Eps 17

Beberapa saat sebelumnya.

Karena diliputi oleh rasa penasaran, Bintang pun mulai mengikuti kemana Via pergi malam ini.

Melihat Via yang nampak begitu cantik membuat pikirannya menjadi gelisah. Kemana Via akan pergi. Apakah bersama seorang wanita, ataukah pria? Bintang sungguh ingin tahu.

Setelah Via menaiki taksi yang sudah ia pesan, Bintang pun mulai memasuki mobilnya. Mengikuti taksi itu di belakangnya.

Bintang sungguh tak mengerti mengapa ia selalu ingin tahu tentang Via. Apakah karena Bintang sudah merasakan bagaimana rasanya tubuh istrinya. Ataukah karena yang lainnya? Entahlah. Yang pasti Bintang masih belum mengerti dengan yang ia rasakan.

Hingga tak lama kemudian, taksi itu pun berhenti di dekat sebuah pasar malam yang begitu ramai. Mungkinkah Via akan pergi ke sana? Lalu dengan siapa istrinya itu akan pergi? Bintang terus saja bergulat dengan pemikirannya.

Hingga ia pun melihat sosok istrinya yang mulai keluar dari taksi tersebut. Perlahan Bintang mulai turun. Ia mengikuti Via dari kejauhan. Memperhatikan Via yang kini tengah duduk di sebuah kursi yang ada di pasar malam itu.

Karena melihat Via hanya duduk di sana saja, Bintang mengira bahwa Via mungkin hanya membutuhkan udara segar saja. Mungkin gadis itu ingin pergi bermain-main di sana.

Bintang pun berniat ingin meninggalkan Via dan pulang. Ia membalikkan tubuhnya dan mulai melangkahkan kakinya menuju mobilnya.

Namun baru beberapa langkah, Bintang pun sayup-sayup mendengar seseorang menyerukan nama istrinya. Hingga langkahnya pun mulai terhenti. Bintang kembali membalikkan badannya dan menatap kearah Via duduk.

Bintang melihat ada seorang pria yang menghampiri Via. Hingga iapun mengurungkan niatnya untuk kembali ke mobilnya. Bintang memutuskan untuk mengikuti Via. Dia akan menjadi seorang penguntit saat ini.

Masih memperhatikan Via yang berbincang dengan seorang pria. Bintang pun mulai mendekatkan dirinya namun tetap dalam sembunyinya. Bintang ingin tahu apa yang Via dan pria itu bicarakan.

Dilihatnya pria itu yang menggiring Via untuk kembali duduk di kursi belakangnya. Bintang mulai menajamkan pendengaran dan penglihatannya. Sungguh, Bintang seperti menjadi seorang penguntit ulung saat ini.

Bintang terus memperhatikan mereka. Ia begitu terkejut saat tiba-tiba pria itu meraih tangan Via. Ada rasa yang mengganjal dalam hatinya. Bintang menjadi berpikir apakah pria itu yang bersama Via saat di taman waktu acara perjamuan beberapa waktu lalu? Tangannya mulai mengepal.

Bintang terus saja mencuri dengar akan pembicaraan mereka. Hingga telinganya mulai mendengar pria itu yang menyatakan perasaannya kepada Via.

Emosi mulai melanda saat melihat Via yang diam saja ketika tangannya di pegang oleh pria itu. Lalu ketika Via memuji bahwa pria itu adalah pria yang baik, rasanya dada Bintang benar-benar panas. Ia tidak dapat lagi menahan amarahnya.

Bintang sudah menduga-duga bahwa Via pasti akan menerima pria itu menjadi kekasihnya.

Tanpa melanjutkan pendengarannya, Bintang segera meninggalkan tempat itu. Amarahnya tak dapat terbendung lagi. Bintang memukul-mukul setirnya mengingat Via yang diam saja saat pria itu memegang tangannya. Apalagi saat mendengar pria itu mengutarakan perasaannya pada Via. Ia tak dapat mengontrol emosinya.

