Eps 15

Tiba di hari saat dimana Alesha hendak berangkat ke LA . Sebelum berangkat, Alesha mengajak Bintang untuk bertemu di sebuah hotel.

Bintang pun menuju ke sebuah hotel yang telah Alesha pesan. Mereka bertemu di sana. Namun Bintang tidak tahu bahwa ada seorang yang melihatnya saat memasuki sebuah hotel tersebut.

Dia adalah seseorang yang bekerja di majalah popular. Ia pun mengikuti Bintang hingga memasuki hotel tersebut.

Dan di saat Alesha membuka pintu hotel tersebut, wajahnya jelas terpampang, apalagi mereka sempat berpelukan di depan pintu. Dan membuat seseorang itupun tersenyum senang. Akhirnya Ia mendapatkan berita yang cukup menarik untuk di post.

Bahkan orang itu menunggu Bintang hingga keluar dari dalam kamar tersebut. Dan kembali memfotonya saat Bintang dan Alesha berjalan bersama keluar dari hotel tersebut dengan tangan yang saling bertautan.

"Akhirnya Aku mendapatkan berita besar," ucap seseorang itu begitu senang.

***

Via kini kembali melakukan aktivitas seperti biasanya. Ia kembali bekerja di restoran tempatnya bekerja.

"Hai Vi, Kau sudah sembuh? Aku senang melihat mu kembali bekerja lagi," ucap Rony.

Rony tersenyum saat melihat ada perubahan dalam diri Via. Ya, Via kini sudah tidak mengenakan kacamatanya lagi. Dan itu membuat Rony begitu terkesan akan wajah Via yang begitu cantik tanpa kacamatanya.

"Ya, Aku merindukan pekerjaan ku bang. Bagaimana keadaan restoran dua hari ini bang?" tanya Via.

"Kau tenang saja, restoran aman terkendali Vi." Rony masih menatap Via. "Kau terlihat cantik hari ini Vi," ucap Rony kemudian dan membuat Via tersenyum malu.

"Ah, bang Rony bisa aja. Aku hanya ingin mencoba hal yang baru bang. Terimakasih atas pujiannya," ucap Via canggung.

" Oh iya Vi, nanti malam kan malam Minggu. Di ujung jalan sana ada pasar malam, kita pergi yuk Vi. Anak-anak yang lain juga akan kesana nanti malam. Kan seru kalau kita ke sana rame-rame," ajak Rony. Sebenarnya Rony ingin menyatakan cinta terpendamnya kepada Via di tempat itu nanti malam.

Via terlihat berpikir. Ia ingin sekali pergi ke tempat itu. Sejak kecil ia begitu menyukai pasar malam. Namun apakah Bintang akan mengizinkannya?

"Ah, kenapa Aku harus meminta izin darinya? Dia sendiri bertemu dengan Alesha dengan sesuka hatinya. Aku ingin sekali pergi ke pasar malam," ucap Via dalam hati.

"Bagaimana?"

Via tersenyum dan menganggukkan kepalanya.

"Baiklah bang, Via ikut."

"Yes." Rony bersorak dalam hati.

Mereka pun kembali memulai pekerjaan mereka.

***

Setelah mengantarkan Alesha ke bandara, Bintang kembali ke kantornya untuk bekerja.

Kini ia tengah duduk di meja kerjanya seraya memikirkan pertemuannya dengan Alesha beberapa saat lalu.

Bintang tidak mengerti kepada dirinya sendiri. Alesha tadi sempat menggodanya dengan membuka seluruh pakaiannya di depan Bintang. Namun entah kenapa tubuhnya sedikitpun tak bereaksi seperti saat pertama mereka melakukannya.

Apakah ada yang salah dengan dirinya? Bintang sungguh tidak mengerti. Semenjak Bintang merenggut mahkota istrinya, Bintang tidak lagi tertarik saat Alesha terus saja menggodanya.

Ia terus berpikir, apakah itu adalah hukuman untuknya karena sudah berselingkuh dari istrinya? Walaupun ia hanya membayar Via untuk menjadi istrinya. Tapi tetap saja pernikahannya sah di mata hukum agama dan negara.

Alhasil Bintang selalu menolak dengan berbagai macam alasan, saat Alesha menggoda dirinya.

