CALD. Apartemen

Di depan apartemen, Vino menghentikan mobilnya menatap ke arah Emely yang kini menatap dirinya dengan tenang.

"Kau benar-benar tidak mau pulang ke rumah?" tanya Vino pada Emely.

"Ya, aku di apartemen saja. Aku tidak mau membuat mama hawatir Kak," ucap Emely.

"Bukankah dengan kamu disini malah membuat mama hawatir?" tanya Vino. Emely menggeleng pelan.

"Mama pasti akan hawatir bila aku pulang dan membawa kabar yang tidak enak. Jangan membicarakan hal ini pada mama Kak," ucap Emely kemudian keluar dari mobil Vino.

Vino menghela napas panjang, sebenarnya tidak tega meninggalkan Emely. Akan tetapi dirinya hanya bisa menerima keputusan adiknya.

Dengan tenang wanita cantik itu berjalan ke arah apartemennya. Semenjak SMA dia memutuskan untuk mandiri. Bahkan Emely bukan anak manja seperti kebanyakan wanita lainya. Emely menerawang jauh, pikiranya melayang memikirkan kejadian ketika dirinya masih duduk di bangku kelas satu SMP.

"Dasar anak manja, anak mama, anak cengeng. Sudah besar juga masih aja ngadu, udah besar juga masih nangis. Emang sampai kapan akan begitu? Mau sampe kuliah?" teriak seorang siswa kelas tiga SMP yang berada satu yayasan dengan Emely itu. Saat itu, lelaki itu mengambil dengan paksa tas Emely.

Mungkin dia kesal dan marah pada Emely karna Emely mengadukan pada gurunya beberapa kali. Sehingga anak itu di tegur dan di beri hukuman.

"Hu...." teriak siswi lainya ikut menyoraki Emwly.

Tak lama dari itu, teman lainya mengambil kotak makan yang berada di tas kemudian membuangnya. Membuat Emely sangat benci pada dua manusia yang berhati iblis itu.

Sejak saat itu, Emely memutuskan untuk menunjukan pada dunia jika dia bisa mandiri. Dia tidak cengeng, dia tidak manja dan juga bukan anak mama.

Emely mengepalkan tangannya, wajah kakak kelas yang saat itu mencacinya masih jelas diingatannya. Akan tetapi, mungkin saat ini sudah berubah. Bahkan, bila diijinkan bertemu dengan lelaki songong itu, dia ingin mengomeli dan membalas caciannya dulu.

Emely menapaki anak tangga menuju ke apartemennya. Hampir saja dirinya menekan tombol lift, akan tetapi seseorang menyerobot dahulu.

"Maaf Nona, aku lebih membutuhkan dahulu. Mari ikut masuk bersama bila anda juga ingin cepat sampai," ucap wanita yang saat ini tengah memapah seorang lelaki yang sepertinya tengah mabuk itu.

Emely menghela napas panjang, menatap ke arah wanita yang masuk ke dalam life itu. Emely melihat kedekatan mereka, sangat dekat. Bahkan tangan lelaki mabok itu merangkul pinggang si wanita. Emely yang tadinya mau barengan mengurungkan niatnya.

Ets, seperti tidak asing wajah wanita itu. Siapa dia? Emely yang masih diluar ingin masuk, rasa penasaran bergelayut di otaknya. Akan tetapi pintu lift sudah tertutup rapat.

"****," umpatnya. Emely menghela napas panjang. Siapa wanita tadi? Emeli berpikir keras, pikirannya melayang jauh hingga pada saatnya dia menemukan memori di otaknya. Memikirkan kejadian sehari yang lalu.

"Aku butuh alamat itu sekarang juga, Nona! Kau tau, atasanmu sangat menjengkelkan. Aku ada urusan dengannya dan tidak ada urusan dengan Anda. Kasih alamat sekarang juga, atau aku akan membuat kegaduhan di sini?" sentaknya.

Wanita yang menampakan nama Ganesa di papan identitasnya itu menghela napas panjang. Setelah lama berdebat. Pada akhirnya wanita itu mau memberikan alamat padanya meski dengan wajah yang menjengkelkan.