Bintang tidak tahu atas dasar apa dirinya bisa semarah itu. Padahal Via hanyalah istri bayarannya saja. Hatinya hanya untuk kekasihnya Alesha. Ia tidak akan pernah mungkin melibatkan hatinya.

Namun kenapa saat melihat Via hanya di pegang tangannya oleh pria lain dirinya begitu marah? Bahkan Bintang saja melakukan hal yang lebih kepada wanita lain. Bukankah itu sangat egois?

Bintang terus saja mengumpat dengan kemarahan. Berbagai macam cemoohan ia lontarkan untuk Via.

"Dasar wanita murahan! Dia membiarkan pria lain menyentuh tangannya?! Ternyata dia tidak ubahnya seperti seorang ja.lang saja!" ucapnya dengan sinis.

Bintang segera mengemudikan mobilnya pulang ke rumah. Sepanjang perjalanan ia tak hentinya mengumpat karena kesal.

***

Via terus saja meronta ketika Bintang terus saja dengan buasnya menciumnya dengan kasar. Bayangan saat Bintang mengambil paksa mahkotanya kembali menghantamnya.

Via begitu ketakutan, tubuhnya gemetar, wajahnya menjadi begitu pucat. Ia tak mampu lagi untuk mengontrol dirinya.

Seketika Via pun menjerit histeris.

"Pergi! Jangan menyentuh ku! Jangan sentuh Aku...!" Via terus saja menjerit. Keringat dingin mengucur deras, ia begitu ketakutan.

Bintang pun tersadar ketika melihat perubahan Via. Via terus meracau ketakutan. Tubuhnya menjadi sedingin es dan begitu pucat. Seketika itu Bintang memeluk Via. Bintang begitu merasa bersalah.

" Maafkan Aku Via, maafkan Aku... Tenanglah, Aku sungguh minta maaf," ucap Bintang.

Namun Via terus saja histeris, tubuhnya merosot. Via terus saja meracau dengan tangisnya.

"Pergi!! Jangan sentuh Aku!" Dan tiba-tiba saja Via tak sadarkan diri. Bintang terkejut, ia begitu khawatir, dengan segera ia mengangkat tubuh Via menuju kamarnya.

"Via, maafkan Aku, bangunlah. Aku tidak akan melakukannya lagi Vi, maafkan Aku." Bintang begitu menyesali perbuatannya.

Melihat Via pingsan membuatnya begitu khawatir. Bintang langsung menghubungi dokter untuk memeriksa kondisi Via.

Tak berapa lama pun dokter datang dan segera memeriksa Via.

"Bagaimana keadaannya Dok?" tanya Bintang khawatir.

"Istri Anda mengalami syok Tuan, hingga pisikisnya terganggu. Sepertinya istri Anda pernah mengalami semacam hal yang membuatnya ketakutan. Hingga mentalnya sedikit terganggu," ucap dokter.

Bintang teringat ketika Ia memperkosa istrinya. Mungkin karena hal itu Via menjadi seperti sekarang ini. Dan beberapa saat tadi ia hampir saja melakukannya lagi.

Bintang begitu menyesali perbuatannya. Ia tak dapat mengontrol emosinya. Ia juga tidak mengerti kenapa ia bisa semarah itu saat melihat dan membayangkan Via bersama dengan pria lain. Bintang terus saja merutuki kebodohannya.

Setelah dokter meninggalkan rumah Bintang, Bintang pun masih menatap wajah Via yang kini nampak tertidur.

"Kenapa Kau membuat ku seperti ini Vi? Aku bahkan tak semarah itu ketika banyak pria yang menyatakan cinta kepada Alesha."

Bintang menghembuskan nafasnya gusar. Bintang ingin tahu lebih dalam lagi tentang Via. Akhirnya Bintang pun membaringkan tubuhnya di samping Via. Menatap wajah Via lagi dan lagi hingga akhirnya membawa tubuh istrinya kedalam pelukannya.

