Mendengar nama itu, bahkan pria muda yang mencoba untuk tetap bersikap tenang tidak dapat lagi mengendalikan emosi nya.
Tubuhnya bergetar di penuhi oleh dendam dan juga kebencian saat mendengar nama itu di telinga nya.
"Jangan bercanda! tidak mungkin dia masih hidup! Shura, dia sudah mati jutaan abad yang lalu." Yama yang enggan mempercayai perkataan Li Cangtian berteriak marah.
Di sisi lain, pria muda yang tak lain adalah Zi Dou Immortal juga setuju dengan perkataan Yama.
"Ya itu benar paman Li, jika dia memang masih hidup, seharusnya artefak mistis peninggalan leluhurku akan bereaksi terhadapnya."
Li Cangtian yang mendengar ucapan Zi Dou Immortal mulai berpikir kembali.
Orang yang sudah mati tidak mungkin hidup kembali, bahkan dengan bantuan roda reinkarnasi, itu hanya dapat membuat jiwa orang itu bereinkarnasi tetapi tidak untuk ingatannya.
Dengan adanya fakta seperti itu, Li Cangtian juga mulai berpikir kembali. "Mungkinkah aura itu milik orang lain? Meski itu sedikit memiliki kemiripan dengan Shura, tetapi aura itu sangat lemah. Bahkan tidak bisa di bandingkan dengan satu persen pun dari aura yang Shura miliki saat itu."
Li Cangtian akhirnya mengangguk, "Ya, mungkin ini hanya kegelisahan ku saja. Apakah kalian sudah menemukan di mana letak pecahan pedang Shura yang lain?" .
Zi Dou Immortal menggelengkan kepalanya, "Tidak, selain satu pecahan yang kita temukan ratusan ribu tahun yang lalu, aku sama sekali tidak bisa menemukan empat pecahan lainnya."
Setelah kematian Shura, pedang hitam yang telah dia gunakan untuk membunuh milyaran Kultivator akhirnya mengamuk dan menyebabkan banyak kematian di tiga alam.
Karena pedang hitam itu telah bermandikan darah selama ribuan tahun lamanya dan telah membunuh milyaran Kultivator. Pedang hitam itu akhirnya membentuk sebuah kesadaran sendiri yang tidak lain adalah Qi Yue.
Dengan pecahan jiwa Xiao Lin'er bergabung dengan aura kematian di dalam pedang, itu memicu aura kematian terus menyebar luas hingga membunuh ribuan bahkan jutaan Kultivator yang memiliki basis Kultivasi rendah.
Demi menghentikan pedang hitam itu membunuh lebih banyak Kultivator, tiga penguasa semesta akhirnya menggabungkan kekuatan untuk menyegel pedang hitam.
Sayangnya, karena cedera yang mereka dapatkan dari pertarungan dengan Shura. Li Cangtian yang telah kehabisan Qi akhirnya pingsan dan membuat gangguan dalam proses penyegelan.
Memanfaatkan celah itu, kesadaran Qi Yue di dalam pedang hitam akhirnya memecah diri menjadi lima bagian dan tersebar di seluruh semesta.
Karena tiga penguasa tidak ingin kejadian yang sama terulang kembali, mereka memutuskan untuk mencari setiap pecahan pedang hitam.
Dalam pencarian selama jutaan tahun, mereka hanya dapat menemukan satu pecahan pedang hitam di pedalaman milik ras Ancient God yang sudah hancur.
Dan apa yang tidak mereka ketahui adalah Kai yang merupakan reinkarnasi Shura saat ini memiliki tiga pecahan pedang di tangannya.
"Hmm, baiklah kalau begitu. Aku minta maaf karena telah menganggu waktu kalian yang berharga." Li Cangtian menundukkan kepalanya sebagai permintaan maaf.
"Apa yang kau lakukan Li tua, tidak sepantasnya kau meminta maaf seperti itu. Aku juga tidak begitu memikirkannya." jawab Yama.
Zi Dou Immortal juga mengangguk, "Ya paman Li, aku juga cukup senang bisa bertemu kalian berdua lagi."
Tok! Tok! Tok!
Suara ketukan pintu terdengar dari luar ruangan Zi Dou Immortal. "Oh, paman Li, paman Yama, aku ada urusan yang perlu di lakukan. Kalian lanjutkan saja mengobrol nya, aku akan pergi terlebih dulu."
Sambil mematikan cermin air, Zi Dou Immortal segera berjalan keluar untuk membuka pintu.
Sementara itu, Yama dan Li Cangtian juga tidak melakukan pembicaraan lebih lama.
****
Di dunia jiwa, setelah Zhukai keluar dan menghabiskan waktu-waktu istirahat nya untuk menemani istrinya.
