Setelah satu minggu kehilangan kesadaran dirinya di dalam dunia kecil, Kai secara perlahan membuka kedua matanya.
"Ah.."
Kai memegangi kepalanya yang kesakitan sambil mencoba duduk.
Alangkah terkejutnya ketika Zhukai menyadari bahwa jejak rasa sakit di tubuhnya saat ini telah menghilang sepenuhnya. Sebaliknya, Kai merasa tubuhnya saat ini sangat ringan.
Tidak hanya itu, Kai juga merasakan tubuhnya di penuhi oleh energi yang tidak pernah ia rasakan sama sekali.
"Hahh, untung saja aku bisa bertahan sampai saat-saat terakhir. Bajingan mana yang begitu gila membuat teknik penempaan seperti ini."
Sambil menekan kekesalan dalam hatinya, Zhukai menarik nafas dalam-dalam sambil menjernihkan pikirannya.
Selang beberapa menit semenjak Zhukai menjernihkan pikirannya, dia kembali membuka mata.
Sudut mulutnya sedikit terbuka, Kai membuka Inventory kemudian mengambil tujuh sisik naga emas yang ia simpan di dalam sana.
"Hmm, selanjutnya dengan sisik naga emas ini aku harus memperkuat kulit ku."
Zhukai menggunakan kekuatan jiwanya untuk mengendalikan sisik naga emas. Dia kemudian menempelkan ketujuh sisik itu di kaki, tangan, kepala, perut serta punggungnya.
Setelah ketujuh sisik itu melekat dengan sempurna di tubuh Zhukai, Kai mulai mempraktikkan Transformasi Shura.
Tepat di detik berikutnya, ketujuh sisik naga emas itu bercahaya dan mengeluarkan sebuah asap emas yang perlahan membentuk sesosok naga yang begitu besar.
"Tch, Hei pria kecil, beraninya kau menggunakan sisikku untuk memperkuat kulitmu. Jika ras ku mengetahui hal ini, mereka akan memburuku bahkan jika kau berlari ke ujung dunia." bayangan naga emas yang terbentuk dari esensi sisik-sisik itu berkata pada Zhukai dengan tawa mencekam.
Saat Kai membuka matanya, seringai lebar terlihat di sudut mulut Zhukai. Saat Kai membuka mulutnya, dia berkata dengan suara merendahkan.
"Benarkah!? Kekeke, apakah kamu sudah lupa siapa yang telah membantai ribuan ras naga emas di masa lalu."
Tepat di detik berikutnya, tekanan dari niat pembantaian yang begitu kuat merembes keluar dari tubuh Zhukai.
Tatapan matanya yang begitu tajam menanamkan intimidasi yang begitu besar kepada sisa jiwa dari naga emas.
"T–Tidak mungkin!! M–Mungkinkah kamu–..."
Belum sempat sisa jiwa dari naga emas menyelesaikan ucapannya, Zhukai sudah berkata terlebih dulu dengan seringai jahat di wajahnya.
"Benar, aku ... Shura!!.."
Duarr!!
Sisa jiwa naga emas itu meledak karena tidak kuat menerima niat pembantaian yang Zhukai berikan.
Pada saat yang sama, ketujuh sisik naga emas di tubuh Zhukai telah kehilangan sinarnya dan akhirnya melebur secara perlahan hingga menghilang.
Seluruh kulit di tubuh Zhukai juga beru ah menjadi warna emas untuk sesaat hingga tak lama kembali ke warna aslinya.
"Hufftt, itu sedikit mengejutkan sisik-sisik ini masih memiliki sisa jiwa dari ras naga emas. Tapi meski begitu itu tetaplah sebuah jiwa, bahkan tanpa Kultivasi sedikit pun aku masih bisa menghancurkannya dengan mudah."
Tak lama setelah Kai selesai menggunakan sisik naga emas untuk memperkuat kulitnya. Kini hanya tersisa satu material yang tersisa.
Itu tidak lain adalah roh iblis kuno.
Awalnya, Kai ingin menggunakan roh ilahi untuk membentuk pondasinya. Tapi ia juga mengetahui seberapa sulit untuk menemukan roh ilahi.
Meski Kai saat ini menggunakan roh iblis kuno, dia bisa mengubahnya di masa depan. Tapi itu juga akan membutuhkan beberapa sumber daya lain untuk melakukannya.
Sambil menghembuskan nafas beberapa kali, Zhukai mengambil sebuah roh yang berbentuk seperti sebuah jiwa berwarna merah.
Hanya dalam satu kali pandangan, Zhukai sudah bisa melihat seberapa kuat pondasinya jika dia memurnikan roh iblis kuno.
