Gin 10 Tahun, Raja Iblis

POV Raja Iblis

Aku tidak menyukai manusia. Manusia sangat suka menangkap kami, lalu melumpuhkan kami dan menjadikan kami budak.

Kami para iblis mempunyai kemampuan yang lebih kuat dari para manusia itu. Kami bisa berubah menjadi bentuk lain yang lebih kuat. Dan para manusia itu menyebut kami iblis.

Aku sadar bahwa kami para iblis lebih kuat, jadi aku memimpin pemberontakan. Dan kami berhasil. Kami menjadikan para manusia itu sebagai cemilan kami. Mereka lemah dan enak.

Sampai akhirnya muncul manusia yang disebut pahlawan. Para manusia ini mempunyai kekuatan lebih dan mereka sangat licik. Walaupun mereka tidak lebih kuat dari kami, mereka sangat licik. Akhirnya kami kalah karena kelicikan itu. Aku dan kaumku dimusnahkan.

Aku mengira hidupku akan berakhir disini. Tapi ternyata jiwaku melayang ke dunia lain. Dan aku terlahir sebagai raja iblis lagi untuk kedua kalinya. Tapi kali ini aku tidak bisa bertransformasi menjadi manusia. Aku hanya berwujud binatang. Wujudku binatang yang sama denganku dulu. Seekor harimau keren dengan sayap dan taring tajam.

Aku tidak khawatir bahwa aku tidak bisa menjadi manusia. Aku pernah mendengar saat level raja iblis cukup tinggi, dia bisa berubah wujud menjadi manusia. Jadi aku hanya perlu bersabar dan berkultivasi.

Akhirnya aku menjadi kuat. Walaupun aku belum menjadi manusia, aku sudah mengalahkan seluruh bintang iblis di wilayah ini. Bahkan para manusia itu juga mulai memburuku. Kali ini manusianya sangat aneh. Pakaian mereka sangat minim dan bahkan mereka memakai senjata aneh. Sangat berbeda dengan manusia di tempatku dulu.

Tapi manusia tetaplah manusia. Mereka bahkan mengepungku dengan seratus orang dan aku menghancurkan semuanya. Aku mencicipi mereka dan ternyata apa ini. Bleh! Bleh! Bleh! Manusia di zaman ini sama sekali tidak enak. Bau mereka sangat aneh dan mereka memakai sesuatu yang aneh di tubuh mereka. Bahkan aku menemukan bulu dan rambut mereka palsu. Apa-apaan ini? Aku jadi tidak bernapsu untuk makan manusia lagi karena rasa yang tidak enak ini.

Aku pun memutuskan untuk menjelajah dan mencari pengalaman. Selama seratus tahun ini, aku mengunjungi banyak tempat. Di mana ada aku, di situ juga ada para manusia yang berkelompok. Walaupun aku sudah membunuh mereka, mereka tetap muncul. Intinya, jumlah mereka sangat banyak, seperti tanaman, walaupun aku mencabut mereka, tetap akan ada tunas baru lagi.

Akhirnya aku tiba di sebuah tempat. Hutan ini kecil dan jelek. Lalu aku hanya berjalan dan menemukan sebuah manusia kecil. Manusia kecil ini tidak berbau aneh seperti manusia lainnya. Ah~ mungkin dia enak~

Tidak! Tunggu dulu! Sepertinya aku kenal manusia ini....

Walaupun wajahnya sedikit berubah, jiwanya tetap sama. Tidak mungkin! Dia pahlawan brengsek yang membunuhku! Ternyata dia juga reinkarnasi ke tempat ini juga ya! Sialan! Ternyata kami ditakdirkan menjadi musuh seumur hidup! Tapi kali ini aku akan menghancurkannya dan memakannya. Apalagi setelah kulihat auranya benar-benar lemah dan kecil. Hehehe...

***

Kakek Hendrik sedang mengumpulkan rempah-rempah sambil memanjat beberapa pohon. Tapi tiba-tiba jam tangannya berbunyi. Ada berita bahwa ada raja iblis yang pergi ke wilayan hutan utara di kota kecil XY. Dia berpikir sebentar, lalu dia sadar ini tempatnya! Ada raja iblis di tempat ini!

"Sial!"

Dia langsung kembali untuk menemui tuan mudanya, tapi tuan muda itu tidak ada di tempat.

Dia berusaha masuk lebih dalam untuk mencari. Tapi terdengar raungan yang hebat. Dan tiba-tiba ada angin kencang yang menyeret seluruh hutan. Dia juga tidak bisa menahan pijakannya dan ikut terseret.