Emely memejamkan matanya, Wanita itu? Lelaki itu? Apa lelaki itu lelaki yang tadi berdebat dengannya? Kakak dari korban tabraknya? Baju yang dipakai lelaki itu maaih terekan jelas, meskipun tak menampakan wajahnya.

Apa mereka pasangan? Emely menghela napas panjang. Apa dirinya bertetangga dengan kedua orang itu? Hais, apa salah satu mereka tinggal disini? Lelaki macam apa dia? Kemarin batal nikah dan sekarang malah bersama perempuan lain? Emely mengepalkan tangannya.

"Dasar, buaya," lirihnya.

❤❤❤❤❤

Terpopuler

Comments

Siti Sarfiah

Siti Sarfiah

emely salah orang mungkin hanya bajunya yg sama

2023-02-27

0

Bening

Bening

Lift thor bukn life ,,life dlm bhs inggris itu berarti hidup🤦🏻‍♀

2022-09-15

0

nurstyaningsih

nurstyaningsih

nggak sabar pingin baca pas Dani dan emely di nikah kan

2022-06-13

2

lihat semua
Episodes
1 CALD 1. Nona Rakhayla Emely Pradikta
2 CALD. 2 . Tuan Ardani Rahardian Wijaya
3 CALD. 3. Perebut lelaki orang
4 CALD 4. Astaga
5 CALD. Wanita menyebalkan
6 CALD. Wanita impian
7 CALD. Kita Bahagiakan Micel dahulu
8 CALD. Bonus untuk Dani
9 CALD. Permintaan Kakak
10 CALD. Menabrak
11 CALD. Kabar kecelakaan.
12 CALD. Bertemu lagi
13 CALD. Kantor polisi
14 CALD. Kantor polisi 2
15 CALD. Apartemen
16 CALD. Tak Sadar
17 CALD. Paviliun Samping rumah
18 CALD. Paviliun Samping rumah 2
19 CALD. Digrebek warga
20 CALD. Digerebek warga 2
21 CALD. Nego
22 CALD. Pernikahan yang tak diinginkan
23 CALD. Rumah Dinas
24 CALD. Cintai aku, lupakan Dia!
25 CALD. Menduga
26 CALD. Minggirlah
27 CALD. Lepaskan aku
28 CALD. Tak mau lepas
29 CALD. Kebablasan
30 CALD. Terbang Melayang
31 CALD. Gelisah
32 CALD. Bukan Emely yang Dulu.
33 CALD. Malaskay Raymon Ardiansah
34 CALD. Siapa yang datang?
35 CALD. Harus bagaimana?
36 CALD. Tidak layak
37 CALD. Ini salahku
38 CALD. Ternyata sama saja
39 CALD. Merindukan Mama
40 CALD. Kenyataan
41 CALD. Mansion Keluarga ARW
42 CALD. Neng Asyfa Khanza
43 CALD. Dunia sesempit ini
44 CALD. Dunia sesempit ini 2
45 CALD. Kamu mencintainya?
46 CALD. Bukan urusanmu
47 CALD. Jangan harap
48 CALD. Rencana Busuk Raymon
49 CALD. Kau istriku
50 CALD. Ardani VS Dokter Arfan
51 CALD. Seperti Bidadari
52 CALD. Berita bahagia bagi Emely
53 CALD. Hidup masing-masing
