#7 7HM

Hari ini akhir pekan dan biasanya jika weekend,restaurant tempat Arini kerja pasti ramai. Palagi dengan adanya live music disana banyak anak muda nongkrong disana.

Konsep Restaurant tempat Arini itu Caffe & Resto.

Saat ini Arini sedang sibuk melayani para costumer yang silih berganti.

Saat istirahat Arini, Fitri mereka duduk di tempat biasa mereka duduk dan makan bersama.

" Weiihhh.. tumben lo Je makan disini .trus,tumben bareng istirahatnya sama kita. " ucap Fitri meledek salah satu teman mereka

" Wahhh... emang nggak boleh gw gabung nih, kalian kan kayak biji berduaan mulu." ucap Jaenap yang nyablak khas perkataan orang betawi.

Mendengar ucapan Jaenap yang ceplas ceplos khas orang betawi,membuat Arini selalu ingin tertawa.

" Boleh kok Je, jangan baper dong.. " ujar Arini dengan merangkul bahu Jaenap.

" Sahabat lo tuh Rin, rese.. " balas Jaenap dengan wajah cemberutya.

" Udah-udah ..duduk anteng, kita makan. " ujar Arini membuat kedua temannya duduk dan mulai menyantap makanan mereka.

" Rin, aku belum ada info loker buat kamu.." ucap Fitri membuka pembicaraan siantara mereka, sambil menyuapkan makanannya ke dalam mulutnya.

" Yah.. nggak apa-apa Fit, terima kasih untuk bantuannya." ucap Arini sedikit agak kecewa karena belum bisa menemukan pekerjaan yang bisa dia lakukan dengan sistem Freelance.

" Lo, nyari kerjaan buat siapa Rin? " tanya Jaenap yang barusan mendengar percakapan Kedua orang di depannya.

" Buat aku Je,kamu ada info nggak Je..apa aja,yang bisa Freelance dan yang penting halak. " ujar Arini.

Jaenap seperti berpikir sesuatu dan nampak sedikit ragu untuk bicara.

" Eeemm.. sorry nih sebelumnya ,aku sih..ada info kerja yang bisa Freelance cuma, jadi OG..kerjanya dari jam 6 pagi sampe jam satu siang, trus liburnya sabtu-minggu. " terang Jaenap.

Arini dengan cepat melihat ke arah Jaenap dengan mata yang berbinar.

" Jangan macem-macem deh Rin.." tukas Fitri yang melihat sahabatnya.

" Nggak papa Je, trus kerjanya dimana?" tanya Arini penasaran tanpa menghiraukan ucapan Fitri.

" Di Kesuma Group.." jawab Jaenap singkat.

"Wah Kesuma Group.. itu kan perusahaan besar." batin Arini

" Trus, persyaratan nya seperti biasa kan, nggak masalah kok Je.. aku mau." ucap Arini semangat.

" Kamu yakin, kamu nggak capek Rin..okelah kamu di kantor kerja dari jam 6 sampe jam 1 siang, trus kamu lanjut kerja lagi di sini jam 3 sore sampe jam 11malam ,sampe rumah paling jam 12 baru bisa istirahat balik kerja lagi pagi buta.. badan kamu sanggup? " tanya Jaenap sedikit tak tega membayangkan jika Arini melakukannya, apalagi dengan tubuh Arini yang kecil.

" Nggak masalah, aku punya off dari sini satu hari dan dari kantor 2 hari dan itu cukup lah buat aku istirahat sama luangin waktu buat ketemu Bang Firman." terang Arini dengan senyuman lebarnya.

" Kamu itu terlalu baik Rin, dia enak kuliah kamu sibuk banting tulang buat nombokin duit ini lah duit itu lah, yah... kalaulah mau begitu nikahin kamu dulu kek, ini.. kamu kayak emaknya aja masih mau tranfer duit bensin lah duit jajan lah, pegel aku liatnya." ungkap Fitri yang tiba-tiba nimbrung

"Rin bener kata Fitri, mendingan juga kamu harus jaga kondisi kamu, trus jaga hubungan kamu.. kamu taulah kehidupan anak kampus sama kita banting tulang ini, itu beda lho." ucap Jaenap juga.

" Terima kasih buat sarannya, biarlah itu urusan dia sama Allah, yang penting aku bisa bahagiain orang tua, aku sendiri, juga mendukung cita-cita Firman itu demi aku juga kok. " ujar Arini dengan pemikirannya yang selalu positif thinking.

" Capek aku ngomong sama kamu, nggak ngerti juga, sekarang baru setahun kuliah masih setia karena duit dari kamu, coba kalau dia jarang ketemu kamu, lebih intens ketemu temen kuliahnya.. itu godaan terberat kamu sama dia tentang kesetiaan." ucap Fitri yang selalu kasihan melihat nasib sahabatnya yang Fitri rasa dia sudah di perdaya dengan janji manis seorang Firman.

" Ihhh... kamu tuh negatif thinking mulu kerjaannya. " keluh Arini

.

.

.

