Gin 15 Tahun, Berangkat

Akhirnya tahun demi tahun pun berlalu dan Gin sekarang sudah berusia lima belas tahun. Di usia ini dia sudah siap menghadiri SMA yang ada di ibu kota. Keluarga Arai akhirnya memutuskan Homeschooling nya dengan Kakek Hendrik dan mengirimnya sebagai murid SMA. Dia harus pindah ke ibu kota dan tinggal di sana.

Saat ini kemampuan Gin sudah menembus Tubuh Perunggu level 3. Dia sudah di tahap akhir untuk menerobos ke level 4. Kemajuannya benar-benar lamban. Tapi kakek Hendrik semakin menyayangi nya. Bahkan para pelayan enggan berpisah dengan tuan mereka.

Gin juga sudah mencapai level 100 dengan sistem solo leveling.

Nama: Gin Arai

Umur: 15 Tahun

Level: 100

Hp: 100.000

Mp: 100.000

Gin sama sekali belum pernah mengukur kekuatan levelnya. Dia tidak mau mencobanya karena dia pikir kekuatan nya saat ini sudah cukup untuk bertahan hidup.

Kakek Hendrik sebenarnya cukup marah dengan keluarga Arai. Karena mereka benar-benar membuangnya dan tidak peduli pada Gin. Gin ditinggalkan sendiri selama bertahun-tahun di mansion pinggiran desa. Orang tuanya juga tidak pernah berkunjung. Mereka juga tidak pernah mengajaknya pergi ke pertemuan keluarga. Mereka tidak pernah memberinya ramuan atau pun item yang bisa membangun sistem kultivasi nya. Dan sekarang mereka mengirim nya ke ibu kota untuk bersekolah. Tapi dia harus tinggal sendiri! Mereka hanya memberinya uang tunjangan. Gin tidak diijinkan tinggal di mansion utama yang ada di ibu kota. Apa-apaan ini! Bahkan seorang anak pendagang biasa hidup lebih baik dari ini. Gin benar-benar sudah dibuang oleh keluarga Arai!

Tetapi pikiran Gin berbeda. Dia hidup dengan nyaman di keluarga ini. Tidak kekurangan makanan dan selalu mendapat uang saku. Walaupun dia tidak tahu jumlah uang saku ini banyak atau tidak. Karena dia tidak pernah membelanjakan nya. Dia juga tidak perlu pergi ke sekolah dan bermalas-malasan di rumah! Ini adalah impiannya! Sampai suatu hari dia disuruh pindah ke ibu kota dan bersekolah. Dia merasa petir besar melanda kehidupannya. Dia tidak mau, tapi dia harus menuruti keinginan keluarga yang sudah memberinya makan.

Akhirnya, hari kepergian pun sudah tiba. Gin harus pergi sendiri, tidak ada yang bisa menemaninya.

Para pelayan menangis karena kepergian tuan mereka dan menyuruh Gin agar rutin berkunjung saat liburan sekolah. Mata Kakek Hendrik juga berkac-kaca. Dia sebenarnya ingin mengantar Gin ke ibu kota, tapi dia tidak bisa karena urusan pekerjaan lainnya.

Mereka semua khawatir Gin akan tersesat karena ini adalah pertama kalinya dia berpergian. Para pelayan dengan sigap memberinya ponsel dan menerapkan gps tujuan di dalamnya. Bahkan mereka menanam pelacak di ponsel itu. Takutnya tuan muda mereka akan tersesat.

Gin agak kesal dengan sikap berlebihan mereka. Dia bukan anak kecil dan dia sudah sering berpergian di kehidupan sebelumnya. "Kalian terlalu meremehkan ku hmph" pikir Gin dalam hati.

Setelah berpelukan untuk terakhir kali nya dengan mereka, Gin mengangkat kopernya dan pergi.

Setelah menjauhi mansion beberapa meter, Gin mengaktifkan skillnya. Dia melakukan ini karena terlalu malas untuk berjalan kaki menuju halte bus.

