Episode 4

"ibu tidurlah, El tidak akan suka kalau ibu terlalu khawatir seperti ini" ucap ayah Adnan

"bagaimana ibu nggak khawatir yah, anak kita di dalam sana sedang melawan maut. andai saja bisa, biar ibu saja yang menggantikannya" ibu Arini menatap El-Syakir dibalik pintu

"jangan bicara seperti itu bu, ini semua sudah takdir. kita berdoa semoga Allah menyembuhkan anak kita"

ibu Arini menatap ayah Adnan dengan pilu. matanya bengkak seharian menangis.

"El akan bangun kan yah...?"

"tentu saja, anak kita kuat. maka dari itu ibu juga harus jaga kesehatan agar kalau El sadar nanti ibu bisa merawatnya. jangan sampai ibu sakit saat El sudah sadar, itu akan membuatnya sedih. ibu tau betul kan bagaimana sayangnya dia padamu" ayah Adnan membawa ibu Arini ke dalam pelukannya

"terimakasih bu, sudah menjadi ibu terbaik untuk El"

"seorang ibu akan melakukan yang terbaik untuk anaknya yah. El anakku, sampai kapanpun itu dia akan tetap menjadi anak ibu meski dia tidak terlahir di rahim ibu sendiri"

ayah Adnan menghela nafas panjang. ia teringat dengan masa lalunya dulu. ia harus terpisah dengan anak pertamanya dan istrinya.

(apa dia menjaga kalian dengan baik. bagaimana kabar kalian sekarang. aku harap kalian baik-baik saja) batin ayah Adnan

"ayah"

"hummm, ada apa Bu...?"

"ayah melamun saja, ada yang ayah pikirkan...?"

"tidak, ayah hanya kecapean saja dan mengkhawatirkan El"

ibu Arini memegang tangan ayah Adnan

"kita hidup bersama sudah bertahun-tahun yah, ibu tau dari sorot mata ayah, ayah memikirkan sesuatu. apakah ayah memikirkan mereka...?"

Ayah Adnan tersentak dan langsung menatap istrinya itu.

"maafkan ayah bu, tiba-tiba saja ayah kepikiran mereka. tidak seharusnya ayah memikirkan orang lain padahal ayah punya keluarga di sini yang harus ayah pikirkan"

"ayah tidak salah, tidak perlu meminta maaf. tidak ada salahnya memikirkan bagaimana keadaan anak sulung ayah"

"dia pasti sudah besar ya yah, El saja sekarang sudah remaja, sudah kelas XI SMA. mungkin untuk dia, sudah duduk di bangku perkuliahan"

"iya, dia pasti sudah tumbuh menjadi laki-laki yang tampan" ayah Adnan tersenyum

"apa ayah tidak tau dimana mereka sekarang...?"

ayah Adnan menggeleng pelan. setelah berpisah, ia tidak tau dimana mereka dan bagaimana mereka sekarang.

"ayah tidak ingin mencari mereka...?"

"untuk apa. mereka sudah punya kehidupan sendiri. untuk anak ayah, dia pasti akan baik-baik saja karena dia mempunyai ibu yang hebat, kuat dan tangguh"

"apakah El tidak pernah menanyakan mereka...?"

"mereka terpisah secara paksa dan itu semua karena keegoisan kami para orang tua. ibu tau kan waktu itu El masih kecil, dia baru berumur 4 tahun dan kakaknya berumur 8 tahun"

"setiap hari dia terus menanyakan dimana kakak dan ibunya namun ayah selalu menjawab mereka ditempat jauh"

"namun setelah ia mendapatkan kasih sayang seorang ibu, sejak saat itu dia tidak lagi menanyakan mereka. namun terkadang ia terus mengigau memanggil nama kakaknya"

"dan setelah dia remaja, dia tidak pernah lagi menanyakan itu. mungkin karena dia tau ayah tidak akan pernah menjawab pertanyaannya"

"sekarang kita tidur, ini sudah larut malam"

mereka tidur di kursi karena mereka tidak bisa masuk ke dalam ruangan putra mereka.

