Setelah mendapatkan jawaban dari Xiao Lin'er, Zhu Ken benar-benar sangat bahagia.
Tanpa ia sadari, tubuhnya bergerak sendiri untuk memeluk Xiao Lin'er dengan erat.
"Terimakasih Lin'er, a–aku sangat bahagia saat ini.."
Zhu Ken memeluk tubuh ramping Xiao Lin'er dengan erat sambil terus berputar di tempatnya.
"Aaa... Baik-baik, tapi tolong berhenti Ken Gege kepalaku menjadi pusing."
Dengan senyuman lebar di wajahnya, Zhu Ken berhenti berputar dan mendekatkan wajahnya ke wajah Xiao Lin'er.
Melihat kepala Zhu Ken semakin mendekat, wajah Xiao Lin'er benar-benar memerah bagaikan apel yang telah matang.
Tepat setelah itu, Zhu Ken mulai mencium bibir merah Xiao Lin'er dengan lembut.
"Kya~..."
Xiao Lin'er jelas terkejut melihat Zhu Ken menciumnya secara tiba-tiba. Tetapi jauh dalam hatinya, dia merasa sangat bahagia.
Xiao Lin'er kemudian memejamkan kedua matanya dan menikmati bagaiman Zhu Ken menciumnya dengan lembut.
Saat malam hari tiba, Zhu Ken yang kembali setelah berburu meletakkan hewan hasil buruannya dan memeluk Xiao Lin'er dari belakang.
"Aku kembali Lin'er."
"Ah, kamu mengejutkanku Ken Gege. Cepat cuci tanganmu, aku akan mulai memasak ayam ini."
Zhu Ken mengangguk kemudian berjalan kearah sungai untuk membasuh kedua tangannya yang dipenuhi dengan darah.
Setelah dia kembali, dia melihat Xiao Lin'er sedang membersihkan tubuh ayam hutan itu.
Sambil menatap wajah Xiao Lin'er dari kejauhan, Zhu Ken tiba-tiba teringat dengan misi yang ayahnya berikan.
"Lin'er sayang, besok pagi aku akan membawamu menemui kedua orang tuaku. Setelah itu, ayo kita menikah secara resmi oke." ucap Zhu Ken sambil tersenyum tulus menatap wajah Xiao Lin'er.
"Apa!? T–Tapi bukankah ini terlalu tiba-tiba?" mendengar Zhu Ken akan membawanya menemui kedua orang tuanya besok pagi, Xiao Lin'er menjadi tersipu sekaligus gugup.
"Jangan gugup seperti itu Lin'er, kita hanya akan bertemu dengan mereka berdua untuk meminta persetujuan. Jika mereka berani melukaimu, maka aku sendiri yang membalas mereka."
Setelah mendengar itu, Xiao Lin'er sedikit tenang sambil berkata. "Terimakasih Ken Gege, aku menjadi lebih tenang sekarang."
Setelah menghabiskan makan malam mereka, Zhu Ken segera mengambil selimut dari cincin ruang kemudian menggenggam lengan Xiao Lin'er dan menariknya kedalam pelukannya.
"Itu tadi sangat enak Lin'er, terimakasih untuk makannya." Zhu Ken mencium kepala Xiao Lin'er sambil memeluknya erat.
"Hihi, Lin'er sangat senang mendengar itu Ken Gege, selamat malam.."
Selesai dengan ucapannya, Xiao Lin'er mulai memejamkan kedua matanya dan mencobanya tidur.
Ia berharap segera tidur dan ketika pagi hari tiba, dia bisa bertemu dengan kedua orang tua Zhu Ken dan meminta persetujuan mereka berdua.
Cahaya bulan perak perlahan menghilang digantikan dengan sinar fajar yang mulai terbit dari arah timur.
Zhu Ken dan Xiao Lin'er terbangun setelah merasakan sinar hangat dari matahari mengenai kulit mereka berdua.
"Selamat pagi Lin'er..."
Kai mencium kepalanya Xiao Lin'er sambil mencoba berdiri.
"Selamat pagi Ken Gege..."
Setelah dua pasangan itu selesai dengan ucapan selamat pagi, mereka berdua berjalan kearah danau untuk membersihkan diri mereka sebelum kembali ke pegunungan ras Ancient God.
Hutan tempat Zhu Ken dan Xiao Lin'er beristirahat saat ini berada sangat jauh dari pegunungan ras Ancient God.
Jika mereka kembali sekarang akan butuh waktu sekitar satu minggu dari sekarang.
