MEMANCING GEJOLAK HATI

...***...

Malam masih panjang. Wanita yang mendapatkan bisikan itu saat ini mengamati orang yang selama ini ia anggap sebagai kekasihnya. Ia merasa lebih hidup saat ini. Apalagi saat menyaksikan orang yang ia cintai sedang bertengkar dengan orang yang telah merebut pacarnya.

"Apa kau bilang?." Sonozaki Mori terkejut tidak percaya dengan apa yang ia dengar.

"Aku telah mengatakan padamu dengan sangat jelas. Bahwa aku tidak menyukaimu. Aku tidak lagi memiliki perasaan apapun padamu!. Apakah kau tidak bisa mendengarkan apa yang telah aku katakan?!." Kaito Murasaki membentak pacarnya di tengah keramaian. Padahal beberapa hari yang lalu mereka masih memamerkan kemesraan yang mereka rasakan. Kebetulan saat itu mereka berada di sebuah acara yang cukup penting. Mereka saat ini menjadi pusat perhatian. Namun mereka tidak menyadarinya sama sekali.

Sedangkan wanita yang telah mengirim hantu tempelan anti cinta pada Kaito Murasaki merasakan senyuman kebahagiaan yang membuat ia terasa di awang-awang. "kalian harus membayar apa yang telah kalian lakukan padaku." Ia tersenyum lebar saat melihat mereka saling memalingkan wajah. Karena tidak ada lagi perasaan cinta yang muncul dari hati mereka.

"Heh!. Rasanya sangat menyenangkan sekali. Aku ingin melihat lebih dekat lagi. Aku ingin melihat bagaimana perasaan mereka yang saling membenci." Wanita muda itu menyeringai seram. Ia telah membayangkan rencana besar yang akan memberikan kebahagiaan yang luar biasa dari dalam dirinya.

Sayangnya ia tidak menyadarinya sama sekali. Jika ambisi yang ia rasakan pada saat itu ada hawa kegelapan hitam yang masuk ke dalam jiwanya. Hantu tempelan anti cinta memberikan sebuah hadiah yang menarik, karena ia memiliki hawa kegelapan yang sangat kental.

"Baiklah, aku akan segera memberikan sedikit hadiah kecil untuk mereka merayakan hari berantakan tanpa cinta untuk keduanya.

Malam itu, hantu tempelan anti cinta memiliki jiwa yang penuh dengan ambisi. Apakah wanita itu tidak menyadari, jika nyawanya juga akan mengalami hal yang sangat membahayakan jiwanya?. Apakah yang akan terjadi?. Temukan jawabannya.

...***...

Sementara itu, di kontrakan kecil. Pagi telah menyapa insan yang telah melakukan aktivitas pagi mereka. Sedangkan Akira Toriyama masih menikmati tidurnya. Namun ketika ia ingin bangun, punggungnya terasa sangat berat. Apakah ia ketindihan?. Apakah ia sedang ditempel sesuatu yang berhubungan dengan hal yang gaib?.

"Siapa yang berani menindih ku pagi-pagi seperti ini?. Apakah dia mau mencari mati?." Dalam hati Akira Toriyama merasa sangat kesal. Ia mencoba untuk bangun dengan pelan. Tapi, ia merasakan ada gerakan halus yang menggeliat kecil di atas punggungnya. Ia merasa penasaran, bagaimana mungkin ia menerima beban yang sangat berat begitu?.

"Baiklah. Kau akan basmi jika berani menggangguku." Akira Toriyama merasa sangat kesal yang luar biasa. Hingga pada saat itu ia mendengarkan suara benda jatuh yang sangat tidak enak untuk didengar. Dan benar saja, apa yang ia lihat saat ini. Matanya menangkap gadis kecil yang telah ia selamatkan malam tadi. Tapi yang menjadi pertanyaannya adalah."Bocah?!. Kenapa kau bisa tidur di luar?. Bukankah aku telah berbaik hati membaringkan mu di atas tempat tidur ku?. Tapi kenapa kau malah sampai di laut?!." Akira Toriyama merasa sangat kesal dengan apa yang dilakukan oleh gadis kecil itu. Hampir saja ia menggeprek gadis kecil itu jika ia tidak segera menyadarinya.

"Maafkan aku." Ia meringis sakit. "Di dalam sangat panas sekali. Aku tidak bisa tidur, jadi aku tidur di sebelah mu sampai pagi." Gadis kecil itu bangun, karena tadi ia merasakan ada bantingan yang cukup keras. Rasanya tulangnya hampir saja remuk.

