Kelas Emas

"Apa-apaan itu?!"

"Apa pengukur kekuatannya rusak?"

"Ini tidak masuk akal!"

"100.000? Apa kau gila!"

"Aku kira mataku rusak sekarang..."

Para murid sangat ricuh saat melihat point yang ada di depan mata mereka. Mereka berpikir alat pengukur kekuatan itu rusak sehingga mengeluarkan angka yang tidak masuk akal.

Siyan juga berpikir bahwa alat itu rusak. Jadi dia mulai memanggil guru lain untuk mengecek alat pendetektor.

Sementara Gin sudah keluar dari ruang uji dan berjalan dengan santai ke tempatnya semula. Dia menjadi pusat perhatian. Semua mata mengamatinya saat dia berjalan. Walaupun Gin bersikap acuh, dia tetap merasa tidak nyaman. Ini mengingatkannya akan kehidupan masa lalunya. Dimana semua orang terus mendekatinya hanya karena dia seorang pahlawan. Walaupun tatapan mereka berbeda dari kejadian itu. Tetap saja Gin merasa tidak nyaman.

Siyan dan guru lainnya memeriksa isi ruangan, alat pendetektor dan juga layar monitor. Tapi tidak ada yang salah. Seorang guru bahkan mencobanya. Alat itu berfungsi dengan normal. Ini membuatnya bingung.

Dengan wajah bingung dia kembali ke podium lalu menelusuri kerumunan murid. Sampai tatapannya terhenti saat dia melihat Gin di barisan belakang.

'Apa dia menyembunyikan tingkat kultivasinya?' pikir Siyan sambil mengernyitkan keningnya.

'tapi tetap saja. Walaupun tingkat kultivasinya tinggi, tidak mungkin kekuatannya menyentuh angka itu...' pikirnya bimbang.

Siyan memperhatikan kerumunan murid yang ricuh karena hasil tidak terduga ini. Hampir sebagian besar dari mereka berpikir bahwa alat pendetektor dan monitor itu rusak, sehingga memunculkan hasil yang salah.

"Baiklah, kalian semua diam!" Siyan menggunakan Qi nya dan berteriak. Suaranya bergema dan membuat udara disekitarnya bergetar. Lagipula tingkat kultivasi Siyan lebih tinggi dari para murid itu. Sehingga mereka merinding saat melihat Siyan menggunakan kekuatannya.

Suasana pun menjadi hening. Tidak ada lagi murid yang membuka mulutnya dan berbicara.

"Aku sudah mengecek semuanya. Tidak ada kerusakan" Siyan mengumumkan, membuat semua murid itu mulai ricuh kembali.

"Diam!"

"..." Mereka langsung terdiam.

"Pertandingan ini sudah berakhir. Fei Wu akan berada di kelas emas" Siyan mengumumkan.

Semua orang mengangguk setuju.

"Untuk Gin Arai..." Siyan menatap lekat murid laki-laki itu. Gin juga membalas tatapan, dengan ekspresi datar dan acuh. "Kelas emas..." lanjut Siyan dengan nada pelan.

"Tidak mungkin!"

"Apa-apaan ini?"

"Dia hanya kelas perunggu!"

"Bukankah kekuatannya hanya sekelas anak SD?!"

"Ini tidak masuk akal!"

"Apa yang dipikirkan para guru!"

Semua murid kembali ricuh dan mengutarakan ketidaksetujuan mereka.

Sebenarnya Siyan sangat berat untuk mengambil keputusan. Lagipula Gin hanyalah kultivator tubuh perunggu. Tapi Siyan juga curiga dengan murid laki-laki ini. Dia berpikir bahwa orang ini menyembunyikan kekuatannya. Tapi perlu tingkat kultivasi yang cukup tinggi untuk bisa menyembunyikan kekuatan mereka.

"Gin, apa kau menyembunyikan kekuatanmu?" tanya Siyan tiba-tiba, membuat seluruh fokus para murid teralihkan ke arah Gin.

Gin mengernyitkan keningnya. "Tidak. Aku tidak menyembunyikan apa pun" jawab Gin polos.

