AMBISI YANG MERUGIKAN

...***...

Mereka semua sedikit heran dengan pertanyaan dari Akira Toriyama. Pertanyaan yang sangat aneh, dan mengherankan. Wanita itu menarik kuat bahu kiri Akira, hingga melihat ke arahnya.

"Kau masih saja menyangkutkan masalah ini dengan hal yang halu mu saja takeru?." Sorot mata itu terlihat sangat marah?. Ia terlihat sangat tidak suka dengan apa yang dikatakan oleh Akira?. Apakah wanita itu memang sangat mengenali Akira?. Hingga ia menyebut nama Akira dengan sebutan nama Takeru?. Apakah itu nama Akira?.

"Diam kau!." Akira menepis kuat tangan wanita itu. Hingga terkesan membentak wanita itu. Ada hawa kemarahan yang ia tunjukkan saat ini. Kemarahan yang sangat kiat dari hatinya. "Ini masalah nyawa seseorang!." Akira kembali menghadap ke arah Hideo Kojima.

"Tapi tanpa perasaan kalian malah menyakiti mereka. Apakah kalian bukan manusia?." Akira menatap tajam ke arah Hideo Kojima.

"Apa yang kau bicarakan sebenarnya?. Aku sama sekali tidak mengerti!. Kau jangan bertindak sembarangan!." Hideo Kojima tidak terima dengan apa yang dikatakan oleh Akira Toriyama.

"Heh!. Kau itu hanya bisa menyusahkan saja. Kau yang membuat kontrak dengan hantu itu, namun kau sendiri masih tidak mengerti?." Akira mendengus kesal. "Bahkan hantu tempelan anti cinta itu menempel di punggungmu hideo san." Ia menunjuk ke arah belakang Hideo Kojima. Namun cepat ia tarik tangannya, karena hantu tempelan anti cinta itu hendak menerkam tangannya.

Mereka semua melihat bagaimana Akira menarik cepat tangannya, dan terlihat sekilas hawa hitam dari belakang Hideo Kojima. Tentunya itu membuat mereka semua terkejut, dan hampir saja tidak percaya.

"Akira. Apa itu?." Sayaka yang bertanya mewakili mereka semua.

"Tadi itu hawa hantu tempelan anti cinta yang berasal darinya." Jawab Akira. "Jika kau memang mencintai wanita itu, katakan padaku. Jika tidak, nyawanya hanya menghitung jam saja." Akira benar-benar benci pada situasi seperti itu.

Hideo Kojima hanya diam saja, tidak ada tanggapan darinya. Memang ia akui ia telah bertemu dengan seseorang yang telah berjanji akan membantu membalaskan rasa sakit hatinya.

"Aku sama sekali tidak mengerti, tapi kenapa orang ini terus memaksa hideo untuk mengatakannya?." Dalam hati Ryouta Kirizaki merasa heran. "Maaf. Memangnya hantu tempelan anti cinta itu apa?. Bisakah kau menjelaskannya padaku?." Rayouta Kirizaki sangat penasaran dengan apa yang dikatakan oleh Akira.

"Hantu tempelan anti cinta, hantu yang menyerap hawa kehidupan seseorang selama empat puluh hari berturut-turut." Akira menjawabnya. Sambil terus mengamati pergerakan dari hantu tempelan anti cinta yang ada di punggung Hideo Kojima.

"Selama itukah?." Ryouta Kirizaki sangat terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Akira.

"Tapi, dalam kasus yang dialami oleh ayumi hamasaki saat ini berbeda. Hatinya yang sangat rapuh, membuat proses penyerapan jiwa kehidupannya lebih cepat dari yang sebelumnya." Akira merasa simpati pada Ayumi Hamasaki. "Saat ini nyawanya dalam bahaya." Perasaan sedih menyelimuti hatinya.

"Cukup!. Hentikan takeru!." Wanita itu muak dengan apa yang dilakukan Akira, hingga ia menampar Akira dengan sangat kuat. "Kau tidak bisa mengaitkan masalah pingsannya dengan apa yang kau katakan!." Amarah yang membuncah di dalam dirinya, kenapa ia masih tidak mau mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Akira?. Apakah ucapan Akira itu hanyalah sebuah candaan baginya?. Apakah wanita itu tidak mengerti situasinya sekarang?.

