Kelas Pertama

Keesokan harinya, Gin memulai kelas pertamanya di akademi. Kali ini dia tidak bertindak mencolok untuk menggunakan sihir terbang lagi. Dia jera melakukannya dan takut bertemu dengan polisi wanita galak itu lagi.

Jadi dia memutuskan untuk berjalan kaki seperti halnya orang normal. Lagipula dia bangun cukup awal sekarang, jadi dia tidak dalam situasi terdesak untuk berangkat dengan buru-buru.

Saat dia keluar dari apartemen nya, dia bertemu Mona lagi. Akhirnya kedua orang itu pergi bersama-sama ke akademi.

Seperti biasanya, anak-anak dari keluarga besar tetap bertindak mencolok. Saat Gin melewati akademi, dia bisa melihat kereta sihir itu berlalu lalang.

Tapi tidak hanya anak-anak dari keluarga besar yang menggunakan kereta sihir. Beberapa anak dari keluarga bangsawan kecil pun menggunakan nya untuk pamer. Walaupun tingkat hewan sihir mereka hanyalah kelas rendah.

Mona menatap semua kereta sihir dengan ekspresi kagum. Sementara Gin hanya melihat dengan ekspresi datar. Di kehidupan masa lalunya, Gin sering melihat binatang sihir. Tapi mereka selalu membunuh nya untuk mengambil core inti atau memasak dagingnya.

Gin tidak tahu apakah binatang sihir di dunia ini memiliki core inti atau tidak. Tapi core inti sangat berguna untuk meningkatkan mana kalau kau menyerapnya. Gin akan mengecek nya nanti.

Mereka pun memasuki kelas mereka. Gin sempat bertatapan dengan Fei Lan. Gadis itu menatapnya dengan mata penuh kebencian. Shin hanya tersenyum dengan mulut berkedut. Dia tahu kenapa gadis itu marah. Itu juga kesalahan nya. Tapi dia tidak bisa mengontrol sikapnya. Lagipula Shin juga tidak peduli kalau gadis itu marah dan menghindari nya. Itu lebih baik daripada gadis itu mencoba mendekati nya dengan niat tidak baik.

Kali ini, guru yang mengajar adalah Siyan. Walaupun Siyan menjadi wali kelas emas, dia juga memiliki mata pelajarannya sendiri.

Mata pelajaran hari ini adalah tentang dasar-dasar kultivasi. Sebagian besar murid, terutama dari keluarga besar, sudah mendapat kan info dasar ini sejak mereka masih kecil. Tapi tidak untuk anak biasa seperti Mona, gadis itu mengikuti pelajaran dengan tekun dan mencatat setiap poin pentingnya.

Gin mengamati beberapa informasi yang dikatakan Siyan. Dia juga tahu informasi ini saat dia masih berumur lima tahun. Kakek Hendrik yang mengajari nya.

Jujur saja, mata pelajaran pertama berlangsung sangat membosankan.

Sampai akhirnya, Siyan mengeluarkan semangkuk kristal aneh berwarna biru. Gin sedikit tertarik saat Siyan memberikan beberapa informasi tentang kristal itu.

Kristal ini digunakan sebagai media pembantu untuk meningkatkan kultivasi. Ada tiga jenis kristal di dunia ini, yaitu kristal biru, kristal merah dan kristal ungu. Kristal biru adalah kristal dengan tingkat terendah, hanya ada sedikit energi Qi. Sementara kristal ungu adalah tingkat tertinggi dan sangat langka. Bahkan para tetua dari keluarga besar menjaga kristal ungu mereka bagaikan menjaga harta karun.

Kristal ini didapat kan dari alam. Beberapa dari mereka ada di reruntuhan. Sangat sulit mendapatkan nya. Karena itulah benda ini merupakan sumber daya yang langka.

