Melihat niat membunuh yang begitu pekat di mata ayahnya, Zhu Ken dengan sigap menarik pedangnya sambil memeluk istrinya dengan erat.
Dia mengalirkan Qi miliknya untuk memenangkan ketakutan istrinya sekaligus memberi Zhu Chen tekanan dari pedangnya.
"Kurang ajar! beraninya kau menghunuskan pedangmu pada ayahmu sendiri." melihat tindakan putranya, Zhu Chen sangat terkejut sekaligus marah.
Bahkan ras Ancient God yang lain sangat marah melihat tindakan Zhu Ken yang melindungi seorang manusia di pelukannya.
Karena kebanggaan mereka sebagai salah satu ras terkuat di semesta, mereka semua memandang rendah ras-ras lainnya.
Apalagi ras manusia yang merupakan ras paling lemah di antara ras lainnya. Selain memiliki fisik di bawah rata-rata, tidak ada satupun kelebihan yang dimiliki oleh ras manusia.
Itulah yang membuat marah Zhu Chen setelah mendengar bahwa wanita yang di bawa oleh putranya berasal dari ras manusia.
"Cepat turunkan pedangmu, ini adalah peringatan dari ayahmu." Zhu Chen dengan wajah penuh kemarahan menatap tajam pada putranya.
Jika memang akan terjadi pertarungan, Zhu Chen memilih untuk tidak bertarung. Dia tidak bisa begitu saja melukai putranya yang memiliki takdir menjadi penguasa.
Sementara itu, Xiao Lin'er yang perlahan mulai tenang mendongak untuk menatap kekasihnya.
Ia sangat terkejut saat melihat tatapan penuh amarah di wajah Zhu Ken, ini adalah pertama kalinya dia melihat Zhu Ken seperti itu.
Merasa bahwa itu semua terjadi karenanya, Xiao Lin'er merasa sangat bersalah.
"K–Ken Gege, maaf karena aku, ini semua terjadi..."
Sebelum Xiao Lin'er bisa menyelesaikan ucapannya, seroang pemuda dari ras Ancient God melesat maju untuk menyerang mereka berdua.
Swosshh!!..
Gerakan pria itu sangat cepat, mungkin di antara banyak pemuda seusianya, dia memiliki kecepatan yang paling cepat.
Tapi di depan Zhu Ken, kecepatan itu sangatlah lambat layaknya siput bergerak.
Dentang!!
Zhu Ken menangkis serangan pemuda itu dengan ayunan pedangnya. Karena perbedaan Kultivasi yang begitu besar, pemuda itu terhempas jauh setelah menerima serangan dari Zhu Ken.
Boommm!!
Tubuh pemuda itu menghantam sebuah pohon besar dan ia menyemburkan seteguk darah segar dari mulutnya.
Detik berikutnya, pemuda itu kehilangan kesadaran diri karena luka yang ia dapatkan dari Zhu Ken.
Tatapan semua orang segera tertuju pada Zhu Ken setelah melihat seberapa kuat serangannya.
"Sial, sejak kapan dia sudah sekuat itu!!?"
Enam tahun lalu dimana Zhu Ken meninggalkan wilayah ras Ancient God, kekuatannya setidaknya ratusan kali lebih lemah dibandingkan sekarang.
Tapi bagaimanapun bisa dia berkembang dengan sangat cepat seperti itu?
Hanya ada satu alasan yang masuk akal, yaitu ... Bakat seorang penguasa.
Melihat ini, wajah Zhu Chen perlahan membaik. Dia tertawa dengan keras sambil berjalan mendekati putranya.
"Hahaha, seperti yang di harapkan dari putraku. Ayah minta maaf atas perlakuan kasar tadi..." ucap Zhu Chen sambil mencoba sebaik mungkin untuk menenangkan amarah putranya.
Meski begitu, dia masih tidak setuju dengan pernikahan antara putranya dan juga wanita ras manusia itu.
"Berhenti!!..."
Deg–...
Tekanan kuat yang merembes keluar dari tubuh Zhu Ken mengejutkan Zhu Chen berserta ras Ancient God yang lain.
"Apa kau pikir aku tidak tahu siasat licik mu pak tua!! Camkan ini dengan baik-baik. Aku, Zhu Ken mulai saat ini memutuskan hubungan antara diriku dengan ras Ancient God."
Tepat saat Zhu Ken menyelesaikan sumpahnya, terlihat perubahan warna pada langit. Kilatan petir berwarna terus bermunculan bersamaan dengan gelombang angin besar.
Sementara itu, ekspresi Zhu Chen tiba-tiba berubah. Matanya menunjukkan niat membunuh yang begitu pekat dan ia mulai mengucapakan sebuah kalimat dengan nada dingin.
"Tch, apa kau pikir aku akan membiarkan itu ... Semuanya, bunuh wanita itu."
Atas perintah Zhu Chen, ribuan ras Ancient God akhirnya mulai bergerak untuk menyerbu Zhu Ken dari berbagai sisi.
Alasan mengapa Zhu Chen meminta bantuan ras Ancient God yang lain adalah karena ia tidak memiliki keyakinan penuh untuk mengalahkan putranya sendiri.