Disudut restaurant terlihat kumpulan anak muda kelas borju yang mungkin dibilang setiap hari menyempatkan diri nongkrong di restaurant itu.

" Nih mana si Refal sih, lama banget.. " ucap seorang pria bernama Tommy Wibisana biasa disapa Tommy

" Mungkin kena macet." jawab pria di sampingnya bernama Bagus Wardana yang disapa Bagus

" Udah tau macet, weekend milih restaurant yang jauh dari mansion." protes Muhammad Rizal biasa di sapa Ical

" Tau tuh,makan siang disini hampir tiap hari kalau keproyek, lah.. ini nongkrong weekend kemari juga, nggak tau ada apanya nih restaurant." ucap Bagus yang aneh dengan sahabatnya.

" Permisi kak, apa sudah bisa pesan? " tanya salah satu karyawan restaurant

" Iya.. kalian mau pesen apa, aku Nasi goreng seafood sama es Capucinno yah... Kalian? " kata Tommy

" Aku, Nasi sama soto betawi deh minumnya lemon tea." kata Bagus

" Ada semur jengkol nggak neng? tanya Rizal pada pelayan yang tak lain yaitu Jaenap.

" Wah.. kalo dimari kaga ada bang, yang ada semur jengkol noh.. di warung nasi uduk po Indun" timpal Jaenap

" Dimana tuh boleh juga, enak kan? tanya Rizal berlanjut

" Enaklah, lah..masakan mak aye ,pasti enak. " jawab Jaenap penuh semangat.

" Oohh.. Mak lo yang jualan, nanti kapan-kapan dah, sekarang mau makan steek aja sama minumnya Pepsi blue yaa... " ucap Rizal dengan nyengir kuda.

" Oke deh.. ditunggu yah pesenannya, atau ada lagi yang laen? imbuh Jaenap.

" Sorry telat... " tiba-tiba seorang pria nimbrung di meja itu.

" Akhirnya dateng juga lo, mau pesen apa tuh sekalian. "ucap Bagus melihat sahabatnya baru bergabung.

" Hot Dark choco sama makannya Spagetti aja. " ucap pria yang bernama Refal.

" Fal.. kenapa lo tinggalin gw sih? " ucap seorang wanita dengan pakaian sexy nya duduk di samping Refal

" Lha.. si Kunti ngikut. " ucap Rizal spontan

Sementara yang mendengar omongan Rizal sudah menahan tawa mereka.Namun sejurus kemudian Rizal yang sudah dapat tatapan tajam dari wanita itu.

Bersambung

Terpopuler

Comments

Maulana ya_Rohman

Maulana ya_Rohman

Refal jodoh yang tertunda .. buat Arini...

2023-10-18

0

Nur hikmah

Nur hikmah

kyy refal jodohyaa arini deh....mg2 arini cpt pergoki kebusukanyaa firman

2022-06-25

0

Hafiz Faiz

Hafiz Faiz

next

2022-06-13

1

lihat semua
Episodes
1 # 7 HARI MENCINTAIMU..
2 # 1 7HM
3 #2 7HM
4 #3 7HM
5 #4B 7HM
6 # 6 7HM
7 #7 7HM
8 # 8 7Hari Mencintaimu
9 # 7 HM ( OG Baru)
10 # 7 HM ( Memperbaiki Hubungan )
11 # Berusaha Mencoba
12 # Antara Kita Selesai
13 # Ketemu Oma
14 #Arini Pergi
15 # Maid
16 # Cerianya Arini
17 # Pertemuan Arini dan Refal
18 # Bertemu Mama Firman
19 # Bertemu Sahabat
20 # Rencana ke Rumah Utama
21 # Mansion Kesuma
22 # Menantu Idaman
23 # Perubahan Refal
24 # Mengundurkan Diri
25 # Perjodohan
26 # Tak Menyangka
27 # Rencana
28 # SAH
29 #Mengikuti permainan
30 #Terpaksa tidur Seranjang
31 # Rencana ke Paris.
32 # Membuat Arini sibuk
33 #Menemuinya
34 # Alasan ke Paris
35 # Pulang
36 # Rencana buka Toko
37 # Jemput Arini
38 # Berikan aku 7 Hari untuk Mencintaimu
39 # istri Sholehah VS Imam Syurga
40 # Hak Dan Kewajiban
41 # Mencoba Menjalani yang Semestinya
42 # Serangan Fajar
43 # Rencana Arini
44 #After Unboxing
45 # Makan Malam
46 # Minta Maaf
47 # Firman Datang
48 # Menjalani yang Semestinya
49 # Mengumpulkan Bukti.
50 # Dia Kembali
51 # Sonya
52 Dinda Datang
53 # Sisi lain Arini
54 # Mulai Beraksi
55 # Refal Hilang
56 # tak Butuh 7Hari Mencintaimu
57 # Berpisah Sementara
58 # Awal Cerita SI Bucin
59 # Menjenguk Mama Lita
60 # Refal Hilang Kendali
61 # Bukti
62 #Pembuktian
63 #Terhukum Rindu
64 # Melihat Bukti
65 # Melepas Rindu
66 # Siapa Refal
67 # Memberi Pelajaran
68 # Kedantangan 5 Pria tengik & 3 Cewek Rempong.
69 # Rencana di Mulai.
70 # Tamparan Bayar kontan
71 # Berhasil.
72 # Si Cassanova
73 # Menuruti kemauan Arini.
74 #Arini Hamil??
75 # Arini yang Agresif
76 # Positif Hamil.
77 # Kesibukan Refal & Kehamilan Arini
78 # Arini Sakit??
79 # Mila
80 # Ingkar Janji
81 # Obat Apa?
82 # Kecelakaan
83 # Devanie Ayudisha Kesuma
84 # Menemukan Pendonor untuk Arini
85 # Terima kasih Firman
86 # Firman yang selalu Sayang Arini
87 # Operasi
88 # Ungkapan Tommy
89 # Operasi Arini berhasil
90 # Arini Sadar
91 # Menemui si Penabrak
92 #Pembalasan Untuk Mila
93 # Di pindahkan
94 # Sikap Arini Berubah
95 # Konsumsi Obat
96 # Bicara Pada Arini
97 #Rekaman Pemakaman Disha.
98 # Kembali Ke Apartemenn
99 # Refal yang Beda
100 # Mengikhlaskan
101 # Menambah Kadar Cinta
102 # Akhirnya Bahagia Bersama
Episodes

