# Bertemu Sahabat

" Arini...!! " panggil seseorang..

Arini yang mendengar namanya di panggil, menoleh pada sumber suara.Dan dengan senyuman manisnya Arini melihat orang tersebut melangkah mendekatinya.

" Oma Sukma..?!! " seru Arini melihat wanita yang masih terlihat cantik di usia senjanya.

" Apa kabar sayang...?" tanya Oma Sukma dengan senyuman bahagia. " Oma, bersyukur bisa ketemu sama kamu lagi..nggak nyangka kalau kita ketemu disini." cerocos Oma Sukma dengan merangkul bahu gadis itu.

" Arin juga nggak nyangka ketemu oma disini, trus oma lagi apa disini? " kata Arini mengedarkan pandangannya.

" Tenang.. Oma sama bibi, tuh.. lagi pesen makanan.Tadi Oma ke apartemen cucu Oma, ternyata dia tidak ada di sana, di hubungi pun nggak diangkat, jadi.. oma putusin pulang saja,tapi..pengen minum kopi buatan Caffe ini jadi sekalian mampir, mumpung inget.. kamu masukin nomer telpon kamu dong, kalau oma kangen sama kamu..kita bisa ketemuan kan? " ucap Oma Sukma dengan semangat.

Oma Sukma mengeluarkan ponselnya dan di berikan pada Arini. Begitu Oma Sukma memberikan ponselnya Arini langsung menerimanya dan mengetik nomer ponselnya.

" Ini Oma, nomer Arini.. " ucap Arini menyerahkan ponsel itu kembali pada Oma Sukma.

Interaksi keduanya dilihat oleh Mama Firman yang merasa kasih sayang wanita sepuh itu terlihat tulus dan sangat terlihat perhatian pada Arini.

" Terima kasih ya.. Rin, Oma pergi dulu.. kapan-kapan kalau oma sudah ada waktu senggang kita ketemuan yaa.. " ucap Sang Oma.

" Iya Oma, hati-hati Oma.. " ucap Arini dengan mencium punggung tangan Oma Sukma dan sang Oma memeluk tubuh Arini dan mencium sayang gadis itu seperti cucunya sendiri.

Oma Sukma pun tersenyum ramah pada Mama Firman walaupun tak bicara satu sama lain, begitupun Mama Firman membalas dengan ulasan senyum tak kalah ramah.

Setelah kepergian Oma Sukma, Arini kembali lagi perhatian nya pada mama Firman.

" Mama disini sama siapa, sedang apa? " tanya Arini

" Mama tadi sama Nana juga anaknya, mama sengaja mau beli pempers buat anaknya Nana." jawab Mama Firman.

" Trus mama belum jadi belanja dong tadi? "

" Nggak papa, mama sudah wa Nana.. karena mama seneng ketemu kamu. "

" Arini juga seneng ketemu mama, tapi.. maaf ma.. Rini nggak bisa kelamaan soalnya...

" Mama tahu kok, semoga dia lebih baik dari Firman ya Rin.. trus, jaga diri kamu.. jangan mudah percaya sama orang, mama sayang sama kamu.. sampe kapan pun kamu jadi anak mama walaupun nantinya kamu sudah jadi istri orang." ucap Mama Firman seraya mepirik Refal yang melangkah mendekati mereka dengan menenteng belanjaan di kedua tangannya.

" Haii.. belum kelar ya, aku ke atas dulu aja.. yaa? " ucap Refal pada Arini.

" Sudah selesai kok nak, maaf yaa.. tante ganggu acara kalian." jawab Mama Firman. " Mama pamit ya Rin.. kamu baik-baik yaa?" ucap Mama Firman dan memeluk Arini erat.

Setelah itu, Mama Firman pun meninggalkan meninggalkan Arini dan Refal.

Tak membuang waktu Arini dan Refal menuju Apartemen lagi guna memasak makan malam.

Sampe di dalam Apartemen Arini langsung mengeksekusi bahan makanan yang tersedia. Tak butuh waktu lama setelah magrib Arini sudah menyelesaikan masakannya,masakan sederhana untuk Refal makan malam.

