# Cerianya Arini

Arini dengan penuh semangat membersihkan apartemen milik Refal sang boss. Pekerjaan yang sungguh menyita waktu berjam-jam lamanya.Waktu yang di butuhkan oleh Arini sungguh terbatas.

Tepat jam 16.30 Arini menyelesaikan segala pekerjaannya.Lelah,tentu..apalagi saat masuk ke dalam apartemen itu pertama kali,sungguh membuat Arini ngedumel namun dengan tidak menyia-nyiakan waktunya dia langsung mengeksekusi pekerjaannya.

Setelah dirasa selesai, Arini yang memang belum tahu nomer telpon sang bos,Arini menuliskan sesuatu di nota kecil yang dia tempel di pintu lemari pendingin.

Setelah dirasa cukup, Arini melangkah meninggalkan apartement Refal.

Saat di pos keamanan gedung, Arini menitipkan kembali kartu akses ke apartement.

" Pak Eman, maaf saya kasih kartu nya sama bapak yaa.. karena dari awal bapak yang

di berikan tanggung jawab sama tuan muda Refal untuk memegang kartunya kan? " ucap Arini sambil memberikan kartu akses ke pak Eman.

" Memang nya sudah selesai non, soalnya bapak lihat kemarin apartemen Tuan Refan berantakan, sempet minta bantuan bapak buat cari orang tapi, nggak cocok sama tuan Refal, ehhh.. untung ada non Arini." ucap Pak Eman dengan senyuman ramahnya

" Pak Eman, lebih baik panggil Arini saja pak.. nggak usah ada embel-embel non, atau apalah itu.." ucap Arini.

" Oh... gitu, kalau gitu bapak panggil Rini aja yaa? " ucap Pak Eman.

" Nah, gitu dong pak.. ya udah,Rini pulang dulu pak..udah capek banget hari ini." ucap Arini.

Arini meraih tangan pak Eman dan menyalaminya dengan takzim selayaknya anak. pada bapaknya.Dan perlakuan Arini membuat pak Eman merasa terharu melihat tindakan Arini.

" Hati-hati yaa..? " pesan pak Eman pada Arini yang mulai meninggalkan tempat itu.

" Oke pak..!! "jawab Arini dengan mengacungkan jempolnya.

.

.

Berselang lima belas menit,mobil mewah milik Refal melintas di pos pak Eman dan berhenti.

" Pak, kartu unit saya sama bapak atau sama maid saya? " tanya Refal dengan membuka kaca mobilnya.

" Ohh.. Tuan Refal, selamat sore tuan.. maaf kartunya masih sama saya, tadi Arini ngasih ke saya lagi tuan. " ucap pak Eman dengan sedikit menundukkan tubuhnya.

" Arini? " tanya Refal bingung.

" Iya.. Arini, perempuan yang bersihin unit tuan muda, namanya Arini tuan." jawab Pak Eman

Akhirnya Refal pun mengingat jika Kalina bilang nama Maid nya adalah Arini si OG di kantornya juga.

" Ohh.. iya saya lupa pak, soalnya saya juga belum pernah ketemu langsung pak." ucap Refal.

" Gitu yah ..tuan, pantes bingung.. hehehe!! " gelak Pak Eman melihat tingkah tuan muda Kesuma itu.

" Kartunya bapak pegang aja, soalnya dia akan kerja di sini jika saya tidak ada.Saya pergi dulu pak.. Assalamualaikum. "ujar Refal

" Wa'alaikum salam. " jawab pak Eman dengan senyum penuh arti.

" Dua anak muda yang aneh, tapi.. kok Arini kalau kerja maunya nggak ada majikannya. aneh.. ??gumam pak Eman dengan mandang monitor CCTV yang ada di sekitar depan Apartemen.

Sementara Refal masuk kedalam apartementnya, kesan pertama adalah rapih, bersih juga harum. Refal masuk ke bagian dapur dan membuka lemari pendingin namun , sebelum itu dia melihat nota kecil yang di tempel Arini.