Gin mengerjap kagum saat dia melihat kristal Qi di depannya. Ini hal yang baru baginya. Dia juga tidak tahu tentang item ini, bahkan di kehidupan sebelumnya. Tapi Gin pikir fungsi kristal ini sama dengan core inti. Hanya saja mereka tidak mendapatkan nya dari binatang sihir, tapi reruntuhan.

"Aku akan mengajari kalian cara menyerap inti kristal ini" kata Siyan. Dia menerbangkan satu kristal biru ke masing-masing murid.

Gin memperhatikan kristal biru di depannya. Besar kristal itu sebesar jari jempolnya. Tidak terlalu besar.

Siyan memegang satu kristal biru di tangannya lalu dia menggenggam nya dengan erat.

"Gunakan Qi kalian untuk menyerapnya" Siyan menyerap kristal itu. Hanya beberapa detik sebelum dia melepaskan genggaman nya dan serbuk-serbuk kecil terbang keluar.

"Saat kalian menyerapnya, kristal itu akan menjadi serbuk ampas" jelas Siyan.

Gin mencobanya. Dia menggenggam kristal biru itu dan menyerapnya.

Dia merasakan sensasi hangat melalui tubuhnya. KRAK! Dia langsung menerobos ke tahap 4. Dia sudah terjebak di tahap 3 selama beberapa tahun dan tidak ada tanda-tanda terobosan. Kali ini kultivasinya meningkat.

Siyan melihat bahwa beberapa anak berhasil menerobos ke tingkat berikutnya karena menyerap kristal Qi itu. Lalu matanya tertuju pada Gin. Dia melihat dengan jelas bahwa Gin baru saja menerobos ke tahap 4 perunggu. Anak itu tidak berbohong, kultivasinya memang lemah. Mungkin saja dia menggunakan alat aneh untuk mengubah angka pada monitor -cara curang. Siyan merasa menyesal memasukkan nya ke dalam kelas emas. Ini seperti memasukkan pasir di antara tumpukan berlian.

Tapi dia tidak terlalu khawatir. Akan ada evaluasi atau tes setiap semester, kalau anak itu tidak bisa lulus. Kelasnya akan diturunkan. Dia tetap akan kembali ke kelas asalnya. Siyan hanya bisa menggeleng kecewa menyaksikan semuanya.

Kelas pertama ini berlangsung selama tiga jam. Beberapa murid masih berusaha menyerap kristal Qi milik mereka.

Para murid dari keluarga besar membawa kristal dari rumah mereka, sehingga mereka memiliki banyak sekali kristal. Mereka berusaha menyerap semua kristal mereka serta menjadi fokus perhatian. Beberapa anak menatap mereka dengan tatapan iri.

"Enaknya..." Mona Bergumam. "Mereka mendapatkan sumber daya dari keluarga mereka sendiri. Mungkin mereka sudah menggunakan kristal itu sejak mereka masih kecil, karena itulah tingkat kultivasi mereka sangat tinggi. Sementara kita harus berjuang dari bawah hanya dengan kerja keras dan bakat, tanpa sumber daya apa pun" keluhnya.

"Jangan bersedih. Kalau semua itu benar. Bukankah berarti dirimu lebih berbakat dari mereka? Tanpa sumber daya apa pun kau berhasil menaikkan tingkat kultivasimu setinggi itu. Sementara mereka perlu sumber daya lebih untuk mencapai tingkat seperti mu" kata Gin, berusaha menghibur nya.

"Kau benar" kata Mona percaya diri.

Gin tersenyum kecil saat melihat gadis itu mulai bersemangat lagi.

Kelas pun berakhir. Setiap hari mereka hanya memilikinya satu kelas. Sisa waktu akan dihabiskan untuk belajar sendiri. Beberapa murid akan pergi ke perpustakaan untuk mecari teknik bela diri. Beberapa lainnya akan membentuk kelompok atau klub dan melakukan kegiatan tertentu dalam klub tersebut.

Ada kegiatan yang menarik perhatian Gin, yaitu melakukan misi berburu dan mendapatkan poin. Tapi mereka tidak bisa melakukan nya sekarang karena mereka masih murid baru. Dia perlu naik ke tingkat dua untuk mengambil misi berburu.

