Eps 2

Aku masih memperhatikan gadis di depan ku. Menunggu apa yang akan dia katakan kepadaku. Hingga kata itupun keluar dari bibirnya.

"Kau membutuhkan uang kan? Aku akan membantumu mendapatkan uang yang banyak, asalkan Kau menuruti apa keinginan ku," ucapnya membuat ku mengerutkan kening.

"Maaf, Kau siapa? Kenapa Kau mau membantuku, sementara kita tidak saling mengenal?" tanyaku penasaran.

"Baiklah, Aku akan memperkenalkan diriku. Kau harus ingat-ingat siapa Aku. Aku adalah Alesha, Putri Mama Rosita dan Papa Johan." Gadis itu berkata berkata dengan begitu lantang.

Aku terdiam mencerna semuanya. Ternyata gadis di depan ku adalah adik tiri ku.

Aku melihat penampilan keseluruhan Alesha. Dia nampak begitu cantik, dan elegan. Tentu saja, pasti selama ini ayah selalu memberikan apapun yang ia mau. Sementara Aku, tak pernah mendapatkan apapun, bahkan kasih sayangnya.

"Jadi Kau Putri Tuan Johan?"

"Ya, dan Aku juga tahu siapa Kau. Kau pasti kak Via kan. Putri ayah yang tidak pernah ayah anggap."

Rasanya sungguh sakit mendengar ucapan Alesha. Tapi memang itulah kenyataannya. Aku pun tak menyanggah ucapannya. Aku harus berpura-pura tidak memperdulikan ucapan Alesha.

"Lalu apa maksudmu menarikku kemari? Kalau Kau hanya ingin mengejekku, lebih baik Aku pergi saja," ucap ku yang hendak melangkah pergi.

Namun panggilnya membuatku menghentikan langkah ku.

"Hei, Aku belum selesai berbicara dengan mu!"

Aku menoleh ke arahnya. Alesha kembali berjalan mendekati ku.

"Bukankah tadi Aku sudah mengatakan bahwa Aku akan memberikan uang yang Kau butuhkan?! Aku akan memberikannya kepada mu asalkan Kau mau melakukan yang ku perintahkan!" Alesha berusaha menghentikan ku.

Aku memikirkan ucapan Alesha. Ingin rasanya Aku menolaknya. Tapi keadaan membuat ku akhirnya menyetujui perintahnya. Demi ibu, ya demi ibu.

"Baiklah, Lalu apa yang harus ku lakukan untuk mu?" tanyaku.

Alesha langsung mengajakku memasuki mobilnya. Dia tidak mengatakan apapun sehingga Aku masih menerka-nerka apa yang dia ingin Aku lakukan nanti.

Alesha nampak sedang mengirimkan pesan kepada seseorang dari ponselnya. Lalu dengan segera Alesha melajukan mobilnya.

Aku hanya diam dan menunggu kemana mobil ini akan berhenti.

Hingga beberapa saat kemudian, mobil ini pun berhenti di sebuah cafe yang begitu mewah. Aku tak tahu ini di mana. Yang jelas Aku tidak pernah menginjakkan kakiku ke dalam cafe seperti ini.

Alesha menyuruhku untuk mengikutinya. Lalu kami pun duduk di meja paling ujung. Ku lihat Alesha kembali menghubungi seseorang melalui ponselnya.

Dan tidak berapa lama kemudian, seseorang datang ke meja kami. Dia adalah seorang pria. Pria paling tampan yang pernah ku jumpai. Tubuhnya tinggi, kulitnya putih, pandangan matanya membuat ku seolah terhipnotis oleh ketampanannya. Mungkinkah suatu hari Aku menikah dengan pria seperti dia? Itu hanyalah sebuah mimpi.

Alesha memanggil nama ku sehingga Aku pun tersadar dari lamunanku. Ya, memang seharusnya Aku terbangun dari sebuah mimpi dalam khayalan ku.

Alesha memperkenalkan ku kepada pria tampan yang duduk di sebelahnya.

"Via, kenalkan ini adalah kekasih ku. Namanya Bintang."

Aku hanya menganggukkan kepalaku. Ternyata pria tampan itu adalah kekasih Alesha. Tapi yang membuatku bingung, kenapa Alesha memperkenalkan kekasihnya kepadaku? Aku masih belum mengerti dengan situasi ini.

"Aku tidak ingin bertele-tele lagi. Kekasih ku akan membayar mu berapapun yang Kau mau asalkan Kau mau mengikuti perintah kami!"

Aku hanya mengangguk. Otakku kembali memikirkan kondisi ibu. Aku mau melakukan apapun asalkan ibu bisa sembuh.

"Apa yang harus Aku lakukan?" tanyaku.

Aku melihat Kekasih Alesha menaruh sesuatu di atas meja. Seperti sebuah map, namun Aku belum tahu pasti.

