Sudah satu tahun berlalu. Sekarang Gin sudah bisa beradaptasi dengan dunia barunya. Dia sudah mengumpulkan beberapa informasi berguna tentang dunia ini.
Pertama adalah tentang keluarganya. Ternyata ini adalah keluarganya yang terkenal. Dia bisa tahu dari percakapan para pelayan. Dan saat dia menjelajah dan membuka beberapa buku sejarah, dia tahu bahwa keluarganya bukan hanya terkenal. Tapi juga merupakan salah satu dari lima keluarga terkuat yang ada di negara iini. Gin ingin membaca lebih jauh tentang sejarah dunia ini, tapi pelayan masuk dan membawanya kembali ke tempat tidur. Setelah kejadian itu, pintu perpustakaan dikunci dan dia tidak bisa membukanya. Dia mendengar bahwa pelayan itu menuduhnya mengacak-acak buku penting di perpustakaan, karena itu dia menguncinya.
"Cih! Aku sama sekali tidak mengacak-acaknya! Aku hanya membacanya!" bantah Gin dalam hati, walaupun dia tahu bahwa dia juga mengigitnya. Dia melakukannya karena tidak sengaja dan itu hanya naluri insting, karena itulah dia menyangkalnya.
Kedua, dia mendapatkan informasi tentang sistem kekuatan yang ada di dunia ini. Ternyata sistem kekuatan di dunia ini memakai energi tubuh yang dinamakan dengan qi. Dan level bakat bawaan dari lahir akan mempengaruhi kekuatan perkembangan qi mereka.
Dia baru tahu bahwa level bakatnya sangat rendah. Bahkan lebih rendah dari para pelayan. Walaupun semua orang berbicara berbisik-bisik, dia bisa tahu bahwa mereka membicarakannya.
"Bagaimana bisa tuan muda dari keluarga Arai punya level bakat 3?"
"Ini gila!"
"Keluarga Arai benar-benar dikutuk!"
"Ini akan memalukan"
"Anak itu pasti tidak akan diakui"
Dan tentu saja, yang mengatakan kata-kata kasar itu adalah para pelayan yang bertugas.
Tapi mereka benar. Setelah tahu bahwa dia tidak mempunya bakat untuk berlatih qi, mereka memindahkannya ke tempat lain. Gin dipindahkan dari mansion utama ke mansion lainnya dari tempat terpencil. Seolah-seolah mereka membuangnya...um...maksudnya mereka menyembunyikan dirinya
Orang tuanya juga meninggalkannya. Mereka tinggal bersama di mansion utama yang ada di ibu kota. Terakhir kali dia melihat ibu dan ayahnya adalah saat pertama kali dia dilahirkan. Setelah itu dia tidak pernah melihat mereka lagi. Tapi baru-baru ini dia mendapatkan info bahwa mereka akan berkunjung kemari.
Gin tidak masalah kalau orang tuanya membuangnya. Dia merasa dirinya sudah terlalu tua -jiwa aslinya- jadi dia sama sekali tidak membutuhkan kasih sayang orang tua. Tapi kekuatan bakat level 3 ini cukup menganggunya. Dia tahu bahwa dunia ini memiliki sistem "yang lebih kuat yang akan bertahan". Tapi bakatnya sangat lemah dan akan susah untuk menjadi kuat.
"Hmm...tapi aku masih punya sistem leveling"
Ya, sistem level yang ada di dunia sebelumnya juga tertanam dalam tubuhnya. Mungkin karena inilah bakatnya sangat rendah. Karena ada kekuatan mistis lain yang menempel padanya.
Selama setahun ini dia sudah berusaha menaikkan levelnya. Dia sudah level 5 sekarang. Dia tidak tahu standar kekuatan dunia ini. Jadi dia akan mengujinya nanti. Dia sangat penasaran, apakah kekuatan solo levelingnya dapat mengikuti kekuatan qi yang ada di dunia ini.