Gin juga tidak berminat untuk bergabung dalam sebuah klub. Dia juga tidak bisa pulang ke rumahnya sebelum bel pulang berbunyi. Jadi dia memutuskan untuk pergi ke perpustakaan. Dia penasaran dengan teknik bela diri yang ada di dunia.

Gin pernah mempelajari teknik bela diri saat di masih kecil. Pak tua Hendrik yang mengajarinya. Tapi dia bahkan tidak ingat nama tekniknya sekarang karena dia tidak pernah melatihnya lagi selama beberapa tahun.

Terpopuler

Comments

The Fool [Klein]

The Fool [Klein]

Shin = Gin🤔🤔

2023-04-03

1

S P Lani

S P Lani

terlalu pemalas cerita ini semua di bikin malas .apa ini memang sifat author yg di turunkan ke cerita nya .cuman bikin novel keseharian nya pemalas ya author .ini gambaran diri author hahaha

2023-02-04

0

Hades Riyadi

Hades Riyadi

MC pemalas, bikin sebel ajaaahh...dari kecil ga pernah berubah... payaaahh, main pura² lageee....🤔🙄😩👎

2023-01-27

0

lihat semua
Episodes
1 Dunia Baru
2 Kelahiran Gin
3 Gin, 1 Tahun
4 Gin 5 Tahun: Berlatih Kultivasi
5 Gin 10 Tahun, Bertarung
6 Gin 10 Tahun, Raja Iblis
7 Gin 15 Tahun, Berangkat
8 Mona
9 Insiden di Pesawat
10 Tempat Tinggal Baru
11 Melanggar Lalu Lintas ?!
12 Lima Keluarga Besar
13 Ujian Masuk
14 Sampah
15 Kelas Emas
16 Bertemu Mona Lagi
17 Keluarga Arai
18 Kelas Pertama
19 Perpustakaan
20 Buku Misterius
21 Poin Kontribusi
22 Bergabung dengan Klub
23 Memilih Misi
24 Petunjuk Misi
25 Penyamaran
26 Penyamaran 2
27 Menjalankan Misi
28 Para Senior
29 Polisi Wanita, Fei
30 Hukuman
31 Kekuasaan Mengalahkan Hukum
32 Target ditemukan
33 Knife Tertangkap
34 Kristal Biru
35 Teknik Kultivasi Tubuh
36 Tidak Ada Kartu, Tidak Bisa Masuk
37 Ternyata Kau Kaya
38 Batu Qi
39 Teroris
40 Boroxi
41 Diculik
42 Penyelamatan
43 Jangan Panggil Aku Penatua
44 Tuan Gin
45 Pertukaran Setara
46 Batu Pusaka Aneh 1
47 Batu Pusaka Aneh 2
48 Hukuman Yina
49 Kelompok Belajar
50 Apartemen Gin
51 Apartemen Gin (2)
52 Fei Lei
53 Aku Pria Normal
54 Keluarga Li
55 Gui
56 Yina Bertugas
57 Ujian: Ujian Tertulis
58 Nol
59 Mengumpulkan Bendera
60 Kau tidak Mendapatkan Bendera
61 Sistem yang sedang Liburan
