Gin melangkah masuk ke dalam gerbang. Dia melihat bahwa semua murid berkumpul di halaman depan. Jadi dia mulai berbaur di kerumunan.
Halaman depan sekolah ini adalah sebuah lapangan yang sangat luas. Di tengah-tengah lapangan ada sebuah podium kecil untuk mengumumkan sesuatu.
Setelah seluruh murid berkumpul, muncul seorang guru wanita dengan kacamata dari atas langit. Guru perempuan itu terbang dan meluncur ke bawah sehingga menarik perhatian semua murid. Karena seperti yang diketahui hanya kultivator tubuh Inti emas yang bisa terbang dengan mudah. Untuk tingkat di bawahnya, mereka masih bisa terbang tapi perlu mengandalkan alat sihir.
Guru wanita itu sangat cantik, berumur sekitar 25 tahun ke atas. Terlihat sangat dewasa dan elegan. Bahkan beberapa murid laki-laki sedikit terpesona saat sang guru mulai berjalan dengan anggunnya ke tengah podium.
"Halo semuanya, perkenalkan nama saya Siyan. Saya mewakili semua guru di sekolah ini akan membimbing kalian mengikuti ujian masuk." Jelas Siyan sambil mengeluarkan aura yang menarik perhatian seluruh kerumunan. "Tenang saja, ujian ini akan berjalan dengan cepat. Hanya ada dua babak ujian. pertama adalah penentuan tingkat kultivasi kalian. Kedua adalah bagaimana kemampuan kalian menghadapi binatang iblis. Setelah evaluasi, kalian akan dibagi menjadi 3 kelas. Kelas tertinggi adalah emas, diikuti dengan silver dan perunggu" jelas Siyan.
Penjelasan Siyan membuat seluruh murid menjadi ricuh.
"Diamlah!" teriak Siyan. Dan keadaan menjadi sunyi dalam sekejap.
"Kita akan memulai ujian masuknya sekarang. Silahkan lihat layar di depan." Siyan menunjuk sebuah monitor besar yang terpasang di belakang podium. "Nama kalian akan muncul di monitor ini. Saat nama kalian muncul silahkan maju ke atas podium. Ada tiga juri yang akan menilai tingkat kultivasi kalian. Setelah itu kalian bisa masuk ke gedung belakang untuk tes kemampuan bertarung"
Para murid mengangguk mengerti.
Akhirnya tiga nama pertama muncul di layar. Tiga anak yang dipanggil itu segera maju untuk mengetes tingkat kultivasi mereka..
"Tubuh perunggu lv.10"
"Tubuh perak lv.1"
"Tubuh Perak lv.1"
Setelah tingkat kultivasi mereka diuji, tiga orang itu menuju ke bangunan belakang untuk menghadapi binatang iblis.
Siapa yang mengira, bahwa semua murid bisa menonton pertandingan mereka melawan binatang iblis lewat monitor. Binatang iblis yang ditunjukkan di monitor sangatlah mengerikan. Seekor harimau raksasa dengan sayap. Lalu kita bisa melihat bercak-bercak emas pada kulit tubuhnya. Mata harimau itu juga berwarna emas. Jelas-jelas seekor binatang iblis tingkat tinggi! Untungnya saat ini binatang iblis itu dirantai dengan rantai raksasa perak dan tidak dapat melepaskan diri.
Tiga murid pertama yang mengikuti ujian refleks mundur dengan tubuh gemetar saat harimau itu mengaum.
"Kalau kalian tidak melawan, kalian akan di diskualifikasi dan silahkan kembali ke rumah kalian" Siyan memberikan peringatan lewat pengeras suara dan tiga orang itu mendengarnya.
Mereka pun menguatkan tekad mereka dan mulai melancarkan pukulan terkuat mereka. Tapi tidak membuahkan hasil. Binatang itu tidak terluka sedikitpun, malah semakin mengaum karena merasa geli.
"Cukup" kata Siyan.
Lalu tiga angka muncul di layar monitor.
"60"
"150"
"200"
Ini adalah nilai kekuatan serang mereka.
Setelah itu, Siyan memberi tiga orang itu lencana. Tiga lencana perunggu yang menyatakan kelas mereka nantinya.
Kemudian, tiga orang lainnya dipanggil lagi. Terus menerus seperti itu sampai akhirnya menyisakan orang-orang dengan nama keluarga terkenal.
"Ken Ilya"
"Ken Aoi"
"Li Seng"
Dua orang anak dari keluarga Ken dan satu orang dari keluarga Li maju. Ken Ilya adalah seorang pemuda tampan yang memiliki kesan ramah. Ken Aoi adalah seorang gadis cantik yang memiliki kesan polos. Sementara Li Seng adalah seorang bocah gemuk dengan lemak di seluruh tubuhnya.
Tiga orang itu maju dan menguji tingkat kultivasi mereka.
"Tubuh perak lv.9"
"Tubuh perak lv.8"
"Tubuh perak lv.5"
Hasil ini mengejutkan seluruh murid karena sejak tadi tingkat kultivasi tertinggi hanya Tubuh perak lv. 1!
Anak-anak keluarga besar memang tidak bisa diremehkan.
Lalu ketiga orang itu mulai menguji kemampuan serangan mereka.