Siyan memejamkan matanya sebentar untuk berpikir. Lalu dia berkata "Aku tidak akan merubah keputusannya. Kalian bisa masuk ke kelas kalian untuk perkenalan. Kelas sesungguhnya akan dimulai besok" Siyan mengambil keputusan final dan langsung melenggang pergi. Membuat seluruh murid ricuh dalam kebingungan.

Gin tidak peduli dengan tatapan jijik dan cemoohan yang diarahkan padanya. Dia melenggang maju menuju kelas dengan santai.

Semua orang mulai Gin sebagai pusat perhatian saat pria itu melintas melewati mereka. Gin merasa risih dan tidak menyukainya. Dia ingin menggunakan mananya agar bisa menghilang dari kerumunan itu secepat mungkin. Tapi kalau dia melakukan itu sekarang, dia akan menjadi pusat perhatian lagi. Jadi dia menahannya. Gin berusaha mengabaikan orang-orang di sekelilingnya dan bersikap santai.

Tapi siapa yang tahu bahwa tiga orang tiba-tiba menghalangi jalannya.

"Kau Gin Arai bukan?" kata Fei Lan tiba-tiba sambil menyisipkan beberapa helai rambutnya di telinga. Sikapnya yang sempurna dan elegan dalam sekejap membuat seluruh pria di sekitar mereka terpesona. Tapi tentu saja Gin tidak akan peduli.

"Iya" Gin menjawab dengan nada datar.

"Kau menghalangi jalanku. silahkan minggir" katanya kemudian.

Perkataan Gin membuatnya menjadi pusat perhatian sekali lagi. Hanya saja sekarang orang-orang itu menatapnya dengan penuh kebencian. Mereka membenci sikap Gin yang tidak sopan pada dewi impian mereka.

Urat-urat kekesalan juga muncul di kepala Fei Lan, tapi dia tetap mempertahankan ekspresi cantiknya. Hanya Fei Ren dan Fei Wu yang tidak bisa menahan amarah mereka karena kesal.

"Berani-beraninya kau berkata kasar seperti itu pada kakak Lan!" kata Fei Ren

"Dasar sampah tidak tahu diri!" timpal Fei Wu.

Gin tidak terlalu memikirkan perkataan mereka. Dia bahkan tidak membantah.

"Cukup" akhirnya Fei Lan membuka mulutnya. "Jangan berteriak seperti itu Wu, Ren"

"Tapi kakak..."

"Tidak apa-apa" Fei Lan melangkah agar bisa lebih dekat dengan Gin. "Aku ingin membicarakan sesuatu padamu. Temui aku pulang sekolah nanti" katanya.

Wajah Gin sangat tidak senang, seakan-akan ada seseorang yang memproklamirkan perang padanya karena menganggu hari damainya. "Kenapa tidak berbicara di sini saja? Aku orang yang sibuk. Aku tidak punya banyak waktu" kata Gin.

Pernyataan Gin sekali lagi membuat orang-orang membencinya.

"Kurang ajar sekali!"

"Berani sekali dia menolak dewi kita!"

"Tidak tahu malu!"

"Dasar sampah!"

Semua orang mulai memaki Gin.

Fei Wu dan Fei Ren juga ingin mengomeli Gin. Tapi Fei Lan menghentikan hal itu dan berbicara lagi. "Kalau begitu beritahu aku kapan kau punya waktu. Maukah kau memberitahuku nomormu? Aku akan menghubungimu"

"Tentu saja" Gin merespon sambil mengeluarkan ponselnya. Dia menganggap hal ini biasa dan tidak masalah untuknya. Lagipula Gin sedikit penasaran dengan lima keluarga besar ini. Tapi dia tidak menganggap mencari informasi tentang mereka adalah prioritas penting.

Akhirnya, hanya dalam beberapa detik kedua orang itu menukar nomor masing. Fei Wu dan Fei Ren membeku di tempat mereka karena tidak percaya dengan tingkah saudara perempuan mereka. Sementara murid lain mematung sebelum mereka berteriak tidak karuan.

"Arghhhhhhh!"

"Kurang ajar!'

"berani-beraninya dia menyimpan nomor dewi Lan!"

"Sungguh beruntung!"