Updated 102 Episodes

1
# 7 HARI MENCINTAIMU..
2
# 1 7HM
3
#2 7HM
4
#3 7HM
5
#4B 7HM
6
# 6 7HM
7
#7 7HM
8
# 8 7Hari Mencintaimu
9
# 7 HM ( OG Baru)
10
# 7 HM ( Memperbaiki Hubungan )
11
# Berusaha Mencoba
12
# Antara Kita Selesai
13
# Ketemu Oma
14
#Arini Pergi
15
# Maid
16
# Cerianya Arini
17
# Pertemuan Arini dan Refal
18
# Bertemu Mama Firman
19
# Bertemu Sahabat
20
# Rencana ke Rumah Utama
21
# Mansion Kesuma
22
# Menantu Idaman
23
# Perubahan Refal
24
# Mengundurkan Diri
25
# Perjodohan
26
# Tak Menyangka
27
# Rencana
28
# SAH
29
#Mengikuti permainan
30
#Terpaksa tidur Seranjang
31
# Rencana ke Paris.
32
# Membuat Arini sibuk
33
#Menemuinya
34
# Alasan ke Paris
35
# Pulang
36
# Rencana buka Toko
37
# Jemput Arini
38
# Berikan aku 7 Hari untuk Mencintaimu
39
# istri Sholehah VS Imam Syurga
40
# Hak Dan Kewajiban
41
# Mencoba Menjalani yang Semestinya
42
# Serangan Fajar
43
# Rencana Arini
44
#After Unboxing
45
# Makan Malam
46
# Minta Maaf
47
# Firman Datang
48
# Menjalani yang Semestinya
49
# Mengumpulkan Bukti.
50
# Dia Kembali
51
# Sonya
52
Dinda Datang
53
# Sisi lain Arini
54
# Mulai Beraksi
55
# Refal Hilang
56
# tak Butuh 7Hari Mencintaimu
57
# Berpisah Sementara
58
# Awal Cerita SI Bucin
59
# Menjenguk Mama Lita
60
# Refal Hilang Kendali
61
# Bukti
62
#Pembuktian
63
#Terhukum Rindu
64
# Melihat Bukti
65
# Melepas Rindu
66
# Siapa Refal
67
# Memberi Pelajaran
68
# Kedantangan 5 Pria tengik & 3 Cewek Rempong.
69
# Rencana di Mulai.
70
# Tamparan Bayar kontan
71
# Berhasil.
72
# Si Cassanova
73
# Menuruti kemauan Arini.
74
#Arini Hamil??
75
# Arini yang Agresif
76
# Positif Hamil.
77
# Kesibukan Refal & Kehamilan Arini
78
# Arini Sakit??
79
# Mila
80
# Ingkar Janji
81
# Obat Apa?
82
# Kecelakaan
83
# Devanie Ayudisha Kesuma
84
# Menemukan Pendonor untuk Arini
85
# Terima kasih Firman
86
# Firman yang selalu Sayang Arini
87
# Operasi
88
# Ungkapan Tommy
89
# Operasi Arini berhasil
90
# Arini Sadar
91
# Menemui si Penabrak
92
#Pembalasan Untuk Mila
93
# Di pindahkan
94
# Sikap Arini Berubah
95
# Konsumsi Obat
96
# Bicara Pada Arini
97
#Rekaman Pemakaman Disha.
98
# Kembali Ke Apartemenn
99
# Refal yang Beda
100
# Mengikhlaskan
101
# Menambah Kadar Cinta
102
# Akhirnya Bahagia Bersama

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!