...***...
Akira Toriyama telah sampai di tempat yang mereka tuju. Mereka sampai di sebuah kantor. Karen masih malam, suasana kantor memang agak sepi. Tapi bukan itu masalahnya. Saat ini mereka sedang mencari seseorang yang merupakan sumber hantu tempelan cinta itu.
"Aku merasakannya. Ruangan ini sangat kental dengan hawa yang sangat tidak enak untuk dihirup." Mata Akira Toriyama melihat betapa gelapnya ruangan ini. Kegelapan yang sangat menyesakkan siapa saja. Saat itu matanya melihat ke arah sebuah ruangan yang lebih besar lagi kegelapannya.
"Masumi san. Tunggu lah di sini. Jangan masuk, apapun yang terjadi di dalam ruangan itu pokoknya jangan masuk. Aku akan menyelesaikannya. Apakah kau mengerti?." Akira Toriyama hanya tidak mau membahayakan Masumi Maria. Karena itulah ia menyuruh wanita itu untuk menunggunya di luar, dari pada mendapatkan masalah nantinya.
"Baiklah. Tapi aku harap kau baik-baik saja toriyama san." Ia sangat takut, namun sebisa mungkin ia mencoba untuk tegar. Karena ini adalah masalah yang harus ia hadapi saat ini.
Akira Toriyama masuk ke dalam ruangan itu, dan ia sangat terkejut. Melihat apa yang ada di hadapannya saat ini. "Ini benar-benar sangat gawat." Matanya melotot lebar, saat melihat sosok hantu tempelan anti cinta itu telah memasuki tubuh Furihara Tayuya.
"Kugha!." Hantu tempelan anti cinta itu merasakan hawa ancaman yang ia rasakan dari Akira Toriyama yang mengeluarkan sebuah senjata?. Apakah tongkat kayu seperti gagang sapu itu bisa dianggap sebagai senjata?.
"Oh ya ampun, apakah tidak ada senjata yang lebih keren lagi dibandingkan ini?." Akira Toriyama merasa miris dengan apa yang ia dapatkan saat ini. Rasanya sangat memprihatikan. Senjata yang ia gunakan selalu saja aneh, ketika hendak membasmi para hati yang meresahkan orang lain.
"Aku baru saja memakan setengah jiwa kehidupan yang ada ia miliki." Hantu tempelan anti cinta itu menyeringai lebar.
"Aku tidak peduli dengan apa yang kau lakukan. Tapi aku pasti akan menyelamatkan jiwanya, dan aku pasti akan membunuhmu." Akira Toriyama terlihat sangat serius. Meskipun senjatanya saat ini hanyalah gagang sapu, ia tidak lagi peduli. Karena baginya adalah membasmi hantu tempelan anti cinta saat ini sangat penting.
"Kau pikir akan semudah itu menyingkirkan aku!." Hantu tempelan anti cinta itu sepertinya sangat marah. Ia menembakkan hawa kegelapan ke arah Akira Toriyama.
Tapi sayangnya ia berhasil memukul kuat hawa Kegelapan itu dengan senjata yang ia miliki. Hawa itu telah melebur dan menjadi senjata berupa jarum kedengkian. Jarum itu menyerang Akira Toriyama.
"Kegh!." Akira Toriyama terkejut, sekaligus meringis sakit. Karena jarum itu berhasil mengenai dirinya. Meskipun beberapa diantaranya berhasil ia tahan dengan senjata yang ia miliki, tapi tetap saja mengenainya. "Kurang ajar sekali dia itu." Akira Toriyama mencabut beberapa jarum itu dari tubuhnya.
"Kau tidak akan mendapatkan orang bodoh ini kembali!. Karena dia telah menjual jiwanya padaku!." Hantu tempelan anti cinta itu terlihat sangat marah. Karena serangan yang ia lakukan belum mampu membuat musuhnya pergi dari sana.
"Apakah kau tidak bisa melihat?. Keinginannya untuk hidup itu masih ada. Dia hanya putus asa saja." Akira Toriyama kali ini memancarkan semua tenaga dalam yang ia miliki. Sehingga hawa Kegelapan di sekitar tempat itu sedikit melemah. Dan tubuhnya kembali pulih tanpa adanya bekas luka yang berarti.
"Kau memang tidak bisa aku ampuni lagi. Dan kau harus membayar semua apa yang telah kau lakukan. Aku pasti akan membunuhmu!." Perasaan suasana hatinya saat ini sedang bergejolaknya. Matanya telah berubah menjadi lebih serius. Setelah itu ia melompat ke arah hantu tempelan anti cinta itu.
Sebuah tendangan mendarat sempurna ke kepala hantu tempelan anti cinta. Sehingga hantu tersebut terkejut, dan kepalanya hancur ketika mendarat di tembok di belakangnya. Sedangkan Furihara Tayuya menjerit kesakitan, karena tubuhnya benar-benar terhubung dengan hantu itu.
"Keghakh!." Ia berteriak kesakitan sambil memegang kepalanya. Hatinya yang saat ini mati, namun masih bisa merasakan perasaan sakit yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya.
"Bfuh!." Hantu itu malah menyerang Akira Toriyama dengan semburan liurnya yang diselimuti hawa Kegelapan. Namun Akira Toriyama menyadari serangan itu, dan berhasil menebasnya dengan menggunakan senjata yang ada di tangannya.
