CALD. Tak Sadar

Emely melangkahkan kakinya menuju ke kamarnya. Mengistirahatkan tubuh lelahnya. Hari ini benar benar hari yang melelahkan baginya. Bahkan untuk menghadapi hari esokpun dia tak tau, masih sanggup atau tidak.

Emely mengulurkan tangannya, ingin rasanya menghubungi Raymon. Tapi sedari tadi Raymon tidak mengangkat. Apa benar benar tak ada waktu? Apa dia sangat sibuk? Emely menghela napas panjang, untuk meyakinkan dirinya bisa menerima dan menikah dengan Raymon membutuhkan waktu yang lama. Semakin dekat dengan tanggal pernikahan, kenapa Raymon seperti menjauh? Emely menggelengkan kepalanya, berharap sesuatu hal jelek yang memenuhi otaknya segera pergi.

Emely menuju ke kamar mandi, membersihkan dirinya. Mengguyur seluruh badannya. Berharap dia merasakan kesegaran di jiwanya. Emely memejamkan matanya, satu bayangan wajah membuat dirinya membuka matanya.

"Ardani Rahardian Wijaya," lirihnya.

❤❤❤

Ganesa menggeletakkan kakaknya di ranjangnya. Setelah dari kantor polisi dan sebentar menjenguk Micel, sepertinya kakaknya mampir juga ke bar. Melupakan seluruh masalah yang menimpanya dengan minum.

Ganesa menatap ke arah Dani, melepaskan sepatu milik kakaknya. Ganesa juga mengganti kemeja kakaknya dengan kaos. Ganesa menghela napas panjang.

"Dasar Tuan Muda yang najkal. Kenapa sih Kak, aku punya sifat sepertimu? Selain keras kepala, ketus dan angkuh. Kau juga seenaknya sendiri. Semoga saja istrimu nantinya bisa seimbang denganmu, setidaknya dia bisa mengendalikanmu," lirih Ganesa kemudian melangkah pergi.

Waktu semakin larut, Ganesa mengistirahatkan badannya juga. Memikirkan masalah yang dihadapi kakaknya mendadak menjadikan otaknya menjadi pusing. Bagaimana tidak, kedua orang tuanya mengatakan pada dirinya agar bisa membujuk kakaknya untuk pulang dan melaksanakan pernikahan. Akan tetapi, sekuat apapun membujuk, pasti dirinya tak akan pernah bisa mengalihkan keputusan yang diambil kakaknya.

❤❤❤❤❤

Pagi pagi sekali, Emely sudah bangun. Bersiap untuk pergi ke rumah sakit. Rasa bersalah pada korban tertabrak membuatnya sesak. Semua urusan polisi sudah ditangani oleh Willy. Kali ini dia akan ke rumah sakit untuk bertemu dengan keluarga korban. Bahkan untuk sekedar memasak dirinya tak cukup waktu, Emely mempercepat langkahnya dan segera menuju ke arah taksi online yang di pesannya.

Tak lama dari itu, sampailah dia di rumah sakit yang merawat korban kecelakaan. Emely segera berjalan menuju ke resepsionis. Mencoba mencari tau ruang kamar korban tertabrak oleh dirinya malam tadi.

"Maaf, ada yang bisa kami bantu mbak?" tanya Resepsionis itu.

"Saya mau mencari kamar korban kecelakaan semalam mbak," ucap Emely.

"Atas nama siapa mbak?" tanya resepsionis itu.

"Maaf mbak, saya kurang tau. Yang jelaa dia korban kecelakaan di jalan C nomer Lima," ucap Emely dengan tenang. Dua resepsionis saling berbincang, mungkin memastikan, hingga pada akhirnya resepsionis memberitahukan nomer kamar pada Emely.

Segera Emely melangkah ke kamar yang dituju, akan tetapi langkahnya terhenti saat mendengar tangisan di depan kamar itu, seorang dokter mengatakan bahwa kondisi pasien menurun. Emely yang semula mau mendekat mengurungkan niatnya. Sepertinya dia hanya akan menambah suasana tidak baik jika terus saja mendekat.

Kepalanya tiba tiba pusing, Emely membalikan badannya. Dirinya sangat terkejut saat mendapati Dani ada di depannya. Menatapnya dengan sorot mata merah yang sangat tajam.