"Sialan! Tuan muda dimana kau!!" dia berteriak frustasi. Dia sangat menyesali tindakannya meninggalkan tuan muda itu sendiri di tengah hutan. Dia sangat menyesal, bahkan hampir menangis. Tuan muda itu ada disana. Dia pasti tidak akan selamat dari angin kencang ini walaupun dia tidak bertemu raja iblis. Dia juga tidak bisa menghadapi raja iblis ini karena kekuatannya tidak cukup kuat. Perlu beberapa orang tubuh immortal untuk menghadapi raja iblis ini. Sementara dia hanyalah seorang kultivator inti emas kecil.

Lalu jam tangannya memberi pemberitahuan terbaru. Pemerintah akan mengirimkan beberapa bantuan ke tempat ini. Mereka akan mengirimkan sepuluh orang kultivasi immortal dan satu orang tubuh ilahi.

Tubuh ilahi ada disini. Dia merasakan harapan baru. Kultivator tubuh ilahi mempunyai kekuatan yang mirip dengan dewa. Dia yakin mereka akan berhasil mengalahkan raja iblis itu. Sekarang tugasnya hanyalah menunggu. Menunggu para penyelamat itu, lalu dia akan mengikuti mereka untuk mencari tuan muda.

"Tuan muda...bertahanlah" katanya cemas sambil menggertakan gigi.

***

Gin bertatapan tajam dengan monster di depannya.

"kau mengikuti kemari?" tanya Gin dengan wajah cemberut.

"Siapa yang mengikutimu, brengsek!" teriak raja iblis itu sambil mengaum keras.

Tentu saja auman itu tidak berefek pada Gin. Dia hanya merasa telinganya sedikit sakit karena mendengar suara yang terlalu keras.

"Aku akan memakanmu sekarang. Kau benar-benar lemah sekarang. Ternyata karma itu benar-benar terjadi hahaha" raja iblis itu tertawa.

"...."

Melihat Gin sama sekali tidak ketakutan, sang raja iblis semakin kesal. Jadi dia mulai menyerang. Dia bersiap untuk membawa manusia kecil itu dalam mulutnya dan mengigitnya.

Tapi ekspektasi tidak sesuai dugaan. Saat raja iblis itu mendekat sambil mengangga, Gin sudah bersiap dengan tendangannya. Kakinya mengarah ke dagu harimau itu. Lalu tubuh harimau itu terlempar beberapa meter karena tendangannya.

"Kau yang lemah. Kau mirip boneka harimau sekarang" kata Gin kecewa.

Raja iblis itu terpukau dengan pemandangan di depannya. Bagaimana mungkin manusia ini bisa kuat dengan qi selemah itu? Dia benar-benar bingung. Dia berusaha berdiri sambil membenarkan rahangnya yang patah karena tendangan.

"Lihat saja kau. Aku akan membalasmu nanti" teriak raja iblis itu sambil berusaha melarikan diri.

Tapi Gin langsung mendekat dengan cepat. Dan BUK! Dia memukul perut bagian bawah harimau itu. Dan harimau itu kembali terlempar dan terkapar.

"Hmph!" Gin mendegus sombong sambil menginjak tubuh raja iblis itu. "Ingin membalasku?"

"Hehehe Aku hanya bercanda teman. Kita harus mengingat pertemanan kita di dunia sebelumnya..."

BUK! Gin langsung menamparnya sebelum raja iblis itu selesai berbicara.

"Aku..."

BUK!

"Tolong maafkan aku...biarkan aku bebas...hiks...aku hanya hidup seratus tahun di dunia ini. Aku tidak ingin mati lagi..." kali ini sang raja iblis memohon sambil menangis. Gin menghentikan tamparannya.

"Baikla...."

"Tuan muda!" Teriakan kakek Hendrik yang tiba-tiba membuat Gin panik. Dia langsung bersembunyi di bawah tangan raja iblis sambil terisak menangis.

"Guru~ hiks, hiks,"

"Tuan muda, kau tidak apa-apa kan?" kakek Hendrik sama sekali tidak takut dengan tubuh binatang iblis itu. Dia langsung memeluk tuan mudanya dan membawanya menjauh.

Ternyata bukan hanya ada kakek Hendrik, ada banyak orang lainnya. Gin melihat banyak sekali kakek-kakek dan paman-paman. Saat ini otak Gin sedang berputar untuk menjelaskan sesuatu yang terjadi. Dia harus mencari alasan yang masuk akal untuk semua kejadian ini!