"Kapan aku seperti itu?"

"Aku juga ingin mendapatkan nomor dewi Lan!"

"Belatung sialan!"

"Baiklah, kalau begitu aku akan ke kelas duluan" kata Gin sambil menyimpan ponselnya dan melenggang pergi.

Saat Gin menjauh, Fei Ren dan Fei Wu mulai menyuarakan ketidaksetujuan mereka.

"Kakak Lan! Bagaimana kau bisa bertukar nomor dengan sampah itu!" protes Fei Wu.

"Itu hanya akan menguntungkan si sampah! Aku tidak akan pernah setuju kau bertemu dengannya!" protes Fei Ren.

Fei Lan hanya tersenyum. Dia tahu bahwa saudara perempuannya tidak akan setuju dengan sikapnya. Tapi dia punya rencana tersendiri.

"Tenanglah. Aku hanya ingin bertemu dengannya"

Respon Fei Lan membuat Fei Ren dan Fei Wu bingung.

"Kakak Lan.... tidak mungkin kan...kau tertarik dengan sampah itu?" tanya Fei Wu sedikit takut.

Urat-urat kekesalan muncul di kepala Fei Lan. "Bagaimana kau bisa berpikir seperti itu?!" teriak Fei Lan. "Aku hanya ingin menaklukan pria sombong itu! Bagaimana pria lemah sepertinya bisa menolakku! Kita lihat saja nanti. Aku pasti akan benar-benar menaklukan si lemah itu. Humph!"

Terpopuler

Comments

Ardi Provision

Ardi Provision

aneh kalau mau menyembunyikan kekuatan sekalian aja nampakan seperti sampah biar nyambung, 😁😁

2024-09-08

0

Hadi P

Hadi P

MC kurang cool

2023-03-27

1

Kocak

Kocak

bau" putri kekaisaran terbeban se antero dunia kultivator telah terdeteksi, harap ganti ke komik the nighking