Bintang tidur dengan memeluk istrinya. Rasa bersalahnya kembali bersarang. Hampir saja ia membuat Via terancam mengalami gangguan jiwa. Kata maaf terus Bintang ucapkan hingga akhirnya ia pun terlelap.

***

Pagi harinya, Via terbangun karena merasa tubuhnya tak bisa di gerakkan. Via terkejut saat melihat seseorang memeluknya. Ia pun mencoba mendongakkan kepalanya.

"Bintang," ucapnya pelan. Seketika bayangan saat Bintang semalam mencium paksa dirinya terpampang jelas di otaknya.

Via pun terisak, apakah Bintang kembali memaksa dirinya melakukan hubungan intim padanya? Memikirkan hal itu saja membuat tubuh Via menjadi gemetar ketakutan.

Bintang terbangun karena mendengar suara tangisan. Matanya mulai terbuka sempurna. Dan ia terkejut saat merasakan tubuh Via yang gemetaran.

" Via, kenapa Kau menangis?"

Via tak menjawab pertanyaan Bintang, ia justru semakin menangis.

"Pergi Kau! Kenapa Kau berada di sini?! Apa yang Kau lakukan padaku semalam?! Pergi Kau breng.sek!" pekik Via. Tangannya mulai memukuli dada bidang Bintang.

Bintang kembali diliputi rasa bersalah. Iapun memeluk tubuh Via dengan erat.

"Tenanglah Via, Aku tidak melakukan apapun kepadamu. Maafkan Aku Via karena sudah membantu ketakutan seperti ini. Maafkan Aku."

Bintang terus saja mengucapkannya. Tangannya dengan hangat memeluk tubuh Via. Membuat tangisan Via berangsur-angsur mulai berhenti. Kehangatan meliputnya kala Bintang mengecup keningnya berkali-kali.

***

Terpopuler

Comments

Silvi Vicka Carolina

Silvi Vicka Carolina

itulah egoisnya laki laki ...gak boleh miliknya di lihat pria lain tapi dia suka sama pemandangan cewek seksi

2025-01-05

0

SOO🍒

SOO🍒

jangan2 waktu rony ngungkapin perasaan ke via,bintang ngeliat dan denger itu yang buat dia esmosi karena sebenernya bintang dah mulai cinta dan cemburu ke via tapi gengsi

2022-08-01

1

Jefri Anto

Jefri Anto

lanjut thor 😘😘😘

2022-05-20

0

lihat semua
Episodes
1 Eps 1
2 Eps 2
3 Eps 3
4 Eps 4
5 Eps 5
6 Eps 6
7 Eps 7
8 Eps 8
9 Eps 9
10 Eps 10
11 Eps 11
12 Eps 12
13 Eps 13
14 Eps 14
15 Eps 15
16 Eps 16
17 Eps 17
18 Eps 18
19 Eps 19
20 Eps 20
21 Eps 21
22 Eps 22
23 Eps 23
24 Eps 24
25 Eps 25
26 Eps 26
27 Eps 27
28 Eps 28
29 Eps 29
30 Eps 30
31 Eps 31
32 Eps 32
33 Eps 33
34 Eps 34
35 Eps 35
36 Eps 36
37 Eps 37
38 Eps 38
39 Eps 39
40 Eps 40
41 Eps 41
42 Eps 42
43 Eps 43
44 Eps 44
45 Eps 45
46 Eps 46
47 Eps 47
48 Eps 48
49 Eps 49
50 Eps 50
51 Eps 51
52 Eps 52
53 Eps 53
54 Eps 54
55 Eps 55
56 Eps 56
57 Eps 57
58 Eps 58
59 Eps 59
60 Eps 60
61 Eps 61
62 Eps 62
63 Eps 63
64 Eps 64
65 Eps 65
66 Eps 66
67 Eps 67
68 Eps 68
69 Eps 69
70 Eps 70
71 Eps 71
72 Eps 72
73 Eps 73
74 Eps 74
75 Eps 75
76 Eps 76
77 Eps 77
78 Eps 78
79 Eps 79
80 Eps 80
81 Eps 81
82 Eps 82
83 Eps 83
84 Eps 84
85 Eps 85
86 Eps 86
87 Eps 87
88 Eps 88
89 Eps 89
90 Eps 90
91 Eps 91
92 Eps 92
93 Eps 93
94 Eps 94
95 Eps 95
96 Eps 96
97 Eps 97
98 Eps 98
99 Eps 99
100 Eps 100
101 Eps 101
102 Eps 102
103 Eps 103
104 Eps 104
105 Eps 105
106 Eps 106
107 Eps 107
108 Eps 108
109 Eps 109
110 Eps 110
111 Eps 111
112 Eps 112
113 Eps 113
114 Eps 114
115 Eps 115
116 Eps 116
117 Eps 117
118 Eps 118
119 Eps 119
120 End
121 Season 2
122 (Season 2) bab 2
123 Bonus part
124 (Season 2) bab 4
125 (season 2) bab 5
126 promosi karya baru
Episodes

