...***...
Yoshiro Ozawa tidak mengerti tidka menyangka,, jika dirinyalah yang menyebabkan wanita itu merasakan sakit yang luar biasa. Akira Toriyama telah memperlihatkan padanya gambaran apa saja yang membuat ia kehilangan cintanya itu.
"Kau tidak boleh melakukan itu, meskipun keluargamu merasasakan sakit saat dari bentuk pengkhianatan. Namun kau tidak boleh melakukan hal yang buruk pada siapapun. Dan kau lihat sekarang?. Ia mengirim mu hantu tempelan anti cinta. Bentuk rasa sakit hati yang ingin mengutuk mu, yang telah mempermainkan perasaannya. Apakah kau masih mau ingin mengatakan kau adalah orang yang terlahir dengan cinta?." Akira menasehatinya. Ia hanya ingin Yoshiro Ozawa menyadari, jika masih ada cinta yang tulus di dunia ini.
"Jika kau memang ingin memperbaiki kesalahanmu padanya. Maka kau sendiri yang harus mendatanginya. Katakan padanya, bahwa kau telah menyesal atas apa yang telah kau lakukan selama ini padanya." Akira tersenyum kecil.
"Ya. Aku akan meminta maaf padanya dengan benar. Aku ingin memperbaiki kesalahan yang telah aku lakukan padanya. Aku mohon bantuan mu akira sensei." Yoshiro Ozawa menangis sedih, ia tidak menyangka sama sekali. Jika apa yang telah ia lakukan selama ini adalah hal yang sangat salah.
"Kalau begitu kau tentunya mengetahui dimana ia sekarang berada bukan?." Akira bertanya padanya.
"Ya. Tentu saja aku tahu dimana ia berada sekarang." Yoshiro Ozawa menganggukkan kepalanya, menghapus air matanya.
"Kalau begitu, mari kita segera ke sana. Sebelum terlambat, sebelum jiwanya dimakan oleh hantu tempelan anti cinta." Akira mengambil kunci mobilnya. Setelah itu ia meninggalkan kantor kecilnya. Mereka berdua pergi menuju lokasi dimana Yokohama Queen berada.
Apakah mereka bisa menyelamatkan wanita itu?. Simak terus jalan ceritanya.
***
Sementara itu Yokohama Queen saat ini sedang berada di rumahnya. Karena banyak hal yang akan ia persiapkan. Banyak makanan yang ia masak. Namun pikirannya saat ini sedang sangat kacau dan tidak bisa berpikir jernih. Hantu tempelan anti cinta itu semakin kuat memakan jiwanya. Karena hantu tempelan anti cinta yang terhubung dengan korban telah musnah. Jadi ia segera mungkin akan menyedot semua energi kehidupan milik Yokohama Queen yang merupakan sumbernya.
"Kau akan kedatangan tamu. Jadi siapkan kue yang paling enak untuk menyambut mereka. Aku yakin mereka pasti akan suka dengan apa yang kau buat untuk mereka." Hantu tempelan anti cinta memberikan bisikan lagi.
Namun belum lama ia berkata seperti itu, Akira dan Yoshiro Ozawa masuk ke dalam rumah Yokohama Queen.
"Queen chan!." Dengan hati-hati ia memanggil Yokohama Queen, wanita yang telah ia sakiti. "Maafkan aku queen chan. Sungguh, maafkan aku." Dengan sangat memelas ia memohon ampun pada Yokohama Queen, wanita yang telah ia sakiti hatinya tanpa perasaan.
"Kghaaaa!." Raut wajah Yokohama Queen telah berubah menjadi lebih seram dari yang sebelumnya. Apalagi raut wajahnya lebih pucat dari yang sebelumnya. "Untuk apa kau datang kemari!" Suaranya terdengar sangat berbeda. "Percuma saja kau meminta maaf, jika yang aku rasakan hanyalah rasa sakit!. Kata maaf yang kau lontarkan padaku, tidak akan bisa mengubah apapun yang telah aku rasakan selama ini!." Hawa kemarahan telah menyelimuti hatinya. "Kau yang telah membuat aku menderita!. Kau pikir kau adalah orang yang paling malang di dunia ini?. Buktinya kau telah menyakiti aku!. Aku merasa sakit hati padamu!." Yokohama Queen telah dirasuki oleh hantu tempelan anti cinta.
"Karena itulah aku meminta maaf padamu. Mari kita ulang dari awal, mari kita sama-sama memperbaiki apa yang telah aku lakukan selama ini. Aku mohon berikan aku kesempatan." Hatinya sangat cemas sekali. Karena Yokohama Queen tidak mau mendengarkan apa yang ingin ia sampaikan.
"Kau tidak akan memperbaiki apapun!. Jadi kau jangan berkata yang tidak-tidak!." Yokohama Queen sangat marah, hingga ia menyerang Yoshiro Ozawa dengan kekuatan tenaga dalam yang ia miliki.
"Eghak!." Yoshiro Ozawa terpental ke belakang, namun masih bisa ditahan oleh Akira.
"Berani sekali kau mayat hidup memperbaharui pikiran manusia yang masih ingin mendapatkan perasaan cinta." Akira sangat marah. Ia mengeluarkan senjatanya. Kali ini kekuatan air?. Ia merasakan ada kekuatan air yang mengalir di dalam dirinya.
"Kau!. Ternyata kau lah yang selama ini telah membunuh kaum kami!." Hantu tempelan anti cinta itu dapat merasakan apa yang dilakukan oleh Akira.
