Begitu Kai keluar dari dunia kecil di dalam Shura's Ring, dia segera bergegas ke rumahnya untuk cepat-cepat mandi dan menghilangkan bau busuk yang sangat menyengat dari tubuhnya.
Saat Kai menyadari bahwa tidak ada satu orang pun di dalam rumah, dia kemudian melepas seluruh pakaiannya dan berjalan masuk ke dalam kamar mandi.
Begitu pintu kayu di depannya terbuka, tubuh Zhukai menegang saat melihat semua istrinya sedang duduk di atas kursi kecil yang ada di dalam kamar mandi.
Tubuh mereka tertutup oleh sehelai kain tipis berwarna putih yang cukup ketat. Walupun tubuh mereka tertutup, Kai masih bisa melihat apa sebenarnya di balik kain putih itu.
Hingga beberapa detik kemudian, darah mengalir keluar melalui kedua lubang hidung Zhukai, dia menggosok kedua matanya dan berharap bahwa dia sedang berkhayal saat ini.
"Sayang, kenapa hanya berdiri diam di sana. Cepatlah datang kemari, kami secara bergantian akan menggosok tubuhmu." Chiyan berdiri dan mulai menarik lengan Zhukai masuk kedalam kamar mandi.
"T–Tunggu dulu.."
Tanpa memiliki keinginan untuk menolak, Zhukai hanya berdiam diri sambil menikmati keindahan menggosok tubuhnya.
Setelah melewati kejadian menyenangkan bersama istrinya di kamar mandi, tubuh Zhukai saat ini menjadi semakin bugar.
*Puasa, jadi gak ada adegan nganu ya!
Setelah membentuk pondasinya dengan tiga material berharga, tubuh Zhukai saat ini terlihat seperti telah di tata ulang.
Otot-otot nya yang begitu besar tetapi tidak terlalu besar, terlihat seperti standar pria pada umumnya.
Tapi kekuatan yang Kai lepaskan bahkan dapat membunuh seorang Kultivator Immortal dalam sekali pukulan.
Kulit tubuhnya juga semakin halus setelah di perkuat oleh tujuh sisik naga emas, paras wajahnya juga semakin tampan.
Sementara itu, Kai juga telah bertambah tinggi yang membuat postur tubuhnya mencapai 198 cm.
"Ah, Kai Gege rambutmu tumbuh dengan sangat cepat. Ini bahkan belum satu bulan sejak aku memotongnya, bagaimana itu bisa kembali panjang seperti ini." Xue Yu membuka lebar mulutnya karena terkejut.
Karena Xue Yu tidak tahu bahwa ada perbedaan antara di dunia nyata dan dunia kecil, dia tidak tahu bahwa Zhukai telah menghabiskan lebih dari satu tahun di dunia kecil walupun itu hanya beberapa menit di dunia jiwa.
Jadi, Kai merasa tidak aneh melihat rambutnya memanjang dengan cepat.
"Ini karena latihan yang aku jalani Yu'er, dan aku juga ingin memberitahu kalian bahwa aku akan berlatih kurang lebih satu minggu."
"Selama satu minggu itu, aku minta maaf karena tidak bisa menemani kalian."
Zhukai menatap dengan sedih pada Chiyan berserta istrinya yang lain. Karena kepergiannya bukan hanya satu minggu melainkan 700 tahun.
Meski hanya Zhukai yang bisa merasakannya, tetapi Kai masih bisa merasakan kerinduan akan istri-istrinya selama dia pergi berlatih.
"Tidak apa-apa Suamiku, kami tahu bahwa kamu memulai Kultivasi mu dari awal. Aku dan yang lainnya pasti selalu menunggumu kembali pulang." Chiyan berkata dengan suara rendah sambil mencoba meyakinkan Zhukai untuk tidak khawatir.
Sementara itu, setelah menatap wajah istri-istrinya untuk waktu yang cukup lama. Zhukai akhirnya menghela nafas pelan kemudian memaksakan senyum pahit di wajahnya.
"Terimakasih karena sudah mengerti diriku, semuanya."
***
Holy Realms, dunia atas!
Di sebuah mansion mewah yang berada tepat di samping danau Huanglan, seorang pria muda memasang wajah kesal setelah kembali dari lelang semesta.
Sialan! Sialan! Sialan!.
Pria muda itu melampiaskan rasa kesalnya dengan memukul tembok gerbang mansion ayahnya.