Jadi dia mengaktifkan sihir terbang yang hanya memerlukan 2 MP/ Jam. Sihir ini sangat efisien. Dalam beberapa menit dia sudah sampai ke halte bus.

Saat di halte bus, Gin melihat beberapa orang juga sedang menunggu. Tapi anehnya orang-orang ini masih muda dan membawa koper seperti dirinya!

"Apa? Sejak kapan orang-orang di desa mulai berpindahan seperti ini? Apa mereka ingin liburan?" pikir Gin bingung.

"Halo" sampai akhirnya seseorang mulai menegurnya.

"Halo" Gin melihat seorang gadis berambut coklat. Gadis itu tersenyum sambil memegang koper di belakang.

"Kau juga ingin ke ibu kota untuk menghadiri akademi?" tanyanya dengan nada malu.

Gin langsung mengangguk.

"Em...akademi apa?" gadis itu bertanya. Dia melihat sekelilingnya dan tersenyum. "Anak-anak di desa ini cukup antusias karena kita akan pindah ke ibukota untuk bersekolah."

Ah! Gin mengerti! Mereka semua bukan ingin pindah, tapi ingin berangkat bersekolah di ibu kota. Sama seperti dirinya. Ternyata ini musim penerimaan murid baru ya. Jadi banyak anak yang akan pergi untuk mendaftar.

"Aku akan pergi ke akademi Jin Shi" jawan Gin.

"Ah!" gadis itu memekik dan membelalak kaget sambil menutup mulutnya. "Maksudnya sekolah bangsawan itu?" katanya tidak percaya sambil melihat Gin dari atas ke bawah.

Gin merasa tidak nyaman dilihat seperti itu. "aah..iya..."

Gadis itu berpikir sebentar. Penampilan pria di depannya tidak buruk. Baju yang bermerek. Tas koper mahal. Sepatu mahal. Jam tangan mahal juga. Gadis itu menegurnya karena dia melihat semua kemahalan yang dikenakan Gin dan menghitungnya. Dia yakin pria ini anak orang kaya. Tapi ada satu yang mengganjal. Biasanya anak-anak orang kaya memiliki pengawal dan supir pribadi yang mengantar mereka. Tapi dia berjalan sendiri seperti ini.

"Em...siapa yang memberimu jam tangan bagus itu?" tanya si gadis langsung. Dia bertanya tentang jam tangan karena ini hal paling wajar. "Jam yang sangat cantik. aku ingin membeli yang seperti itu di hari ulang tahunku nanti"

"Oh? Jam ini?" Gin mengangkat tangannya. "Ini diberikan kepala pelayan. Semua barang-barang ku diberikan kepala pelayan. Aku tidak pernah membelinya" Gin menjelaskan

'Sial! Ternyata anak pelayan!' gadis itu memekik dalam hati. 'Mungkin seorang anak pelayan bangsawan kaya. Dia bisa bersekolah di sekolah bangsawan itu karena koneksi orang tuanya. CIH! lagipula sejak kapan ada anak kaya yang berjalan sendiri seperti tunawisma' Pikir gadis itu menyesal.

"Um...kalau begitu aku pemrisi dulu ya..." kata Gadis itu dengan wajah berkedut. Dengan cepat gadis itu langsung berlari menjauhinya dan berdiri di sudut halte.

Gin memiringkan kepalanya bingung. Kenapa gadis itu datang dan lari dengan tiba-tiba? Gin juga melihat bahwa semua orang di halte memperhatikan nya dengan dahi berkerut. Sebenarnya ada apa sih?

"Tapi ya sudahlah... tidak penting juga" gumam Gin santai sambil menatap ke jalan raya.

Akhirnya beberapa saat kemudian, sebuah bus berwarna kehijauan muncul di depan mereka. Semua orang yang menunggu di halte pun segera naik ke dalam bus.

Gin naik dan memilih bangku di paling belakang. Dia tidak menduga akan duduk bersama dengan gadis berambut coklat itu lagi. Jadi Gin tersenyum "Halo" dan melambaikan tangannya.