" Tuan, makanan nya sudah siap." ucap Arini saat melihat Refal melangkah masuk ke area dapur.

" Oh.. udah yaa, kalau sudah kamu mau pulang sekarang apa mau makan dulu bareng saya? " tanya Refal

" Saya langsung pulang saja Tuan, dan kalau besok mau masakin makanan lagi.. tuan bisa nulis nota kecil seperti biasa." ucap Arini dengan mengambil slim bag nya.

" Ponsel kamu.." Refal menengadahkan tangannya di depan Arini.

" Hahh.. ponsel saya tuan? "

" Iya,siapa lagi.. cepet..!!" perintah Refal

" I_iya sebentar, ini...

Refal tanpa basa basi mengetikkan sebuah nomer dan menyerahkannya lagi ke Arini.

" Itu nomer saya, dan pastikan ponsel kamu punya kuota.. " ucap Refal dengan melirik wajah polos tanpa make up Arini.

" Cantik.. " batin Refal

" Iyaaa..., saya pulang tuan.. permisi Assalamualaikum.. " pamit Arini

" Kamu tunggu di dekat pos pak Eman, nanti ada supir saya antar kamu ketempat kamu." ucap Refal saat Arini baru melangkahkan kakinya mencoba meninggalkan Refal.

" Hahh.. maksudnya,supir tuan yang anter saya.. Oke.. Assalamualaikum. "

" Wa'alaikum salam. " jawab Refal dengan membalikkan tubuhnya melangkah ke dalam ruang kerjanya.

.

.

Benar saja, saat sampe di dekat pos Pak Eman sudah ada supir kantor yang di tugaskan untuk mengantar Arini pulang.

Dengan sedikit sungkan, Arini naik ke mobil mewah Refal.Namun,setidaknya dia menghemat ongkos dan juga sampai di tempat yang di janjikan oleh sahabatnya .

Empat puluh lima menit Arini sampe di sebuah kontrakan sederhana ,tak jauh dari kontrakan

Arini.

" Terima kasih pak.. maaf merepotkan. " ucap Arini saat mau keluar dari mobil mewah itu.

" Nggak masalah non, sudah tugas saya kok.., saya permisi ya non.. " ucap pak Putra sang supir.

" Iya pak hati-hati.. " ucap Arini dengan senyuman ramahnya.

Sementara tak jauh dari tempat Arini berdiri, tiga sahabatnya memperhatikan Arini dan banyak pertanyaan yang ada di otak ketiga gadis yang sekarang berdiri di depan sebuah kontrakan, melihat Arini dengan tatapan yang penuh tanya.

" Lho.. kalian kenapa liat aku begitu sih? " tanya Arini saat melihat ketiga sahabatnya memperhatikan Arini penuh selidik.

" Kita butuh penjelasan." ucap Ayu dengan tangan di lipat di depan dadanya seperti ibu yang memergoki anaknya berbuat tidak baik.

" Penjelasan??? " tanya Arini bingung.

" Yahhh... lambat deh otak kamu yah Rin..? " umpat Jaenap.

" Yehhh... sembarangan aja kamu..!! " pekik Arini mendengar umpatan Jaenap.

" Trus apa namanya, kalau kamu pura-pura beg* ..nggak biasa kan kamu pulang itu pake mobil mewah..?? " ucap Fitri.

" Ohhh.. itu, mobil itu milik si boss... dan kebetulan aku suruh lembur tadi.. aku bilang mau ketemu kalian, akhirnya supir dia suruh anterin aku biar nggak nunggu lama. " jelas Arini.

" Yakin??? " tanya Ayu dengan senyum penuh arti

" Yakin lah, udah lah.. masuk dulu kali.Aku haus belum makan, belum minum.. capek." keluh Arini melangkah masuk ke dalam kontrakan Fitri.

Setelah mereka makan bersama ke empat gadis itu duduk santai di depan TV siap-siap untuk nobar drakor.

" Tadi aku ketemu sama mamanya Firman." ucap Arini tiba-tiba membuat ketiga sahabatnya menoleh padanya.

" Trus?