Selain itu juga, Kai juga tidak lupa untuk membantu putra dan putrinya berlatih dan mengajarkan mereka beberapa teknik seni bela diri.
"Ayah! kali ini aku benar-benar akan mengalahkanmu!."
Di halaman, Zhu Long dan Zhukai saling berdiri menatap satu sama lain. Terlihat area seluas 100 meter telah di kelilingi oleh lapisan pelindung yang telah Kai buat.
Kai juga telah menekan basis Kultivasi hingga ranah
"Hehe, anak bodoh sebaiknya kau pegang kata-kata mu itu.."
Zhukai mengambil sebuah ranting kayu dan membentuk kuda-kuda untuk melawan putranya.
Sementara itu, diluar lapisan pelindung terlihat istri-istri Zhukai bersama Zhu Lin dan Zhu Yan sedang melihat latihan tanding antara Zhukai dan Zhu Long.
"Sayang semangat, Long kecil semangat!." Jiuyang Lin memberi semangat dari luar pelindung.
"Ayo semangat kalian berdua."
Zhu Long yang pertama kali memulai serangan segera berlari mengitari tubuh Zhukai sambil mencari titik lemah ayahnya.
"Di sana..."
Bang!!
Sebelum Zhu Long sempat bereaksi, Zhukai sudah terlebih dulu tiba di depannya dan memukul kepala putranya dengan cukup keras.
"Ahh..."
Zhu Long terjatuh di atas tanah dengan pedang kayu yang terlepas dari tangannya. Dia memegangi kepalanya dimana Zhukai memukulnya tadi.
"Hhuuaa.. Ibu, ayah membuliku.."
Zhu Long menangis dengan keras sambil berlari keluar dari pelindung untuk memeluk ibunya, Jiuyang Lin.
Tepat di detik berikutnya, Kai mendapatkan tatapan tajam dari Yi, Yui, Yue, Chiyan, dan yang lainnya.
"Ha? Kenapa kalian melihatku seperti itu?" Zhukai menatap istrinya dengan bingung.
"Cih, apakah Kai Gege tidak bisa bersikap lebih lembut pada putramu sendiri." Yi berkata.
"Sayang, tega sekali kamu memukul putramu sendiri sekuat itu. Lihatlah kepalanya, terdapat benjolan di kepalanya." Jiuyang Lin berkata sambil mengelus kepala putranya dengan lembut.
"Ha? kenapa kalian menyalahkan ku? Aku hanya memukul–..."
Ucapan Zhukai berhenti begitu dia melihat seringai mengejek di wajah putranya.
Hanya dengan menatap wajah putranya, Kai sudah tahu apa yang dia pikirkan.
"Hehehe, aku yang menang kali ini..."
"Anak sialan ini..." Zhukai menggertakkan giginya melihat seberapa licik putranya.
Dengan begitu, selama seharian penuh Kai mendapatkan banyak ceramah dari istri-istrinya.
Hari demi hari terus berlalu di dunia jiwa, hubungan Zhukai dengan Xia Bing Yao juga sudah kembali membaik seperti dulu.
Sekarang, Kai dan Xia Bing Yao sudah bisa berbicara dengan normal dan juga hubungan mereka juga telah semakin dekat.
Tak terasa, Kai sudah menghabiskan setahun penuh di dalam dunia jiwa. Selain berkultivasi dan melatih putranya, Zhukai juga menghabiskan waktu bermain dengan Zhu Lin dan Zhu Yan.
Saat ini, Kultivasi Zhukai masih terjebak di ranah God of Creation Langit Kesembilan.
"Huff, jadi ini batas yang bisa ku capai di dunia jiwa." Zhukai menghembuskan nafas dan secara perlahan berdiri.
Dia pergi menemui istri-istrinya dan memberitahu mereka tentang kepergiannya ke dunia atas.
"K–Kai Gege, tolong hati-hati dan cepatlah kembali." Qi Yue berkata sambil menggenggam erat telapak tangan Zhukai.
"Baiklah, aku pasti akan segera kembali dan juga aku berjanji akan menemukan pecahan jiwa kalian yang lain."
Zhukai menatap sedih pada istrinya kemudian melambaikan tangannya untuk berpamitan.
"Selamat tinggal!..."
"Sampai bertemu kembali ... Suamiku!."
****
Bersambung..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 162 Episodes
Comments
Linna_Naa^•^
/Good//Good/
2024-05-24
1
K4k3k 8¤d¤
❣✌🏻❣✌🏻❣✌🏻❣✌🏻❣
2023-12-29
1
K4k3k 8¤d¤
mantab thor lanjut terus update sampai tamat ditunggu sama para reader yang setia menanti mu update kembali
2023-12-29
1