Setelah melepas rindu bersama dengan istri-istri dan juga anak-anak nya. Zhukai akhirnya memutuskan beristirahat.
Pagi harinya, Zhukai meminta Xue Yu untuk membantunya mencukur rambut berserta kumis dan janggut nya.
Karena itu akan cukup menganggu Zhukai ketika bertarung.
"Apakah sudah selesai Yu'er?" tanya Zhukai dengan lembut.
Xue Yu sedikit tersenyum sambil meminta Zhu Yan untuk mengambilkan sebuah cermin dari kamarnya.
"Bagaimana menurutmu sayang?" Xue Yu memberikan cermin itu pada Zhukai sambil meminta pendapat Zhukai tentang penampilannya.
"Rambut pendek ya? Hmm, ini mengingatkan ku dengan kehidupan ku di bumi dulu."
Saat mengingat saat-saat di bumi dulu, Zhukai cukup merindukan suasana itu.
Tetapi bagaimanapun, Zhukai memiliki tanggung jawab yang besar saat ini.
Karena kebangkitannya, mungkin tiga penguasa semesta sedikit merasakan kehadirannya.
Jutaan abad yang lalu dimana Zhukai memulai pertarungan dengan tiga penguasa semesta serta milyaran Kultivator dari berbagai ras berbeda. Kai mengalami kekalahan dan menderitanya luka yang sangat parah.
Setelah menderita luka itu selama ratusan tahun, Kai merasa bahwa tidak ada cara untuk menyembuhkan luka yang dia derita itu.
Dengan mendapatkan sisa sedikit kesadarannya, Kai memaksa tubuhnya untuk menggunakan sisa energi terakhirnya untuk membantu jiwa Xiao Lin'er bereinkarnasi.
Sayangnya, sebuah kejadian tak terduga membuat jiwa Xiao Lin'er terpecah menjadi enam bagian dan terpisah di semesta yang berbeda-beda.
"Tiga penguasa semesta ya ... Hmm, aku tidak tahu seberapa kuat mereka saat ini. Mungkin kekuatan mereka bertiga setidaknya hampir mencapai puncak penguasa." Sambil tersenyum tipis, Zhukai menyerahkan cermin itu kembali pada Xue Yu.
"Terimakasih Yu'er, aku sangat menyukai ini. Apakah aku terlihat tampan dengan rambut panjang atau pendek?"
Mendengar pertanyaan Zhukai, Xue Yu tanpa ragu menjawab. "Tidak ada perbedaan sayang, kamu sangat tampan dengan penampilan manapun."
Setelah kejadian kemarin, Zhu Long secara terus menerus meminta pertarungan dengan Zhukai.
Bahkan setelah tahu bahwa dia tidak bisa mengalahkan ayahnya, Zhu Long terlihat tidak peduli dan masih mencoba untuk memberikan sebuah pukulan pada ayahnya.
"Ayah, ayo bertarung..." ujar Zhu Long dengan lantang.
"Hahh, anak ini..."
Dengan seringai lebar, Zhukai memberi anggukan pada Zhu Long.
Tanpa butuh waktu lama, setelah memberi Zhu Long pelajaran yang cukup keras. Kai berkata, "Dengar ini Long kecil, ayah sangat senang dengan sikap berani darimu. Tapi ingat ini, di luar sana terdapat banyak Kultivator kejam. Dengan berani saja tidak cukup, tapi kamu juga butuh kekuatan untuk itu."
"Apakah kamu ingin ayah mengajarimu suatu teknik?"
Tepat setelah mendengar itu, mata Zhu Long bersinar dengan wajah nya yang sudah tidak sabar.
"Ya ya ya ... Apa itu teknik yang kuat? dan juga, apa nama dari teknik itu?"
Zhukai berpikir sejenak, melihat Kultivasi Zhu Long yang hanya berada di ranah Dewa Ilahi Tahap Surga, dia tidak bisa mengajari putranya teknik Sword Emperor.
Tapi tak lama, Zhukai akhirnya menemukan sebuah teknik yang cocok.
"Ingat ini Long kecil, nama teknik ini adalah ... Tarian Pedang Api.."
Zhukai mengambil sebuah ranting kecil, yang berada tak jauh darinya. Detik berikutnya tepat saat Kai mengalirkan Qi miliknya, sebuah pusaran api tiba-tiba terbentuk mengitari ranting kayu itu.
Sambil mempraktekkan teknik itu di depan putranya, Kai juga mulai menjelaskan cara untuk mengelola Qi dengan benar pada Zhu Long.