54 CALD. Semakin Tak Rela
55 CALD. C*um Aku Dulu
56 CALD. Kecupan Perpisahan
57 CALD. Mansion keluarga Pradikta
58 CALD. Sertivikat
59 CALD. Apotik
60 CALD. Menculik Istri
61 CALD. Ayam penyet penuh cinta
62 CALD. Bertemu di Acara
63 CALD. Perbincangan
64 CALD. Cemburu?
65 CALD. Pundak ternyaman
66 CALD. Hawatir
67 CALD. Hanya Ingin Memelukmu
68 CALD. Oke aku temani kau tidur
69 CALD. Mertua Vs Menantu
70 CALD. Papa Pradikta
71 CALD. Dia Milikku!
72 CALD. Menguji Ardani
73 CALD. Akhirnya bisa tidur nyenyak
74 CALD. Cintai Aku, Lupakan Dia!
75 CALD. Panggilan masuk
76 CALD. Beri aku kesempatan
77 CALD. Tetaplah disini
78 CALD. Lelyta
79 CALD. Penderitaan Lelyta
80 CALD. Suara minta tolong
81 CALD. Berhasil Keluar Kandang
82 CALD. Kegelisahan Dani
83 CALD. Kegelisahan Dani 2
84 CALD. Ternyata baik baik saja
85 CALD. Kamu menghawatikan aku?
86 CALD. Telepon dari Papa
87 CALD. Merasa dibela
88 CALD. Kejujuran Lelyta
89 CALD. Kebersamaan Emely dan Ardani
90 CALD. Menemui Mama Nina
91 CALD. Panggilan dari Dani
92 CALD. Buku Nikah
93 CALD. Kontak Emely.
94 CALD. Nyatanya sesakit ini
95 CALD. Panik
96 CALD. A-I-U-E-O
97 CALD. A-I-U-E-O 2
98 CALD. Terkejut
99 CALD. Menantu
100 CALD. Sah Agama dan Negara
101 CALD. Ehem
102 CALD. Bubur Sumsum
103 CALD. Mode angguk
104 CALD. Kantor desa
105 CALD. Lega
106 CALD. Lega 2
107 CALD. Kamu cemburu?
108 Mampir ya... Terjerat Cinta Sang pewaris by Kak Najwa Aini
109 CALD. Mama Nina
110 CALD. Menantu
111 CALD. Oma Rosy
112 CALD. Loading Lama
113 Istri Simpanan Tuan Delon
114 CALD. Jangan salah sangka
115 CALD. Rencana Makan Malam
116 CALD. Adik ipar
117 CALD. Siapa Dia?
118 CALD. Panggilan Darurat
119 CALD. Rekaman Suara
120 CALD. Yakinkan hatimu
121 CALD. Rindu
122 CALD. Di ruang bawah tanah
123 CALD. Vidio dari Dafa
124 CALD. Dimana suamiku?
125 CALD. Tunjukan tempatnya
126 CALD. Mencari Dani
127 CALD. Mencari Dani
128 CALD. Menemukan keberadaan Dani
129 CALD. Menemukan Keberadaan Dani
130 CALD. Pertempuran
131 CALD. Bertemu
132 CALD. Sadar
133 CALD. Bahagia Bersamamu
134 CALD. Bahagia Di Akhir Cerita
135 Eksta part
136 Mas Dafa Dan Mbak Lelyta numpang promo
137 Ekstra part
138 Ektra part
139 Promo Novel baru
140 New... Musuh Dalam selimut
Episodes