Bayangan saat dirinya tengah men.cum.bu Via dengan paksa selalu membayanginya saat Bintang hendak mencium bibir kekasihnya itu.

Hingga Bintang pun terus berpikir keras. Bagaimana caranya ia menghilangkan bayangan tersebut saat bersama Alesha.

"Si.al!" Bintang terus saja mengumpat.

Lalu iapun mengambil benda pipih di mejanya dan menghubungi seseorang.

"Bisakah kita bertemu? Aku menceritakan sesuatu hal yang begitu penting," ucap Bintang setelah panggilan tersambung.

"Hai kawan, kenapa nadamu begitu putus asa seperti itu? Apa ini tentang kekasih mu itu lagi?" Seseorang dalam sebrang telpon bertanya.

"Salah satunya ya. Tapi ada hal lainnya juga yang lebih penting lagi yang ingin ku bicarakan dengan mu."

"Maaf kawan, tapi sekarang Aku sedang berada di tempat nenekku. Aku tidak mungkin memesan tiket pesawat hanya karena untuk mendengarkan mu curhat saja," ucap seseorang itu dengan tertawa.

"Ck, Kau memang teman yang tidak ada akhlak. Bahkan kemarin Aku mengundang mu ke acara perjamuan ku saja Kau tidak datang. Sekarang pun Kau beralasan bahwa Kau berada di tempat nenekmu." Bintang sedikit kesal dengan seseorang yang ia sebut seorang teman.

"Kau pikir Aku tidak datang kemarin? Kau salah. Aku ada di sana kemarin. Dan Kau tahu? Aku bertemu seseorang kemarin."

"Kau datang? Kenapa Aku tidak melihat mu? Kau jangan menipuku!" ucap Bintang tidak percaya.

"Mana mungkin Aku menipumu. Kau tahu sendiri kan, Aku tidak terlalu menyukai keramaian."

"Terserah! Lalu siapa yang Kau temui?"

"Seorang peri, dan mungkin Aku sudah jatuh cinta kepadanya. Kau tahu? Setiap saat bayangannya selalu menari dalam otak ku. Dia sungguh membuatku gila." Seseorang itu mengukir senyumnya.

"Wow, akhirnya Kau bisa jatuh cinta kawan. Selamat, lalu siapa dia? Apakah dia cantik? Kau harus mengenalkannya kepadaku nanti."

"Dia adalah gadis yang cantik dan manis. Tapi sayang, Aku tidak bisa mengenalkan dirinya dengan mu Bi."

Bintang mengerutkan keningnya heran.

" Kenapa?"

"Karena dia sudah memiliki seorang suami," ucap seseorang itu terbahak-bahak.

"Si.alan! Kau mengerjai ku ya!?"

"Aku tidak mengerjai mu kawan. Aku memang telah jatuh cinta pada pandangan pertama dengannya. Mungkin Aku akan membuat dia jatuh cinta dengan ku dan meninggalkan suaminya," kelakar seseorang itu.

"Kau memang gila kawan. Apa Kau mau menjadi pebinor?" goda Bintang.

"Mungkin hahaha."

Keduanya tertawa terbahak dengan obrolan mereka yang tak berfaedah tersebut. Hingga mereka harus mengakhiri panggilan tersebut karena banyak pekerjaan yang harus Bintang selesaikan.

***

Kali ini Bintang pulang sedikit telat dari biasanya. Dengan cepat ia menyelesaikan mandinya dan langsung menuju meja makan.

Bintang merasa sangat lapar saat ini. Ia berharap yang terhidang di meja makan adalah masakan Via.

Ia pun mengambil makanan tersebut dengan bersemangat. Namun saat ia mencicipi rasa makanan tersebut, ternyata bukanlah masakan Via.

Bintang akhirnya menaruh kembali sendok yang ia pegang. Rasanya ia sudah tidak berselera makan lagi walaupun cacing dalam perutnya sudah meronta meminta makan.

Bintang pun bergegas menuju kamarnya dan mengambil surat kontrak pernikahan mereka. Membawanya menuju ke kamar Via.

Bintang mengetuk pintu kamar Via. Tak berapa lama pun Via membuka pintu kamar tersebut karena Bintang tak berhenti mengetuknya.

"Ada apa!?" tanya Via ketus.