" *Assalamu'alaikum Tuan Muda, saya sudah selesai memebersikan kandang bab* milik tuan muda maaf jika tersinggung habisnya Masyaallah lelahnya saya hehehe.. jika ada tugas yang akan di intruksikan bisa kasih nota kecil seperti ini ,biar saya kerjakan besok.. terima kasih*"

" Astaga dia bilang apartement ku yang mewah ini kayak kandang bab* ,astaga... !! memang iya sih,di pikir-pikir kemarin sangat kotor..huh.. "

Refal mengingat nota kecil Arini dengan senyuman miring, dan membayangkan bagaimana dengan wajah Arini yang terlihat kesal saat melihat pertama kali apartemennya.

.

.

Hari-hari Arini jalani dengan penuh semangat, apalagi dengan pekerjaannya yang menurutnya sudah bisa membuatnya lebih banyak mendapatkan uang.

Gaji menjadi maid di Apartemen Refal memang tinggi,dua kali lipat gaji sebagai OG di Kesuma Group.

Empat bulan berlalu begitu saja, Arini selama bekerja di apartemen Refal belum pernah bertemu dengan sang boss,soal tugas tambahan biasanya Refal membuat nota kecil dan di tempel di pintu kulkas seperti pertama kali Arini lakukan.

" Rin, kamu sudah mau ke apartemen boss? " tanya Lulu

" Iya Lu, kenapa? " tanya Arini balik.

" Nggak usah deh, aku bisa kok bikinin kopi buat tuan.. kamu cabut gih.." ucap Lulu pada sahabatnya itu.

" Yakin, ya udah.. maaf yaa..aku buru-buru soalnya, pengen pula cepet juga sahabat aku pada mau ngumpul soalnya." ucap Arini.

Arini langsung pergi ke tempat kerjanya yang kedua dan dengan senyuman manisnya saat sampai di pos penjagaan yang ada pak Eman sedang asik dangdutan.

" Assalamu'alaikum.." teriak Arini.

Arini yang sekarang tambah ceria, pelajaran hidupnya mengajarkan dia untuk lebih mencintai dirinya sendiri.

" Wa'alaikumsalam... Ehhh.. Rin udah dateng?" ucap pak Eman yang sedikit kaget dengan kehadiran Arini.

" Alhamdulillah baru sampe pak, nih.. Arini bawa masakan Arini buat pak Eman.. belum makan siang kan? " kata Arini sambil memberikan kotak makan berwarna hijau pada pak Eman.

" Wah... alhamdulillah, rejeki.. kalau gini uang makan siang pak Eman bisa di tabung buat tambahan anak-anak pak Eman jajan Rin.. " ucap pak Eman dengan senyum bahagianya menerima kotak makan dari Arini.

" Bagus dong, gimana kalau setiap makan siang biar dari Arini.. uang bapak bisa buat tambahan jajan buat anak pak Eman." ujar Arini.

" Hahaha... becanda Arini, alhamdulillah anak pak Eman nggak terlalu suka jajan." jawab pak Eman.

" Bukan nggak suka jajan pak, tapi.. karena tahu bapak sama ibu nya nggak cukup banyak uang.. hehehe" ungkap Arini

Pak Eman adalah Security apartemen yang ada di kawasan apartemen Refal dan istrinya buruh cuci gosok keliling di komplek dekat dengan kontrakannya, anak pak Eman tiga orang yang memang sedang banyak-banyak nya membutuhkan biaya, sekolah di Jakarta lumayan menguras kantong pak Eman karena tiga-tiganya sekolah dua SMP dan satunya SD.

" Kamu bisa aja Rin, sudah sana.. masuk biar cepet kelar, katanya mau ketemu sama sahabat kamu sore nanti.." ucap pak Eman

" Ehhh iya pak.. Rini kerja dulu pak, Assalamualaikum. " pamit Arini

" Wa'alaikum salam." jawab Pak Eman dengan senyuman memandang punggung Arini yang sudah mulai menjauh darinya.

.

.