62 Harusnya ada Harta Karun kan?
63 Pertarungan Antar Kelompok
64 Keraguan Sima
65 Segel yang Lepas
66 Kucing Bodoh
67 Ulah Boroxi
68 Senior
69 Evaluasi Hasil Ujian Praktek
70 Hanya Memungut di Jalan
71 Orang Tua yang Buruk
72 Muca
73 Kelas Silver
74 Mengambil Misi Lagi
75 Bertemu Wanita Gila Lagi
76 Ujian Kelas Silver
77 Kelas Perunggu
78 Rumah Lelang
79 Mengawasi
80 Pelajaran di Kelas Perunggu
81 Aku tidak Cemburu
82 Impian Mona
83 Penguntit Bertemu Penguntit
84 Kalian Berdua adalah Penguntit
85 Qiqi
86 Bertemu Yurion Lagi dan Lagi
87 Menikahlah denganku!
88 Penyusup
89 Asal Usul Boroxi
90 Hadiah Untuk Ayah (Qiqi)
91 Hutan Mati
92 Bimba VS Aligator
93 Harta Karun
94 Zeus
95 Tugas Lari
96 Penyusup di Akademi
97 Pengawas Rain
98 Bertemu dengan Kenalan Lama
99 Penyusup yang ditemukan
100 Kelas Campuran
101 Pelatihan untuk Muca
102 Memburu Hantu
103 Alat Sihir Pertama
104 Pemilihan Kelas Campuran
105 Pil Obat
106 Peta Petualang
107 Kuali Obat
108 Meracik Pil
109 Asosiasi Alkemis
110 Tidak Pantas disebut Tuan Muda
111 Pertemuan Guru dan Murid
112 Ramuan Langka incaran Para Wanita
113 Lu Tu
114 Pahlawan Muda
115 Kota Burma
116 Tuan Kota
117 Apa Kau Berasal dari Keluarga Arai?
118 Desa Aneh
119 Tertangkap
120 Menguping
121 Padang Rumput Misterius
122 Penyusup dari Aksara
123 Pohon Raksasa
124 Perut Pohon Raksasa
125 Monster Tanaman
126 Monster Bunga
127 Lily
128 Siapa kau Pohon Jelek
129 Gin VS Pohon Raksasa
130 Misi dilanjutkan
131 Binatang Sihir Tubuh Ilahi
132 Peringatan Ular Putih
133 Pembunuh
134 Telur yang Hilang
135 Kota Burma, Tuan Vensasius
136 Pelindung Kura-Kura
137 Kelinci Percobaan
138 Berkumpul Kembali
139 Organisasi Pembunuh, Deraxa
140 Bertemu Kembali (2)
141 Lagipula dia bukan dari Keluarga Besar
142 Tidak dibayar untuk Menghadapi Orang Gila
143 Hadiah Racun
144 Paman Geto dan Paman Seno
145 Gadis Kecil Asing
146 Nona Muda Yuya
147 Penjelasan Lu Tu
148 Kakek, Siapa itu Gin?
149 Perisai Tubuh Terkutuk
150 20 Artefak Ilahi
151 Apa Kalian Punya Pakaian Ganti?
152 Kuru
153 Kau Tidak Ikut?
154 Teknik Es
155 Akhir dari Tantangan
Episodes