"Aku sudah memperbarui surat kontrak pernikahan kita. Kau baca lagi dan lakukan tugasmu! Kalau Kau tidak melakukan apa yang tertulis di sana, Aku akan membayar mu bulan ini," ucap Bintang membuat Via mengerutkan keningnya.

"Apa surat kontrak ini masih berlaku? Bukankah Kau sudah melanggar perjanjian kontrak pernikahan kita?!"

"Makanya Aku memperbarui surat kontrak ini. Dan itu bersifat mutlak. Jadi Kau harus melakukan apapun yang tertulis di sana," jelas Bintang.

Via mulai membaca surat kontrak tersebut. Ia pun membelalakkan matanya saat Bintang menulis bahwa dirinya harus memasak untuk suaminya setiap hari.

Dan yang paling tidak ia terima adalah saat Bintang menulis bahwa dirinya tidak boleh menolak suaminya saat meminta berhubungan suami istri. Dan bila suatu saat sang istri hamil. Istri berhak untuk menyerahkan putranya kepada suami setelah putra/putri mereka lahir.

Bila pihak istri tetap ingin merawat anak mereka. Maka pihak istri harus rela menjadi istri kedua saat nanti pihak suami menikahi kekasihnya.

Via melemparkan surat kontrak tersebut kepada Bintang. Ia sungguh tidak bisa menerima semua itu. Dia akan menjadi pihak yang paling tersakiti nantinya.

"Aku tidak mau melakukan apa yang ada di surat kontrak itu!" tolak Via.

Namun Bintang malah tersenyum menatap Via, seolah sedang mengejeknya.

"Apa Kau sungguh tidak mau? Kalau begitu Kau harus membayar denda sebesar 500M saat ini juga," ucap Bintang dengan santainya.

"Kau gila?! Kenapa Kau meminta ku membayar denda padamu sebanyak itu?!"

"Kau belum selesai membacanya Nona. Apa Kau mau membaca ulang?"

Via mengepalkan tangannya, apakah dirinya akan melakukan itu semua? Dengan cepat Via mengambil kembali surat kontrak tersebut dan merobeknya.

Namun Bintang malah tertawa. "Yang Kau robek itu hanya salinannya saja. Karena yang aslinya kusimpan dengan rapat. Mau tidak mau Kau harus melakukan yang tertulis di dalam surat kontrak Via. Kalau tidak Kau harus membayar denda padaku. Dan sekarang Aku ingin Kau membuatkan ku makan malam. Aku lapar, dan Aku menunggumu di meja makan," ucap Bintang dan langsung berjalan meninggalkan Via menuju meja makan. Dalam hati Bintang bersorak senang.

Sementara Via merasa begitu kesal kepada suaminya itu. "Dasar pria bre.ngsek! Aku membencimu... membencimu!" umpat Via dengan sangat kesal.

***

Terpopuler

Comments

fitriani

fitriani

wah ternyata reysa dan bintang temanan... kl kamu taw bintang siapa yg disukai oleh reysa pasti kamu lgsg terdiam tanpa kata2 lagi