"Apa yang terjadi tuan muda?" tanya Kakek Hendrik cemas sambil memeluk dan mengelus kepala Gin.

"Aku tidak tahu kakek. Tiba-tiba ada mosnter raksasa. Lalu ada orang aneh. Mereka bertarung dan monster itu kalah dan jatuh di dekatku" Gin menjelaskan dengan ambigu. Dia berharap orang-orang ini percaya ada sosok misterius yang mengalahkan raja iblis itu.

"Kau ingat wajah orang misterius itu?"

Gin menggeleng dengan cepat.

Lalu kakek lainnya lainnya juga datang mendekati mereka. Kakek ini adalah kultivator tubuh ilahi yang dikirim olrh pemerintah. Saat Gin melihatnya, entah kenapa dia tidak aising. Apa dia pernah bertemu dengan kakek ini dulu ya?

"Kau tidak apa-apa?" kakek ilahi itu bertanya.

Gin menggeleng cepat.

Kakek itu mengernyitkan kening seakan tidak percaya. Lalu dia menarik tangan Gin dan memeriksa denyut nadinya. Dan ternyata tubuh bocah itu baik-baik saja. Jadi dia mendesah lega.

"Tangkap binatang itu!" kakek ilahi itu mengalihkan perhatiannya kembali pada raja iblis dan memerintahkan orang lainnya untuk menyediakan segel.

Persiapan hanya memerlukan waktu beberapa menit sebelum semua orang menghilang. Para kakek, paman, dan raja iblis itu menghilang dalam sekejap. Hanya menyisakan Gin dan Kakek Hendrik.

Gin mungkin lupa kakek kultivator ilahi itu. Tapi tidak dengan Kakek Hendrik. Kakek kultivator ilahi itu tidak lain adalah kepala rumah tangga keluarga Arai, yang berarti kakek Gin yang ditemuinya saat dia baru lahir. Walaupun kakek Gin mengabaikan cucu tidak bergunanya. Dia tetap khawatir saat tahu cucunya berada dalam bahaya. Lagipula dia masih darah dagingnya. Dan menjadi lemah juga bukan kemauannya, itu hanya takdirnya dari lahir. Jadi Kakek Arai tidak bisa menyalahkan cucunya.

Semenjak kejadian ini, Kakek Hendrik semakin protektif pada Gin. Begitu pula dengan para pelayan yang ada di mansion.

Terpopuler

Comments

Haji Ambiya

Haji Ambiya

Ayo Gin tingkatkan terus keahlianmu, cepat tunjukkan kamu lebih hebat dari cucu² yg lain