Di kantor Refal mendadak mood nya kacau. Sejak tadi setelah makan siang menginginkan kopi enak buatan OG nya namun, ekspektasi tingginya itu berakhir kecewa, karena kopi yang dia minum adalah racikan Lulu, tak seperti biasanya, langsung membuat moodnya berubah menjadi buruk.

Bersambung

Lanjut yaaa...???

Like

Vote

Love

biar aku tambah semangat...!!!

😍😍

Terpopuler

Comments

Yati Yati

Yati Yati

ya ia bikinan arini lulu yg anter giliran lulu yg bikin anter sendir gk enk kan

2024-02-28

0

Kod Driyah

Kod Driyah

kopi buatan Arini bkin candu

2022-07-08

0

deasyna

deasyna

gegara kopi bikin mood hilang gimana kalau tahu yang buatin apa bisa buat bucin🤭😉

2022-06-11

2

lihat semua
Episodes
1 # 7 HARI MENCINTAIMU..
2 # 1 7HM
3 #2 7HM
4 #3 7HM
5 #4B 7HM
6 # 6 7HM
7 #7 7HM
8 # 8 7Hari Mencintaimu
9 # 7 HM ( OG Baru)
10 # 7 HM ( Memperbaiki Hubungan )
11 # Berusaha Mencoba
12 # Antara Kita Selesai
13 # Ketemu Oma
14 #Arini Pergi
15 # Maid
16 # Cerianya Arini
17 # Pertemuan Arini dan Refal
18 # Bertemu Mama Firman
19 # Bertemu Sahabat
20 # Rencana ke Rumah Utama
21 # Mansion Kesuma
22 # Menantu Idaman
23 # Perubahan Refal
24 # Mengundurkan Diri
25 # Perjodohan
26 # Tak Menyangka
27 # Rencana
28 # SAH
29 #Mengikuti permainan
30 #Terpaksa tidur Seranjang
31 # Rencana ke Paris.
32 # Membuat Arini sibuk
33 #Menemuinya
34 # Alasan ke Paris
35 # Pulang
36 # Rencana buka Toko
37 # Jemput Arini
38 # Berikan aku 7 Hari untuk Mencintaimu
39 # istri Sholehah VS Imam Syurga
40 # Hak Dan Kewajiban
41 # Mencoba Menjalani yang Semestinya
42 # Serangan Fajar
43 # Rencana Arini
44 #After Unboxing
45 # Makan Malam
46 # Minta Maaf
47 # Firman Datang
48 # Menjalani yang Semestinya
49 # Mengumpulkan Bukti.
50 # Dia Kembali
51 # Sonya
52 Dinda Datang
53 # Sisi lain Arini
54 # Mulai Beraksi
55 # Refal Hilang
56 # tak Butuh 7Hari Mencintaimu
57 # Berpisah Sementara
58 # Awal Cerita SI Bucin
59 # Menjenguk Mama Lita
60 # Refal Hilang Kendali
61 # Bukti
62 #Pembuktian
63 #Terhukum Rindu
64 # Melihat Bukti
65 # Melepas Rindu
66 # Siapa Refal
67 # Memberi Pelajaran
68 # Kedantangan 5 Pria tengik & 3 Cewek Rempong.
69 # Rencana di Mulai.
70 # Tamparan Bayar kontan
71 # Berhasil.
72 # Si Cassanova
73 # Menuruti kemauan Arini.
74 #Arini Hamil??
75 # Arini yang Agresif
76 # Positif Hamil.
77 # Kesibukan Refal & Kehamilan Arini
78 # Arini Sakit??
79 # Mila
80 # Ingkar Janji
81 # Obat Apa?
82 # Kecelakaan
83 # Devanie Ayudisha Kesuma
84 # Menemukan Pendonor untuk Arini
85 # Terima kasih Firman
86 # Firman yang selalu Sayang Arini
87 # Operasi
88 # Ungkapan Tommy
89 # Operasi Arini berhasil
90 # Arini Sadar
91 # Menemui si Penabrak
92 #Pembalasan Untuk Mila
93 # Di pindahkan
94 # Sikap Arini Berubah
95 # Konsumsi Obat
96 # Bicara Pada Arini
97 #Rekaman Pemakaman Disha.
98 # Kembali Ke Apartemenn
99 # Refal yang Beda
100 # Mengikhlaskan
101 # Menambah Kadar Cinta
102 # Akhirnya Bahagia Bersama
Episodes