Updated 126 Episodes

1
Eps 1
2
Eps 2
3
Eps 3
4
Eps 4
5
Eps 5
6
Eps 6
7
Eps 7
8
Eps 8
9
Eps 9
10
Eps 10
11
Eps 11
12
Eps 12
13
Eps 13
14
Eps 14
15
Eps 15
16
Eps 16
17
Eps 17
18
Eps 18
19
Eps 19
20
Eps 20
21
Eps 21
22
Eps 22
23
Eps 23
24
Eps 24
25
Eps 25
26
Eps 26
27
Eps 27
28
Eps 28
29
Eps 29
30
Eps 30
31
Eps 31
32
Eps 32
33
Eps 33
34
Eps 34
35
Eps 35
36
Eps 36
37
Eps 37
38
Eps 38
39
Eps 39
40
Eps 40
41
Eps 41
42
Eps 42
43
Eps 43
44
Eps 44
45
Eps 45
46
Eps 46
47
Eps 47
48
Eps 48
49
Eps 49
50
Eps 50
51
Eps 51
52
Eps 52
53
Eps 53
54
Eps 54
55
Eps 55
56
Eps 56
57
Eps 57
58
Eps 58
59
Eps 59
60
Eps 60
61
Eps 61
62
Eps 62
63
Eps 63
64
Eps 64
65
Eps 65
66
Eps 66
67
Eps 67
68
Eps 68
69
Eps 69
70
Eps 70
71
Eps 71
72
Eps 72
73
Eps 73
74
Eps 74
75
Eps 75
76
Eps 76
77
Eps 77
78
Eps 78
79
Eps 79
80
Eps 80
81
Eps 81
82
Eps 82
83
Eps 83
84
Eps 84
85
Eps 85
86
Eps 86
87
Eps 87
88
Eps 88
89
Eps 89
90
Eps 90
91
Eps 91
92
Eps 92
93
Eps 93
94
Eps 94
95
Eps 95
96
Eps 96
97
Eps 97
98
Eps 98
99
Eps 99
100
Eps 100
101
Eps 101
102
Eps 102
103
Eps 103
104
Eps 104
105
Eps 105
106
Eps 106
107
Eps 107
108
Eps 108
109
Eps 109
110
Eps 110
111
Eps 111
112
Eps 112
113
Eps 113
114
Eps 114
115
Eps 115
116
Eps 116
117
Eps 117
118
Eps 118
119
Eps 119
120
End
121
Season 2
122
(Season 2) bab 2
123
Bonus part
124
(Season 2) bab 4
125
(season 2) bab 5
126
promosi karya baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!