2024-03-19

1

Aqiyu

Aqiyu

ga tahu ajah Gin sama bahkan lebih kuat dari iblis

2023-01-03

0

Rani nay

Rani nay

kok sayang sih Thor 😁

2022-10-06

1

lihat semua
Episodes
1 Dunia Baru
2 Kelahiran Gin
3 Gin, 1 Tahun
4 Gin 5 Tahun: Berlatih Kultivasi
5 Gin 10 Tahun, Bertarung
6 Gin 10 Tahun, Raja Iblis
7 Gin 15 Tahun, Berangkat
8 Mona
9 Insiden di Pesawat
10 Tempat Tinggal Baru
11 Melanggar Lalu Lintas ?!
12 Lima Keluarga Besar
13 Ujian Masuk
14 Sampah
15 Kelas Emas
16 Bertemu Mona Lagi
17 Keluarga Arai
18 Kelas Pertama
19 Perpustakaan
20 Buku Misterius
21 Poin Kontribusi
22 Bergabung dengan Klub
23 Memilih Misi
24 Petunjuk Misi
25 Penyamaran
26 Penyamaran 2
27 Menjalankan Misi
28 Para Senior
29 Polisi Wanita, Fei
30 Hukuman
31 Kekuasaan Mengalahkan Hukum
32 Target ditemukan
33 Knife Tertangkap
34 Kristal Biru
35 Teknik Kultivasi Tubuh
36 Tidak Ada Kartu, Tidak Bisa Masuk
37 Ternyata Kau Kaya
38 Batu Qi
39 Teroris
40 Boroxi
41 Diculik
42 Penyelamatan
43 Jangan Panggil Aku Penatua
44 Tuan Gin
45 Pertukaran Setara
46 Batu Pusaka Aneh 1
47 Batu Pusaka Aneh 2
48 Hukuman Yina
49 Kelompok Belajar
50 Apartemen Gin
51 Apartemen Gin (2)
52 Fei Lei
53 Aku Pria Normal
54 Keluarga Li
55 Gui
56 Yina Bertugas
57 Ujian: Ujian Tertulis
58 Nol
59 Mengumpulkan Bendera
60 Kau tidak Mendapatkan Bendera
61 Sistem yang sedang Liburan
62 Harusnya ada Harta Karun kan?
63 Pertarungan Antar Kelompok
64 Keraguan Sima
65 Segel yang Lepas
66 Kucing Bodoh
67 Ulah Boroxi
68 Senior
69 Evaluasi Hasil Ujian Praktek
70 Hanya Memungut di Jalan
71 Orang Tua yang Buruk
72 Muca
73 Kelas Silver
74 Mengambil Misi Lagi
75 Bertemu Wanita Gila Lagi
76 Ujian Kelas Silver
77 Kelas Perunggu
78 Rumah Lelang
79 Mengawasi
80 Pelajaran di Kelas Perunggu
81 Aku tidak Cemburu
82 Impian Mona
83 Penguntit Bertemu Penguntit
84 Kalian Berdua adalah Penguntit
85 Qiqi
86 Bertemu Yurion Lagi dan Lagi
87 Menikahlah denganku!
88 Penyusup
89 Asal Usul Boroxi
90 Hadiah Untuk Ayah (Qiqi)
91 Hutan Mati
92 Bimba VS Aligator
93 Harta Karun
94 Zeus
95 Tugas Lari
96 Penyusup di Akademi
97 Pengawas Rain
98 Bertemu dengan Kenalan Lama
99 Penyusup yang ditemukan
100 Kelas Campuran
101 Pelatihan untuk Muca
102 Memburu Hantu
103 Alat Sihir Pertama
104 Pemilihan Kelas Campuran
105 Pil Obat
106 Peta Petualang
107 Kuali Obat
108 Meracik Pil
109 Asosiasi Alkemis
110 Tidak Pantas disebut Tuan Muda
111 Pertemuan Guru dan Murid
112 Ramuan Langka incaran Para Wanita
113 Lu Tu
114 Pahlawan Muda
115 Kota Burma
116 Tuan Kota
117 Apa Kau Berasal dari Keluarga Arai?
118 Desa Aneh
119 Tertangkap
120 Menguping
121 Padang Rumput Misterius
122 Penyusup dari Aksara
123 Pohon Raksasa
124 Perut Pohon Raksasa
125 Monster Tanaman
126 Monster Bunga
127 Lily
128 Siapa kau Pohon Jelek
129 Gin VS Pohon Raksasa
130 Misi dilanjutkan
131 Binatang Sihir Tubuh Ilahi
132 Peringatan Ular Putih
133 Pembunuh
134 Telur yang Hilang
135 Kota Burma, Tuan Vensasius
136 Pelindung Kura-Kura
137 Kelinci Percobaan
138 Berkumpul Kembali
139 Organisasi Pembunuh, Deraxa
140 Bertemu Kembali (2)
141 Lagipula dia bukan dari Keluarga Besar
142 Tidak dibayar untuk Menghadapi Orang Gila
143 Hadiah Racun
144 Paman Geto dan Paman Seno
145 Gadis Kecil Asing
146 Nona Muda Yuya
147 Penjelasan Lu Tu
148 Kakek, Siapa itu Gin?
149 Perisai Tubuh Terkutuk
150 20 Artefak Ilahi
151 Apa Kalian Punya Pakaian Ganti?
152 Kuru
153 Kau Tidak Ikut?
154 Teknik Es
155 Akhir dari Tantangan
Episodes

