Fei Wu melihat pria di sampingnya dengan ekspresi tidak senang. Dia masih mengingat sikap sombong pria itu saat berbicara dengan kakak perempuannya.
"Baiklah, mulai" Siyan mengumumkan.
Ada tiga bola kristal di depan mereka. Mereka hanya perlu memilih satu dan meletakkan tangan mereka.
Beberapa detik kemudian dua pengumuman muncul di layar podium.
"Tubuh perak lv.8"
"Tubuh perunggu lv.4"
Semua orang langsung terdiam saat melihat hasil di depan podium. Bahkan beberapa dari mereka tidak berkedip dan mematung terkejut. Mereka sama sekali tidak akan pernah menduga akan muncul hasil seperti ini! Bagaimana pun juga tubuh perunggu adalah level kekuatan sekelas anak kecil! Bagaimana bisa orang seperti itu lulus tes masuk SMA Jinshi! Ini tidak masuk akal!
Seketika terjadi kericuhan. Semua murid menatap Gin dengan mata mencemooh. Beberapa dari mereka menatapnya dengan tatapan jijik. Mereka tahu anak ini masuk menggunakan jalur belakang karena memiliki koneksi yang kuat. Tapi siapa koneksi yang kuat itu? Hingga sampah seperti dirinya bahkan bisa masuk ke sekolah ini.
Para anak-anak dari keluarga Arai mengubah tatapan mereka pada Gin. Mereka yakin kali ini bahwa anak itu bukan berasal dari keluarga mereka.
Putri Fei Lan menatap Gin dengan tidak percaya. Lalu tatapannya berubah menjadi jijik. Dia tidak menyangka sampah seperti ini bisa membuatnya sangat kesal. Kalau dia tahu orang itu hanyalah sampah, dia tidak akan terlalu memikirkan sikap sombongnya. Lagipula dunia ini luas. Orang lemah dan bodoh pasti ada diantara manusia, dan Gin hanyalah salah satunya.
Guru Siyan juga menatap Gin dengan bingung. Jujur saja dia kaget menemukan murid yang sama sekali tidak mempunyai bakat kultivasi di sekolah kultivasi. Anak ini juga berhasil lulus tes masuk yang mana berarti berhubungan dengan kekuasaan kepala sekolah. Siyan tidak tahu apa yang dipikirkan kepala sekolah untuk meluluskan anak seperti ini. Tempat ini penuh sekali dengan bahaya walaupun hanyalah sebuah sekolah. Anak sepertinya tidak akan bertahan lama dan mungkin kehilangan nyawa di tengah-tengah pembelajaran. Siyan tidak mencemooh Gin karena ini adalah kesopanannya sebagai seorang guru. Dia hanya menatap Gin dengan tatapan kasihan.
Fei Wu yang melihat semuanya dari dekat mengernyit jijik. Baru kali ini dia melihat orang yang tidak tahu malu seperti ini. Orang lemah yang berani sombong di depan kakak perempuannya!
Gin tidak mempedulikan situasi di sekitarnya. Jujur saja dia cukup lelah karena penentuan kelas ini memakai waktu yang lama. Dia ingin semuanya cepat berakhir agar dia bisa kembali ke rumahnya dan bersantai.
"Baiklah, silahkan masuk ke tahap kedua" Siyan mengumumkan. Membuat semua murid yang ricuh menjadi terdiam.
Dua orang itu masuk ke ruangan yang berisi binatang iblis mengerikan itu.
Gin mengamati seluruh isi ruangan itu. Ruangan itu berwarna putih bersih tanpa sudut. Hanya ada seekor binatang raksasa yang dirantai di depannya.
Mata dua manusia dan binatang iblis itu saling berhadapan. Harimau itu mengaum keras memberikan peringatannya. Fei Wu refleks mundur saat mendengar auman itu. Gin tidak bergerak dari tempatnya. Ekspresi Gin sangat tenang. Lebih tepatnya dia tidak merasa takut menghadapi bintang iblis ini. Walaupun terlihat kuat, entah kenapa Gin bisa mengatasinya.
Fei Wu menenangkan dirinya lalu bergerak maju dengan serangan terkuatnya.
"1500"
Pointnya pun muncul di layar podium. Semua orang menganggukkan kepala saat melihat hasilnya. Ini hasil yang bagus dan wajar. Karena Fei Wu berasal dari keluarga besar yang ada di ibu kota. Semua orang hanya penasaran dengan hasil yang diperoleh Gin. Mereka hanya berpikir, bagaimana orang lemah itu bisa menghasilkan point.
Gin mengamati harimau raksasa di depannya.
"Dia bisa jadi bahan percobaan yang bagus" gumam Gin. Dia ingin menggunakan keterampilan skill dan sihirnya. Harimau ini sangat cocok dijadikan kantung latihan.