"Mau apa kau kesini? Kau mau mengejekku dengan kebebasanmu berkeliaran di sini?" tanya Dani dengan sinis.

"Aku hanya ingin minta maaf saja, Tuan." Emely menjawab dengan panik karena Dani terus saja maju, melangkah mendekat ke arah Emely.

Emely yang panik mundur beberapa langkah. Hatinya merasa dag dig dug tak karuan menatap Dani yang sedang emosi itu. Kepalanya semakin pusing, Emely terhuyung ke depan dan pada akhirnya Emely hilang kesadaran.

"****," umpat Dani.

Dani membelalakan matanya, segera dirinya meraih pinggang Emely dan mengangkat tubuhnya. Dilihatnya wajah pucat Emely yang memejamkan matanya itu. Ada getaran rasa benci yang menyelinap saat memandang wajah cantik itu. Di rawat? Oh tidak, dia masih sangat jengkel pada wanita ini. Sebelum melepaskan, ada baiknya dia memberi pelajaran.

"Ikut aku Nona, aku akan memberikan pelajaran berharga untukmu," lirih Dani kemudian melangkah pergi, membawa tubuh Emely.

😍😍😍😍❤❤❤❤

Like komen hadiah jangan lupa yok...😀😀

Terpopuler

Comments

Mbah Edhok

Mbah Edhok

menculik?...

2022-11-03

0

Daniel Aufa Daniel Aufa

Daniel Aufa Daniel Aufa

up

2022-06-13

1

nurstyaningsih

nurstyaningsih

emely di culik Dani,dan di bawa ke desa terpencil lalu di grebek oleh warga dan di nikah kan...iya kan thorrr