"1800"
"1509"
"1202"
Tiga nilai ribuan muncul berturut-turut dan kali ini mengagetkan semua hadirin sekali lagi.
"Kalian bertiga kelas emas" kata Siyan dengan senyum lebar di wajahnya.
Murid berikutnya,
"Yusa Arai"
"Sima Arai"
"Long Sun"
Murid dari keluarga Arai dan Long. Ketiga orang itu mendapat hasil berturut-turut.
"Tubuh perak lv.10"
"Tubuh perak lv.7"
"Tubuh perak lv.9"
Lalu hasil serangan tiga orang itu adalah
"2012"
"1409"
"1888"
Kali ini, tiga lencana emas lagi.
Tiga murid berikutnya
"Long An"
"Fei Lan"
"Fei Ren"
Kali ini semua murid perempuan dan pria bersorak dengan keras. Semua ini karena murid tercantik, Fei Lan, dan murid tertampan, Long An, berada dalam satu lap. Dua orang itu dianggap sebagai dewa dan dewi oleh para penggemar mereka.
Saat mereka menguji kultivasi mereka
"Tubuh perak lv.10"
"Tubuh inti emas dasar lv.1"
"Tubuh perak lv.8"
Murid dengan kultivasi inti emas tiba-tiba muncul dan membuat semua orang menjadi kaget. Bahkan pra guru yang mengawasi ujian juga kaget. Bagaimana mungkin dia sudah mencapai inti emas di usia semuda itu? Ini benar-benar mengejutkan!
Siyan menatap Fei Lan dengan mata berbinar, seakan-akan dia melihat harta karun. "Ini pasti karena qi api miliknya" katanya sambil tersenyum.
"Putri Fei! Putri Fei, Putri Fei!" lalu para penggemar Fei Lan mulai bersorak untuknya.
Tetapi Fei Lan sama sekali tidak terpengaruh. Ekspresinya tetap dasar.
"Sudah kuduga dari tuan putri" kata Fei Ren ikut senang.
Long An menatap fei Lan dengan wajah terpesona. Dia sangat kagum dan dalam sekejap dia benar-benar menginginkan Fei Lan menjadi pasangannya. Bukan rahasia bahwa lima keluarga besar saling menjalin hubungan dengan menikahkan anak-anak mereka. Ini akan bagus kalau putra dan putri berbakat dari keluarga masing-masing menikah. Maka dua keluarga itu akan lebih kuat dari keluarga lainnya.
"Putri Fei sangat mengangumkan" sanjung Long An dengan hormat.
Fei Lan hanya merespon dengan menganggukan kepalanya pelan.
Tiga orang itu pun bersiap menguji kekuatan tempur mereka.
"2800"
"10.500"
"1700"
Sekali lagi semua orang dibuat takjub. Bagaimana perbedaan poinnya bisa sebesar itu? 10.000? Di saat kekuatan ribuan sudah cukup tinggi, tapi gadis dari keluarga Fei ini menghasilkan puluhan ribu! Mata semua murid membelalak karena kaget. Putri Fei bahkan bisa melawan empat orang pangeran Long dalam satu waktu!
Siyan tersenyum melihat reaksi semua murid.
"Saat kalian mencapai inti emas, kekuatan kalian akan meningkat dua sampai tiga kali lipat, tergantung bakat kalian" jelasnya.
Semua murid mulai menganggukan kepala mereka mengerti. Ternyata ada konsep seperti itu. Mereka benar-benar awam dengan informasi ini. Karena kultivasi mereka terlalu rendah, keluarga mereka tidak mejelaskan hal tentang itu terlalu rinci. Lagipula hal yang berhubungan dengan pembelajaran dari awal adalah tanggung jawab pihak sekolah.
Akhirnya tiga lencana emas diberikan.
Lalu dua peserta terakhir
"Gin Arai"
"Fei Wu"
Saat Gin maju, wajah Fei Lan cemberut. Ternyata pemuda yang bertingkah tidak sopan padanya itu berasal dari keluarga Arai. Fei Lan tidak menyukai pemuda ini.
Sementara dua orang pemuda dari keluarga Arai menatap Gin dengan wajah penasaran. Mereka tidak mengenal pemuda dengan nama Arai ini. Tapi kenapa mereka bisa punya nama keluarga yang sama? Bahkan mereka sudah mengikuti pertemuan keluarga selama bertahun-tahun, tapi mereka tidak tahu bahwa ada pemuda bernama Gin di keluarga mereka.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 155 Episodes
Comments
REN
author nya bang yang berpengalaman
2024-03-11
1
Lesokee.
ada 2 poin penting disini yang bikin gw bingung
pertama: harusnya gin sering baca buku gw inget pas kecil dia nyari informasi tentang dunia kan? terus kenapa dia nggak tau tentang hukum tempat tsb?
kedua: katanya mau membunyiin gin ke publik tapi kenapa dia dimasukin ke keluarga bangsawan secara teknis sama aja Ama bocorin dia berhubungan? sedangkan bakatnya aja rendah kalau mau alasan bea siswa? ini mah Ama ajaa cari masalah
2022-12-19
1
Dian Isnu
🙃🙃🙃 mau lihat reaksi mereka...
2022-10-16
0