Keesokan harinya...
Hari ini adalah hari pertama Gin akan sekolah. Ini bukan pertama kalinya dia mengunjungi SMA. Dia sudah merasakannya saat dia masih hidup di bumi. Walaupun dia tidak tahu apakah SMA di dunia ini akan memakai sistem yang sama atau tidak.
Tapi dunia ini adalah dunia bela diri. Gin mengira sistem sekolahnya akan sedikit berbeda.
Gin belum sempat merapikan semua barang yang dibawanya. Jadi dia menarik seragam dari tas kopernya dengan sembarangan. Hal ini membuat seragamnya terlihat tidak rapi. Kita bisa melihat garis-garis acak pada seragam yang dikenakannya.
Seragam yang dikenakannya sangat berbeda dengan seragam sekolah yang ada di bumi. Mereka memakai kemeja putih yang dilapisi dengan Jas/ almameter sekolah. Jas itu memiliki logo sekolah di bagian dada, lalu ada lis berwarna perak di bagian pergelangan tangan dan leher.
Kepala pelayan pernah menjelaskan padanya, kalau mereka akan mendapat item tambahan setelah mengikuti tes masuk ini. Item itu akan menentukan kelas mereka selama satu tahun ke depan.
Setelah semuanya siap, Gin segera mengenakan ranselnya. Dia akan menuju ke sekolah barunya sekarang.
Awalnya Gin ingin menggunakan mobil pribadinya, tapi dia langsung mengurungkan niat itu. Dia menahan niatnya, karena itu terlalu menyusahkan dan mencolok. Jadi dia lebih memilih mengikuti cara normal.
Dia tidak tahu dimana letak SMA Jinshi. Tapi Kepala Pelayan pernah memberinya petunjuk bahwa SMA itu tidak jauh dari apartemennya. SMA itu terlalu mencolok dan bahkan bisa dilihat dari jauh karena gedungnya terlalu besar.
Dan benar sekali. Gin memperhatikan ada satu bangunan mencolok. Bangunan itu menjulang tinggi dan memiliki banyak menara. Gin sedikit kaget. SMA Jinshi ini berada di luar konsep nalarnya. Dia tidak pernah melihat sekolah yang terlihat seperti benteng. Ini benar-benar menarik!
Tanpa basa-basi, Shin menggunakan sihir terbangnya dan dia melesat menuju bangunan itu. Shin mempercepat terbangnya, karena dia tidak mau ada orang lain yang melihat dirinya terbang. Dia terbang karena itu efisien. Tapi dia juga tidak ingin terlalu mencolok karena sihir terbangnya.
Tapi ternyata caranya tidak berhasil sama sekali. Saat Gin sedang melesat dengan cepat, cahaya lainnya mulai mengejarnya dari belakang.
Gin bingung. Kenapa tiba-tiba ada orang yang mengejarnya? Gin juga meningkatkan kecepatannya. Mereka berdua terlihat seperti lesatan cahaya yang saling kejar-kejaran.
Karena ada orang lain yang mengikutinya, Gin tidak berani turun di dekat gerbang sekolah. Jadi dia meneruskan terbangnya melewati SMA Jinshi. Dia akan kembali ke sekolah saat dia berhasil mengalihkan perhatian orang ini.
"Berhenti!" orang yang mengejarnya berteriak. Suaranya terdengar seperti teriakan seorang wanita.
"Aku bilang berhenti brengsek!" Wanita itu mengutuk. "Berhenti! Kau menganggu lalu lintas udara. Kemari kau! Bukan berarti karena kultivasimu tinggi, kau bertindak seenaknya seperti itu! Berhenti kau kultivator nakal!"
Hft! Gin hampir tertawa. Menganggu lalu lintas? Apa-apaan itu! Tidak ada kendaraan yang lewat di udara. Em...mungkin kita akan menemukan beberapa pesawat terbang melintas. Tapi tetap saja, aturan aneh apa itu. Dan apa maksudnya kultivator nakal? Dia hanya terbang dan dia sudah dicap sebagai "orang nakal"?
Gin berusaha mengabaikannya. Dia mempercepat kecepatan terbangnya.
***
Melihat kultivator nakal itu mengabaikannya, Fei semakin kesal. Fei adalah seorang gadis riang berumur 22 tahun. Saat ini dia sudah mencapai tubuh perak tingkat 5 dan lulus dari Universitas Keamanan Negara. Dia akan memulai karirnya sebagai "Polisi Wanita". Walaupun saat ini dia masih magang dan ditugaskan untuk mengamankan salah satu distrik yang ada di ibu kota.
Tapi tak pernah terpikir olehnya, di hari pertamanya magang, dia akan bertemu Kultivator nakal! Kultivator nakal itu melewati udara dengan kecepatan di luar batas. Ini melanggar aturan! Ada beberapa aturan yang dibuat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan. Salah satunya "dilarang terbang di luar batas kecepatan" karena itu akan mengganggu pesawat-pesawat yang sedang melintas. Dan bisa menyebabkan kecelakaan udara.
Fei pun melesat pergi mengejar kultivator nakal itu. Sebelumnya, Fei sudah mendengar banyak rumor tentang kultivator nakal. Mereka adalah kultivator yang selalu bertindak sesukanya dan suka mengganggu ketertiban. Para polisi ada karena bertugas mengamankan orang-orang seperti ini.
