PERTEMUAN DI ACARA ITU

...***...

Di sebuah ruangan. Ayumi Hamasaki saat ini merasa tidak enak badan. Kepalanya terasa sangat sakit, meskipun beberapa hari ini ia merasakan ada yang tidak beres dengan dirinya. Tiba-tiba ia merasakan mual, ingin memuntahkan sesuatu. Dengan terburu-buru ia masuk ke toilet, supaya ia tidak muntah di lantai ruangan itu.

"Huek!." Karena tidak tahan lagi, ia langsung memuntahkan isi perutnya. Matanya menangkap darah kental hitam di westapel. Jantungnya berdetak kencang, saat melihat pemandangan yang tidak biasa itu. Apakah ia mengalami sakit parah?. Apakah ia akan segera berakhir?. Apakah ia akan sedih?. Tidak, mungkin ia akan bersyukur. Bersyukur?.

"Tanpa adanya perasaan cinta. Mungkin mati dengan cara seperti ini lebih baik." Bibirnya boleh menampilkan senyuman, namun hatinya merasakan kehampaan. "Kalau begitu, aku akan membuat sejarah baru. Seorang desainer ternama, mati tanpa adanya cinta. Perasaan tidak mudah untuk jatuh cinta." Entah kenapa ia merasakan sensasi yang aneh dalam dirinya. Apakah yang akan terjadi padanya?. Temukan jawabannya.

...***...

Akira dan Sayaka saat ini sedang jalan-jalan?. Lah?. Kok bisa ya?. Kenapa bisa mereka berjalan-jalan?. Tidak, mereka saat ini sedang menuju sebuah acara pertunjukan busana yang dirancang oleh Ayumi Hamasaki. Mereka juga mendapatkan undangan tersebut, meskipun awalnya Akira menolaknya, tapi Sayaka memaksanya untuk tetap menghadiri acara tersebut. Alhasil, dengan keterpaksaan ia memasuki gedung itu.

"Ayolah akira. Sesekali menikmati hidup, jangan terlalu kaku dalam masalah hantu terus." Sayaka mendorong kuat Akira supaya pemuda itu masuk ke dalam.

"Ya, ya, ya, aku mengerti. Jangan dorong-dorongan. Aku bisa berjalan sendiri." Akira merasa kesal, kenapa Sayaka memaksanya untuk menghadiri acara ini?. Namun saat itu, ia malah bertemu dengan orang yang tidak ingin ia temui sama sekali.

"Kau hadir juga ternyata takeru." Seorang wanita dewasa yang sangat cantik menyapanya.

"Takeru?." Sayaka bertanya dengan herannya.

"Mau kemana kau?. Apakah kau masih mau melarikan diri takeru?." Wanita cantik itu merasa kesal, karena ia diabaikan oleh Akira.

"Bukankah kau yang telah membuatku, tidak menerima diriku. Jadi tidak mungkin aku melarikan diri. Jangan salah faham dulu." Akira menatap tidak suka ke arah wanita itu. "Aku telah memiliki kehidupan yang mungkin tidak kau sukai. Tapi aku tetap menganggapmu sebagai kakakku." Akira tersenyum kecil, walaupun hatinya terasa sangat sakit. Setelah itu, ia berjalan kembali bersama Sayaka yang tidak mengerti sama sekali situasinya saat ini.

"Takeru. Kembalilah." Suaranya terdengar pelan, menahan gejolak yang ada di dalam dirinya. "Saat ini ibu sedang sakit. Apakah kau tidak ingin melihat keadaannya?."

"Aku akan pulang, setelah acara ini selesai." Ia benar-benar meninggalkan wanita itu. Ia tidak mau mengingat luka yang diberikan wanita yang memiliki hubungan darah dengannya itu. Kakak macam apa dia?. Sampai hati menyakiti adiknya, hanya karena ia mengatakan apa yang ia lihat saat itu.

"Akira." Sayaka melihat perubahan raut wajah Akira yang terlihat sedih.

"Tidak apa-apa. Mari kita segera masuk." Akira tidak mau merusak hari ini, jadi ia akan melupakan yang telah terjadi.

Akira Off

Tadinya aku berpikiran, bahwa aku akan menikmatinya bersama saya. Tapi apa yang aku lihat?. Ketika masuk, ada beberapa hantu yang berkeliaran di dalam ruangan ini. Bahkan ketika para model bergaya di atas pentas, mereka bahkan mengikuti gaya mereka seperti model sungguhan. Melenggak-lenggok di atas pentas, benar-benar mahkluk yang merepotkan. Tapi bersyukur saja, karena hanya aku yang bisa melihat mereka. Ingin rasanya aku hajar mereka dengan senapan pemburu hantu. Tapi aku tidak bisa melakukan itu. Akan berbahaya jika aku melakukannya.