"Ya, aku yang telah membunuh kaum mu. Karena kaum mu telah berani menjerumuskan manusia. Kalian yang berani memanfaatkan kelemahan manusia. Aku tidak akan mengampuni apa yang telah kalian lakukan pada manusia." Akira memberi kode pada Yoshiro Ozawa untuk mundur. Untung saja laki-laki itu mengerti. Untuk saat ini ia mengerti akan situasi yang tidak mungkin ia atasi dengan kekuatan manusia biasa.
"Tapi dia yang memanggil kami. Dia yang ingin meminta bantuan pada kami. Kalian yang telah bersedia dengan senang hati bersekutu dengan kami, demi melampiaskan rasa sakit hati yang kalian miliki. Jadi tidak ada salahnya jika aku menuruti kemauan kotornya itu." Hantu tempelan anti cinta itu menyeringai lebar.
Akira menggunakan kekuatan tenaga dalamnya, ia salurkan air yang menjadi senjatanya dalam bentuk bola-bola besi yang sangat padat. Bola-bola itu terus menyerang hantu tempelan anti cinta. Akira melompat ke arah Yokohama Queen dengan sangat cepat, tangannya mencekik kuat leher hantu anti tempelan anti cinta. Hingga menjauhi tubuh Yokohama Queen.
"Berani sekali kau berkata seperti itu padaku." Akira membawa hantu tempelan anti cinta itu masuk ke dalam alam sukma. Akan berbahaya jika ia bertarung di dalam rumah yang sempit itu, yang ada nantinya seisi rumah bisa hancur berantakan. Karena itulah Akira melakukan teleportasi ke alam sukma biar lebih leluasa dalam bertarung.
"Keghah!." Hantu tempelan anti cinta itu melakukan perlawanan. Ia mencengkram kuat tangan Akira, setelah ia tendang Akira agar menjauh darinya. Apa yang ia lakukan berhasil. Karena Akira menjauh darinya. Tapi masih bisa mengendalikan dirinya. Dengan kekuatan air yang melindungi dirinya, ia dapat bangkit setelah diterjang kuat.
"Aku tidak akan mengampunimu. Meskipun kalian lahir dari bentuk kebencian, serta rasa sakit hati yang dirasakan oleh seseorang. Namun masih ada harapan di dalam hatinya. Ada harapan untuk mendapatkan cinta. Kalian tidak akan akan mengerti bagaimana seseorang yang berusaha berjuang untuk mendapatkan kembali rasa cinta itu. Meskipun perasaan putus asa yang mereka rasakan. Tapi mereka tidak ingin memilih jalan yang sesat. Tipu daya muslihat yang kalian lakukan itulah yang membuat mereka memiliki harapan untuk balas dendam. Mereka tidak sadar, bahwa tipu daya muslihat yang kalian berikan justru malah menjerumuskan mereka!." Akira benar-benar terbakar amarah. Ia mengerahkan semua tenaga dalam yang ia miliki, hingga kekuatan air yang ada di dalam tubuhnya melimpah seperti bah tsunami yang menerjang apa saja yang ia lewati.
Sepertinya hantu tempelan anti cinta itu tidak memiliki kesempatan untuk melawan. Karena alam sukma itu telah dikuasai oleh Akira Toriyama yang sedang marah besar. Dalam hitungan sekejap, air bah tersebut telah menelan hantu tempelan anti cinta itu.
"Perasaan sakit yang dirasakan seseorang, akan tergantikan dengan kebahagiaan. Karena tidak ada manusia yang tidak memiliki perasaan. Meskipun perasaan tidak mudah untuk jatuh cinta yang ia rasakan seperti mati rasa. Namun ia masih ingin berjuang, untuk mendapatkan kebahagiaan. Seperti air yang mengalir." Akira keluar dari alam sukma. Ia mendekati Yoshiro Ozawa yang sedang berusaha untuk membangunkan Yokohama Queen.
"Cinta itu mengalir seperti air. Tapi jangan terlalu diikuti kemana ia mengalir. Tapi bentuklah air itu sesuai dengan yang kau inginkan. Jika kau hanya mengikuti kemana ia mengalir, maka sewaktu-waktu ia akan berubah menjadi air yang deras yang mematikan. Kau akan merasa kewalahan." Akira kali ini mengeluarkan kata-kata bijaknya. "bentuklah air itu dengan bentuk yang sebaik-baiknya. Agar kau bisa terus menjaganya, supaya cinta yang mengalir itu bisa kau jaga. Agar ia tidak berubah, meskipun dimakan waktu dan usia." Akira hanya tersenyum kecil.
"Terima kasih akira sensei. Aku akan menjaga bentuk cinta yang mengalir dalam diri kami. Terima kasih sekali lagi." Yoshiro Ozawa telah merasakan kembali perasaan cinta yang mengalir di dalam dirinya.
"Itu lebih bagus. Kau harus menjaganya dengan baik. Karena tidak semua manusia memiliki kesempatan untuk mendapatkan cinta. Jadi jagalah cinta yang telah diamanahkan padamu. Jangan sekali-kali kau mengkhianatinya dengan apapun." Setelah berkata seperti itu, Akira pergi meninggalkan tempat. Tidak ada lagi yang akan ia katakan.
"Perasaan cinta itu bisa berubah kapan saja. Seperti lilin yang dibakar. Namun jangan sampai membakar yang lain selain sumbunya. Itu akan menimbulkan dendam yang akan membakar dirimu suatu hari nanti." Dalam hatinya mencoba untuk tersenyum.
Kasus apa lagi yang akan dihadapinya?. Temukan jawabannya. Jangan lupa dukungannya ya pembaca tercinta. Sampai jumpa.
...***...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 30 Episodes
Comments