Sedangkan Sayaka yang melihat itu merasa sangat kesal. Ia dorong kuat wanita itu dengan kuat, hampir saja ia terjerembab jika tidak menahan tubuhnya. "Kau pikir akira berbohong?!. Nyawa wanita itu benar-benar dalam bahaya!. Kau pikir hidup dipengaruhi oleh hawa kedengkian hantu tidak mempengaruhi keselamatan nyawanya?!. Hah?!." Sayaka menunjukkan kemarahannya. "Aku sendiri yang merasakannya!. Jika saja aku tidak diselamatkan oleh akira, maka aku tidak akan bisa bernafas dengan baik hingga saat ini!." Rasanya ia ingin menangis mengingat bagaimana dirinya saat itu. Perasaan sakit yang membuatnya merasa putus asa.

"Saya." Akira memeluk Sayaka dengan cepat, karena ada sosok hitam yang hampir saja menyerangnya. Mendadak lampu di ruangan itu mati, bola lampunya pecah. Mereka semua terkejut karena kejadian itu. Dan yang lebih mengejutkan lagi adalah, ketikan hantu tempelan anti cinta itu memperlihatkan wujudnya menyeramkan pada mereka semua. Di saat yang bersamaan, hantu tempelan anti cinta yang bersumber dari Hideo Kojima juga mengamuk. Ia merasuki tubuhnya. Akira menggunakan tenaga dalamnya untuk mendorong kedua hantu yang menyeramkan itu agar menjauh dari mereka semua. Setidaknya untuk saat ini mereka aman, karena Akira mendorong mereka ke alam gaib. Akan berbahaya jika mereka berada di sini. Melihat kondisi Ayumi Hamasaki yang tidak sadarkan diri, serta Tubuh Hideo Kojima yang dirasuki oleh hantu itu. Tentunya Akira tidak ingin membahayakan nyawa keduanya.

"Hwhaa!." Ryouta Kirizaki dan wanita itu terlihat sangat ketakutan, dan mereka berdua langsung merapat ke tembok. Rasanya tidak sanggup untuk melihat penampilan menyeramkan itu. Sedangkan Akira memasangkan kalung pelindung ke leher Sayaka.

"Eh buset!. Dia malah jadi seram begitu!." Ryouta Kirizaki sampai berteriak keras ketakutan. Ia sampai merapat ke dinding saking takutnya dengan apa yang ia lihat. Rasanya ruangan ini benar-benar menjadi ruangan yang lebih mengerikan dari rumah hantu yang pernah mereka kunjungi sebelumnya. Kenapa ia malah terjebak dalam hal gaib seperti ini?.

"Tidak mungkin. Tidak mungkin aku melihat makhluk seram seperti itu." Dalam hati wanita muda itu dipenuhi oleh ketakutan akan masa lalu. Dimana ia pernah melihat hal yang menyeramkan seperti itu. Apakah yang ia lihat pada saat itu hanyalah halusinasi?. Tapi kenapa ia melihat lagi wujud yang menyeramkan itu?. "Ini sangat gila, dan sangat tidak masuk akal." Entah kenapa tubuhnya malah menggigil ketakutan seperti itu. Seakan-akan kenangan lama yang menyeramkan, kini menghantui pikirannya saat ini.

"Tetaplah di sini. Biar aku urus mereka sebentar. Apakah kau mengerti saya?." Akira hanya tidak ingin Sayaka mengalami hal buruk. Matanya sempat melirik ke arah mereka berdua yang sangat ketakutan.

"Berhati-hatilah akira." Sayaka sebenarnya sangat takut, namun ia harus menguatkan dirinya. Meskipun ia tidak pernah melihat makhluk yang menyeramkan seperti itu, namun

"Kalian sangat menggangu sekali. Apakah kalian juga ingin menjadi santapan kami, hah?."

"Kita bunuh saja mereka semua."

Kedua hantu tempelan anti cinta itu sangat marah, memancarkan hawa kegelapan yang sangat pekat. Apalagi Hideo Kojima yang kini kerasukan, hatinya yang sedang dipenuhi oleh kebencian yang sangat luar biasa. Membuat ia lebih agresif, memicu hantu tempelan anti cinta itu memiliki kekuatan yang lebih besar lagi.

"Aku tidak takut pada kalian. Sebaiknya kalian pergi dari sini, atau akan musnahkan kalian." Akira mengeluarkan senjata andalannya. Kali ini berupa pedang roh suci. Kenapa kali ini pedang?. Karena memang kegelapan yang sangat kental. Sehingga menyerap jiwa siapa saja yang berada di sekitarnya.

"Lakukan jika kau bisa."

"Jika kau membunuh kami, maka kedua nyawa yang terhubung dengan kami akan mati juga. Apakah itu yang kau inginkan, hum?."