Hingga setelah dia meninggalkan retakan di tembok gerbang itu, pria muda itu berteriak dengan keras.
"Sialaaaannnn!!!..."
Ha Ha Ha...
Setelah kembali merasa tenang, pria muda itu berjalan ke meja yang berada dekat dengan danau Huanglan.
Karena selain berada di dekat danau Huanglan, mansion mewah itu juga berada di antara tiga gunung besar yang membuat udara di sekitar mansion itu menjadi sangat sejuk.
"T–Tuan muda, kepala klan meminta anda datang ke ruang pertemuan keluarga." seorang pelayan berkata dengan wajah ketakutan.
Ia jelas merasa sangat takut untuk berbicara pada tuan mudanya ketika sedang marah. Pada suatu waktu ketika tuan mudanya marah karena kalah dalam sebuah kompetisi Klan, dia melampiaskan rasa kesalnya dengan memperkosa pelayan itu secara paksa.
Meski pelayan wanita itu sudah mencoba menolak bahkan melawan, tetapi pada akhirnya dia hanya bisa pasrah dan menahan rasa sakit dari perlakuan kasar tuan mudanya.
Saat ini ketika pria muda itu mendengar perkataan pelayan, dia segera berbalik dan berdiri menghampiri pelayan wanita itu.
Pria muda itu mengangkat tangannya dan menyentuh pipi lembut dari pelayan wanita nya.
"Xia Li, kamu terlihat sangat cantik hari ini..."
Pria muda itu, mendekatkan bibirnya pada bibir merah muda dari pelayan wanita.
Dengan tubuh bergetar, pelayan wanita itu sedikit membuka mulutnya dan berkata dengan suara pelan.
"T–Tolong hentikan ini t–tuan muda, anda sudah memiliki seorang tunangan."
Begitu pria muda itu, Lu Xiao mendengar nya. Dia menjadi sangat marah dan memukul pelayan wanita itu dengan cukup keras.
"****** sialan! beraninya kau berkata seperti itu, mau atau tidak aku pasti akan memperkosamu nanti malam."
Karena kekesalannya di lelang semesta beberapa saat lalu, Lu Xiao menjadi sangat marah dan marah.
Ini adalah pertama kalinya dia menerima penghinaan dari seseorang di lelang semesta semenjak dia pertama kali mengikuti lelang semesta ratusan ribu tahun yang lalu.
Deg–
Seolah jantung pelayan wanita itu berhenti berdetak, dia menangis dan memohon pada Lu Xiao untuk tidak memperkosanya.
"Diam!! kau tidak memiliki hak untuk mengatakan hal itu."
Setelah puas menghukum pelayan wanita itu untuk meredakan amarahnya. Ku Xiao akhirnya berjalan pergi meninggalkan wanita itu dan pergi ke ruang pertemuan keluarga.
Ia tidak tahu mengapa ayahnya memanggil nya, tetapi Lu Xiao yakin bahwa itu sesuatu yang penting untuk di bicarakan.
Tak lama kemudian, Lu Xiao sampai di pintu ruangan pertemuan keluarga. Terlihat dua orang yang sedang menjaga di depan pintu.
"Salam tuan muda, kepala klan sedang menunggu anda di dalam."
Lu Xiao tanpa menjawab segera berjalan masuk kedalam ruangan itu.
Begitu pintu terbuka, terlihat bahwa ayahnya sedang duduk di atas kursi sambil membaca sebuah catatan yang di berikan oleh adiknya.
Begitu menyadari kedatangan putranya, pria itu sedikit melirik putranya kemudian berkata.
"Xiao, apa kamu tahu alasanku memanggilmu datang kemari." tanya pria itu.
Lu Xiao menggeleng, "Tidak ayah, apakah itu untuk misi klan?"
Pria itu, Lu Chen menyeringai lebar.
"Bukan, tapi ini adalah perintah langsung dariku."
Melihat wajah serius ayahnya, Lu Xiao tanpa sadar menelan ludahnya sambil bertanya. "Apa itu ayah?"
"Hehe, ayah ingin kamu menarik perhatian wanita ini dan menjadikannya istrimu di kompetisi Klan nanti."
"S–Siapa dia ayah?"
Lu Chen tertawa keras, "Jenius dari Klan Zi, Zi Lin Yue!."
****
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 162 Episodes
Comments
adi1
/Good/
2024-11-27
0
adi1
/Good//Good/
2024-11-27
0
Linna_Naa^•^
/Good/
2024-05-24
1