Zhu Ken dan Xiao Lin'er menikmati perjalanan mereka ke pengunungan ras Ancient God dengan kecepatan normal.
Setelah menghabiskan perjalanan melesat gunung, kota, kekaisaran, dan juga beberapa tempat berbahaya. Mereka berdua akhirnya sampai di pegunungan Ancient God satu minggu setelah itu.
"Disana Lin'er, itu adalah tempat tinggalku dulu." Zhu Ken menunjukkan pegunungan dengan banyak gunung tak jauh dari tempatnya dan Xiao Lin'er berdiri.
"Waahhh, aku bahkan tidak tahu ada gunung setinggi ini di benua Ancient." Xiao Lin'er menutup mulutnya yang terbuka.
Jelas ia terkejut melihat pegunungan besar jauh di depannya. Sebelum Xiao Lin'er kembali ke akal sehatnya, Zhu Ken sudah menarik lengannya terlebih dulu dan mulai menggendongnya terbang.
Tak lama berlalu setelah itu, mereka berdua sampai di pintu gerbang tempat tinggal ras Ancient God.
"Eh, bukankah itu tuan muda? Lalu siapa wanita yang ada di pelukannya itu?" seorang pria yang menjaga di pintu gerbang berkata dengan wajah terkejut.
Reaksi teman di sampingnya juga sama, "Kau cepat beritahu ini pada tuan Zhu Chen, tuan muda telah kembali dengan kekasihnya."
Setelah kembali ke akal sehatnya, pria itu buru-buru mengangguk kemudian berlari masuk kedalam desa untuk memberitahu Zhu Chen tentang kembalinya putranya.
Sementara itu, Zhu Ken tidak repot-repot turun untuk memberitahu kabar kedatangannya. Karena dia memiliki kenangan buruk tentang desa itu, Zhu Ken kembali ke desa hanya untuk meminta persetujuan kedua orang tuanya tentang pernikahan nya dengan Xiao Lin'er.
Bahkan jika kemungkinan kedua orang tuanya menolak, Zhu Ken tidak repot-repot berdebat dengan mereka dan memutuskan hubungannya dengan ras Ancient God.
Setelah tak lama Zhu Ken dan Xiao Lin'er masuk kedalam desa tempat tinggal ras Ancient God, seorang pria paruh baya bersama dengan dua sosok wanita yang cukup cantik datang menyambut kedatangannya.
Mereka bertiga tidak lain adalah Ayah, ibu, dan adik perempuannya.
"Selamat datang kembali putraku." Zhu Chen tersenyum lebar saat melihat bahwa kekuatan Zhu Ken telah meningkat pesat setelah meninggalkan desa enam tahun lalu.
Zhu Ken hanya melirik ayahnya sekilas kemudian berganti melirik ibu dan adiknya.
"Ayah, sebenarnya kedatangan ku kbali ke desa ini hanya untuk meminta persetujuan mu tentang pernikahan kami."
Mendengar perkataan putranya, Zhu Chen segera melirik sosok wanita cantik yang berada di pelukan putranya itu.
"Oh, wanita ini sangat cantik ... Apakah dia berasal dari ras Divine Spirit atau Demon Spirit ataukah Chaos Immortal?" tanya Zhu Chen dengan raut wajah penuh semangat.
"Tidak, dia buian berasal dari ketiga ras itu. Lin'er ... dia berasal dari ras manusia."
Tepat setelah ucapannya berakhir, wajah Zhu Chen seketika berubah. Dia menatap marah pada putranya sambil berteriak keras.
"Apa!!... Beraninya kau membawa ras menjijikkan sepertinya ke sini, cepat putuskan hubunganmu dengannya atau aku sendiri yang akan membunuh wanita ini."
Teriakan dari Zhu Chen membuat Xiao Lin'er ketakutan, dia menggenggam erat tubuh Zhu Ken dengan tubuhnya yang bergetar hebat.
Sementara itu, wajah Zhu Ken menjadi gelap setelah mendengar perkataan kasar dari ayahnya.
"Apa maksudmu!? Jika kau berani menyentuh sehelai rambut istriku, aku tidak akan ragu memotong kedua lenganmu."
***
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 162 Episodes
Comments
adi1
👍👍
2024-10-23
1
K4k3k 8¤d¤
💗🤞🏽💗🤞🏽💗🤞🏽💗🤞🏽💗
2023-12-27
1
K4k3k 8¤d¤
mantab thor lanjut terus update sampai tamat ditunggu sama para reader yang setia menanti mu update kembali
2023-12-27
1