Gadis itu menatap nya dan mengernyitkan kening. Lalu membuang tatapan nya ke arah jendela, menolak untuk melihat Gin.

Gin sedikit aneh dengan sikapnya. Dia memperhatikan tubuhnya dengan cemas. Apa ada yang salah dengan penampilan nya ya? Tapi dia tidak memikirkannya lagi karena bagaimanapun mereka berdua itu orang asing. Jadi wajar saja gadis itu bersikap seperti itu padanya.

Akhirnya bus itu berangkat menuju bandara. Dia akan pergi ke ibu kota dengan jalur penerbangan.

Gin menyandarkan tubuhnya dan merasa nostalgia. Kapan terakhir kali dia naik bus dan pesawat ya? Dia sangat merindukan suasana seperti ini. Suasana yang mirip dengan kehidupannya di dunia asalnya.

"Aku rindu bumi..." tanpa Gin sadari dia menggumam.

Terpopuler

Comments

Pendekar New

Pendekar New

katanya renkarnasi dari pahlawan modern..sekarang kok malah jd bodoh n o'on..padahal sama2 d dunia modern..
dia jiwa'nya udah tua tp kok kayak anak2 prilakunya..gk sesuai ceritanya.....mending gk usah pake renkarnasi.

2023-01-01

2

Dian Isnu

Dian Isnu

ini di dunia mana sih😅😅 og udah ada bus dan ponsel... AQ kira ini jaaman kuno 😁😁😁 kayak nya AQ salah sangka...

