Episode 9

Vino duduk di samping El dengan terus mengelus pipinya. El merasa sangat bersalah telah menampar sahabatnya itu. Leo sedang asik menikmati cemilannya yang dibuatkan oleh ibu Arini.

ayah Adnan pergi mengurus tokonya, ibu Arini dan Alana pulang ke rumah. Alana harus mengerjakan tugas kelompoknya bersama Meri, sedangkan ibu Arini pulang untuk melihat laundrynya sekaligus memasak untuk malam nanti.

"sakit ya Vin...?" tanya El

"nggak, manis-manis menyakitkan. ya sakit lah, pake nanya lagi" jawab Vino ketus

"Vin, kayaknya bibir lu miring deh" ucap Leo

"hah, yang benar lu Le" Vino kalang kabut. ia mencari cermin namun tidak mendapatkannya. kemudian ia mengambil handphonenya dan membuka kamera depan

Vino memeriksa setiap inci wajahnya, apakah ada yang tergores atau bibirnya benar-benar miring. namun ternyata Leo hanya mengerjainya saja.

Leo terkekeh melihat tingkah Vino, dengan kesal Vino melemparkan kulit buah ke arah Leo.

"gue kira bibir gue benar-benar miring" ucap Vino

"aman kok Vin aman, bahkan ketampanan mu nggak berkurang sedikitpun" ucap Leo

"aman sih aman, tapi sakit banget tau. elu juga El, sekate-kate banget sih pake nampar gue segala. apa salah Dan dosaku...?" ucap Vino

"ya maaf, gue nggak sengaja" jawab El

"nggak sengaja apanya, jelas-jelas elu dekatin gue terus langsung nampar gue. hancur sudah ketampananku yang hakiki ini" Vino mengelus wajahnya

"tapi ya El, gue penasaran sebenarnya elu ngapain sih ke ruangan itu...?" tanya Leo

Vino mendengar pertanyaan Leo langsung mengangguk cepat. dirinya juga penasaran apa yang dilakukan El di ruangan itu.

El mulai menceritakan apa yang dialaminya 3 hari yang lalu. kenapa 3 hari, karena sesuai perkataan ayah Adnan bahwa El sudah pingsan 3 hari dan baru saja ia sadarkan diri tadi.

El bercerita dari awal dirinya bangun ingin ke kamar mandi, kemudian ada yang mengetuk pintu kamarnya dan melihat Vino kemudian mengikutinya sampai di ruangan itu.

El bercerita bagaimana ia melihat Vino sedang memakan tikus dengan mulut yang sudah dipenuhi darah kemudian saat itu dirinya langsung jatuh pingsan. namun saat terjatuh, hantu kak Bima datang menahan tubuhnya.

"gitu ceritanya. makanya tadi gue nampar elu. kiranya elu setan itu lagi yang masih menyamar" ucap El

"elu serius, lihat gue sedang memakan tikus...?" tanya Vino

"dua rius malah" jawab El

"iuuuuuh...jijik banget gue. jelas itu bukan gue, sejak kapan coba gue doyan sama tikus" Vino seperti ingin muntah mendengar cerita El

"El, semenjak kecelakaan sepertinya elu bisa langsung melihat mereka yang tidak terlihat" ucap Leo

"nggak lah, itu karena mereka yang ingin menampakkan diri saja" jawab El

"tapi buktinya kak Bima tidak menampakkan dirinya kepada kami dan kami tidak melihatnya tapi elu dapat melihatnya. bukannya itu aneh" timpal Leo

"eh iya, bicara tentang kak Bima, dia dimana sekarang...?" tanya Vino

"aku di sini" Bima langsung datang berdiri di samping Vino

"astaga naga, kaget gue. elu kayak setan saja" Vino mengelus dadanya

"emang dia setan kan" ucap Leo

"iya ya, lupa gue" timpal Vino

"kak Bima darimana...?" tanya El

"aku dari keliling rumah sakit" jawab Bima

"rumah sakit dikelilingi, yang asik itu keliling dunia kak" celetuk Vino

"kamu mau aku ajak keliling dunia...?" tanya Bima

"caranya...?" tanya Vino balik

"kamu harus mati dulu" jawab Bima

gleg.....

Vino menelan ludahnya dengan susah, begitupun dengan Leo dan El.