"Diam!." Akira terlihat sangat marah. "Kalian tidak akan bisa mengancam ku!." Hawa yang ditunjukkan Akira bahkan bisa menekan hawa sekitar. Hawa yang bisa membuat kedua hantu tempelan anti cinta itu merasa sangat terganggu.

"Takeru." Wanita itu melihat hawa hitam yang menguar dari tubuh adiknya itu?. Ia memang pernah sekali melihat adiknya seperti itu. Sangat lama sekali, saat ia masih SMA, dan adiknya itu masih kecil?. Tapi kenapa adiknya bisa melihat hal-hal yang menyeramkan seperti itu?.

"Aku harap aku tidak akan melihat hal yang mengerikan seperti ini lagi." Ryouta Kirizaki berharap ia tidak akan terlibat dalam hal gaib lagi?. Ia tidak sanggup melihat kondisi yang menyeramkan seperti ini.

Sementara itu, Akira sedang bersiap-siap. Tidak mudah memang membasmi kedua hantu itu sekaligus. Namun ia bersumpah akan membunuh kedua hantu itu secepatnya. Supaya ia bisa membantu Ayumi Hamasaki, menyembuhkan wanita itu dari pengaruh jahat makhluk gaib.

"Kalian tidak akan mengancam ku!." Akira mulai menyerang kedua hantu tempelan anti cinta. Dan ia membuka dimensi menuju ke alam sukma lebih dalam lagi. Akan berbahaya jika ia bertarung di ruangan itu. Hati Akira sedang dipenuhi oleh kemarahannya, ia marah pada mereka yang dengan mudahnya jatuh dalam bisikan yang menyesatkan. Ia juga marah pada hantu-hantu yang memberikan harapan-harapan palsu pada mereka.

"Aku tidak akan mengampuni kalian, dan aku telah bersumpah, siapa saja hantu dan sebangsanya yang berani mengganggu manusia. Akan aku bunuh semuanya, termasuk kalian yang tidak seberapa itu." Dengan sekuat tenaga Akira menyerang kedua hantu tempelan anti cinta itu. Mereka sedikit kewalahan, karena Akira menyerang keduanya tanpa ampun.

Ryouta Kirizaki, wanita itu, juga Sayaka melihat bagaimana pertarungan itu. Sungguh mereka tidak menyangka akan melihat hal yang mustahil seperti itu. Bagaimana mungkin hal gaib seperti itu terjadi di depan mata mereka saat ini?. Pertarungan yang tidak biasa dilakukan oleh seseorang yang memiliki kemampuan khusus. Apakah ia tidak memiliki rasa takut sama sekali berhadapan dengan makhluk yang menyeramkan seperti itu?. Itulah pertanyaan mereka semua.

Di sisi lain, Akira benar-benar sangat marah, terus menyerang keduanya tanpa henti. Tidak memberikan kesempatan pada keduanya untuk membalas serangan yang dilakukan Akira. Bahkan belum sempat mereka menggunakan kekuatan mereka. Akira berhasil membunuh mereka dengan sangat cepat. Ia kembali ke dalam, dan situasi normal seperti semula, tak lupa ia membawa Hideo keluar dari sana. Meskipun laki-laki itu tidak pantas untuk diselamatkan, namun ia masih tetap manusia. Manusia yang sering melakukan kesalahan yang sangat merugikan.

"Kegh!." Hideo dilempar begitu saja oleh Akira. Seakan-akan ia tidak peduli sama sekali pada laki-laki itu. Sedangkan Hideo?. Rasanya ia baru saja melewati hal yang melelahkan di dalam hidupnya. Tubuhnya terasa sakit seperti habis bertarung dengan musuh yang sangat kuat.

"Sebenarnya apa yang terjadi padaku?. Kenapa aku merasakan sakit seperti ini?." Dalam keadaan pikiran yang kacau, ia mencoba bertanya pada mereka semua?. Namun, belum sempat ia memikirkan tentang apa yang telah ia lakukan, ia malah diserbu oleh Ryouta Kirizaki.

"Kau ini memang lelaki biadab!." Ryouta Kirizaki telah mengambil kembali akal sehatnya. Ia berusaha untuk mengambil kembali mentalnya yang sempat hilang karena hal gaib itu. Dengan kuat ia mencengkram kerah baju Hideo Kojima yang masih belum mengerti situasinya. Jadinya ia hanya diam saja ketika Ryouta Kirizaki memakinya. "Kenapa kau lakukan itu brengsek!. Kenapa kau malah melakukan hal gila itu?." Dengan suara yang sangat keras, ia memaksa Hideo Kojima untuk mengakui semua perbuatannya.