2022-10-16

0

Milflovers

Milflovers

kurang greget

2022-01-07

0

lihat semua
Episodes
1 Dunia Baru
2 Kelahiran Gin
3 Gin, 1 Tahun
4 Gin 5 Tahun: Berlatih Kultivasi
5 Gin 10 Tahun, Bertarung
6 Gin 10 Tahun, Raja Iblis
7 Gin 15 Tahun, Berangkat
8 Mona
9 Insiden di Pesawat
10 Tempat Tinggal Baru
11 Melanggar Lalu Lintas ?!
12 Lima Keluarga Besar
13 Ujian Masuk
14 Sampah
15 Kelas Emas
16 Bertemu Mona Lagi
17 Keluarga Arai
18 Kelas Pertama
19 Perpustakaan
20 Buku Misterius
21 Poin Kontribusi
22 Bergabung dengan Klub
23 Memilih Misi
24 Petunjuk Misi
25 Penyamaran
26 Penyamaran 2
27 Menjalankan Misi
28 Para Senior
29 Polisi Wanita, Fei
30 Hukuman
31 Kekuasaan Mengalahkan Hukum
32 Target ditemukan
33 Knife Tertangkap
34 Kristal Biru
35 Teknik Kultivasi Tubuh
36 Tidak Ada Kartu, Tidak Bisa Masuk
37 Ternyata Kau Kaya
38 Batu Qi
39 Teroris
40 Boroxi
41 Diculik
42 Penyelamatan
43 Jangan Panggil Aku Penatua
44 Tuan Gin
45 Pertukaran Setara
46 Batu Pusaka Aneh 1
47 Batu Pusaka Aneh 2
48 Hukuman Yina
49 Kelompok Belajar
50 Apartemen Gin
51 Apartemen Gin (2)
52 Fei Lei
53 Aku Pria Normal
54 Keluarga Li
55 Gui
56 Yina Bertugas
57 Ujian: Ujian Tertulis
58 Nol
59 Mengumpulkan Bendera
60 Kau tidak Mendapatkan Bendera
61 Sistem yang sedang Liburan
62 Harusnya ada Harta Karun kan?
63 Pertarungan Antar Kelompok
64 Keraguan Sima
65 Segel yang Lepas
66 Kucing Bodoh
67 Ulah Boroxi
68 Senior
69 Evaluasi Hasil Ujian Praktek
70 Hanya Memungut di Jalan
71 Orang Tua yang Buruk
72 Muca
73 Kelas Silver
74 Mengambil Misi Lagi
75 Bertemu Wanita Gila Lagi
76 Ujian Kelas Silver
77 Kelas Perunggu
78 Rumah Lelang
79 Mengawasi
80 Pelajaran di Kelas Perunggu
81 Aku tidak Cemburu
82 Impian Mona
83 Penguntit Bertemu Penguntit
84 Kalian Berdua adalah Penguntit
85 Qiqi
86 Bertemu Yurion Lagi dan Lagi
87 Menikahlah denganku!
88 Penyusup
89 Asal Usul Boroxi
90 Hadiah Untuk Ayah (Qiqi)
91 Hutan Mati
92 Bimba VS Aligator
93 Harta Karun
94 Zeus
95 Tugas Lari
96 Penyusup di Akademi
97 Pengawas Rain
98 Bertemu dengan Kenalan Lama
99 Penyusup yang ditemukan
100 Kelas Campuran
101 Pelatihan untuk Muca
102 Memburu Hantu
103 Alat Sihir Pertama
104 Pemilihan Kelas Campuran
105 Pil Obat
106 Peta Petualang
107 Kuali Obat
108 Meracik Pil
109 Asosiasi Alkemis
110 Tidak Pantas disebut Tuan Muda
111 Pertemuan Guru dan Murid
112 Ramuan Langka incaran Para Wanita
113 Lu Tu
114 Pahlawan Muda
115 Kota Burma
116 Tuan Kota
117 Apa Kau Berasal dari Keluarga Arai?
118 Desa Aneh
119 Tertangkap
120 Menguping
121 Padang Rumput Misterius
122 Penyusup dari Aksara
123 Pohon Raksasa
124 Perut Pohon Raksasa
125 Monster Tanaman
126 Monster Bunga
127 Lily
128 Siapa kau Pohon Jelek
129 Gin VS Pohon Raksasa
130 Misi dilanjutkan
131 Binatang Sihir Tubuh Ilahi
132 Peringatan Ular Putih
133 Pembunuh
134 Telur yang Hilang
135 Kota Burma, Tuan Vensasius
136 Pelindung Kura-Kura
137 Kelinci Percobaan
138 Berkumpul Kembali
139 Organisasi Pembunuh, Deraxa
140 Bertemu Kembali (2)
141 Lagipula dia bukan dari Keluarga Besar
142 Tidak dibayar untuk Menghadapi Orang Gila
143 Hadiah Racun
144 Paman Geto dan Paman Seno
145 Gadis Kecil Asing
146 Nona Muda Yuya
147 Penjelasan Lu Tu
148 Kakek, Siapa itu Gin?
149 Perisai Tubuh Terkutuk
150 20 Artefak Ilahi
151 Apa Kalian Punya Pakaian Ganti?
152 Kuru
153 Kau Tidak Ikut?
154 Teknik Es
155 Akhir dari Tantangan
Episodes