"nggak deh, gue nggak minat" jawab Vino cepat

"kak, gue mau nanya sesuatu" ucap El

"apa...?" tanya Bima

"saat gue pingsan kemarin, gue lihat ada kakak yang nahan tubuh gue. apa kakak yang waktu itu nolongin gue dari makhluk itu...?" tanya El

"hummm. dia setan jahil, suka mengganggu manusia. untungnya kemarin itu aku datang tepat waktu kalau tidak mungkin kamu sudah dibawa olehnya ke alam lain" jawab Bima

"alam lain...?" tanya ketiga sahabat itu

"iya" jawab Bima

"kak Bima, sekarang gue yang mau bertanya" ucap Leo

"silahkan"

"gue dan Vino bisa melihat kakak sekarang itu karena kakak yang memang sengaja menampakkan diri kepada kami kan...?" tanya Leo

"iya" jawab Bima

"waktu itu, kan kakak pernah nggak menampakkan diri kepada kami. harusnya kami semua nggak melihat kakak, tapi Kenapa El waktu itu bisa melihat kakak...?" tanya Leo lagi

Bima melihat El yang juga sedang melihatnya, menunggu jawaban darinya.

"mungkin karena dia bisa melihat kami yang tidak terlihat" jawab Bima

"melihat mereka yang tidak terlihat, maksud kakak, mata batin gue terbuka begitu...?" tanya El

"hummm.... memangnya kenapa. apakah selama ini kamu tidak pernah melihat makhluk seperti kami...?" ucap Bima

"nggak pernah" jawab El

"tuh kan El, gue bilang juga apa. sepertinya kecelakaan itu membuat mata elu bisa tembus pandang" ucap Leo

"hiiiiiy... berarti sekarang elu bisa melihat setan dong El" ucap Vino

"hus...jangan ngomongin setan kenapa sih. gue masih truama sama kejadian kemarin" timpal El

"jadi kapan kalian bisa menemui ibuku...?" tanya Bima

"ya amsyoooong....gue sampai lupa dengan itu" Vino menepuk dahinya

"tunggu sampai El keluar rumah sakit bisa nggak kak...?" tanya Leo

"lah, kenapa nunggu gue" ucap El

"elu harus nemanin kita. sekarang kan elu punya mata ketiga, siapa tau kami diganggu sama mereka jadi elu harus nolongin kita" ucap Leo

"ck... nolongin gimana, kemarin aja gue hampir game over" ucap El

"nggak ada penolakan. pokoknya elu harus ikut kita berdua. gimana kak, bisa kan.." ucap Leo

"tapi jangan terlalu lama, kasian ibuku yang setiap hari menunggu kepulanganku. jasadku sekarang sudah di makamkan oleh pihak rumah sakit karena tidak ada yang datang menjemput ku. meskipun begitu aku tidak bisa kembali sebelum amanahku tertunaikan" jawab Bima

"maaf ya kak, kita janji bakal menyampaikan amanah kakak kepada ibu kak Bima" ucap Vino merasa sedih

"aku percaya kalian semua" Bima tersenyum dengan wajah yang pucat pasi

hampir satu bulan El berada di rumah sakit, dan kini sekarang ia sudah keluar dari tempat itu.

ketiga sahabat itu sudah membuat rencana untuk pergi menemui ibu Bima setelah pulang sekolah nanti.

sesuai perkataannya, Bima terus mengikuti mereka kemanapun mereka pergi sampai amanahnya tersampaikan kepada ibunya.

"jadi kan kita perginya...?" tanya Leo

"jadilah. tapi kayaknya alamatnya ini jauh deh" ucap Leo

"jauh atau dekat kita harus tetap pergi. kasian kak Bima yang nggak bisa pulang ke tempat seharusnya" ucap El melihat Bima yang sedang duduk di atas pohon sambil melihat siswa yang bermain basket

"iya, gue juga kasihan. apalagi ibunya, dia pasti sedih banget anaknya nggak pulang-pulang" timpal Vino

"ini pelajaran buat kita. selama kita masih sehat dan masih punya ibu dan ayah. kita gunakan hidup sebaik-baiknya untuk membuat mereka bahagia" ucap El

ketiga sahabat itu sedang memperhatikan Bima dan tiba-tiba saja

braaakkk.....

sebuah kursi menghantam dinding membuat ketiganya terperanjat kaget.

tiga orang siswa dengan angkuhnya datang menghampiri mereka.