Alesha menyodorkan map tersebut kepada ku membuat ku bingung.

"Apa ini?" tanyaku begitu penasaran.

"Bacalah, maka Kau akan tahu!" pinta Alesha.

Aku memperhatikan keduanya sejenak, lalu aku pun mengambil map tersebut dan mulai membacanya.

Aku begitu terkejut membaca isi map tersebut. Di sana tertulis bahwa Aku akan menikah dengan kekasih Alesha dalam waktu satu setengah tahun. Tidak boleh ada cinta di dalam pernikahan tersebut. Bahkan kontak fisik pun tak boleh kecuali bila di depan seluruh keluarga Bintang.

Aku sangat tersentak membaca isi map tersebut. Dalam hidup ku Aku hanya ingin menikah sekali seumur hidup. Dan itu dengan pria yang kucintai nantinya.

Haruskah Aku menyetujuinya? Lalu kalau Aku menolaknya, kemana lagi Aku harus mencari uang untuk penanganan ibu di rumah sakit. Dan untuk biaya lanjutan masih belum ku pikirkan.

Aku terdiam sejenak, menimbang tentang apa yang akan ku putuskan. Ku lihat mereka saling berpegangan tangan. Aku melihat Bintang nampak begitu mencintai Alesha. Haruskah Aku menyetujuinya?

Tapi kenapa Alesha menyuruhku untuk menikah dengan kekasihnya? Kenapa bukan dirinya saja? Entahlah. Yang jelas sekarang yang terpenting ada keselamatan ibu ku.

"Baiklah, Aku setuju," ucap ku.

Aku melihat Alesha terlihat nampak begitu senang. Sementara pandangan Bintang padaku menyiratkan sebuah pandangan yang begitu jijik pada ku.

Mungkin dia tidak suka dengan penampilan ku. Atau mungkin juga karena berpikir Aku melakukan semua ini hanya demi uang. Tapi Aku tidak munafik. Aku memang melakukan semua ini demi uang. Uang untuk pengobatan ibuku. Aku tidak peduli dengan tatapan matanya.

Aku pun mulai menandatangani isi map tersebut dan memberikannya kembali kepada mereka.

"Baiklah, Aku tidak akan menjelaskan lagi. Aku rasa semua sudah di jelaskan dalam surat kontrak ini," ucap Bintang.

Aku hanya mengangguk. Aku melihat jam yang melingkar di tangan ku sudah menunjukkan pukul delapan malam. Aku harus segera ke rumah sakit melihat bagaimana kondisi ibu saat ini.

Tapi Aku harus membawa sejumlah uang untuk pembayaran rumah sakit. Aku pun memberanikan diri untuk bertanya.

"Tapi Aku ingin kalian membayar ku saat ini juga. Dan itu harus secara kes. Aku membutuhkannya saat ini," ucap ku sedikit memaksa. Aku tidak perduli dengan yang mereka pikirkan. Tapi Aku harus segera ke rumah sakit saat ini.

Bintang nampak tersenyum jijik padaku. Lalu ia menaruh amplop coklat di depan ku. "Ambillah! ternyata gadis seperti mu begitu gila uang," ucap Bintang membuat hatiku begitu sakit. Namun Aku tidak ingin menanggapinya. Yang ku pikirkan hanyalah segera sampai ke rumah sakit untuk membayar penanganan ibu.

"Terimakasih Tuan, Nona Alesha. Aku harus segera pergi, permisi," ucap ku membungkukkan sedikit tubuhku. Lalu Aku pun mulai melangkahkan kakiku meninggalkan meja tersebut.

"Tunggu! Jangan lupa lusa Kau datang kembali ke restoran ini. Kau harus sudah melakukan tugasmu!" teriak suara bariton yang tak lain adalah Bintang.

Aku berbalik dan menganggukkan kepalaku setuju. Aku memang harus melakukan semua perintah darinya dan menjadi istri bayarannya.

***

Terpopuler

Comments

Yulia Wati

Yulia Wati

wah wah kisah yg bkalan seru nih ka

2024-07-06

0

Athaya_Suma

Athaya_Suma

baru baca novelnya sepertinya menarik, bab sebelumnya kang ojek suruh nunggu sampai kapan itu Thor udah ditinggal Via ke resto juga hehe #canda loh Thor. sejauh ini keren Thor karyamu