Updated 102 Episodes

1
# 7 HARI MENCINTAIMU..
2
# 1 7HM
3
#2 7HM
4
#3 7HM
5
#4B 7HM
6
# 6 7HM
7
#7 7HM
8
# 8 7Hari Mencintaimu
9
# 7 HM ( OG Baru)
10
# 7 HM ( Memperbaiki Hubungan )
11
# Berusaha Mencoba
12
# Antara Kita Selesai
13
# Ketemu Oma
14
#Arini Pergi
15
# Maid
16
# Cerianya Arini
17
# Pertemuan Arini dan Refal
18
# Bertemu Mama Firman
19
# Bertemu Sahabat
20
# Rencana ke Rumah Utama
21
# Mansion Kesuma
22
# Menantu Idaman
23
# Perubahan Refal
24
# Mengundurkan Diri
25
# Perjodohan
26
# Tak Menyangka
27
# Rencana
28
# SAH
29
#Mengikuti permainan
30
#Terpaksa tidur Seranjang
31
# Rencana ke Paris.
32
# Membuat Arini sibuk
33
#Menemuinya
34
# Alasan ke Paris
35
# Pulang
36
# Rencana buka Toko
37
# Jemput Arini
38
# Berikan aku 7 Hari untuk Mencintaimu
39
# istri Sholehah VS Imam Syurga
40
# Hak Dan Kewajiban
41
# Mencoba Menjalani yang Semestinya
42
# Serangan Fajar
43
# Rencana Arini
44
#After Unboxing
45
# Makan Malam
46
# Minta Maaf
47
# Firman Datang
48
# Menjalani yang Semestinya
49
# Mengumpulkan Bukti.
50
# Dia Kembali
51
# Sonya
52
Dinda Datang
53
# Sisi lain Arini
54
# Mulai Beraksi
55
# Refal Hilang
56
# tak Butuh 7Hari Mencintaimu
57
# Berpisah Sementara
58
# Awal Cerita SI Bucin
59
# Menjenguk Mama Lita
60
# Refal Hilang Kendali
61
# Bukti
62
#Pembuktian
63
#Terhukum Rindu
64
# Melihat Bukti
65
# Melepas Rindu
66
# Siapa Refal
67
# Memberi Pelajaran
68
# Kedantangan 5 Pria tengik & 3 Cewek Rempong.
69
# Rencana di Mulai.
70
# Tamparan Bayar kontan
71
# Berhasil.
72
# Si Cassanova
73
# Menuruti kemauan Arini.
74
#Arini Hamil??
75
# Arini yang Agresif
76
# Positif Hamil.
77
# Kesibukan Refal & Kehamilan Arini
78
# Arini Sakit??
79
# Mila
80
# Ingkar Janji
81
# Obat Apa?
82
# Kecelakaan
83
# Devanie Ayudisha Kesuma
84
# Menemukan Pendonor untuk Arini
85
# Terima kasih Firman
86
# Firman yang selalu Sayang Arini
87
# Operasi
88
# Ungkapan Tommy
89
# Operasi Arini berhasil
90
# Arini Sadar
91
# Menemui si Penabrak
92
#Pembalasan Untuk Mila
93
# Di pindahkan
94
# Sikap Arini Berubah
95
# Konsumsi Obat
96
# Bicara Pada Arini
97
#Rekaman Pemakaman Disha.
98
# Kembali Ke Apartemenn
99
# Refal yang Beda
100
# Mengikhlaskan
101
# Menambah Kadar Cinta
102
# Akhirnya Bahagia Bersama

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!