"Di sampingku apanya?. Kau tidur di atas punggungku bocah!. Kau berat juga ternyata." Akira Toriyama mengamati apa yang ada di dalam ruangan kecil miliknya itu.

"Hmph!." Gadis remaja itu hanya memalingkan wajahnya.

"Aku lupa menghidupkan ac. Apalagi aku pikir itu tidak akan berpengaruh. Karena ia masih harus tetap menjaga kehangatan tubuhnya. Jika ia kedinginan, mungkin saja hantu laknat itu bisa muncul. Dan akan memakan jiwanya tanpa sisa." Akira Toriyama mempertimbangkan beberapa alasan mengapa ia tidak menghidupkan ac.

"Sekali lagi maafkan aku." Menyesal, itu memang ada di dalam dirinya saat ini. Sementara itu, Akira Toriyama terdiam sejenak. Ia tidak tahu harus mengatakan apa pada gadis kecil itu.

"Oh, baiklah. Lupakan saja, ini hanyalah kesalahan kecil saja." Akira Toriyama mencoba untuk bersikap lebih sabar lagi. Namun ia tidak mungkin tinggal sekamar dengan gadis itu. Matanya melirik ke arah jam dinding, hampir jam delapan pagi. Akira Toriyama beres-beres, karena ada pekerjaan yang akan ia lakukan setelah ini.

"Terima kasih. Karena telah mau menolongku." Gadis kecil itu membantu Akira Toriyama merapikan ruangan itu.

" Sama-sama." Akira Toriyama tersenyum kecil. "Tapi, siapa namamu?. Apakah aku boleh mengetahui namamu siapa?." Setelah itu ia menyimpan kasur itu ke sebuah tempat.

"Namaku adalah kuroichi sayaka. Panggil saja aku saya. Salam kenal." Ia memperkenalkan namanya. Ada senyuman kecil yang ia tunjukkan pada Akira Toriyama.

"Nama yang sangat bagus." Akira Toriyama menuju dapur. Ia akan memasak sarapan, supaya lebih semangat untuk melakukan aktivitas hari ini.

"Lalu siapa namamu?." Kuroichi Sayaka mengikuti kemana Akira Pergi.

"Namaku akira toriyama. Panggil saja aku akira." Tanpa melihat ke arah Saya, Akira mengambil beberapa bahan makanan yang ada di dalam kulkas. "Setelah ini aku akan mengantarmu ke rumahmu. Katakan padaku dimana rumahmu." Akira menatap Saya dengan tatapan yang sangat serius.

Saya hanya diam saja, karena ia tidak bisa merespon apa yang dikatakan oleh Akira. Rasanya sangat sedih jika ia kembali ke sana. Rasanya tidak ada kehidupan di sana selain rasa sedih yang ia rasakan. Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Temukan jawabannya.

...***...

Di sebuah rumah mewah. Sonozaki Mori dan Kaito Murasaki sedang duduk bersama. Namun mereka sama sekali tidak saling menyapa setelah kejadian di acara itu.

"Ayolah. Bukankah kalian sebelumnya saling mencintai?. Tapi kenapa malah saling memusuhi?. Apa kesalahan yang telah kalian lakukan sebenarnya?." Ayuri Sato, wanita cantik yang sebelumnya menjadi pacar Kaito Murasaki.

"Heh!." Keduanya malah saling memalingkan wajah mereka. Seakan-akan ada bentuk kebencian yang menyelimuti hati mereka masing-masing.

"Aku tidak lagi merasakan perasaan cinta padanya. Rasanya hatiku telah mati rasa, hingga hatiku merasa hampa tanpa rasa sedikitpun." Kaito Murasaki mengatakan apa yang ia rasakan saat ini. Membuat Sonozaki Mori merasa tersinggung, hingga ia menggebrak meja itu dengan sangat kuat.

BRUKH!!!.

"Kau tidak usah banyak berkata-kata lagi!. Kau pikir hanya kau saja laki-laki yang ada di dunia ini?. Masih banyak yang lebih baik darimu!." Matanya melotot ke arah Kaito Murasaki. Ia tekan kuat bahu laki-laki itu, menandakan hantunya sedang sakit. "Aku akan pergi selamanya darimu. Supaya kau merasa lebih puas dan tidak bisa menggangguku!." Setelah berkata seperti itu ia pergi meninggalkan tempat.

Sedangkan Kaito Murasaki dan Ayuri Sato hanya diam saja. Apakah yang akan terjadi berikutnya?. Temukan jawabannya.

...***...

Terpopuler

Comments

Author yang kece dong

Author yang kece dong

Kak aku mampir 🙏

2022-05-26

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!