" Kok bisa?

" Ngapain?

Ketiga sahabatnya itu dengan pertanyaan berbeda diutarakan pada Arini.

" Biasa aja kali, mama Firman tak sengaja ketemu aku di swalayan waktu si boss ngajak belanja buat masakin dia makan malam, trus akhirnya aku sama mama Firman ngobrol sebentar di Caffe, kalau tanya ngapain.. cuma ngobrol dikit katanya mama kangen dan beliau juga sudah tahu kalau aku sama Firman sudah putus." jelas Arini dengan senyuman kecutnya

Ketiga sahabatnya saling pandang, tahu.. benar Arini sedang berusaha melupakan pengkhianatan mantan kekasihnya.

Bersambung.

Maaf yaa.. dilanjut besok..

Jika masih ada Typo maafin daku yaa..

Terpopuler

Comments

Aruna arfiana

Aruna arfiana

next

2022-06-20

0

Ryta Maya

Ryta Maya

move on lahh

2022-06-18

1

Hafiz Faiz

Hafiz Faiz

lanjut

2022-06-13

0

lihat semua
Episodes
1 # 7 HARI MENCINTAIMU..
2 # 1 7HM
3 #2 7HM
4 #3 7HM
5 #4B 7HM
6 # 6 7HM
7 #7 7HM
8 # 8 7Hari Mencintaimu
9 # 7 HM ( OG Baru)
10 # 7 HM ( Memperbaiki Hubungan )
11 # Berusaha Mencoba
12 # Antara Kita Selesai
13 # Ketemu Oma
14 #Arini Pergi
15 # Maid
16 # Cerianya Arini
17 # Pertemuan Arini dan Refal
18 # Bertemu Mama Firman
19 # Bertemu Sahabat
20 # Rencana ke Rumah Utama
21 # Mansion Kesuma
22 # Menantu Idaman
23 # Perubahan Refal
24 # Mengundurkan Diri
25 # Perjodohan
26 # Tak Menyangka
27 # Rencana
28 # SAH
29 #Mengikuti permainan
30 #Terpaksa tidur Seranjang
31 # Rencana ke Paris.
32 # Membuat Arini sibuk
33 #Menemuinya
34 # Alasan ke Paris
35 # Pulang
36 # Rencana buka Toko
37 # Jemput Arini
38 # Berikan aku 7 Hari untuk Mencintaimu
39 # istri Sholehah VS Imam Syurga
40 # Hak Dan Kewajiban
41 # Mencoba Menjalani yang Semestinya
42 # Serangan Fajar
43 # Rencana Arini
44 #After Unboxing
45 # Makan Malam
46 # Minta Maaf
47 # Firman Datang
48 # Menjalani yang Semestinya
49 # Mengumpulkan Bukti.
50 # Dia Kembali
51 # Sonya
52 Dinda Datang
53 # Sisi lain Arini
54 # Mulai Beraksi
55 # Refal Hilang
56 # tak Butuh 7Hari Mencintaimu
57 # Berpisah Sementara
58 # Awal Cerita SI Bucin
59 # Menjenguk Mama Lita
60 # Refal Hilang Kendali
61 # Bukti
62 #Pembuktian
63 #Terhukum Rindu
64 # Melihat Bukti
65 # Melepas Rindu
66 # Siapa Refal
67 # Memberi Pelajaran
68 # Kedantangan 5 Pria tengik & 3 Cewek Rempong.
69 # Rencana di Mulai.
70 # Tamparan Bayar kontan
71 # Berhasil.
72 # Si Cassanova
73 # Menuruti kemauan Arini.
74 #Arini Hamil??
75 # Arini yang Agresif
76 # Positif Hamil.
77 # Kesibukan Refal & Kehamilan Arini
78 # Arini Sakit??
79 # Mila
80 # Ingkar Janji
81 # Obat Apa?
82 # Kecelakaan
83 # Devanie Ayudisha Kesuma
84 # Menemukan Pendonor untuk Arini
85 # Terima kasih Firman
86 # Firman yang selalu Sayang Arini
87 # Operasi
88 # Ungkapan Tommy
89 # Operasi Arini berhasil
90 # Arini Sadar
91 # Menemui si Penabrak
92 #Pembalasan Untuk Mila
93 # Di pindahkan
94 # Sikap Arini Berubah
95 # Konsumsi Obat
96 # Bicara Pada Arini
97 #Rekaman Pemakaman Disha.
98 # Kembali Ke Apartemenn
99 # Refal yang Beda
100 # Mengikhlaskan
101 # Menambah Kadar Cinta
102 # Akhirnya Bahagia Bersama
Episodes