Jika tulang Heavenly Demon dan sisik naga emas memperkuat tulang dan kulit Zhukai. Roh
iblis kuno akan memperkuat darah, tendon, otot, dan organ dalam tubuhnya.
"Baiklah, saatnya memulainya."
Zhukai menelan roh iblis kuno kedalam tubuhnya dan mulai fokus untuk memurnikan roh iblis kuno.
Tak lama setelah Kai menelan itu, urat-urat mulai terlihat di sekitar leher dan juga tubuhnya.
Itu berwarna merah bercampur hitam seolah terdapat energi jahat di dalamnya.
Kerutan demi kerutan mulai bermunculan di wajah Zhukai, tubuhnya bergetar dengan sepasang sayap yang mulai muncul di punggungnya.
Sayap itu berwarna hitam pekat dan terbuat dari ribuan bulu, rune-rune kuno bermunculan dan membentuk sebuah gambaran aneh di perut Zhukai.
Tepat di belakang punggung nya, terlihat bulan melayang dengan sinar berwarna perak menerangi kegelapan di dunia kecil.
Sementara itu, Zhukai kembali mempraktikkan Tranformasi Shura untuk membantu nya menyerap roh iblis kuno lebih cepat.
Otot-otot nya telah diperkuat, darahnya telah memiliki ketahanan terhadap segala jenis racun. Serta tendon yang telah menempel lebih kuat di tulangnya.
Saat Kai membuka mata, sorot matanya yang berwarna merah mengeluarkan tekanan intimidasi yang begitu besar.
Boomm!!
Ledakan!!
Tubuh Zhukai melayang di udara dengan beberapa kilatan petir terlihat di tubuhnya.
Tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, Zhukai akhirnya mulai membentuk salah satu fisik terkuat di dunia atas.
Fisik kaisar abadi!!
Cairan hitam terus keluar melalui pori-pori kulitnya. Itu mengeluarkan bau busuk yang membuat seseorang akan muntah hanya dengan menciumnya.
Setelah cairan hitam berhenti keluar, kini cairan berwarna putih lengket juga keluar melalui pori-pori kulitnya.
Hingga setelah cairan putih itu berhenti keluar, Zhukai membuka kembali kedua matanya yang terpejam.
Uhuk!!
Zhukai membuka mulutnya dan seteguk darah berwarna merah kehitaman keluar dari mulutnya.
"Akhirnya!! Fisik kaisar abadi, aku mendapatkan."
Dengan perasaan senang dalam hatinya, Zhukai berteriak kegirangan.
"Huf Huf ... Hoek!! aku lupa dengan ini. Setelah aku mendapatkan fisik kaisar abadi, tidak ada sedikitpun kotoran di tubuhku."
Cairan berwarna hitam itu adalah kotoran dari otot dan dagingnya, sementara cairan putih adalah kotoran dari tulangnya.
Zhukai kemudian menghubungi Yui untuk menyiapkannya air hangat di rumahnya.
[Baik Kai Gege, tunggu sebentar Yui akan menyiapkannya segera]
"Baiklah, Yui'er jika kamu sudah selesai menyiapkannya. Kamu bisa memberitahuku."
Sambil menunggu Yui selesai menyiapkan air panas untuknya mandi, Zhukai memutuskan untuk berkultivasi.
"Hmm, saatnya memulai Kultivasi dari awal."
Zhukai tersenyum kecut kemudian memejamkan kedua matanya.
Tak lama setelah itu, Kai mengalami tiga terobosan secara beruntun..
Boom!!
Boomm!!
Booommm!!
Pejuang perak Tier 1!
Melihat dia melakukan terobosan dengan mudah seperti itu, kejutan terlintas di wajah Zhukai.
"Eh, bahkan belum satu menit sejak aku berkultivasi. Kecepatan ini ... Terlalu gila!!"
Dua menit setelah itu, Kai menerima panggilan dari Yui yang mengatakan bahwa air hangat untuknya mandi telah siap.
Tanpa menunggu lebih lama, Kai segera keluar dari dunia kecil itu dan kembali ke rumah untuk membersihkan tubuhnya.
Jika Zhukai bertahan lebih lama, ia mungkin akan kehilangan akalnya karena bau tubuhnya yang sangat busuk.
****
Bersambung..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 162 Episodes
Comments
K4k3k 8¤d¤
💝👏🏼💝👏🏼💝👏🏼💝👏🏼💝
2023-12-28
2
K4k3k 8¤d¤
semangat semangat terus semangat thor lanjutin update sampai tamat ditunggu sama para reader yang setia menanti mu update kembali
2023-12-28
3
Jarang Komen:)
Next...
2022-10-19
3