...***...
Tamaki Kudo sangat terkejut dengan apa yang ia dengar. Apakah itu benar?. "Tapi aku hanya menempelkan jimat itu saja." Kepalanya sangat sakit memikirkan apa yang akan terjadi padanya.
"Hanya kau bilang?." Akira Toriyama sangat marah. "Kau hampir saja mati, dan kau mengatakan hanya?." Akira Toriyama mencengkeram kuat lengan Tamaki Kudo.
"Akira sensei." Ryoko Asahi berusaha untuk menahan Akira Toriyama agar tidak bersikap kasar pada Tamaki Kudo.
"Kau tahu tamaki san. Jimat yang kau bacakan itu adalah jimat hantu tempelan cinta. Apakah kau ingin membunuh orang yang kau cintai tanpa merasakan perasaan cinta?. Apakah perasaan cinta yang kau miliki, justru malah ingin membuat orang yang kau cintai mati di tanganmu sendiri?. Apakah itu yang kau inginkan?." Serta persada emosi yang bergejolak saat ini yang sedang ia rasakan.
Sedangkan Tamaki Kudo benar-benar tidak percaya. Matanya menatap ke arah Ryoko Asahi, cewek yang sangat ia sukai.
"Apakah kau tidak melihat bagaimana pucatnya wajah asahi chan saat ini?. Apakah ini yang kau sebut cinta?. Apakah dengan menyiksa orang yang kau cintai, kau sebut itu sebagai perasaan cinta yang muncul dari hatimu?." Akira Toriyama hanya ingin menyadarkan Tamaki Kudo, bahwa apa yang telah ia lakukan selama ini sangat salah.
Tamaki Kudo menangis sedih, dan ia hampir saja menjadi pembunuh?. "Sungguh maafkan aku ryoko san. Maafkan aku. Aku tidak bermaksud untuk mencelakai dirimu. Sepertinya aku memang tidak layak untuk mencintaimu. Jika pada akhirnya aku hanya akan membahayakan dirimu. Sungguh aku sangat menyesal sekali." Dalam tangisnya ia meminta maaf pada Ryoko Asahi.
"Terima kasih telah memiliki perasaan cinta padaku tamaki san. Maafkan aku, jika aku tidak bisa membalas perasaan cinta yang kau rasakan padaku." Ryoko Asahi tersenyum ramah. "Namun bukan berarti aku berhati batu, sehingga tidak merasakan perasaan apapun padamu. Hanya saja jika masalah asmara, mungkin belum ke sana. Tapi jika perasaan persahabatan, apakah aku boleh menjadi temanmu?." Ryoko Asahi hanya tidak ingin mengecewakan Tamaki Kudo yang memiliki perasaan sayang padanya.
"Ya, tentu saja. Itu lebih baik, dan aku ucapkan terima kasih padamu. Kau sangat baik sekali ryoko san." Tamaki Kudo sangat bersyukur, jika Ryoko Asahi tidak marah padanya.
Akira Toriyama sangat lega melihat itu, ia sangat bersyukur atas apa yang ia lakukan saat ini. "Kita harus memusnahkan satu lagi sumber dari hantu tempelan anti cinta itu asahi chan. Kita tidak punya banyak waktu lagi. Karena energi yang kau miliki hampir terkuras." Akira Toriyama mengingatkan
Ryoko Asahi agar tidak terlalu membuang waktu.
"Eh?. Apakah masih ada?." Tamaki Kudo sangat terkejut.
"Ada dua orang yang mengirim hantu tempelan anti cinta pada asahi chan. Karena itulah aku harus segera membasmi mereka semua. Sebelum terlambat." Akira Toriyama yang menjawabnya. Karena ia yang mengerti apa yang terjadi.
"Oh ryoko san." Tamaki Kudo semakin merasa bersalah atas apa yang telah ia lakukan. Apakah perbuatannya masih bisa dimaafkan?. Simak terus ceritanya.
...***...
Pukul 17.30, siswa SMA baru saja keluar dari sekolah. Namun saat terakhir, mereka menunggu kedatangan Hikari Matsuyama dan Natsume Kitagawa yang baru saja keluar dari gerbang sekolah. Namun mereka saat itu terkejut, karena ada seseorang yang datang dan menghalangi jalan mereka.
"Mau apa kau?. Apakah kau orang aneh yang ingin menculik anak remaja, dan setelah itu kau jadikan budak pekerja nafsu?." Natsume Kitagawa sepertinya sangat mencurigai Akira Toriyama.