2022-06-13

2

lihat semua
Episodes
1 CALD 1. Nona Rakhayla Emely Pradikta
2 CALD. 2 . Tuan Ardani Rahardian Wijaya
3 CALD. 3. Perebut lelaki orang
4 CALD 4. Astaga
5 CALD. Wanita menyebalkan
6 CALD. Wanita impian
7 CALD. Kita Bahagiakan Micel dahulu
8 CALD. Bonus untuk Dani
9 CALD. Permintaan Kakak
10 CALD. Menabrak
11 CALD. Kabar kecelakaan.
12 CALD. Bertemu lagi
13 CALD. Kantor polisi
14 CALD. Kantor polisi 2
15 CALD. Apartemen
16 CALD. Tak Sadar
17 CALD. Paviliun Samping rumah
18 CALD. Paviliun Samping rumah 2
19 CALD. Digrebek warga
20 CALD. Digerebek warga 2
21 CALD. Nego
22 CALD. Pernikahan yang tak diinginkan
23 CALD. Rumah Dinas
24 CALD. Cintai aku, lupakan Dia!
25 CALD. Menduga
26 CALD. Minggirlah
27 CALD. Lepaskan aku
28 CALD. Tak mau lepas
29 CALD. Kebablasan
30 CALD. Terbang Melayang
31 CALD. Gelisah
32 CALD. Bukan Emely yang Dulu.
33 CALD. Malaskay Raymon Ardiansah
34 CALD. Siapa yang datang?
35 CALD. Harus bagaimana?
36 CALD. Tidak layak
37 CALD. Ini salahku
38 CALD. Ternyata sama saja
39 CALD. Merindukan Mama
40 CALD. Kenyataan
41 CALD. Mansion Keluarga ARW
42 CALD. Neng Asyfa Khanza
43 CALD. Dunia sesempit ini
44 CALD. Dunia sesempit ini 2
45 CALD. Kamu mencintainya?
46 CALD. Bukan urusanmu
47 CALD. Jangan harap
48 CALD. Rencana Busuk Raymon
49 CALD. Kau istriku
50 CALD. Ardani VS Dokter Arfan
51 CALD. Seperti Bidadari
52 CALD. Berita bahagia bagi Emely
53 CALD. Hidup masing-masing
54 CALD. Semakin Tak Rela
55 CALD. C*um Aku Dulu
56 CALD. Kecupan Perpisahan
57 CALD. Mansion keluarga Pradikta
58 CALD. Sertivikat
59 CALD. Apotik
60 CALD. Menculik Istri
61 CALD. Ayam penyet penuh cinta
62 CALD. Bertemu di Acara
63 CALD. Perbincangan
64 CALD. Cemburu?
65 CALD. Pundak ternyaman
66 CALD. Hawatir
67 CALD. Hanya Ingin Memelukmu
68 CALD. Oke aku temani kau tidur
69 CALD. Mertua Vs Menantu
70 CALD. Papa Pradikta
71 CALD. Dia Milikku!
72 CALD. Menguji Ardani
73 CALD. Akhirnya bisa tidur nyenyak
74 CALD. Cintai Aku, Lupakan Dia!
75 CALD. Panggilan masuk
76 CALD. Beri aku kesempatan
77 CALD. Tetaplah disini
78 CALD. Lelyta
79 CALD. Penderitaan Lelyta
80 CALD. Suara minta tolong
81 CALD. Berhasil Keluar Kandang
82 CALD. Kegelisahan Dani
83 CALD. Kegelisahan Dani 2
84 CALD. Ternyata baik baik saja
85 CALD. Kamu menghawatikan aku?
86 CALD. Telepon dari Papa
87 CALD. Merasa dibela
88 CALD. Kejujuran Lelyta
89 CALD. Kebersamaan Emely dan Ardani
90 CALD. Menemui Mama Nina
91 CALD. Panggilan dari Dani
92 CALD. Buku Nikah
93 CALD. Kontak Emely.
94 CALD. Nyatanya sesakit ini
95 CALD. Panik
96 CALD. A-I-U-E-O
97 CALD. A-I-U-E-O 2
98 CALD. Terkejut
99 CALD. Menantu
100 CALD. Sah Agama dan Negara
101 CALD. Ehem
102 CALD. Bubur Sumsum
103 CALD. Mode angguk
104 CALD. Kantor desa
105 CALD. Lega
106 CALD. Lega 2
107 CALD. Kamu cemburu?
108 Mampir ya... Terjerat Cinta Sang pewaris by Kak Najwa Aini
109 CALD. Mama Nina
110 CALD. Menantu
111 CALD. Oma Rosy
112 CALD. Loading Lama
113 Istri Simpanan Tuan Delon
114 CALD. Jangan salah sangka
115 CALD. Rencana Makan Malam
116 CALD. Adik ipar
117 CALD. Siapa Dia?
118 CALD. Panggilan Darurat
119 CALD. Rekaman Suara
120 CALD. Yakinkan hatimu
121 CALD. Rindu
122 CALD. Di ruang bawah tanah
123 CALD. Vidio dari Dafa
124 CALD. Dimana suamiku?
125 CALD. Tunjukan tempatnya
126 CALD. Mencari Dani
127 CALD. Mencari Dani
128 CALD. Menemukan keberadaan Dani
129 CALD. Menemukan Keberadaan Dani
130 CALD. Pertempuran
131 CALD. Bertemu
132 CALD. Sadar
133 CALD. Bahagia Bersamamu
134 CALD. Bahagia Di Akhir Cerita
135 Eksta part
136 Mas Dafa Dan Mbak Lelyta numpang promo
137 Ekstra part
138 Ektra part
139 Promo Novel baru
140 New... Musuh Dalam selimut
Episodes