"Maafkan aku, karena aku terpaksa membiarkanmu merasakan sakit untyi sementara waktu." Akira Toriyama melihat Furihara Tayuya sedang menjerit kesakitan. Ia hanya fokus dalam pertarungan itu.
Hantu itu sepertinya akan sulit diatasi, karena masih saja bisa melawan. Meskipun tubuhnya hancur sebagian. "Kau tidak akan bisa mengusir aku begitu saja!. Jika aku mati, maka dia kan mati juga!. Karena itulah perjanjian yang telah dia buat!. Ahaha!. Ahaha!." Hantu tempelan anti cinta itu sepertinya terlihat sangat bahagia. Tawanya sangat lepas, seakan-akan ia baru saja mendapatkan kesenangan yang tidak pernah dirasakan hantu manapun. Gejolak emosi serta kekuatan yang besar mengalir di dalam dirinya.
"Diam!. Kau tidak pantas berkata seperti itu." Akira Toriyama kembali menyerang hantu itu. Pertarungan mereka benar-benar sengit. "Makhluk tidak bernyawa yang hanya membawa dendam seperti kalian harusnya tidak ada di muka bumi ini!. Jika hanya mengabulkan keinginan jahat orang yang sedang putus asa." Akira Toriyama tidak akan membiarkan hantu itu melakukan apapun yang ia inginkan, hanya untuk menyesatkan manusia.
"Kau tidak akan bisa membunuhku dengan tongkatmu yang tidak berguna itu!. Ahaha!." Tawanya semakin meremehkan Akira Toriyama. Meskipun ia sedikit kewalahan menghadapi Akira Toriyama yang sedang marah.
CTAK!
Akira Toriyama berhasil menekan kuat pundak hantu tempelan anti cinta itu. Hingga tidak bisa bergerak lagi. Dengan sekuat tenaga ia menakannya bahkan menggunakan kakinya supaya hantu itu tidak bisa bergerak lagi.
"Meskipun aku mati!. Namun jiwanya masih berada di dalam diriku. Percuma saja kau menolong jiwa yang hampir kosong itu. Kegh!." Nafasnya naik turun karena tenaganya benar-benar terkuras setelah berhadapan dengan musuh yang sangat kuat. "Kami akan lahir dan terus menggerogoti semua orang yang lemah hatinya!. Jadi percuma saja jika kau membunuhku!." Ia tidak bisa bergerak lagi, karena gerakannya telah ditahan mati oleh Akira Toriyama.
"Diam!." Akira Toriyama menyalurkan tenaga dalamnya ke tongkat kayu yang ia gunakan untuk menekan hantu itu. Karena amarahnya yang telah mencapai puncak, hawa kebiruan menyelimuti tubuhnya. Membuat hantu itu terkejut. "Berapa pun banyak hantu jahat seperti kau, maka akan aku bunuh kalian semua. Hyah!." Ia tekan kuat kepala hantu yang terlihat hancur itu. Ia bacakan sebuah mantram pengusir hantu. Hingga terdengar suara teriakan yang sangat keras. Namun setelah itu hantu itu musnah tanpa sisa.
...***...
Kini matanya tertuju pada Furihara Tayuya yang tidak sadakan diri. Keadaannya sangat parah, seperti tidak memiliki nyawa lagi. "Kegh!. Kenapa harus seperti ini?. Kenapa malah menjual diri pada iblis, hanya karena perasaan cinta yang berlebihan?. Sehingga membuat kontrak yang sangat merugikan. Kenapa kau lakukan itu furihara san!." Rasanya sangat sedih sekali. Namun ia akan berusaha mengobati Furihara Tayuya. Tidak akan ia biarkan laki-laki itu jatuh dan tenggelam dalam Kegelapan.
Seminggu kemudian.
Akira Toriyama kembali ke kantor kecilnya. Ia telah menceritakan semuanya pada Masumi Maria, bahwa laki-laki itu jatuh dalam kegelapan karena telah berjuang untuk mendapatkan cintanya.
Akira Toriyama on
Perasaan cinta yang berlebihan membuat seseorang merasa sangat kalut, hingga melakukan hal-hal yang tidak baik. Aku telah mengatakan semuanya. Itu tergantung pada masumi san, apakah ia mau menerima keputusan itu. Atau ia pergi meninggalkannya, untuk mencari cinta yang baru?. Tidak, akhirnya Masumi san menerima Furihara Tayuya sebagai calon suaminya, dan akan menunggunya sampai ia sembuh. Karena setelah aku menceritakan semua padanya, ia sangat tersentuh dan merasa sangat bersalah. Tidak mudah untuk jatuh cinta, ah sebenarnya itu sih tidak mudah untuk menerima seseorang hanya karena fisik saja. Ingat ya, fisik kadang mempengaruhi seseorang untuk jatuh cinta. Jadi bisa disebut, penilaian fisik itu penting juga. Tapi jangan sampai menyakiti seseorang hanya karena dari penilaian fisik. Jika kau tidak bisa menerima cintanya sejak melihat fisiknya, katakan dengan bahasa yang lebih baik. Ok?. Simak terus ceritanya.
Akira Toriyama off
...***...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 30 Episodes
Comments
Author yang kece dong
Kak aku mampir 🙏🤗
2022-05-21
2