2023-02-02

0

lihat semua
Episodes
1 Dunia Baru
2 Kelahiran Gin
3 Gin, 1 Tahun
4 Gin 5 Tahun: Berlatih Kultivasi
5 Gin 10 Tahun, Bertarung
6 Gin 10 Tahun, Raja Iblis
7 Gin 15 Tahun, Berangkat
8 Mona
9 Insiden di Pesawat
10 Tempat Tinggal Baru
11 Melanggar Lalu Lintas ?!
12 Lima Keluarga Besar
13 Ujian Masuk
14 Sampah
15 Kelas Emas
16 Bertemu Mona Lagi
17 Keluarga Arai
18 Kelas Pertama
19 Perpustakaan
20 Buku Misterius
21 Poin Kontribusi
22 Bergabung dengan Klub
23 Memilih Misi
24 Petunjuk Misi
25 Penyamaran
26 Penyamaran 2
27 Menjalankan Misi
28 Para Senior
29 Polisi Wanita, Fei
30 Hukuman
31 Kekuasaan Mengalahkan Hukum
32 Target ditemukan
33 Knife Tertangkap
34 Kristal Biru
35 Teknik Kultivasi Tubuh
36 Tidak Ada Kartu, Tidak Bisa Masuk
37 Ternyata Kau Kaya
38 Batu Qi
39 Teroris
40 Boroxi
41 Diculik
42 Penyelamatan
43 Jangan Panggil Aku Penatua
44 Tuan Gin
45 Pertukaran Setara
46 Batu Pusaka Aneh 1
47 Batu Pusaka Aneh 2
48 Hukuman Yina
49 Kelompok Belajar
50 Apartemen Gin
51 Apartemen Gin (2)
52 Fei Lei
53 Aku Pria Normal
54 Keluarga Li
55 Gui
56 Yina Bertugas
57 Ujian: Ujian Tertulis
58 Nol
59 Mengumpulkan Bendera
60 Kau tidak Mendapatkan Bendera
61 Sistem yang sedang Liburan
62 Harusnya ada Harta Karun kan?
63 Pertarungan Antar Kelompok
64 Keraguan Sima
65 Segel yang Lepas
66 Kucing Bodoh
67 Ulah Boroxi
68 Senior
69 Evaluasi Hasil Ujian Praktek
70 Hanya Memungut di Jalan
71 Orang Tua yang Buruk
72 Muca
73 Kelas Silver
74 Mengambil Misi Lagi
75 Bertemu Wanita Gila Lagi
76 Ujian Kelas Silver
77 Kelas Perunggu
78 Rumah Lelang
79 Mengawasi
80 Pelajaran di Kelas Perunggu
81 Aku tidak Cemburu
82 Impian Mona
83 Penguntit Bertemu Penguntit
84 Kalian Berdua adalah Penguntit
85 Qiqi
86 Bertemu Yurion Lagi dan Lagi
87 Menikahlah denganku!
88 Penyusup
89 Asal Usul Boroxi
90 Hadiah Untuk Ayah (Qiqi)
91 Hutan Mati
92 Bimba VS Aligator
93 Harta Karun
94 Zeus
95 Tugas Lari
96 Penyusup di Akademi
97 Pengawas Rain
98 Bertemu dengan Kenalan Lama
99 Penyusup yang ditemukan
100 Kelas Campuran
101 Pelatihan untuk Muca
102 Memburu Hantu
103 Alat Sihir Pertama
104 Pemilihan Kelas Campuran
105 Pil Obat
106 Peta Petualang
107 Kuali Obat
108 Meracik Pil
109 Asosiasi Alkemis
110 Tidak Pantas disebut Tuan Muda
111 Pertemuan Guru dan Murid
112 Ramuan Langka incaran Para Wanita
113 Lu Tu
114 Pahlawan Muda
115 Kota Burma
116 Tuan Kota
117 Apa Kau Berasal dari Keluarga Arai?
118 Desa Aneh
119 Tertangkap
120 Menguping
121 Padang Rumput Misterius
122 Penyusup dari Aksara
123 Pohon Raksasa
124 Perut Pohon Raksasa
125 Monster Tanaman
126 Monster Bunga
127 Lily
128 Siapa kau Pohon Jelek
129 Gin VS Pohon Raksasa
130 Misi dilanjutkan
131 Binatang Sihir Tubuh Ilahi
132 Peringatan Ular Putih
133 Pembunuh
134 Telur yang Hilang
135 Kota Burma, Tuan Vensasius
136 Pelindung Kura-Kura
137 Kelinci Percobaan
138 Berkumpul Kembali
139 Organisasi Pembunuh, Deraxa
140 Bertemu Kembali (2)
141 Lagipula dia bukan dari Keluarga Besar
142 Tidak dibayar untuk Menghadapi Orang Gila
143 Hadiah Racun
144 Paman Geto dan Paman Seno
145 Gadis Kecil Asing
146 Nona Muda Yuya
147 Penjelasan Lu Tu
148 Kakek, Siapa itu Gin?
149 Perisai Tubuh Terkutuk
150 20 Artefak Ilahi
151 Apa Kalian Punya Pakaian Ganti?
152 Kuru
153 Kau Tidak Ikut?
154 Teknik Es
155 Akhir dari Tantangan
Episodes