"Hentikan." Akira mendorong kuat mereka berdua agar saling menjauh. Ia sangat muak dengan kedua orang itu. Ingin rasanya ia memukul wajah mereka sampai hancur. "Tidak ada gunanya kalian berkelahi di sini. Siapa yang menyuruh kalian untuk saling menyalahkan hum?." Keduanya bergidik ngeri melihat tatapan mata Akira yang menyeramkan menurut mereka saat ini. Apakah ini adalah bentuk intimidasi yang sangat kental?. Sehingga membuat keduanya tidak bisa berkutik sama sekali.

"Tidak seharusnya kau memaksakan cintamu padanya." Akira melotot tajam ke arah Hideo Kojima. Setelah itu ia mendekati Ayumi Hamasaki. Ia melakukan sesuatu pada sang desainer. Ia mengeluarkan racun yang ada di dalam tubuh sang desainer, serta melihat apa saja yang telah dilalui olehnya.

"Akira?." Sayaka melihat Akira sedang berusaha menahan tangisnya, ketika ia melihat masa lalu Ayumi Hamasaki yang sangat menyakitkan. Ia sama sekali tidak mengerti, mengapa Akira mau melakukan hal yang aneh seperti itu hanya untuk menolong seseorang yang jelas-jelas tidak mau mengakui apa yang telah diperbuatnya?.

"Malang sekali nasibnya. Sudah banyak mengalami kegagalan dalam percintaan, namun ia masih tetap tegar. Masih bisa tersenyum, masih bisa menciptakan sesuatu yang sangat luar biasa. Rasa sakit karena dikhianati oleh orang-orang yang ia percayai, lantas tidak membuatnya jatuh dalam lubang keputusasaan." Akira melihat semuanya. "Asalkan kalian berdua tahu saja." Akira melihat ke arah Hideo Kojima, dan Ryouta Kirizaki. "Dia selama ini berjuang untuk hidup, untuk mendapatkan kembali cinta yang ingin ia rasakan. Bukan kisah asmara yang sementara. Ia hanya ingin seseorang mencintainya tanpa melihat siapa dia di luarnya saja. Tapi ingin memahami dirinya dengan tulus." Air matanya tidak mau berhenti, mengalir, dan merasakan perasaan sedih yang mendalam. "Cinta yang kau berikan padanya hanya untuk sekedar pamer saja hideo san. Dan ia melihat, serta mendengarkan apa yang kau katakan pada teman-temanmu. Bahwa kau hanya ingin pamer saja. Jika kau memiliki seorang pacar yang sangat terkenal. Itulah alasan mengapa ayumi san tidak bisa menerimamu selama ini." Akira melihat ke arah Hideo Kojima. Tentunya ia sangat terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Akira.

"Sedangkan kau, ryouta san." Kali ini ia menatap ke arah Ryouta Kirizaki. "Kau juga melakukan hal yang sama, hanya demi kebanggaan saja. Ayumi san menelan kenyataan pahit. Hingga ia tidak mau lagi merasakan perasaan tidak mudah untuk jatuh cinta. Karena hatinya akan terasa sakit jika membuka hatinya pada siapapun." Akira menjelaskan semuanya pada mereka. Apakah mereka tidak juga mau mengerti?.

"Ya. Aku memang salah, karena aku memiliki ambisi yang berlebihan seperti itu. Hingga tanpa sadar aku malah menyakitinya. Aku justru membuat ia merasa tidak nyaman sama sekali. Aku justru malah membuat ia membenci seseorang." Ryouta Kirizaki mengakuinya. Apa yang telah ia lakukan itu memang sangat salah. "Aku ini sama sekali tidak pantas disebut sebagai seorang laki-laki. Karena aku telah menyakiti hati seorang wanita." Perasaan menyesal telah timbul dari hatinya sangat dalam. "Seharusnya aku malu, karena aku mengatakan aku mencintainya. Namun nyatanya aku malah menyakitinya." Hampir saja ia tidak bisa menahan air matanya. "Terima kasih akira san. Terima kasih telah menyadarkan aku dari kebodohan yang telah aku lakukan padanya." Dengan perasaan yang sangat menyesal, ia mengakui dirinya yang telah salah itu.

"Kalau begitu, lakukan dengan baik. Minta maaflah dengan baik pada ayumi san. Aku akan mengobatinya setelah ini." Akira sangat senang mendengarnya. Ia sangat senang jika ada orang yang mau mengakui kesalahannya, dan mau memperbaiki kesalahan yang telah ia lakukan itu.

"Terima kasih banyak akira san." Ryouta merasa lega. Karena ia memang ingin mengubah dirinya ke arah yang lebih baik lagi. Sedangkan Hideo Kojima masih terdiam.