Di sisi lain, Zhu Ken yang tidak menduga bahwa ayahnya akan bersikap sepengecut itu menggertakkan giginya kuat-kuat.
Dia dengan gerakan cepat memutar pedangnya dan membuat sebuah aliran Qi yang menyelimuti tubuhnya dan tubuh Xiao Lin'er.
Aliran Qi itu bisa menjadi pelindung sekaligus menyerang musuh saat mencoba mendekati.
"Lin'er, dengarkan ini. Aliran Qi ini tidak akan bertahan lama. Selama aku menahan mereka semua kau cepatlah–..."
Boomm!!
Craattt!!
Ucapannya terhenti, menyaksikan tubuh Xiao Lin'er meledak tepat di depan matanya, jantung Zhu Ken terasa seperti berhenti berdetak.
Pikirannya kosong dan tubuhnya tidak berhenti mengeluarkan getaran.
"L–Lin'er ... Jawab a–aku Lin'er ... Jangan tinggalkan aku sendirian."
Tubuh Zhu Ken terjatuh, air mata mengucur deras di wajahnya hingga membuat pakaiannya basah kuyup.
Menyaksikan satu-satunya orang yang ia cintai terbunuh dengan kejam, sebuah energi aneh secara misterius terbentuk di dalam Dantian nya.
Sementara itu di luar, terlihat sesok pria berusia 30 tahun-an melayang tinggi di udara dengan tatapan ganas di wajahnya.
Dia menatap Zhu Chen dan ras Ancient God lain dengan jijik sambil berseru, "Tidak berguna!!"
Pria yang melayang itu tidak lain adalah Kakek Zhu Ken sendiri sekaligus leluhur dari ras Ancient God, Zhu Tian Gu.
Di awalnya sedang berada di puncak pagoda jiwa untuk berkultivasi. Tepat saat ia membuka mata, ia merasakan aura kebencian yang berasal dari halaman desa.
Ketika dirinya sampai di sana, Zhu Tian Gu di kejutkan oleh pertarungan antara seorang pemuda dan ribuan ras Ancient God.
Melihat bahwa pemuda itu adlah cucunya sendiri, ekspresi terjebak terlintas di wajah Zhu Tian Gu.
Tapi setelah minat seorang wanita ras manusia di pelukan cucunya, Zhu Tian Gu dengan cepat memahami situasi yang sedang terjadi.
"Tch, sampah-sampah ini!! ... Apakah mereka benar-benar berasal dari rasku sendiri."
Marah dengan hal itu, Zhu Tian Gu kemudian mengangkat satu jarinya sambil mengalirkan sedikit Qi kedalam jarinya tersebut.
Begitu sinar keperakan terlihat di ujung jari, Zhu Tian Gu, dia melepaskan serangan itu dan tepat mengenai tubuh Xiao Lin'er.
Saat melihat ayahnya sedang melayang di udara sambil menatapnya dengan tatapan jijik, Zhu Chen seketika merasakan rasa takut yang begitu besar.
Tubuhnya bergidik dengan keringat dingin di punggungnya. Dia segera membungkukkan badannya untuk menyambut kedatangan ayahnya.
"Salam ayah..."
Ras Ancient God yang lain juga segera mengikuti apa yang Zhu Chen lakukan.
"Salam leluhur."
Tepat detik berikutnya, ledakan niat pembantaian yang teramat sangat besar menciptakan sebuah ledakan besar yang menghancurkan beberapa rumah dan juga bangunan di sekitarnya.
Bahkan seorang pria yang berada di sekitarnya juga ikut hangus menjadi abu.
Zhu Chen dan Zhu Tian Gu membelalakkan mata mereka karena terkejut dengan niat penuh pembantaian itu.
"Bagaimana bisa ada seseorang yang memiliki niat pembantaian seperti ini. Bahkan aku yang telah hidup sangat lama tidak memilikinya."
Zhu Tian Gu dengan mata terbuka lebar mengambil sebilah pedang dari sarungnya.
Sementara itu di tempat Zhu Ken berada, sosok orang yang benar-benar berbeda berjalan keluar dari kegelapan.
"Bunuh! Bunuh! Bunuh!!..."
Sosok pria dengan mata merah menyala berjalan keluar dari kegelapan dengan tubuh dipenuhi dengan darah.
Pria itu tidak memiliki jejak emosi sedikitpun dan hanya mengucapakan sepatah kata!..
Bunuh!!...
Dengan begitu, setelah pertarungan yang memakan waktu berminggu-minggu lamanya, salah satu ras terkuat di Three Realms terbantai habis tanpa menyisakan seorang pun..
Dan orang yang melakukan pembantaian itu mulai dikenal oleh banyak orang dengan nama ...
Iblis Shura!!.
***
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 162 Episodes
Comments
adi1
👍👍👍
2024-10-23
1
K4k3k 8¤d¤
💗💪🏼💗💪🏼💗💪🏼💗💪🏼💗
2023-12-27
1
K4k3k 8¤d¤
semangat semangat terus semangat thor lanjutin update sampai tamat ditunggu sama para reader yang setia menanti mu update kembali
2023-12-27
1