Updated 140 Episodes

1
CALD 1. Nona Rakhayla Emely Pradikta
2
CALD. 2 . Tuan Ardani Rahardian Wijaya
3
CALD. 3. Perebut lelaki orang
4
CALD 4. Astaga
5
CALD. Wanita menyebalkan
6
CALD. Wanita impian
7
CALD. Kita Bahagiakan Micel dahulu
8
CALD. Bonus untuk Dani
9
CALD. Permintaan Kakak
10
CALD. Menabrak
11
CALD. Kabar kecelakaan.
12
CALD. Bertemu lagi
13
CALD. Kantor polisi
14
CALD. Kantor polisi 2
15
CALD. Apartemen
16
CALD. Tak Sadar
17
CALD. Paviliun Samping rumah
18
CALD. Paviliun Samping rumah 2
19
CALD. Digrebek warga
20
CALD. Digerebek warga 2
21
CALD. Nego
22
CALD. Pernikahan yang tak diinginkan
23
CALD. Rumah Dinas
24
CALD. Cintai aku, lupakan Dia!
25
CALD. Menduga
26
CALD. Minggirlah
27
CALD. Lepaskan aku
28
CALD. Tak mau lepas
29
CALD. Kebablasan
30
CALD. Terbang Melayang
31
CALD. Gelisah
32
CALD. Bukan Emely yang Dulu.
33
CALD. Malaskay Raymon Ardiansah
34
CALD. Siapa yang datang?
35
CALD. Harus bagaimana?
36
CALD. Tidak layak
37
CALD. Ini salahku
38
CALD. Ternyata sama saja
39
CALD. Merindukan Mama
40
CALD. Kenyataan
41
CALD. Mansion Keluarga ARW
42
CALD. Neng Asyfa Khanza
43
CALD. Dunia sesempit ini
44
CALD. Dunia sesempit ini 2
45
CALD. Kamu mencintainya?
46
CALD. Bukan urusanmu
47
CALD. Jangan harap
48
CALD. Rencana Busuk Raymon
49
CALD. Kau istriku
50
CALD. Ardani VS Dokter Arfan
51
CALD. Seperti Bidadari
52
CALD. Berita bahagia bagi Emely
53
CALD. Hidup masing-masing
54
CALD. Semakin Tak Rela
55
CALD. C*um Aku Dulu
56
CALD. Kecupan Perpisahan
57
CALD. Mansion keluarga Pradikta
58
CALD. Sertivikat
59
CALD. Apotik
60
CALD. Menculik Istri
61
CALD. Ayam penyet penuh cinta
62
CALD. Bertemu di Acara
63
CALD. Perbincangan
64
CALD. Cemburu?
65
CALD. Pundak ternyaman
66
CALD. Hawatir
67
CALD. Hanya Ingin Memelukmu
68
CALD. Oke aku temani kau tidur
69
CALD. Mertua Vs Menantu
70
CALD. Papa Pradikta
71
CALD. Dia Milikku!
72
CALD. Menguji Ardani
73
CALD. Akhirnya bisa tidur nyenyak
74
CALD. Cintai Aku, Lupakan Dia!
75
CALD. Panggilan masuk
76
CALD. Beri aku kesempatan
77
CALD. Tetaplah disini
78
CALD. Lelyta
79
CALD. Penderitaan Lelyta
80
CALD. Suara minta tolong
81
CALD. Berhasil Keluar Kandang
82
CALD. Kegelisahan Dani
83
CALD. Kegelisahan Dani 2
84
CALD. Ternyata baik baik saja
85
CALD. Kamu menghawatikan aku?
86
CALD. Telepon dari Papa
87
CALD. Merasa dibela
88
CALD. Kejujuran Lelyta
89
CALD. Kebersamaan Emely dan Ardani
90
CALD. Menemui Mama Nina
91
CALD. Panggilan dari Dani
92
CALD. Buku Nikah
93
CALD. Kontak Emely.
94
CALD. Nyatanya sesakit ini
95
CALD. Panik
96
CALD. A-I-U-E-O
97
CALD. A-I-U-E-O 2
98
CALD. Terkejut
99
CALD. Menantu
100
CALD. Sah Agama dan Negara
101
CALD. Ehem
102
CALD. Bubur Sumsum
103
CALD. Mode angguk
104
CALD. Kantor desa
105
CALD. Lega
106
CALD. Lega 2
107
CALD. Kamu cemburu?
108
Mampir ya... Terjerat Cinta Sang pewaris by Kak Najwa Aini
109
CALD. Mama Nina
110
CALD. Menantu
111
CALD. Oma Rosy
112
CALD. Loading Lama
113
Istri Simpanan Tuan Delon
114
CALD. Jangan salah sangka
115
CALD. Rencana Makan Malam
116
CALD. Adik ipar
117
CALD. Siapa Dia?
118
CALD. Panggilan Darurat
119
CALD. Rekaman Suara
120
CALD. Yakinkan hatimu
121
CALD. Rindu
122
CALD. Di ruang bawah tanah
123
CALD. Vidio dari Dafa
124
CALD. Dimana suamiku?
125
CALD. Tunjukan tempatnya
126
CALD. Mencari Dani
127
CALD. Mencari Dani
128
CALD. Menemukan keberadaan Dani
129
CALD. Menemukan Keberadaan Dani
130
CALD. Pertempuran
131
CALD. Bertemu
132
CALD. Sadar
133
CALD. Bahagia Bersamamu
134
CALD. Bahagia Di Akhir Cerita
135
Eksta part
136
Mas Dafa Dan Mbak Lelyta numpang promo
137
Ekstra part
138
Ektra part
139
Promo Novel baru
140
New... Musuh Dalam selimut

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!