Updated 102 Episodes

1
# 7 HARI MENCINTAIMU..
2
# 1 7HM
3
#2 7HM
4
#3 7HM
5
#4B 7HM
6
# 6 7HM
7
#7 7HM
8
# 8 7Hari Mencintaimu
9
# 7 HM ( OG Baru)
10
# 7 HM ( Memperbaiki Hubungan )
11
# Berusaha Mencoba
12
# Antara Kita Selesai
13
# Ketemu Oma
14
#Arini Pergi
15
# Maid
16
# Cerianya Arini
17
# Pertemuan Arini dan Refal
18
# Bertemu Mama Firman
19
# Bertemu Sahabat
20
# Rencana ke Rumah Utama
21
# Mansion Kesuma
22
# Menantu Idaman
23
# Perubahan Refal
24
# Mengundurkan Diri
25
# Perjodohan
26
# Tak Menyangka
27
# Rencana
28
# SAH
29
#Mengikuti permainan
30
#Terpaksa tidur Seranjang
31
# Rencana ke Paris.
32
# Membuat Arini sibuk
33
#Menemuinya
34
# Alasan ke Paris
35
# Pulang
36
# Rencana buka Toko
37
# Jemput Arini
38
# Berikan aku 7 Hari untuk Mencintaimu
39
# istri Sholehah VS Imam Syurga
40
# Hak Dan Kewajiban
41
# Mencoba Menjalani yang Semestinya
42
# Serangan Fajar
43
# Rencana Arini
44
#After Unboxing
45
# Makan Malam
46
# Minta Maaf
47
# Firman Datang
48
# Menjalani yang Semestinya
49
# Mengumpulkan Bukti.
50
# Dia Kembali
51
# Sonya
52
Dinda Datang
53
# Sisi lain Arini
54
# Mulai Beraksi
55
# Refal Hilang
56
# tak Butuh 7Hari Mencintaimu
57
# Berpisah Sementara
58
# Awal Cerita SI Bucin
59
# Menjenguk Mama Lita
60
# Refal Hilang Kendali
61
# Bukti
62
#Pembuktian
63
#Terhukum Rindu
64
# Melihat Bukti
65
# Melepas Rindu
66
# Siapa Refal
67
# Memberi Pelajaran
68
# Kedantangan 5 Pria tengik & 3 Cewek Rempong.
69
# Rencana di Mulai.
70
# Tamparan Bayar kontan
71
# Berhasil.
72
# Si Cassanova
73
# Menuruti kemauan Arini.
74
#Arini Hamil??
75
# Arini yang Agresif
76
# Positif Hamil.
77
# Kesibukan Refal & Kehamilan Arini
78
# Arini Sakit??
79
# Mila
80
# Ingkar Janji
81
# Obat Apa?
82
# Kecelakaan
83
# Devanie Ayudisha Kesuma
84
# Menemukan Pendonor untuk Arini
85
# Terima kasih Firman
86
# Firman yang selalu Sayang Arini
87
# Operasi
88
# Ungkapan Tommy
89
# Operasi Arini berhasil
90
# Arini Sadar
91
# Menemui si Penabrak
92
#Pembalasan Untuk Mila
93
# Di pindahkan
94
# Sikap Arini Berubah
95
# Konsumsi Obat
96
# Bicara Pada Arini
97
#Rekaman Pemakaman Disha.
98
# Kembali Ke Apartemenn
99
# Refal yang Beda
100
# Mengikhlaskan
101
# Menambah Kadar Cinta
102
# Akhirnya Bahagia Bersama

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!