2022-09-22

2

Uthie

Uthie

Awal selalu begini dulu 👍😁

2022-06-09

1

lihat semua
Episodes
1 Eps 1
2 Eps 2
3 Eps 3
4 Eps 4
5 Eps 5
6 Eps 6
7 Eps 7
8 Eps 8
9 Eps 9
10 Eps 10
11 Eps 11
12 Eps 12
13 Eps 13
14 Eps 14
15 Eps 15
16 Eps 16
17 Eps 17
18 Eps 18
19 Eps 19
20 Eps 20
21 Eps 21
22 Eps 22
23 Eps 23
24 Eps 24
25 Eps 25
26 Eps 26
27 Eps 27
28 Eps 28
29 Eps 29
30 Eps 30
31 Eps 31
32 Eps 32
33 Eps 33
34 Eps 34
35 Eps 35
36 Eps 36
37 Eps 37
38 Eps 38
39 Eps 39
40 Eps 40
41 Eps 41
42 Eps 42
43 Eps 43
44 Eps 44
45 Eps 45
46 Eps 46
47 Eps 47
48 Eps 48
49 Eps 49
50 Eps 50
51 Eps 51
52 Eps 52
53 Eps 53
54 Eps 54
55 Eps 55
56 Eps 56
57 Eps 57
58 Eps 58
59 Eps 59
60 Eps 60
61 Eps 61
62 Eps 62
63 Eps 63
64 Eps 64
65 Eps 65
66 Eps 66
67 Eps 67
68 Eps 68
69 Eps 69
70 Eps 70
71 Eps 71
72 Eps 72
73 Eps 73
74 Eps 74
75 Eps 75
76 Eps 76
77 Eps 77
78 Eps 78
79 Eps 79
80 Eps 80
81 Eps 81
82 Eps 82
83 Eps 83
84 Eps 84
85 Eps 85
86 Eps 86
87 Eps 87
88 Eps 88
89 Eps 89
90 Eps 90
91 Eps 91
92 Eps 92
93 Eps 93
94 Eps 94
95 Eps 95
96 Eps 96
97 Eps 97
98 Eps 98
99 Eps 99
100 Eps 100
101 Eps 101
102 Eps 102
103 Eps 103
104 Eps 104
105 Eps 105
106 Eps 106
107 Eps 107
108 Eps 108
109 Eps 109
110 Eps 110
111 Eps 111
112 Eps 112
113 Eps 113
114 Eps 114
115 Eps 115
116 Eps 116
117 Eps 117
118 Eps 118
119 Eps 119
120 End
121 Season 2
122 (Season 2) bab 2
123 Bonus part
124 (Season 2) bab 4
125 (season 2) bab 5
126 promosi karya baru
Episodes

Updated 126 Episodes

1
Eps 1
2
Eps 2
3
Eps 3
4
Eps 4
5
Eps 5
6
Eps 6
7
Eps 7
8
Eps 8
9
Eps 9
10
Eps 10
11
Eps 11
12
Eps 12
13
Eps 13
14
Eps 14
15
Eps 15
16
Eps 16
17
Eps 17
18
Eps 18
19
Eps 19
20
Eps 20
21
Eps 21
22
Eps 22
23
Eps 23
24
Eps 24
25
Eps 25
26
Eps 26
27
Eps 27
28
Eps 28
29
Eps 29
30
Eps 30
31
Eps 31
32
Eps 32
33
Eps 33
34
Eps 34
35
Eps 35
36
Eps 36
37
Eps 37
38
Eps 38
39
Eps 39
40
Eps 40
41
Eps 41
42
Eps 42
43
Eps 43
44
Eps 44
45
Eps 45
46
Eps 46
47
Eps 47
48
Eps 48
49
Eps 49
50
Eps 50
51
Eps 51
52
Eps 52
53
Eps 53
54
Eps 54
55
Eps 55
56
Eps 56
57
Eps 57
58
Eps 58
59
Eps 59
60
Eps 60
61
Eps 61
62
Eps 62
63
Eps 63
64
Eps 64
65
Eps 65
66
Eps 66
67
Eps 67
68
Eps 68
69
Eps 69
70
Eps 70
71
Eps 71
72
Eps 72
73
Eps 73
74
Eps 74
75
Eps 75
76
Eps 76
77
Eps 77
78
Eps 78
79
Eps 79
80
Eps 80
81
Eps 81
82
Eps 82
83
Eps 83
84
Eps 84
85
Eps 85
86
Eps 86
87
Eps 87
88
Eps 88
89
Eps 89
90
Eps 90
91
Eps 91
92
Eps 92
93
Eps 93
94
Eps 94
95
Eps 95
96
Eps 96
97
Eps 97
98
Eps 98
99
Eps 99
100
Eps 100
101
Eps 101
102
Eps 102
103
Eps 103
104
Eps 104
105
Eps 105
106
Eps 106
107
Eps 107
108
Eps 108
109
Eps 109
110
Eps 110
111
Eps 111
112
Eps 112
113
Eps 113
114
Eps 114
115
Eps 115
116
Eps 116
117
Eps 117
118
Eps 118
119
Eps 119
120
End
121
Season 2
122
(Season 2) bab 2
123
Bonus part
124
(Season 2) bab 4
125
(season 2) bab 5
126
promosi karya baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!