Awalnya harimau itu terus mengaum untuk menunjukkan kekuatannya. Tapi tiba-tiba auman itu berhenti. Dia menatap manusia kecil di depannya. Entah kenapa dia merasa sangat nostalgia? Dimana dia pernah melihat manusia ini sebelumnya?
'Aku adalah raja iblis. Bagaimana aku bisa merasa akrab dengan kacang lemah sepertinya' pikir Si Harimau.
Gin sudah melakukan kuda-kuda dan mengangkat tangannya untuk menyerang.
"Ahhhhh!"
Si harimau itu tiba-tiba berteriak di pikiran Gin. Ya, dia mengirimnya telepati.
"Tunggguuuuu! Kau orang sialan itu!" teriak si harimau.
Gin menghentikan serangannya dan menatap harimau itu.
"Aku tidak mengenalmu. Siapa?" tanyanya ketus.
Respon Gin membuat harimau itu jatuh terjengkang.
"Kau! Dasar manusia kurang ajar! Aku adalah raja iblis! Bagaimana kau bisa melupakanku!" protesnya.
Gin mengernyitkan kening bingung. Dia mengamati harimau di depannya sambil mengingat masa lalu. Dan dia menemukan serpihan kenangan tentang harimau itu di masa lalunya. Mereka bertemu saat dia masih kecil dan binatang itu adalah jiwa yang bereinkarnasi, sama sepertinya.
"Jadi itu kau..." gumam Gin sambil tersenyum. "Kenapa aku harus bertemu dengan dirimu di dua kehidupan ini" katanya dengan nada menyesal.
"Aku juga tidak ingin bertemu denganmu!" balas harimau itu.
"Karena kita saling membenci. Ini kesempatan bagus untukku menjadikanmu bahan percobaan" kata Gin senang. Dia tersenyum licik.
Senyuman Gin membuat si harimau bergidik ngeri. Dia sudah kehilangan nyawa sebelumnya karena orang ini. Dia kira dia akan menjadi penguasa di dunia ini. Siapa sangka dia akan bertemu orang itu lagi dan berakhir mengenaskan menjadi tahanan latihan untuk anak-anak manusia. Harga dirinya benar-benar terkoyak kali ini. Semuanya disebabkan manusia di depannya! Lalu manusia itu mencoba untuk membunuhnya lagi! Dia akan menghentikan ini! Dia tidak akan menerima nasib yang tidak beruntung ini!
"Tunggu!" teriak si harimau.
"..."
"Berlaku lembut padaku. Aku minta maaf!" katanya kemudian sambil menundukan kepalanya. "Aku bisa menjadi binatang yang imut kau tahu? Jangan bunuh aku!" katanya.
Mata Gin membelalak kaget saat melihat sikap si harimau. Dia tidak menyangka binatang iblis jahat itu akan memohon pengampunan padanya. Ini benar-benar situasi yang tidak terduga.
Tapi saat dia melihat harimau itu berguling-guling memohon ampun, dia mengakui bahwa binatang itu cukup imut.
"seperti anak kucing" gumam Gin.
Harimau itu mendengarnya dan urat-urat kekesalan muncul di kepalanya. Bagaimana bisa binatang perkasa sepertinya disamakan dengan anak kucing! Tapi dia tidak mengomel dan menahan semuanya.
'Tunggu saja saat aku berhasil kabur dari tempat ini! Aku akan membalas semua penghinaan ini' pikir si harimau.
"Baiklah, aku tidak akan membunuhmu" jawab Gin. "Aku hanya akan menggunakan sedikit kekuatan" jawabnya.
Harimau itu tersenyum senang.
Gin meletakkan tangannya di kening harimau. lalu dia mengatur jari-jarinya untuk menyentil kepala harimau itu. Ya, dia hanya menggunakan sedikit kekuatan.
Tapi...
BAM! Tubuh harimau itu terpental ke belakang. Tapi tidak bergerak terlalu jauh karena ada rantai yang menahannya.
Harimau itu sangat syok. Manusia di depannya hanya menggunakan sedikit kekuatan tapi tubuhnya benar-benar terpental! Walaupun dia juga tidak menggunakan kekuatan apa pun, tetap saja tubuhnya sangat berat. Hampir seberat gedung besar. Tapi manusia itu dengan mudah mengangkatnya! Dia semakin bergidik ngeri. Ternyata keputusan yang sangat tepat untuk memohon ampun pada manusia di depannya.
"100.000"
Point itu muncul dengan sangat mencolok di tengah-tengah podium. Membuat semua orang membisu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 155 Episodes
Comments
Ardi Provision
kenapa disembunyikan sampai serendah itu?
sekalian aja tubuh besi berkarat
biar keren
kalau mau rendah hati bukan menyembunyikan untuk dibully tapi merendah dalam tingkah laku
2024-09-08
0
REN
Yap dia mencolok
2024-03-11
1
The Fool [Klein]
kok cerita kek Donghua "the daily of immortal"🤔🤔
2023-04-03
0