Updated 155 Episodes

1
Dunia Baru
2
Kelahiran Gin
3
Gin, 1 Tahun
4
Gin 5 Tahun: Berlatih Kultivasi
5
Gin 10 Tahun, Bertarung
6
Gin 10 Tahun, Raja Iblis
7
Gin 15 Tahun, Berangkat
8
Mona
9
Insiden di Pesawat
10
Tempat Tinggal Baru
11
Melanggar Lalu Lintas ?!
12
Lima Keluarga Besar
13
Ujian Masuk
14
Sampah
15
Kelas Emas
16
Bertemu Mona Lagi
17
Keluarga Arai
18
Kelas Pertama
19
Perpustakaan
20
Buku Misterius
21
Poin Kontribusi
22
Bergabung dengan Klub
23
Memilih Misi
24
Petunjuk Misi
25
Penyamaran
26
Penyamaran 2
27
Menjalankan Misi
28
Para Senior
29
Polisi Wanita, Fei
30
Hukuman
31
Kekuasaan Mengalahkan Hukum
32
Target ditemukan
33
Knife Tertangkap
34
Kristal Biru
35
Teknik Kultivasi Tubuh
36
Tidak Ada Kartu, Tidak Bisa Masuk
37
Ternyata Kau Kaya
38
Batu Qi
39
Teroris
40
Boroxi
41
Diculik
42
Penyelamatan
43
Jangan Panggil Aku Penatua
44
Tuan Gin
45
Pertukaran Setara
46
Batu Pusaka Aneh 1
47
Batu Pusaka Aneh 2
48
Hukuman Yina
49
Kelompok Belajar
50
Apartemen Gin
51
Apartemen Gin (2)
52
Fei Lei
53
Aku Pria Normal
54
Keluarga Li
55
Gui
56
Yina Bertugas
57
Ujian: Ujian Tertulis
58
Nol
59
Mengumpulkan Bendera
60
Kau tidak Mendapatkan Bendera
61
Sistem yang sedang Liburan
62
Harusnya ada Harta Karun kan?
63
Pertarungan Antar Kelompok
64
Keraguan Sima
65
Segel yang Lepas
66
Kucing Bodoh
67
Ulah Boroxi
68
Senior
69
Evaluasi Hasil Ujian Praktek
70
Hanya Memungut di Jalan
71
Orang Tua yang Buruk
72
Muca
73
Kelas Silver
74
Mengambil Misi Lagi
75
Bertemu Wanita Gila Lagi
76
Ujian Kelas Silver
77
Kelas Perunggu
78
Rumah Lelang
79
Mengawasi
80
Pelajaran di Kelas Perunggu
81
Aku tidak Cemburu
82
Impian Mona
83
Penguntit Bertemu Penguntit
84
Kalian Berdua adalah Penguntit
85
Qiqi
86
Bertemu Yurion Lagi dan Lagi
87
Menikahlah denganku!
88
Penyusup
89
Asal Usul Boroxi
90
Hadiah Untuk Ayah (Qiqi)
91
Hutan Mati
92
Bimba VS Aligator
93
Harta Karun
94
Zeus
95
Tugas Lari
96
Penyusup di Akademi
97
Pengawas Rain
98
Bertemu dengan Kenalan Lama
99
Penyusup yang ditemukan
100
Kelas Campuran
101
Pelatihan untuk Muca
102
Memburu Hantu
103
Alat Sihir Pertama
104
Pemilihan Kelas Campuran
105
Pil Obat
106
Peta Petualang
107
Kuali Obat
108
Meracik Pil
109
Asosiasi Alkemis
110
Tidak Pantas disebut Tuan Muda
111
Pertemuan Guru dan Murid
112
Ramuan Langka incaran Para Wanita
113
Lu Tu
114
Pahlawan Muda
115
Kota Burma
116
Tuan Kota
117
Apa Kau Berasal dari Keluarga Arai?
118
Desa Aneh
119
Tertangkap
120
Menguping
121
Padang Rumput Misterius
122
Penyusup dari Aksara
123
Pohon Raksasa
124
Perut Pohon Raksasa
125
Monster Tanaman
126
Monster Bunga
127
Lily
128
Siapa kau Pohon Jelek
129
Gin VS Pohon Raksasa
130
Misi dilanjutkan
131
Binatang Sihir Tubuh Ilahi
132
Peringatan Ular Putih
133
Pembunuh
134
Telur yang Hilang
135
Kota Burma, Tuan Vensasius
136
Pelindung Kura-Kura
137
Kelinci Percobaan
138
Berkumpul Kembali
139
Organisasi Pembunuh, Deraxa
140
Bertemu Kembali (2)
141
Lagipula dia bukan dari Keluarga Besar
142
Tidak dibayar untuk Menghadapi Orang Gila
143
Hadiah Racun
144
Paman Geto dan Paman Seno
145
Gadis Kecil Asing
146
Nona Muda Yuya
147
Penjelasan Lu Tu
148
Kakek, Siapa itu Gin?
149
Perisai Tubuh Terkutuk
150
20 Artefak Ilahi
151
Apa Kalian Punya Pakaian Ganti?
152
Kuru
153
Kau Tidak Ikut?
154
Teknik Es
155
Akhir dari Tantangan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!