"Aku akan mencari target untuk mencoba kekuatanku" Gin bertekad.
Status Gin saat ini.
Nama : Gin Arai
Level : 5
Gelar : Solo leveling, Raja meditasi
Hp : 500
MP : 500
Skill : Bahasa dunia (pasif), pertahanan sihir pikiran (level 1), pertahanan rasa sakit (level 1), pertahanan sihir api (level 1), pertahanan tubuh (level 1)
***
Hari-hari berlangsung damai. Tapi ada sesuatu yang berbeda di hari ini. Orang tuanya akan berkunjung. Harusnya dia sangat senang karena orang tuanya datang. Tapi dia sangat tidak antusias. Dia ingin tubuh ini cepat besar, lalu dia ingin berpetualang.
"Ah anakku~" wanita yang akrab menghampirinya dan langsung menggendongnya dalam pelukannya. Dia mencium bau almond segar saat wanita itu memeluknya. Ah~ wanita ini adalah ibunya.
"Hentikan itu Cyntia. Kau harus hati-hati dengan tubuhmu. Atau janinmu akan dalam bahaya" kata pria kekar yang berada di sampingnya. Dia yakin ini adalah ayahnya.
"Ah! Bukankah baru setahun? Tapi mereka sudah membuat anak lagi? Apa-apaan ini?" pekik Gin dalam hati. Orang tuanya ini benar-benar ingin membuat adik dengan cepat saat tahu bahwa dirinya tidak berguna. Yah, tapi setidaknya mereka ingat untuk mengunjungiku. Atau mereka hanya akan menjadi orang tua durhaka yang menelantarkan anaknya sendiri.
Setelah itu ibunya mencurahkan kasih sayang untuk memeluknya, memanjakannya, memberinya ASI dan menyanyikannya lagu tidur sampai dia terlelap.
Saat Gin terbangun dari tidurnya, dua orang itu sudah tidak terlihat.
"Ah mereka sudah pergi..." entah kenapa Gin agak sedih. Tapi dia langsung menampis kesedihannya.
Dia memutar otaknya untuk memikirkan rencana selanjutnya. Saat dia dia tidak bisa apa-apa karena tubuhnya masih balita. Tapi dia harus menguji kekuatan level 5 ini. Dia penasaran perbandingan kekuatan level miliknya dengan kekuatan qi milik dunia ini.
Akhirnya sebuah rencana terbentuk. Dia berencana mengujinya kepada seorang pelayan yang tinggal di mansion.
Beberapa hari kemudian, dia memulai rencananya. Dia mengunjungi ruang belakang mansion dengan merangkak dan mencari-cari pelayan yang melintas. Kenapa dia menuju ruang belakang? Karena di ruang ini pelayan sangat sedikit. Jadi dia lebih mudah membentuk pertahanan diri karena tidak ada yang melihat aksinya. Dia hanya butuh satu probandus (pasien percobaan) sebagai target pelatihannya.
Dan kebetulan sekali dia melihat seorang tukang kebun yang sedang asyik menyanyi sambil menyapu lantai. Tukang kebun itu adalah seorang pria dewasa yang berumur sekitar 20 tahun. Saat ini dia sibuk bersiul, bernyanyi dan menggoyang-goyangkan pinggulnya. Gin dengan santai menghampirinya.
"Ah, tuan muda! Kenapa kau bisa kemari?" sahut tukang kebun itu panik. Dia berusaha mengangkat tubuh Gin.
Gin menggunakan kesempatan ini untuk menyentuh tangan pemuda itu. Lalu secara perlahan dia mengerahkan kekuatannya untuk menarik lengan si pemuda.
"eh?"
Dia tidak menyangka bahwa itu berhasil! Tubuh pemuda itu terangkat dan lagi terdorong ke depan!
Tukang kebun itu langsung membelalak tak percaya melihat bayi di depannya. Tubuhnya di dorong oleh bayi itu?