"Bara" ucap mereka bertiga

"elu yang namanya Vino...?" tanya Bara

"hummm...ada apa...?" tanya Vino singkat

"ada apa elu bilang. gue peringatkan sama elu ya. jauhi Nisda, dia cewek gue. berani lu ya dekatin dia" ucap Bara menunjuk wajah Vino

"apa lu bilang. cewek lu, apa gue nggak salah dengar" jawab Vino

"iya dia cewek gue" ucap Bara dengan lantang

"sudah mantan kali" ucap El

"apa lu bilang. gue sama Nisda nggak pernah putus dan sekarang dia masih tetap jadi cewek gue. jadi gue peringatkan sama elu, jauhi Nisda kalau elu nggak mau berurusan dengan gue" ucap Bara menatap Vino dengan tajamnya

"sayangnya permintaan elu gue tolak dan gue nggak bisa mengabulkannya" jawab Vino

"elu mau gue bikin bonyok" ucap Dika memegang kerak baju Vino

"sebelum elu bikin bonyok dia, gue duluan yang akan rontokin gigi lu" Leo menghempaskan tangan Dika dari baju Vino

"cih, banyak bacot lu"

bughhh....Erlan teman Bara yang satunya langsung melayangkan pukulan ke wajah Leo, membuat Leo terhuyung ke belakang.

"kurang ajar, rasakan ini"

bugh....

bugh....

bugh....

El langsung melayangkan pukulan bertubi-tubi ke wajah Erlan membuat Erlan wajahnya babak belur.

Bara langsung membalas dengan memukul Vino namun dengan cepat Vino menahannya dan membalas pukulannya.

maka terjadilah aksi pukul-pukulan, hingga suara teriakan menghentikan mereka semua.

"berhenti" teriak seseorang

semuanya berhenti dan melihat ke arah sumber suara. seorang gadis sedang berdiri menatap garang ke arah mereka semua.

"kalian ngapain sih berkelahi seperti ini, kayak anak kecil tau nggak" ucapnya

"mereka yang duluan Nisda" ucap Leo

"siapa yang duluan itu nggak penting. kalian nggak malu dilihat banyak orang"

benar saja saat mereka melihat disekeliling, banyak pasang mata dari siswa-siswi yang memperhatikan mereka semua.

"ngapain kalian liat-liat, bubar sana bubar" ucap Bara

"huuuuu...." semuanya berteriak menyoraki mereka

"Vin, Le...kalian nggak apa-apa...?" tanya El

"bonyok dikit" Vino meringis menahan sakit di wajahnya

Nisda menghampiri Vino dan kedua sahabatnya, ia menatap Vino dengan tatapan iba.

"elu nggak apa-apa...?" tanya Nisda

"gue baik-baik saja" jawab Vino meringis menahan sakit

"kak Leo nggak apa-apa kan...?" Nisda berbalik mendekati Leo

"bonyok dikit" jawab Leo

Nisda menatap Bara dengan tatapan tajam.

"elu keterlaluan Bara, kali ini gue benar-benar nggak akan maafin elu" ucap Nisda

"tapi dia dekatin elu Nis, gue nggak rela ada cowok lain yang dekatin elu" ucap Bara

"apa urusannya sama elu, kita sudah putus dan kehidupan gue, elu nggak berhak untuk ikut campur lagi" ucap Nisda

"gue nggak pernah mengiyakan kalau kita putus, gue nggak mau putus" ucap Bara dengan marahnya

"terserah, gue nggak peduli" ucap Nisda

Nisda pergi meninggalkan mereka semua, Bara mengejar Nisda, dan Dika serta Erlan mengikutinya.

"nah kan, gue udah peringatkan elu untuk nggak dekatin Nisda. sekarang begini nih akibatnya. elu kan tau sendiri bagaimana Bara" ucap Leo

"bisa nggak elu ngomelnya nanti saja, sakit banget nih muka gue" ucap Vino

"bukan cuma elu, gue juga babak belur nih. ckckck, begini memang saking rumitnya berurusan dengan cewek, jadi bonyok gini" ucap Leo memeganggi mulutnya yang berdarah

"tapi ya Vin, perasaan barusan kemarin gue kasi nomor Nisda ke elu. sekarang kalian udah jadian aja. gercep banget lu ya" ucap Leo

"belum pacaran, masih tahap pendekatan" jawab Vino

"elu serius sama sepupu gue itu, elu akan berurusan dengan Bara terus kalau elu masih saja dekatin dia" ucap Leo

"gue udah bonyok gini, nggak mungkin gue nggak serius. lagian ya sepertinya Nisda juga memberikan lampu hijau buat gue" jawab Vino

"gue sih cuman mau ingatin elu aja Vin, cinta memang butuh perjuangan tapi jangan juga sampai menyiksa dirimu sendiri. kita masih muda Vin, perjalanan kita masih panjang. gue nggak mau elu kenapa-napa hanya karena gara-gara masalah cewek. gue dukung elu sama Nisda, tapi kalau seandainya Bara terus saja gangguin elu, pesan gue, elu berhenti" ucap El

"hmmm...benar apa yang El katakan. gue yang rela sahabat gue dibuat babak belur sama dia" timpal Leo

"makasih, kalian berdua emang sahabat gue yang paling berarti buat gue" Vino merangkul El dan Leo

"balik yuk ke kelas, bentar lagi udah mau pulang. kita harus pergi menemui ibunya kak Bima" ucap El

"kuy lah" ucap Leo dan Vino

ketiga remaja itu beranjak pergi ke kelas mereka. sedangkan dari kejauhan Bima sedang memperhatikan mereka.

