Hati Arini sungguh hancur, rangkaian cerita cinta yang dia rangkai selama ini lenyap sudah seiring hadirnya orang ketiga diantara dia dan Firman.
Ta km langsung ke kontrakannya, Arini menghentikan taxi yang di tumpanginya di sebuah taman.
Dia melangkah dengan mata sembabnya, nggak mungkin dia tak merasa sedih, karena memang selama ini dunianya bertumpu pada sosok Firman, tak ada yang lain.
Arini Uhhh duduk di sebuah bangku taman, memandang kosong ke depan pada sebuah danau, tanpa terasa air matanya tak bisa dia hentikan untuk mengalir.
Sampai dimana sebuah tangan menmberikan sebuah tisu padanya. Arini. terkejut dan melihat siapa orang yang mengulurkan tisu padanya.
Seorang wanita tua yang masih terlihat cantik dan penuh dengan aura yang terlihat berkharisma.
" Ambil nak, tisu kamu sudah habis.. Oma dari tadi nggak sengaja liat kamu duduk dan menengis sendirian disini. " ucap orang itu menyerahkan tisu pada Arini.
" Terima kasih Oma..
" Oma Sukma.. kamu siapa nak? " tanya Oma Sukma.
" Nama saya Arini Om,maaf kalau kehadiran saya mengganggu oma." ucap Arini.
" Nggak ada yang salah, kalau kamu mengalami kekecewaan pasti akan seperti ini,tapi..kamu harus percaya apapun yang terjadi dalam hidup kita,semua pasti yang terbaik buat kita. Belajar ikhlas dan sabar adalah kata yang mudah di katakan namun susah untuk di lakukan, tapi.. kita harus berusaha legowo.. dengan apa yang Allah takdirkan untuk kita."
Nasehat Oma Sukma membuat Arini sedikit terobati, walaupun baru saling mengenal namun, telihat sekali ketulusan hati Oma Sukma pada Arini.
" Terima kasih Oma, atas nasehatnya.. karena jujur Arini nggak ada orang tua disini, saudara pun tak punya di kota ini, semuanya ada di kampung, tapi.. Oma hadir saat yang tepat di samping Arini, terima kasih Oma akan nasehatnya. " ucap Arini dengan senyuman tulusnya.
" Sudah.. nggak usah di pikirkan,lanjutkan hidup mu dengan baik.Insyaallah jika niat kita baik, pasti akan mendapat hasil yang baik juga."
Oma Sukma membelai lembut kepala Arini yang tertutup hijab dan seperti memberikan nasehat pada cucunya sendiri.
Arini tersenyum tipis dengan perlakuan Oma Sukma.
" Arin, oleh Oma panggil Arin? tanya Oma Sukma dengan menatap sayang gadis itu.
" Nyonya besar, maaf.. tuan Muda sudah sampai ." ucap seorang wanita paruh baya yang tiba-tiba muncul di belakang Oma Sukma dan Arini.
" Astaga Siti... baiklah, Oma pergi dulu.. cucu Oma orang yang sudah sampai.. Assalamualaikum " pamit Oma Sukma pada Arini
" Wa'alaikum Salam, hati-hati oma.." ucap Arini dengan senyuman ramahnya
Oma Sukma hanya mengangguk dan berjalan beriringan dengan wanita bernama Siti menuju dimana sang cucu sudah menunggu.
" Astaga Siti,saya lupa minta nomer Arin.. " ucap Oma Sukma mengagetkan tiga orang yang ada di dalam mobil mewah itu.
" Omaaa.. bikin Refal kaget aja ,tadi.. Oma ketemu siapa lagi? anak jalanan lagi yang mau di tampung? ucap Refal sang cucu kesayanganya.
Ternyata Oma Sukma adalah Nenek pada Refal Narendra Kesuma yaitu Sukmarini istri seorang Ageng Haryo Kuncoro.
Yang mempunyai Anak bernama Anggara Jaya Kesuma.Istrinya bernama Dewi Kesuma dan Refal mempunyai adik perempuan bernama Zaskia Ayu Kesuma.
Pletak.. 💥
" Enak aja kamu ngomong, Oma ketemu sama mantu idaman Oma."
Bela Oma, yang geram dengan omongan sang cucu
" Isssttthhh... Oma, nggak usah pake ngetok kepala Refal juga kali Oma, kan Oma tah sendiri kalau Refal hanya Cin....
"Oma nggak akan pernah setuju sama pilihan kamu yang itu, dan jika calonnya lebih baik dari pilihan Oma silahkan, kredibilitas calonmu itu 0( Nol) besar Re... " timpal sang Oma yang memotong omongan sang cucu membuat Refal mendengus kesal di buatnya.
Sementara kedua orang kepercayaan keluarga Kesuma yang mendengar perdebatan nenek dan cucunya itu hanya bisa diam dan sebatas mendengar saja.
Bersambung.
NB :
***Sebelumnya Author mohon maaf sebesar-besarnya jika selama kurang lebih seminggu ini slow up yaa..
Karena memang Author belum bisa fokus menulis karena masih dalam masa berkabung.
Jujur belum bisa mikir sekarang, tapi..
Author terus coba sedikit demi sedikit buat menulis lagi.
Dan Author minta sedekah Alfatihah buat
Putri kecil kami ( lebih tepatnya keponakan author) yang baru saja kemarin di panggil menghadap Yang Maha Kuasa.
Kehilangannya adalah hal yang membuat hati kami hancur, namun.. kami sadar..harus mencoba ikhlas dan tabah***.
***Nayara Kristiwan Putri binti Dhomas Kristiawan Al-fatiha...
Untuk semuanya yang ikhlas mendoakan putri kami.hanya kata terima kasih untuk kalian.. doa baik kalian akan kembali juga pada kalian..
Terima kasih yang sudah mendukung dan mendoakan putri kami.
Insyaallah Author akan secepatnya kembali nulis lagi.
luv u all***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 102 Episodes
Comments
Yati Yati
Aamiin
2024-02-28
1
Via
aamiin
2022-12-29
0
Ayu galih wulandari
Innaalillahi wa"Innaillahirojiuun kami sekeluarga turut berduka cita y kak...maaf klau telat krn sy baru baca novel ini..🙏🙏🙏
Al Fatihah buat alhmah....
2022-12-03
0