Updated 140 Episodes

1
CALD 1. Nona Rakhayla Emely Pradikta
2
CALD. 2 . Tuan Ardani Rahardian Wijaya
3
CALD. 3. Perebut lelaki orang
4
CALD 4. Astaga
5
CALD. Wanita menyebalkan
6
CALD. Wanita impian
7
CALD. Kita Bahagiakan Micel dahulu
8
CALD. Bonus untuk Dani
9
CALD. Permintaan Kakak
10
CALD. Menabrak
11
CALD. Kabar kecelakaan.
12
CALD. Bertemu lagi
13
CALD. Kantor polisi
14
CALD. Kantor polisi 2
15
CALD. Apartemen
16
CALD. Tak Sadar
17
CALD. Paviliun Samping rumah
18
CALD. Paviliun Samping rumah 2
19
CALD. Digrebek warga
20
CALD. Digerebek warga 2
21
CALD. Nego
22
CALD. Pernikahan yang tak diinginkan
23
CALD. Rumah Dinas
24
CALD. Cintai aku, lupakan Dia!
25
CALD. Menduga
26
CALD. Minggirlah
27
CALD. Lepaskan aku
28
CALD. Tak mau lepas
29
CALD. Kebablasan
30
CALD. Terbang Melayang
31
CALD. Gelisah
32
CALD. Bukan Emely yang Dulu.
33
CALD. Malaskay Raymon Ardiansah
34
CALD. Siapa yang datang?
35
CALD. Harus bagaimana?
36
CALD. Tidak layak
37
CALD. Ini salahku
38
CALD. Ternyata sama saja
39
CALD. Merindukan Mama
40
CALD. Kenyataan
41
CALD. Mansion Keluarga ARW
42
CALD. Neng Asyfa Khanza
43
CALD. Dunia sesempit ini
44
CALD. Dunia sesempit ini 2
45
CALD. Kamu mencintainya?
46
CALD. Bukan urusanmu
47
CALD. Jangan harap
48
CALD. Rencana Busuk Raymon
49
CALD. Kau istriku
50
CALD. Ardani VS Dokter Arfan
51
CALD. Seperti Bidadari
52
CALD. Berita bahagia bagi Emely
53
CALD. Hidup masing-masing
54
CALD. Semakin Tak Rela
55
CALD. C*um Aku Dulu
56
CALD. Kecupan Perpisahan
57
CALD. Mansion keluarga Pradikta
58
CALD. Sertivikat
59
CALD. Apotik
60
CALD. Menculik Istri
61
CALD. Ayam penyet penuh cinta
62
CALD. Bertemu di Acara
63
CALD. Perbincangan
64
CALD. Cemburu?
65
CALD. Pundak ternyaman
66
CALD. Hawatir
67
CALD. Hanya Ingin Memelukmu
68
CALD. Oke aku temani kau tidur
69
CALD. Mertua Vs Menantu
70
CALD. Papa Pradikta
71
CALD. Dia Milikku!
72
CALD. Menguji Ardani
73
CALD. Akhirnya bisa tidur nyenyak
74
CALD. Cintai Aku, Lupakan Dia!
75
CALD. Panggilan masuk
76
CALD. Beri aku kesempatan
77
CALD. Tetaplah disini
78
CALD. Lelyta
79
CALD. Penderitaan Lelyta
80
CALD. Suara minta tolong
81
CALD. Berhasil Keluar Kandang
82
CALD. Kegelisahan Dani
83
CALD. Kegelisahan Dani 2
84
CALD. Ternyata baik baik saja
85
CALD. Kamu menghawatikan aku?
86
CALD. Telepon dari Papa
87
CALD. Merasa dibela
88
CALD. Kejujuran Lelyta
89
CALD. Kebersamaan Emely dan Ardani
90
CALD. Menemui Mama Nina
91
CALD. Panggilan dari Dani
92
CALD. Buku Nikah
93
CALD. Kontak Emely.
94
CALD. Nyatanya sesakit ini
95
CALD. Panik
96
CALD. A-I-U-E-O
97
CALD. A-I-U-E-O 2
98
CALD. Terkejut
99
CALD. Menantu
100
CALD. Sah Agama dan Negara
101
CALD. Ehem
102
CALD. Bubur Sumsum
103
CALD. Mode angguk
104
CALD. Kantor desa
105
CALD. Lega
106
CALD. Lega 2
107
CALD. Kamu cemburu?
108
Mampir ya... Terjerat Cinta Sang pewaris by Kak Najwa Aini
109
CALD. Mama Nina
110
CALD. Menantu
111
CALD. Oma Rosy
112
CALD. Loading Lama
113
Istri Simpanan Tuan Delon
114
CALD. Jangan salah sangka
115
CALD. Rencana Makan Malam
116
CALD. Adik ipar
117
CALD. Siapa Dia?
118
CALD. Panggilan Darurat
119
CALD. Rekaman Suara
120
CALD. Yakinkan hatimu
121
CALD. Rindu
122
CALD. Di ruang bawah tanah
123
CALD. Vidio dari Dafa
124
CALD. Dimana suamiku?
125
CALD. Tunjukan tempatnya
126
CALD. Mencari Dani
127
CALD. Mencari Dani
128
CALD. Menemukan keberadaan Dani
129
CALD. Menemukan Keberadaan Dani
130
CALD. Pertempuran
131
CALD. Bertemu
132
CALD. Sadar
133
CALD. Bahagia Bersamamu
134
CALD. Bahagia Di Akhir Cerita
135
Eksta part
136
Mas Dafa Dan Mbak Lelyta numpang promo
137
Ekstra part
138
Ektra part
139
Promo Novel baru
140
New... Musuh Dalam selimut

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!