"Apa kau merasa sibuk sekali sehingga tidak bisa lagi membantuku, Tuan Ardani Rahardian Wijaya?" tanya Radit sambil menatap ke arah Dani. Dia menyandarkan tubuhnya dan menatap wajah tampan seorang yang kini tampak galau itu.
"Bayangkan jika itu diri mu, apa sanggup kau mengurus dia perusahaan sekaligus? Aku membantumu tidak sekedar, satu atau dua tahun Marvel. Sepertinya aku layak untuk mengundurkan diri," ucap Dani sambil tersenyum tipis.
Radit menghela napas panjang, benar juga. Sudah hampir lima tahun Dani membantunya. Bahkan dia juga sedang menghendel perusahaannya sendiri. Om Hendra Wijaya Papa Dani juga masih bekerja pada Kakeknya. Sepertinya memang dia harus memberikan tempat untuk Ardani untuk melebarkan sayapnya.
"Oke, aku mengizinkan. Tapi tidak untuk saat ini. Kita masih punya satu tanggung jawab, membahagiakan Micel." ucap Radit. Meskipun membenci adiknya itu, nyatanya kasih sayang tetap tercurah meskipun melalui sosok Ardani.
"Kenapa kau tidak memperlihatkan kasih sayangmu sendiri? Kita sama-sama menyayanginya Marvel, alangkah tidak adilnya jika Micel hanya tau aku saja yang menyayanginya," bantah Dani. Radit menautkan alisnya dan menatap ke arah Dani. Sebenarnya memang dia sangat menyayangi Adiknya. Akan tetapi rasa benci masih saja bergelayut di hatinya.
"Aku akan mengatakannya sendiri, luangkan waktumu besok untuk ke pantai. Sekalian aku mengajak Nada untuk liburan juga," ucap Radit pada Dani.
"Okey, tapi setelah itu aku harus benar-benar mengundurkan diri menjadi asistenmu. Kau bisa mencari Asisten selain aku." ucap Ardani. Radit terkekeh pelan.
"Kalau kau saja mampu untuk menghendel dua perusahaan sekaligus, apa kau meragukan kemampuan ku? Aku bisa melakukan hal yang sama seperti yang kau lakukan, Tuan Ardani. Bahkan dulu aku meminta bantuan darimu karna aku tidak bisa langsung mengurusnya. Jangan menyepelekan aku," sentaknya pada Dani.
Dani terkekeh geli, Marvel Raditya Dika tak semudah itu percaya pada orang lain. Sepertinya tanpa asisten pribadi dia mampu menjalankan perusahaan. Masih ada meneger, sekertaris dan kabag dan staf lainya yang membantu pekerjaannya. Dia juga tau, sebenarnya Marvel sangat berterimakasih padanya, hanya saja gensinya yang setinggi langit itu tak mampu diturunkannya.
"Apa katamu saja, Tuan Marvel Raditya Dika. Aku akan membuat berkasnya besok," ucap Dani.
"Tak usah membuatpun, sepertinya kau juga sudah tak mau lagi bekerja padaku," sindir Marvel dan mampu membuat Ardani Rahardian Wijaya terkekeh pelan.
"Jangan seperti itu, aku masih mau meeting dengan klient di negara X. Besok sepulang itu aku akan langsung menuju ke mansion MRD. Kita bahagia bersama," ucap Dani kemudian menatap ke arah luar.
Radit mengamati gerak gerik Dani, sedari tadi tampaknya sepupu sekaligus Asisten pribadinya itu tampak masih menyimpan suatu kegelisahan.
"Apa lagi yang kau pikiran? Kau tau, aku muak melihat wajah jelekmu itu Tuan Ardani. Tolong dikondisikan sedikit wajahmu," protes Radit. Dani kembali tertawa mendengar celotehan Radit. Dia menoleh ke arah Radit dan menatap bosnya yang sebelumnya sangat membenci istrinya dan sekarang tampak sangat menyayanginya itu.
"Bukannya aku lebih tampan dirimu?" protesnya dan mampu membuat Radit terkekeh.
"Suka-suka, sekarang bilang padaku. Apa yang membuatmu galau seperti itu?" tanya Radit sambil menutup beberapa berkas dan fokus menghadap ke arah Dani. Dani menghela napas panjang. Kemarahan dalam hatinya masih saja terasa. Wanita tadi berhasil membuat suasana hatinya makin runyam saja.
"Aku memikirkan wanita menyebalkan yang membuat hariku tambah hancur," ucap Dani. Radit menautkan alisnya dan menatap Asistennya itu. Senyum tipis menghiasi wajahnya.
❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹
Hayo, yang belum kenal sama Bang Marvel Raditia Dika, bisa mampir dulu ya di Novel author yang berjudul Pelabuhan cinta sang Casanova. Dijamin jatuh cinta pada sosok Bang Marvel. 😍😍😍.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 140 Episodes
Comments
Siti Sarfiah
dani kesal sama shinta atau emely
2023-02-25
0
Mbah Edhok
maaf bang dani, salah alamat ini...
2022-11-03
0
Maria Lamur
udah dibaca semua novelmu Thor, makanya melipir ke babang Dani
2022-07-30
0