Masyaallah

" kenapa? "Dinda bertanya dengan nada penasaran.

" Kata manager nya, kami tidak bisa masuk karna harus izin yabg punya pemilik kafe , sedangkan kami tidak tau siapa pemilik nya." ucap Abi ahmad sedih, karna tidak bisa mengabulkan permintaan istri nya.

" kami pemilik nya " ucap Dinda sambil tersenyum kepada mereka.

" apa!! mereka kaget termasuk dengn Rifqi langsung mengalih kan pandangannya ke Dinda.

" jadi kamu pemilik kafe ini? " Vita gembira saat satu pemilik kafe ada di depan matanya.

" Bukan , lebih tepat nya Kakak saya." Dinda sambil menunjuk kearah Calista yang di balik kaca yaitu ruangan manager.

" jadi Kakak mu pemilik kafe ini?" kiyai surya seperti mendapatkan peluang untuk meminta izin masuk ke lantai atas.

" iya "

bertepatan Calista keluar ruangan dengan masih memegang kertas yg di yakini berkas keuangan.

" kakak! " panggil Dinda.

" iya " Calista menatap adiknya tanpa ekspresi." ada apa? "

" Kakak mereka dari keluarga Jonathan yang mempunyai pesantren terbesar dan merupakan kiyai dan nyai serta ustadz dan ustazah. " jelas Dinda memperkenalkan mereka terlebih dahulu.

Calista melihat mereka lalu mengucap kan salam kepada mereka.

" assalamualaikum , maaf kiyai ,nyai dan semuanya sebelum nya karna tidak sopan" ucap Calista tetap datar. Walaupun Calista orangnya cuek, datar dan dingin tapi tetap tau sopan santun selagi yang di sopani layak.

" masyaallah " batin Rifqi sambil tersenyum melihat Calista, entah pelet apa yang di gunakan Calista. Bahkan seorang ustadz saja tidak bisa mengalihkan pandanganya padanya. Beruntung Fiki dengan cepat menyadarkan Rifqi.

" Tidak masalah. "

" Ada masalah apa sehingga keluarga Jonathan datang ke kafe sederhana saya. " ucap nya rendah hati.

" Saya mau minta izin, apakah boleh kami membooking ruangan khusus anda untuk siang ini saja? " Abi ahmad penuh harapan.

Sebenarnya Calista sudah mendengar mereka bercerita dengan Dinda tadi tapi dia pura pura tidak tau.

" Maaf tapi ruangan saya tidak bisa di booking " jawab Calista dengan menunduk meminta maaf.

Kecewa. itulah yang terlihat dari raut keluarga Jonathan terlebih Vita yang menginginkan nya.

" apakah benar-benar tidak bisa saya akan membayar berapa pun yang anda mau. " ucap kiyai

Surya mencoba bernegosiasi.

" tapi ruangan saya memang bukan untuk pelanggan, bukan kah masih ada lantai dua ? "

" Rapi ini keinginan istri saya, iya lagi ngidam ingin makan di kafe anda tetapi menginginkan di lantai tiga." ujar Abi ahmad cukup sedih tidak bisa menuruti keinginan sang istri.

" Kakak apakah Kaka tega melihat nanti bayi nya ileran karena permintaan nya tidak terkabul kan? "

mohon Dinda memelas.

" iya dej nanti dia ileran loh karna kamu tidak mengizinkan mereka masuk, lagian kan cuman untuk makan siang. " timpal Radit membujuk.

Calista terdiam sejenak." hem, ikut saya. " langsung meninggalkan mereka dengan tanda tanya.

" ini maksud nya apa? apakah di izin kan? " ujar Fiki masih belum bisa mencerna kata kata Calista.

" iya itu tanda nya dia mengizinkan anggota kiyai masuk. " sahut Radit juga bernafas lega.

" Jadi umi bisa masuk ke lantai 3" ucap Vita, mereka hanya mengangguk.

" yeeee" gembira Vita seperti anak kecil mendapat kan permen.

" ayok Abi cepat sebelum nak Calista berubah pikiran. " langsung menarik Abi ahmad dan di ikuti kiyai dan nyai sedang kan yang lain berada di belakang.

" huh.. untung ada kamu dek kalau tidak, mana mau Kakak mu itu denger pendapat Abang " lega Radit sambil menatap Dinda yang berada di sampingnya.

" iya dong Dinda Syafitri winata gitu loh. " bangga Dinda mengangkat kepalanya tinggi tinggi.

" Winata? " batin Rifqi dan Fiki terkejut.

" jadi kalian dari kelurga winata. " ucap Fiki meminta kepastian apa yang di dengar nya tidak salah.

" iya " jawab Dinda jujur." Emang kenapa ustad ?"

" Jadi kalian merupakan keluarga yang berpengaruh di kota" tanya fiki yang memastikan. Mereka hanya mengangguk.

" Perkenalkan nama saya Radit tia Winata dan adek saya Dinda Syafitri winata dan yang tdi Calista

putri Winata. " radit memperkenalkan siapa mereka.

" Kalau saya Fiki dan ini sepupu saya rifqi. " ujar Fiki.

Mereka pun hanya mengangguk dan melanjutkan perjalanan nya kelantai 3.

" jadi kamu keluarga Winata gadis cuek " batin Rifqi sambil tersenyum tipis, ternyata yang membuat hati nya bergetar.

*****

sekarang mereka berada di depan pintu lantai paling atas yaitu ruangan khusus Calista.

Calista pun langsung membuka pintu dengan kode rumit, yang sama sekali tidak ada yang mengerti tapi Rifqi tau kalau itu semua untuk membuat siapa pun tidak bisa membobol nya.

Entah apa isinya tapi yang jelas dia tidak suka ada yg melihat isi ruangan nya. Namun kami ini karena adek tersayang nya yang meminta selagi tidak berlebihan maka iya akan mengabulkannya.

' Clek! '

.

.

TARA.... apa ya isi nya...

penasaran dengan cerita nya ikuti trus ya ...

jangan lupa like,komen ,favorit dan vote...

Terpopuler

Comments

kapan ni up nya thorr di tungguin lohh.....🤧

2022-05-08

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!