"persahabatan kalian sangatlah erat. semoga kalian akan terus seperti itu"

Terpopuler

Comments

VirgoRaurus 31Smile

VirgoRaurus 31Smile

rela apa GK rela nih....

2025-02-01

0

Doni Gunawan

Doni Gunawan

selanjutnya lagi

2024-12-19

0

Ciciajadeh Ciciajadeh

Ciciajadeh Ciciajadeh

sayang..🎶🎶🎶🎵🎤😁

2023-11-08

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101
102 Episode 102
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106
107 Episode 107
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116
117 Episode 117
118 Episode 118
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132
133 Episode 133
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 137
138 Episode 138
139 Episode 139
140 Episode 140
141 Episode 141
142 Episode 142
143 Episode 143
144 Episode 144
145 Episode 145
146 Episode 146
147 Episode 147
148 Episode 148
149 Episode 149
150 Episode 150
151 Episode 151
152 Episode 152
153 Episode 153
154 Episode 154
155 Episode 155
156 Episode 156
157 Episode 157
158 Episode 158
159 Episode 159
160 Episode 160
161 Episode 162
162 Episode 161
163 Episode 163
164 Episode 164
165 Episode 165
166 Episode 167
167 Episode 166
168 Episode 168
169 Episode 169
170 Episode 170
171 Episode 171
172 Episode 172
173 Episode 173
174 Episode 174
175 Episode 175
176 Episode 176
177 Episode 177
178 Episode 178
179 Episode 180
180 Episode 179
181 Episode 181
182 Episode 182
183 Episode 183
184 Episode 184
185 Episode 185
186 Episode 186
187 Episode 187
188 Episode 188
189 Episode 189
190 Episode 190
191 Episode 191
192 Episode 192
193 Episode 193
194 Episode 194
195 Episode 195
196 Episode 196
197 Episode 197
198 Episode 198
199 Episode 199
200 Episode 200
201 Episode 201
202 Episode 202
203 Episode 203
204 Episode 204
205 Episode 205
206 Episode 206
207 Episode 207
208 Episode 208
209 Episode 209
210 Episode 210
211 Episode 211
212 Episode 212
213 Episode 213
214 Episode 214
215 Episode 215
216 Episode 216
217 Episode 217
218 Episode 218
219 Episode 219
220 Episode 220
221 Episode 221
Episodes

Updated 221 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101
102
Episode 102
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106
107
Episode 107
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116
117
Episode 117
118
Episode 118
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132
133
Episode 133
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
137
138
Episode 138
139
Episode 139
140
Episode 140
141
Episode 141
142
Episode 142
143
Episode 143
144
Episode 144
145
Episode 145
146
Episode 146
147
Episode 147
148
Episode 148
149
Episode 149
150
Episode 150
151
Episode 151
152
Episode 152
153
Episode 153
154
Episode 154
155
Episode 155
156
Episode 156
157
Episode 157
158
Episode 158
159
Episode 159
160
Episode 160
161
Episode 162
162
Episode 161
163
Episode 163
164
Episode 164
165
Episode 165
166
Episode 167
167
Episode 166
168
Episode 168
169
Episode 169
170
Episode 170
171
Episode 171
172
Episode 172
173
Episode 173
174
Episode 174
175
Episode 175
176
Episode 176
177
Episode 177
178
Episode 178
179
Episode 180
180
Episode 179
181
Episode 181
182
Episode 182
183
Episode 183
184
Episode 184
185
Episode 185
186
Episode 186
187
Episode 187
188
Episode 188
189
Episode 189
190
Episode 190
191
Episode 191
192
Episode 192
193
Episode 193
194
Episode 194
195
Episode 195
196
Episode 196
197
Episode 197
198
Episode 198
199
Episode 199
200
Episode 200
201
Episode 201
202
Episode 202
203
Episode 203
204
Episode 204
205
Episode 205
206
Episode 206
207
Episode 207
208
Episode 208
209
Episode 209
210
Episode 210
211
Episode 211
212
Episode 212
213
Episode 213
214
Episode 214
215
Episode 215
216
Episode 216
217
Episode 217
218
Episode 218
219
Episode 219
220
Episode 220
221
Episode 221

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!