"Lalu bagaimana keadaannya saat ini akira?. Apakah ayumi san akan baik-baik saja?." Sayaka merasa simpati, atas apa yang menimpa wanita itu.

"Ketika ia mengetahui ada yang aneh di dalam dirinya. Hatinya semakin hampa, serta merasa sakit yang aneh. Ayumi san berpikir, ini adalah satu-satunya cara ia mati dengan terhormat." Ia kembali melihat ke arah Ayumi Hamasaki yang masih belum sadarkan diri. "Apakah dengan menyiksanya seperti ini, kalian merasa bangga?. Apakah cinta seperti itu yang kalian inginkan?." Akira tidak mengerti sama sekali dengan ambisi yang mereka miliki. Apakah manusia memang seperti itu?. "Apa karena ambisi yang ada di dalam dirinya dengan sampai hati menyakiti yang lainnya?."Akira bertanya pada mereka semua. Mereka yang hadir di sana. Matanya menatap mereka yang saat ini sedang berpikir.

"Hideo san. Apakah dengan ambisi yang kau miliki itu kau pikir tidak akan bisa menyakiti seseorang?. Tentu saja itu sangat menyakitkan. Dan aku akan merasakan apa yang telah aku katakan padamu hari ini." Dengan perasaan kecewa yang luar biasa ia berkata seperti itu pada Hideo Kojima. Perasaan yang membuatnya kecewa, jika laki-laki dengan mudahnya menyakiti perasaan wanita?.

Akira on.

Yap, setidaknya seperti itulah kasus hari ini. Kasus yang agak rumit. Mencintai seseorang hanya karena ambisi ingin pamer?. Ckckckck, itu sungguh perbuatan yang sangat salah. Apakah kau tidak menyadari, jika sikap pamer dengan mempermainkan seseorang itu sangat tidak baik. Suatu hari nanti kau akan mendapatkan karma atas apa yang telah kau lakukan. Jadi jangan sesekali menyakiti orang lain ya.

Sayaka on.

Tapi Akira. Banyak sekali kasus seperti itu terjadi, dan mungkin parah lagi. Lalu bagaimana mungkin kau bisa mengatasi mereka semua?. Katakan padaku Akira.

Akira on

Aku hanya akan membantu mereka yang sangat membutuhkan bantuan seperti Ayumi Hamasaki misalnya. Kasus yang ia hadapi sangat parah. Melibatkan makhluk gaib, dan itu sangat berbahaya sekali. Jika tidak segera diatasi, aku takut terjadi sesuatu padanya.

Sayaka on

Jika terjadi sesuatu padaku nantinya, apakah kau juga akan menyelamatkan aku lagi?.

Akira on

Aku akan terus menyelamatkan dirimu. Tapi kau juga harus menguatkan hatimu. Jika kau merasa lemah, maka di saat itulah kau akan mudah diperdaya oleh dirimu sendiri. Sebenarnya hantu tempelan cinta itu adalah wujud dari kelemahan yang kau sendiri alami. Hanya saja lupa bagaimana proses itu terjadi. Pokoknya jangan sampai mudah diperdaya. Karena itu sangat tidak baik sama sekali.

Sayaka on

Oh, sangat berguna sekali Akira sensei. Aku akan mengingat semua yang telah kau lakukan, dan apa yang kau katakan hari ini.

Akira on

Itu lebih bagus lagi. Pokoknya jangan sampai kalah oleh bisikan dari diri sendiri yang sangat merugikan. Tetaplah berusaha walaupun terasa sangat menyakitkan. Aku akan menjadi pelindungmu di saat kau tidak lagi sanggup untuk melakukan apapun.

Sayaka on

Terima kasih banyak atas pelajaran hari ini Akira sensei. Rasanya aku ingin mengetahui lebih banyak lagi apa yang terjadi. Mohon bimbingannya Akira sensei.

Akira on

Yosh!. Mari kita belajar bersama-sama. Supaya kita bisa lebih banyak mendukung teman-teman yang kita sayangi.

Apakah kau mengerti dan mau mengubah dirimu ke arah yang lebih baik lagi?.

Sayaka on

Tentu saja aku mau berubah ke arah yang lebih baik lagi.

Akira on

Yosh! Kalau begitu tetapkan hati dan pikiran kalian. Maka aku akan datang membantumu. Jangan merasa takut untuk mengakui kesalahannya. Maka kau akan menjadi orang yang hebat.

Apakah yang akan terjadi berikutnya?. Temukan jawabannya. Jangan lupa dukungannya ya pembaca tercinta.

...***...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!