"Sebaiknya kau pergi, karena kau tidak pantas berada di tempat ini. Dasar orang aneh dan juga mencurigakan.
"Aku disebut orang aneh?." Ingi rasanya ia menghajar mereka berdua dengan kekuatan yang ia miliki. Namun urat sabar yang ia miliki masih tersambung dengan baik di pembuluh darahnya. Jadi ia masih bisa bersikap ramah pada mereka berdua. "Kalian tenang saja. Aku bukan lah orang yang seperti yang kalian bayangkan. Aku hanyalah seorang dukun cinta yang ingin mengatakan apa yang kau lakukan itu adalah tindakan yang sangat salah. Itu tidak baik untuk aku biarkan begitu saja." Akira Toriyama menunjuk ke arah Hikari Matsuyama yang terlihat terkejut.
"Apa yang aku lakukan memangnya?. Selain itu kau siapa?. Kenapa kau berkata seperti itu padaku!." Hikari Matsuyama merasa kesal dan tidak terima sama sekali dengan apa yang ia dengar.
"Hei, orang asing. Sebaiknya kau pergi dari sini, sebelum kami berteriak keras. Supaya orang-orang datang dan kau akan dibawa ke kantor polisi." Natsume Kitagawa mengancam Akira Toriyama?.
"Sebelum aku ditangkap, ada satu hal yang harus aku selesaikan dengan dia. Dan kau harus melihat dengan mata kepalamu sendiri." Kali ia menunjuk ke arah Hikari Matsuyama.
"Apa yang kau inginkan dariku sebenarnya?. Apakah kau tertarik padaku?." Hikaru Matsuyama tersenyum licik, seakan-akan ia sedang memancing kesabaran yang dimiliki oleh Akira Toriyama saat ini.
"Kau telah melakukan kontrak dengan hantu tempelan anti cinta. Dan aku harus segera memutuskan kontrak itu dengan paksa, karena itu sangat membahayakan nyawa seseorang." Akira Toriyama menjawabnya. Sorot matanya semakin tajam, karena melihat hantu tempelan anti cinta itu menyadari keberadaannya.
"Kau ini bicara apa hah?. Jangan berkata yang tidak-tidak!." Ada gejolak emosi yang ia rasakan. Hingga tanpa sadar ia telah memancing kemarahan yang ada di pada hantu tempelan anti cinta itu. "Gwhaa!." Hawa kegelapan itu menguar dari dalam tubuhnya, merasuki anak muda malang itu.
"Hwakgh!." Sedangkan Natsume Kitagawa malah terpental ke samping. Tekanan yang diakibatkan oleh hawa itu sangat kuat, sehingga ia tidak bisa menahannya. Natsume Kitagawa tida percaya dengan apa yang ia lihat saat ini. Penampilan yang menyeramkan dari Hikari Matsuyama.
"Ba-ba-bagaimana itu bisa terjadi?. Kenapa hikari san bisa berubah menyeramkan seperti itu?." Natsume Kitagawa sama sekali tidak mengerti apa yang terjadi.
"Itu karena hikari san telah membuat kontrak dengan hantu tempelan anti cinta." Ryoko Asahi yang menjawabnya. Ia mendekati Natsume Kitagawa dan membantunya berdiri.
"Ryoko san?." Natsume Kitagawa tidak menyangka akan melihat orang yang ditunggu beberapa hari ini.
"Kita harus menjauhinya saat ini. Serakah semuanya pada akira sensei." Ryoko Asahi hanya berharap jika masalah ini akan segera diselesaikan dengan baik.
"Apa yang terjadi sebenarnya ryoko san?." Natsume Kitagawa masih penasaran apa yang terjadi.
"Nanti saja penjelasannya natsume san. Karena akan berbahaya jika masih berada di sekitar sini." Ryoko Asahi membantu Natsume Kitagawa agar pergi meninggalkan tempat.
Sedangkan Akira Toriyama mendekati hantu yang kini merasuk tubuh Hikari Matsuyama. "Sial. Ini akan memakan waktu yang agak lama. Karena kontrak yang mereka buat sangat kuat." Akira Toriyama dapat melihat ada ikatan gaib yang sangat kuat sedang terhubung dengan keduanya. Apakah ia mampu mengatasinya?. Apakah ia bisa menyelamatkan Hikari Matsuyama?. Temukan jawabannya.
...***...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 30 Episodes
Comments
Author yang kece dong
Kak aku mampir ya 🤗
2022-05-24
1