Updated 155 Episodes

1
Dunia Baru
2
Kelahiran Gin
3
Gin, 1 Tahun
4
Gin 5 Tahun: Berlatih Kultivasi
5
Gin 10 Tahun, Bertarung
6
Gin 10 Tahun, Raja Iblis
7
Gin 15 Tahun, Berangkat
8
Mona
9
Insiden di Pesawat
10
Tempat Tinggal Baru
11
Melanggar Lalu Lintas ?!
12
Lima Keluarga Besar
13
Ujian Masuk
14
Sampah
15
Kelas Emas
16
Bertemu Mona Lagi
17
Keluarga Arai
18
Kelas Pertama
19
Perpustakaan
20
Buku Misterius
21
Poin Kontribusi
22
Bergabung dengan Klub
23
Memilih Misi
24
Petunjuk Misi
25
Penyamaran
26
Penyamaran 2
27
Menjalankan Misi
28
Para Senior
29
Polisi Wanita, Fei
30
Hukuman
31
Kekuasaan Mengalahkan Hukum
32
Target ditemukan
33
Knife Tertangkap
34
Kristal Biru
35
Teknik Kultivasi Tubuh
36
Tidak Ada Kartu, Tidak Bisa Masuk
37
Ternyata Kau Kaya
38
Batu Qi
39
Teroris
40
Boroxi
41
Diculik
42
Penyelamatan
43
Jangan Panggil Aku Penatua
44
Tuan Gin
45
Pertukaran Setara
46
Batu Pusaka Aneh 1
47
Batu Pusaka Aneh 2
48
Hukuman Yina
49
Kelompok Belajar
50
Apartemen Gin
51
Apartemen Gin (2)
52
Fei Lei
53
Aku Pria Normal
54
Keluarga Li
55
Gui
56
Yina Bertugas
57
Ujian: Ujian Tertulis
58
Nol
59
Mengumpulkan Bendera
60
Kau tidak Mendapatkan Bendera
61
Sistem yang sedang Liburan
62
Harusnya ada Harta Karun kan?
63
Pertarungan Antar Kelompok
64
Keraguan Sima
65
Segel yang Lepas
66
Kucing Bodoh
67
Ulah Boroxi
68
Senior
69
Evaluasi Hasil Ujian Praktek
70
Hanya Memungut di Jalan
71
Orang Tua yang Buruk
72
Muca
73
Kelas Silver
74
Mengambil Misi Lagi
75
Bertemu Wanita Gila Lagi
76
Ujian Kelas Silver
77
Kelas Perunggu
78
Rumah Lelang
79
Mengawasi
80
Pelajaran di Kelas Perunggu
81
Aku tidak Cemburu
82
Impian Mona
83
Penguntit Bertemu Penguntit
84
Kalian Berdua adalah Penguntit
85
Qiqi
86
Bertemu Yurion Lagi dan Lagi
87
Menikahlah denganku!
88
Penyusup
89
Asal Usul Boroxi
90
Hadiah Untuk Ayah (Qiqi)
91
Hutan Mati
92
Bimba VS Aligator
93
Harta Karun
94
Zeus
95
Tugas Lari
96
Penyusup di Akademi
97
Pengawas Rain
98
Bertemu dengan Kenalan Lama
99
Penyusup yang ditemukan
100
Kelas Campuran
101
Pelatihan untuk Muca
102
Memburu Hantu
103
Alat Sihir Pertama
104
Pemilihan Kelas Campuran
105
Pil Obat
106
Peta Petualang
107
Kuali Obat
108
Meracik Pil
109
Asosiasi Alkemis
110
Tidak Pantas disebut Tuan Muda
111
Pertemuan Guru dan Murid
112
Ramuan Langka incaran Para Wanita
113
Lu Tu
114
Pahlawan Muda
115
Kota Burma
116
Tuan Kota
117
Apa Kau Berasal dari Keluarga Arai?
118
Desa Aneh
119
Tertangkap
120
Menguping
121
Padang Rumput Misterius
122
Penyusup dari Aksara
123
Pohon Raksasa
124
Perut Pohon Raksasa
125
Monster Tanaman
126
Monster Bunga
127
Lily
128
Siapa kau Pohon Jelek
129
Gin VS Pohon Raksasa
130
Misi dilanjutkan
131
Binatang Sihir Tubuh Ilahi
132
Peringatan Ular Putih
133
Pembunuh
134
Telur yang Hilang
135
Kota Burma, Tuan Vensasius
136
Pelindung Kura-Kura
137
Kelinci Percobaan
138
Berkumpul Kembali
139
Organisasi Pembunuh, Deraxa
140
Bertemu Kembali (2)
141
Lagipula dia bukan dari Keluarga Besar
142
Tidak dibayar untuk Menghadapi Orang Gila
143
Hadiah Racun
144
Paman Geto dan Paman Seno
145
Gadis Kecil Asing
146
Nona Muda Yuya
147
Penjelasan Lu Tu
148
Kakek, Siapa itu Gin?
149
Perisai Tubuh Terkutuk
150
20 Artefak Ilahi
151
Apa Kalian Punya Pakaian Ganti?
152
Kuru
153
Kau Tidak Ikut?
154
Teknik Es
155
Akhir dari Tantangan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!