Akira Off

Akira dan Sayaka duduk di bagian depan, mereka mencoba menikmati acara tersebut. Hingga semua model telah berbaris di atas pentas.

"Selamat siang semuanya. Semoga para hadirin yang hadir bisa menikmati acara ini dengan baik." MC memandu acara dengan baik. Senyumannya yang ramah, serta ucapannya yang sangat jelas. "Baiklah. Tentunya kita semua tidak akan bisa menikmati beragam desain terbaik ini tanpa campur tangan seorang ahli yang berbakat dalam bidang ini. Mari kita sambut dengan meriah, ayumi hamasaki." MC tersebut memanggil tamu terhormat yang akan menjelaskan semua rancangan busana yang ia tampilkan hari ini. Mereka semua menyambut tamu istimewa tersebut dengan tepukan yang sangat meriah.

Deg!!!

Tapi berbeda dengan Akira yang saat itu melihat hantu tempelan anti cinta yang telah memeluk erat tubuh wanita itu. Sungguh kebencian yang sangat mendalam yang ia rasakan dari hawa kedengkian hantu tempelan anti cinta.

"Terima kasih telah datang dan menyaksikan acara meriah pada hari ini." Ayumi Hamasaki masih menunjukkan senyumannya. "Saya-." Tiba-tiba saja ia merasa pusing, dan sempoyongan. Mereka semua yang melihat itu merasa aneh. Sedangkan Akira segera naik ke atas pentas.

"Akira." Sayaka terkejut melihat Akira yang berlari cepat, menopang tubuh Ayumi Hamasaki. Mereka semua yang menyaksikan itu sangat terkejut.

"Ayumi san?." MC itu juga terkejut melihat keadaan Ayumi Hamasaki yang tidak sadarkan diri.

"Mohon tunjukkan dimana ruang istirahatnya." Akira tidak mau membuat waktu lagi.

Staff lainnya mendekat, menunjukkan pada Akira Toriyama dimana ruang istirahat Ayumi Hamasaki.

"Akira." Sayaka juga menyusul Akira. Karena ia tidak mau ditinggal begitu saja oleh Akira.

"Mohon maaf, mungkin ini adalah kesalahan. Ayumi sensei mungkin mengalami kelelahan. Jadi kami mohon maaf atas kejadian yang tidak terduga ini." MC tersebut meminta maaf kepada semua tamu hadirin. Ia tidak menduga akan terjadi seperti ini. Sepertinya mereka terlihat sedikit kecewa, karena yang mereka harapkan malah tidak bisa menjelaskan bagaimana rancangan desain itu. Apakah mereka hanya mengharapkan itu saja?. Hanya mereka yang bisa menjawabnya.

"Ayumi san." Ryouta Kirizaki, juga Hideo Kojima juga mengikuti Akira. Karena mereka tidak terima, jika ada laki-laki lain yang ikut menjadi saingan mereka untuk mendapatkan Ayumi Hamasaki.

"Takeru." Sedangkan wanita yang tadinya mendekati Akira juga ikut. Ia yakin ada alasan tertentu, mengapa adiknya itu menolong Ayumi Hamasaki. Ia yakin, adiknya melihat sesuatu yang membuat adiknya menyadari, jika Ayumi Hamasaki tidak sadarkan diri.

Sementara itu, di ruangan istirahat milik Ayumi Hamasaki.

Akira mencoba memeriksa keadaan Ayumi Hamasaki. Sedangkan Sayaka hanya memperhatikan dari jauh. Hingga saat itu terdengar dobrakan pintu yang lumayan keras. Ryouta Kirizaki, Hideo Kojima, juga seorang wanita dewasa masuk ke dalam.

"Hei!. Siapa kau?. Berani sekali kau menggendongnya tanpa izin dari kami." Ryouta Kirizaki mencengkram kuat kerah baju Akira.

"Minggir." Dengan cepat Akira menepis tangan Ryouta Kirizaki. Ia mendekati Hideo Kojima dengan tatapan tajam.

"Bisakah kau jelaskan padaku, kenapa kau mengirim hantu tempelan anti cinta padanya?." Akira benar-benar muak dengan sikap laki-laki pengecut seperti itu.

Tapi, mereka yang hadir di sana terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Akira. Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Temukan postingan.

...***...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!