2022-12-06

0

SOO🍒

SOO🍒

kawan si bintang itu cowok yg ngobrol ma via ditaman

2022-08-01

1

Jjng Aja

Jjng Aja

lanjut

2022-05-17

2

lihat semua
Episodes
1 Eps 1
2 Eps 2
3 Eps 3
4 Eps 4
5 Eps 5
6 Eps 6
7 Eps 7
8 Eps 8
9 Eps 9
10 Eps 10
11 Eps 11
12 Eps 12
13 Eps 13
14 Eps 14
15 Eps 15
16 Eps 16
17 Eps 17
18 Eps 18
19 Eps 19
20 Eps 20
21 Eps 21
22 Eps 22
23 Eps 23
24 Eps 24
25 Eps 25
26 Eps 26
27 Eps 27
28 Eps 28
29 Eps 29
30 Eps 30
31 Eps 31
32 Eps 32
33 Eps 33
34 Eps 34
35 Eps 35
36 Eps 36
37 Eps 37
38 Eps 38
39 Eps 39
40 Eps 40
41 Eps 41
42 Eps 42
43 Eps 43
44 Eps 44
45 Eps 45
46 Eps 46
47 Eps 47
48 Eps 48
49 Eps 49
50 Eps 50
51 Eps 51
52 Eps 52
53 Eps 53
54 Eps 54
55 Eps 55
56 Eps 56
57 Eps 57
58 Eps 58
59 Eps 59
60 Eps 60
61 Eps 61
62 Eps 62
63 Eps 63
64 Eps 64
65 Eps 65
66 Eps 66
67 Eps 67
68 Eps 68
69 Eps 69
70 Eps 70
71 Eps 71
72 Eps 72
73 Eps 73
74 Eps 74
75 Eps 75
76 Eps 76
77 Eps 77
78 Eps 78
79 Eps 79
80 Eps 80
81 Eps 81
82 Eps 82
83 Eps 83
84 Eps 84
85 Eps 85
86 Eps 86
87 Eps 87
88 Eps 88
89 Eps 89
90 Eps 90
91 Eps 91
92 Eps 92
93 Eps 93
94 Eps 94
95 Eps 95
96 Eps 96
97 Eps 97
98 Eps 98
99 Eps 99
100 Eps 100
101 Eps 101
102 Eps 102
103 Eps 103
104 Eps 104
105 Eps 105
106 Eps 106
107 Eps 107
108 Eps 108
109 Eps 109
110 Eps 110
111 Eps 111
112 Eps 112
113 Eps 113
114 Eps 114
115 Eps 115
116 Eps 116
117 Eps 117
118 Eps 118
119 Eps 119
120 End
121 Season 2
122 (Season 2) bab 2
123 Bonus part
124 (Season 2) bab 4
125 (season 2) bab 5
126 promosi karya baru
Episodes

Updated 126 Episodes

1
Eps 1
2
Eps 2
3
Eps 3
4
Eps 4
5
Eps 5
6
Eps 6
7
Eps 7
8
Eps 8
9
Eps 9
10
Eps 10
11
Eps 11
12
Eps 12
13
Eps 13
14
Eps 14
15
Eps 15
16
Eps 16
17
Eps 17
18
Eps 18
19
Eps 19
20
Eps 20
21
Eps 21
22
Eps 22
23
Eps 23
24
Eps 24
25
Eps 25
26
Eps 26
27
Eps 27
28
Eps 28
29
Eps 29
30
Eps 30
31
Eps 31
32
Eps 32
33
Eps 33
34
Eps 34
35
Eps 35
36
Eps 36
37
Eps 37
38
Eps 38
39
Eps 39
40
Eps 40
41
Eps 41
42
Eps 42
43
Eps 43
44
Eps 44
45
Eps 45
46
Eps 46
47
Eps 47
48
Eps 48
49
Eps 49
50
Eps 50
51
Eps 51
52
Eps 52
53
Eps 53
54
Eps 54
55
Eps 55
56
Eps 56
57
Eps 57
58
Eps 58
59
Eps 59
60
Eps 60
61
Eps 61
62
Eps 62
63
Eps 63
64
Eps 64
65
Eps 65
66
Eps 66
67
Eps 67
68
Eps 68
69
Eps 69
70
Eps 70
71
Eps 71
72
Eps 72
73
Eps 73
74
Eps 74
75
Eps 75
76
Eps 76
77
Eps 77
78
Eps 78
79
Eps 79
80
Eps 80
81
Eps 81
82
Eps 82
83
Eps 83
84
Eps 84
85
Eps 85
86
Eps 86
87
Eps 87
88
Eps 88
89
Eps 89
90
Eps 90
91
Eps 91
92
Eps 92
93
Eps 93
94
Eps 94
95
Eps 95
96
Eps 96
97
Eps 97
98
Eps 98
99
Eps 99
100
Eps 100
101
Eps 101
102
Eps 102
103
Eps 103
104
Eps 104
105
Eps 105
106
Eps 106
107
Eps 107
108
Eps 108
109
Eps 109
110
Eps 110
111
Eps 111
112
Eps 112
113
Eps 113
114
Eps 114
115
Eps 115
116
Eps 116
117
Eps 117
118
Eps 118
119
Eps 119
120
End
121
Season 2
122
(Season 2) bab 2
123
Bonus part
124
(Season 2) bab 4
125
(season 2) bab 5
126
promosi karya baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!