Updated 155 Episodes

1
Dunia Baru
2
Kelahiran Gin
3
Gin, 1 Tahun
4
Gin 5 Tahun: Berlatih Kultivasi
5
Gin 10 Tahun, Bertarung
6
Gin 10 Tahun, Raja Iblis
7
Gin 15 Tahun, Berangkat
8
Mona
9
Insiden di Pesawat
10
Tempat Tinggal Baru
11
Melanggar Lalu Lintas ?!
12
Lima Keluarga Besar
13
Ujian Masuk
14
Sampah
15
Kelas Emas
16
Bertemu Mona Lagi
17
Keluarga Arai
18
Kelas Pertama
19
Perpustakaan
20
Buku Misterius
21
Poin Kontribusi
22
Bergabung dengan Klub
23
Memilih Misi
24
Petunjuk Misi
25
Penyamaran
26
Penyamaran 2
27
Menjalankan Misi
28
Para Senior
29
Polisi Wanita, Fei
30
Hukuman
31
Kekuasaan Mengalahkan Hukum
32
Target ditemukan
33
Knife Tertangkap
34
Kristal Biru
35
Teknik Kultivasi Tubuh
36
Tidak Ada Kartu, Tidak Bisa Masuk
37
Ternyata Kau Kaya
38
Batu Qi
39
Teroris
40
Boroxi
41
Diculik
42
Penyelamatan
43
Jangan Panggil Aku Penatua
44
Tuan Gin
45
Pertukaran Setara
46
Batu Pusaka Aneh 1
47
Batu Pusaka Aneh 2
48
Hukuman Yina
49
Kelompok Belajar
50
Apartemen Gin
51
Apartemen Gin (2)
52
Fei Lei
53
Aku Pria Normal
54
Keluarga Li
55
Gui
56
Yina Bertugas
57
Ujian: Ujian Tertulis
58
Nol
59
Mengumpulkan Bendera
60
Kau tidak Mendapatkan Bendera
61
Sistem yang sedang Liburan
62
Harusnya ada Harta Karun kan?
63
Pertarungan Antar Kelompok
64
Keraguan Sima
65
Segel yang Lepas
66
Kucing Bodoh
67
Ulah Boroxi
68
Senior
69
Evaluasi Hasil Ujian Praktek
70
Hanya Memungut di Jalan
71
Orang Tua yang Buruk
72
Muca
73
Kelas Silver
74
Mengambil Misi Lagi
75
Bertemu Wanita Gila Lagi
76
Ujian Kelas Silver
77
Kelas Perunggu
78
Rumah Lelang
79
Mengawasi
80
Pelajaran di Kelas Perunggu
81
Aku tidak Cemburu
82
Impian Mona
83
Penguntit Bertemu Penguntit
84
Kalian Berdua adalah Penguntit
85
Qiqi
86
Bertemu Yurion Lagi dan Lagi
87
Menikahlah denganku!
88
Penyusup
89
Asal Usul Boroxi
90
Hadiah Untuk Ayah (Qiqi)
91
Hutan Mati
92
Bimba VS Aligator
93
Harta Karun
94
Zeus
95
Tugas Lari
96
Penyusup di Akademi
97
Pengawas Rain
98
Bertemu dengan Kenalan Lama
99
Penyusup yang ditemukan
100
Kelas Campuran
101
Pelatihan untuk Muca
102
Memburu Hantu
103
Alat Sihir Pertama
104
Pemilihan Kelas Campuran
105
Pil Obat
106
Peta Petualang
107
Kuali Obat
108
Meracik Pil
109
Asosiasi Alkemis
110
Tidak Pantas disebut Tuan Muda
111
Pertemuan Guru dan Murid
112
Ramuan Langka incaran Para Wanita
113
Lu Tu
114
Pahlawan Muda
115
Kota Burma
116
Tuan Kota
117
Apa Kau Berasal dari Keluarga Arai?
118
Desa Aneh
119
Tertangkap
120
Menguping
121
Padang Rumput Misterius
122
Penyusup dari Aksara
123
Pohon Raksasa
124
Perut Pohon Raksasa
125
Monster Tanaman
126
Monster Bunga
127
Lily
128
Siapa kau Pohon Jelek
129
Gin VS Pohon Raksasa
130
Misi dilanjutkan
131
Binatang Sihir Tubuh Ilahi
132
Peringatan Ular Putih
133
Pembunuh
134
Telur yang Hilang
135
Kota Burma, Tuan Vensasius
136
Pelindung Kura-Kura
137
Kelinci Percobaan
138
Berkumpul Kembali
139
Organisasi Pembunuh, Deraxa
140
Bertemu Kembali (2)
141
Lagipula dia bukan dari Keluarga Besar
142
Tidak dibayar untuk Menghadapi Orang Gila
143
Hadiah Racun
144
Paman Geto dan Paman Seno
145
Gadis Kecil Asing
146
Nona Muda Yuya
147
Penjelasan Lu Tu
148
Kakek, Siapa itu Gin?
149
Perisai Tubuh Terkutuk
150
20 Artefak Ilahi
151
Apa Kalian Punya Pakaian Ganti?
152
Kuru
153
Kau Tidak Ikut?
154
Teknik Es
155
Akhir dari Tantangan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!