Updated 155 Episodes

1
Dunia Baru
2
Kelahiran Gin
3
Gin, 1 Tahun
4
Gin 5 Tahun: Berlatih Kultivasi
5
Gin 10 Tahun, Bertarung
6
Gin 10 Tahun, Raja Iblis
7
Gin 15 Tahun, Berangkat
8
Mona
9
Insiden di Pesawat
10
Tempat Tinggal Baru
11
Melanggar Lalu Lintas ?!
12
Lima Keluarga Besar
13
Ujian Masuk
14
Sampah
15
Kelas Emas
16
Bertemu Mona Lagi
17
Keluarga Arai
18
Kelas Pertama
19
Perpustakaan
20
Buku Misterius
21
Poin Kontribusi
22
Bergabung dengan Klub
23
Memilih Misi
24
Petunjuk Misi
25
Penyamaran
26
Penyamaran 2
27
Menjalankan Misi
28
Para Senior
29
Polisi Wanita, Fei
30
Hukuman
31
Kekuasaan Mengalahkan Hukum
32
Target ditemukan
33
Knife Tertangkap
34
Kristal Biru
35
Teknik Kultivasi Tubuh
36
Tidak Ada Kartu, Tidak Bisa Masuk
37
Ternyata Kau Kaya
38
Batu Qi
39
Teroris
40
Boroxi
41
Diculik
42
Penyelamatan
43
Jangan Panggil Aku Penatua
44
Tuan Gin
45
Pertukaran Setara
46
Batu Pusaka Aneh 1
47
Batu Pusaka Aneh 2
48
Hukuman Yina
49
Kelompok Belajar
50
Apartemen Gin
51
Apartemen Gin (2)
52
Fei Lei
53
Aku Pria Normal
54
Keluarga Li
55
Gui
56
Yina Bertugas
57
Ujian: Ujian Tertulis
58
Nol
59
Mengumpulkan Bendera
60
Kau tidak Mendapatkan Bendera
61
Sistem yang sedang Liburan
62
Harusnya ada Harta Karun kan?
63
Pertarungan Antar Kelompok
64
Keraguan Sima
65
Segel yang Lepas
66
Kucing Bodoh
67
Ulah Boroxi
68
Senior
69
Evaluasi Hasil Ujian Praktek
70
Hanya Memungut di Jalan
71
Orang Tua yang Buruk
72
Muca
73
Kelas Silver
74
Mengambil Misi Lagi
75
Bertemu Wanita Gila Lagi
76
Ujian Kelas Silver
77
Kelas Perunggu
78
Rumah Lelang
79
Mengawasi
80
Pelajaran di Kelas Perunggu
81
Aku tidak Cemburu
82
Impian Mona
83
Penguntit Bertemu Penguntit
84
Kalian Berdua adalah Penguntit
85
Qiqi
86
Bertemu Yurion Lagi dan Lagi
87
Menikahlah denganku!
88
Penyusup
89
Asal Usul Boroxi
90
Hadiah Untuk Ayah (Qiqi)
91
Hutan Mati
92
Bimba VS Aligator
93
Harta Karun
94
Zeus
95
Tugas Lari
96
Penyusup di Akademi
97
Pengawas Rain
98
Bertemu dengan Kenalan Lama
99
Penyusup yang ditemukan
100
Kelas Campuran
101
Pelatihan untuk Muca
102
Memburu Hantu
103
Alat Sihir Pertama
104
Pemilihan Kelas Campuran
105
Pil Obat
106
Peta Petualang
107
Kuali Obat
108
Meracik Pil
109
Asosiasi Alkemis
110
Tidak Pantas disebut Tuan Muda
111
Pertemuan Guru dan Murid
112
Ramuan Langka incaran Para Wanita
113
Lu Tu
114
Pahlawan Muda
115
Kota Burma
116
Tuan Kota
117
Apa Kau Berasal dari Keluarga Arai?
118
Desa Aneh
119
Tertangkap
120
Menguping
121
Padang Rumput Misterius
122
Penyusup dari Aksara
123
Pohon Raksasa
124
Perut Pohon Raksasa
125
Monster Tanaman
126
Monster Bunga
127
Lily
128
Siapa kau Pohon Jelek
129
Gin VS Pohon Raksasa
130
Misi dilanjutkan
131
Binatang Sihir Tubuh Ilahi
132
Peringatan Ular Putih
133
Pembunuh
134
Telur yang Hilang
135
Kota Burma, Tuan Vensasius
136
Pelindung Kura-Kura
137
Kelinci Percobaan
138
Berkumpul Kembali
139
Organisasi Pembunuh, Deraxa
140
Bertemu Kembali (2)
141
Lagipula dia bukan dari Keluarga Besar
142
Tidak dibayar untuk Menghadapi Orang Gila
143
Hadiah Racun
144
Paman Geto dan Paman Seno
145
Gadis Kecil Asing
146
Nona Muda Yuya
147
Penjelasan Lu Tu
148
Kakek, Siapa itu Gin?
149
Perisai Tubuh Terkutuk
150
20 Artefak Ilahi
151
Apa Kalian Punya Pakaian Ganti?
152
Kuru
153
Kau Tidak Ikut?
154
Teknik Es
155
Akhir dari Tantangan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!