"Apa aku berhalusinasi?" dia mengucek matanya. Tapi bayi itu tiba-tiba mendekatinya sambil tersenyum.
Dan BUK! Sang bayi menggoyangkan kaki ke arahnya dan menendangnya. Dia masih belum bisa memikirkan cara untuk merespon semua ini. Tubuhnya terseret dan membentur dinding. Apa-apaan ini? Dia sama sekali tidak bermimpi! Bayi ini menendangnya!
'Bagaimana mungkin? Aku adalah kultivator Tubuh Perunggu level 5. Bisa dikatakan bahwa kekuatannya setara dengan prajurit rata-rata. Tapi bayi ini mendorongnya? Bahkan bayi paling jenius pun hanya bisa berlatih saat mereka berumur 4 tahun. Tapi bayi ini bahkan baru lahir, hanya berumur 1 tahun! Fakta gila apa ini!' teriaknya dalam hati. Dia juga tahu bahwa tuannya memliki bakat level 3, yang berarti kemajuannya dalam kultivasi sangat lamban. Dia bahkan memiliki bakat level 5! Ini benar-benar tidak masuk di akal!
"Apa kau benar-benar tuan muda?" dia bertanya ragu sambil melihat bayi yang sedang tersenyum padanya.
Tapi dia tidak menduga respon bayi itu. Sang bayi mulai cemberut dan secara perlahan HUAAAA! HUAAAAA! HUAAAA! Teriakan tangisan yang keras mulai keluar dari mulutnya.
Dia langsung panik dan berusaha menghentikan tangisan sang bayi. Tapi tiba-tiba beberapa pelayan menghampirinya. Bahkan kepala pelayan juga hadir!
Salah satu pelayan mulai mengangkat tubuh Gin dan menimangnya. Lalu mereka semua mulai menatap sinis tukang kebun.
"Apa yang kau lakukan pada tuan muda?" tanya kepala pelayan itu.
"Tidak...aku..."
HUAAA! HUAAA! Gin masih terus menangis.
"Mulai sekarang kau dipecat. Jangan datang kemari lagi" kata kepala pelayan itu.
Mata si tukang kebun membelalak kaget.
"Ayo, bawa kembali tuan muda ke kamarnya" Para pelayan itu mulai pergi meninggalkan si tukang kebun.
Tukang kebun itu masih berdiri di tempatnya seperti patung. Matanya kosong.
"Apa yang sebenarnya terjadi sih??! Arghhh!" dia berteriak frustasi. Dia benar-benar tidak tahu bahwa dia akan dipecat. Apa-apaan ini? Apa masalahnya? "Bayi sialann!"
***
Gin berbaring nyaman di pelukan salah satu pelayan. Dia mengigit jempolnya dan berpikir. Kekuatan level 5 ini sudah setara dengan pria dewasa ya? Shin tidak berpikir tentang tingkat kultivasi, karena dia belum mengetahuinya. Dia hanya tahu bahwa kekuatannya saat ini sudah setara dengan pria dewasa. Yang berarti kekuatan solo leveling ini mungkin lebih kuat dari sistem kekuatan yang ada di dunia ini.
"Dan maafkan aku tukang kebun. Tapi kau memang harus pergi. Aku tidak ingin ada informasi aneh tentangku. Hidup seperti ini tidak buruk juga." batin Gin. Dia tidak mau mengalami kehidupan di masa lalu. Yang selalu menghadapi bahaya hanya karena dia kuat. Walaupun saat ini dia sangat lemah di mata orang lain. Dia sangat menyukainya. Dan hidupnya baik-baik saja. Dia juga hidup seperti tuan muda kaya. Dia bisa bersantai dan menghabiskan hari tua tanpa perlu menghadapi bahaya.
"Ah, ini benar-benar impianku~"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 155 Episodes
Comments
Z
ngakak
2023-01-30
1
einar.
.
2023-01-14
1
Shen shandian luo
bayi laknat kasian tukang kebun 😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
2023-01-10
0