"Jadi, apakah kamu sekarang mengerti?"
Penjelasan yang Kai berikan sangat mudah di mengerti, hanya dalam sekali penjelasan, Zhu Long sudah menangkap itu semua dalam pikirannya.
"Aku mengerti ayah, aku akan mempelajari teknik ini dan setelah itu aku akan menantang mu lagi." Zhu Long berkata dengan tegas.
Melihat itu, Zhukai tersenyum puas sambil menepuk kepala putranya. "Baik, ayah akan menunggu sampai saat itu."
Setelah selesai mengajari putranya, Zhukai berjalan keluar dari dalam rumah dan berniat pergi menemui Wang Zhong untuk menanyakan tentang keberadaan murid-muridnya yang lain.
Dengan persepsi ilahinya yang mencakup seluruh dunia jiwa, Kai dengan cepat mengetahui dimana Wang Zhong berada saat ini.
Tapi setelah Kai melihat banyak Kultivator lain bersama dengan Wang Zhong, senyuman lebar terukir di wajahnya yang tampan.
"Jadi dia sudah menemukan mereka, hehe seperti yang diharapkan darinya. Aku akan pergi menemuinya nanti, untuk saat ini aku berniat pergi ke tempat itu terlebih dulu."
Tempat yang Kai maksudkan tidak lain adalah sebuah tempat yang letaknya tidak jauh dari rumahnya.
Itu adalah tempat yang sering ia kunjungi setelah ia membuat dunia jiwa.
Saat Kai sampai di sana dan mengambil sebuah mangga yang sudah matang pada pohon di belakangnya.
Tepat di detik berikutnya, tubuhnya membeku setelah melihat cincin hitam di tangannya.
"Cincin ini ... Sial, bagaimana aku bisa lupa.."
Kai menepuk kepalanya setelah menyadari bertahap bodohnya dirinya.
Tapi tak lama, seringai lebar terlihat jelas di wajahnya. Dia terus mengumumkan seberapa beruntungnya dirinya mendapatkan cincin hitam itu.
Note : Yang lupa cincin hitam itu apa, itu pemberian dari gurunya (Iblis Pedang).
Karena dulu System selalu gagal dalam mengindentifikasi cincin itu, Zhukai akhirnya menyerah untuk mencari tahu cincin apa itu sebenarnya.
Tapi sekarang, setelah mendapatkan kembali ingatan kehidupan pertamanya, Zhukai akhirnya tahu seberapa berharganya cincin hitam itu.
Cincin itu bernama Jade Dao, tapi Kai mengubah nama cincin itu menjadi Shura's Ring di kehidupan pertamanya.
Cincin itu sendiri termasuk kedalam sepuluh artefak terkuat di seluruh semesta dan menempati peringkat tiga.
Sedangkan untuk Re–System sendiri, itu tidak termasuk kedalam daftar artefak terkuat tetapi Kai harus mengakui bahwa sepuluh artefak terkuat sama sekali tidak layak jika dibandingkan dengan Re–System.
Tapi bagaimanapun, Kai sangat beruntung memiliki Shura's Ring kembali di kehidupannya saat ini.
Salah satu alasan mengapa kecepatan Kultivasi Zhukai ribuan kali lebih cepat dibandingkan dengan Kultivator lain adalah karena cincin itu.
Dalam cincin itu, terdapat sebuah dunia kecil yang Kai gunakan untuk berkultivasi dulu. Alasan mengapa dunia kecil itu begitu istimewa adalah karena perbedaan waktu yang sangat besar antara dunia nyata dengan dunia kecil itu.
Satu hari di dunia nyata sama dengan seratus tahun di dunia kecil itu.
Dengan perbandingan waktu yang begitu besar seperti itu, bagaimana mungkin para Kultivator kuat di sana tidak menginginkan nya.
"Luar biasa ... Dengan harta ini, aku bisa membangun pondasi ku dari awal."
Saat Kai mendapatkan kembali ingatan kehidupan pertamanya, dia juga sadar bahwa menaikkan Kultivasi dengan membunuh hanya merusak pondasinya saja.
Tetapi dengan bantuan cincin hitam itu, Kai berniat untuk membangun ulang pondasinya dan memulai Kultivasi nya dari awal dengan mempraktekkan teknik di kehidupannya sebelumnya.
Teknik itu bernama Tranformasi Shura!
***
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 162 Episodes
Comments
adi1
👍
2024-11-19
1
adi1
❤❤❤
2024-11-17
1
adi1
👍
2024-11-09
1