenang, nih lihat pada basah kan,” jawab Reka sambil mengibaskan rambutnya yang basah pada Rika dan Kayla hingga sisa air di rambutnya menyiprat.
“Reka!” terit Kayla.
Reka terkikik dan mengaduh saat Rika memukul lengannya.
“Minggu depan ujian, nggak usah pake acara honeymoon segala. Kalau nggak lulus mata kuliah Bu Nara, kamu gagal wisuda loh,” ungkap Rika.
“Gak bakal dong, Reka gitu loh. Proposal skripsi gue udah acc tinggal tunggu pengajuan dosen pembimbing,” jawab Reka jumawa.
“Halah, sekarang aja ngomong begitu. Sudah belah duren juga pengen pergi honeymoon,” tambah Kayla.
Jangankan honeymoon, aku nggak yakin hubungan dengan Nara akan baik-baik saja setelah menikah, batin Reka.
Malam itu, kediaman Kevin ramai dengan keluarga besarnya. Karena besok akan berlangsung akad nikah Reka putra satu-satunya Kevin Daud. Meskipun pernikahan diselenggarakan bukan karena pasangan yang saling mencintai tapi karena perjodohan, Kevin sangat yakin jika Reka dan Nara akan saling mencintai dan berbahagia dikemudian hari.
Elang yang baru saja tiba di kediaman Kevin. “Gimana, sudah aman tempat acara besok?” tanyanya pada Eltan. Beberapa hari ini Elang berada di Two Season cabang dan baru saja tiba di Jakarta.
“Amanlah,” jawab Eltan. “Tapi mempelai pria aman nggak nih? Dari tadi belum kelihatan batang hidungnya,” ucap Eltan.
“Reka ada di kamar, tadi sudah di cek oleh Kayla,” sahut Kevin.
“Sedang menghafal untuk besok, takut tiba-tiba ngeblank kali ya,” ujar Eltan sambil terkekeh.
Reka yang berada di kamarnya, berbaring di ranjang menatap langit-langit kamarnya. Kedua tangan menyilang di belakang kepalanya. Pakaian yang harus dia kenakan esok hari sudah tergantung di kamarnya.
Shitt, padahal aku masih ingin bebas. Ini gara-gara Papih, senang banget melihat aku susah, batin Reka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
Maya Sari Niken
sering salfok,namanya mirip2
agak kreatif pdhal nyari namanya
2023-04-29
0
afrena
selamat menikmati😂😂
2022-11-22
0
Sulaiman Efendy
MSKI NNTI RENO TAU KLO NARA UDH NIKAH, PSTI RENO TTP NEROR NARA..
APA REKA DIAM SAAT RENO GANGGU NARA..
2022-11-21
1