Fei mendekati kultivator nakal itu. Walaupun dia tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas, dia mengenali seragam yang dikenakan anak itu. Itu adalah seragam salah satu sekolah terkenal yang ada di ibu kota. Sekolah para anak bangsawan dari keluarga-keluarga terkenal.
"Sial!" Fei mengumpat. Ini sedikit menyusahkan. Dia tidak bisa terlalu berlebihan melukai anak nakal dari keluarga terkenal. Tapi dia tetap akan memberi anak nakal itu pelajaran.
Fei juga mendengar beberapa keluahan para polisi bahwa anak-anak nakal dari keluarga ternama sering membuat ulah dan mengacaukan ketertiban. Semua ini terjadi karena mereka memiliki kekuatan dan kekuasaan. Fei tidak menyukai mereka.
Dia melihat anak nakal di depannya. Di umur segitu kekuatannya sudah sama dengannya bahkan mungkin melebihinya. Inilah yang Fei tidak suka. Para anak kaya itu terlahir dengan bakat hebat dan menjadi lebih kuat dengan cepat.
Bahkan Fei juga tidak menyukai keluarga-keluarga besar yang ada di ibu kota. Fei memiliki pandangan buruk tentang mereka. Walaupun beberapa dari mereka memiliki pahlawan dalam keluarga, mereka juga menghasilkan beberapa sampah dari generasi muda.
Fei langsung berteriak untuk memperingatkan dan berharap anak itu berhenti lari. Tapi anak itu mengabaikannya dan mempercepat larinya.
Fei semakin geram. Dia mengeluarkan alat sihirnya. Alat sihir ini adalah "Borgol langit". Alat sihir yang dapat mengunci tubuh lawan dan menyerap qi mereka, sehingga mereka akan terikat dan tidak dapat melarikan diri. Semua polisi memiliki "Borgol langit" sebagai senjata mereka.
SHUUU! Fei melemparkan borgol langit. Borgol itu membesar secara otomatis dan memasukkan tubuh bocah nakal itu ke dalamnya. Lalu hanya dalam sedetik borgol itu menyempit dan mengikat tubuh si bocah. Fei sangat senang. Akhirnya dia menangkap bocah nakal ini!
***
Gin kaget. Dia melihat sebuah benda aneh tiba-tiba mengikat tubuhnya. Benda aneh ini berasal dari wanita yang mengejarnya. Apa-apaan ini?!
Gin melawan. Dia melebarkan tangannya, berharap untuk lepas dari cengkraman kuat benda itu.
"Percuma saja" suara wanita itu terdengar. "Bahkan kultivator inti emas dasar tidak akan bisa melepas borgol langit karena benda ini memang digunakan untuk menangkan penjahat. Perlahan-lahan qi mu akan dihisap dan kau tidak akan bisa menggunakan kultivasimu. Menyerah saja"
Gin berkedip. Borgol langit? Alat untuk menangkap penjahat? Bahkan kultivator inti emas dasar tidak akan berhasil melepaskannya?
'Hm... menarik..." pikir Gin.
Dia melebarkan tangannya. Alat itu memang cukup keras dan butuh sedikit usaha.
KREK! KREK! KREK!
Akhirnya bunyi pecahan terdengar dan CRASH! Borgol langit itu hancur berkeping-keping.
"Ini memang membutuhkan sedikit energi" Gin bergumam sambil berpikir tentang kekuatannya. Kekuatan level itu ternyata sudah melebihi tahap inti emas.
"...."
Fei melonggo dan tidak dapat berkata-kata. Bocah itu merusak borgol langit! Ya tuhan! Kultivasi bocah ini sudah melebihi inti emas dasar!
Ini cukup mengejutkan untuknya. Walaupun dia tahu anak-anak dari keluarga besar itu memang kuat, tapi dia tidak pernah mendengar ada yang mencapai tahap inti emas dasar saat mereka masih duduk di bangku SMA!
Gin memperhatikan bahwa kecepatan wanita itu secara perlahan melambat dan berhenti. Dia menggunakan kesempatan ini.
Dan SHUUU! Dengan secepat kilat dia melesat pergi sambil menambah kecepatannya
Fei sadar bahwa dia sedikit lengah dan bocah itu sudah melarikan diri!
"KAU BOCAH NAKAL! LIHAT SAJA! AKU AKAN MENEMUKANMU DI SMA JINSHI!!" Fei berteriak dengan seluruh kekuatannya. Bahkan orang-orang yang berada di jalan mendengar teriakan itu dan menoleh ke arah langit.
"Aku pasti akan menemukannya" kata Fei antuasis. Dia tidak akan pernah melepaskan para kultivator nakal, sekali pun mereka terkenal! Tidak akan pernah! Keadilan harus tetap ditegakkan!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 155 Episodes
Comments
Haji Ambiya
Gin masih bingung dgn dunia barunya, Gin jgn mau jd bahan bullian di sekolah, mulai tunjukkan bakat hebatmu
2024-03-19
1
penghancur novel mc tolol
mcnya idiot pikiranya kayak bocil padahal jiwanya sudah tua ,sudah punya banyak pengalaman, tapi idiot kayak bocil
2024-01-11
0
Nino Ndut
idiotc nya..pengen santai tp g nyari2 informasi dulu..serba ngasal gg penting santai..yg ada bukan santai malah muncul masalah mulu..dari td baca mc nya kayak bener2 miskin informasi..parah
2023-01-19
1