*********************************

tengah malam, Alana terbangun. ia bangun dengan keringat dingin karena dirinya baru saja bermimpi buruk. dengan tangan bergetar ia mengambil air minum yang ada di sampingnya dan meneguknya sampai habis.

ia melihat ke bawah, Vino dan Leo sudah terlelap dalam mimpi.

perlahan ia turun dan menghampiri mereka kemudian ia membaringkan tubuhnya di samping Leo dengan bantal guling disimpan di tengah-tengah mereka.

**Allahu Akbar Allahu Akbar**

adzan subuh menggema, membangunkan mereka yang akan melaksanakan ibadah subuh.

"uuuggghhh" Vino merenggangkan tubuhnya kemudian ia bangun dan menyalakan lampu

kebiasaan mereka saat tidur adalah mematikan lampu dan hanya menyisakan lampu kamar saja.

pas setelah ia menyalakan lampu, ia terkejut bukan main. jantungnya bahkan ingin melompat dari tempatnya.

(oh my God..... apakah gue sedang bermimpi...?) Vino menepuk pipinya pelan kemudian mencubitnya

(aaw sakit.... astaga naganaaaaa, oh my God, oh emji helloooooo) Vino mengucek-ngucek matanya

bagaimana tidak shock, pemandangan di depannya sungguh luar biasa. sepasang anak manusia sedang berpelukan entah sadar atau dalam keadaan tidak sadar. siapa lagi kalau bukan Leo dan Alana.

cekrek....

Vino mengambil gambar mereka

(ini akan jadi bukti saksi bisu nantinya. ckckck, gue juga pengen) batinnya merintih

"Le, Alana.... bangun udah subuh nih" leo menggoyangkan tubuh mereka

"5 menit lagi Vin, masih ngantuk gue" ucap Leo masih dengan tetap memeluk Alana

(cih, dasar pedofil. bilang saja nggak mau lepas) gerutu Vino

"bangun, udah subuh. ayo sholat" ucap Vino

Leo merenggangkan tubuhnya dan melihat ke arah Vino. ia belum sadar dengan keadaannya sekarang.

"udah jam berapa sih...?" tanya Leo

"tuh, lihat sendiri" Vino menunjuk jam dinding

Leo melirik jam dinding kemudian ia berusaha untuk bangun namun ia merasa lengan kirinya seakan berat ditindis sesuatu.

saat menoleh ke samping ia terlonjak kaget. ada gadis cantik di sampingnya dan parahnya gadis itu tertidur pulas dengan memeluk dirinya.

"astagfirullahaladzim" Leo meloncat dari tempatnya karena kaget

"uugghh" lenguhan Lana terdengar

Alana membuka matanya pelan. ia melihat Leo yang sedang menatap dirinya dan Vino yang sedang duduk di meja belajar.

"kak Leo sama kak Vino sudah bangun..?" Alana bangun dan duduk

"Lana, sejak k-kapan kamu tidur di bawah...?" tanya Leo gugup

"sejak semalam. Lana mimpi buruk dan nggak bisa tidur jadi Lana tidur di sini" jawab Alana

"memangnya kenapa kak Leo...?" tanya Alana

"nggak...nggak apa-apa" jawab Leo cepat

"semalam itu kalian berpe mmmm" Vino tidak melanjutkan ucapannya karena Leo membungkam mulutnya

"semalam kenapa...?" tanya Alana bingung

"nggak ada. lebih baik sekarang kamu bersih-bersih terus sholat" jawab Leo masih dengan membungkam mulut Vino

"ya sudah, Lana balik ke kamar dulu"

Alana beranjak meninggalkan mereka berdua. Leo menarik tangannya dari mulut Vino.

plak.... Vino menggeplak lengan Leo

"sakit Vin" ringis Leo

"sakit sakit, gue hampir mati bego. elu menutup jalannya pernapasan gue" kesal Vino

"sorry, abis elu mau ngomong yang nggak-nggak sama tuh anak"

"ngomong yang enggak-enggak gimana, itu fakta, real, nyata dan tajam setajam silet. nih lihat" Vino memberikan handphonenya ke Leo

"mampus gue, kalau El tau bisa K.O gue"

"gimana, enak nggak dipeluk-peluk...?" goda Vino

"ck...hapus"

"nggak, ini bagus tau fotonya. mesra banget"

"hapus Vin, gue bayar"

"nggak mau, gue juga punya uang"

"terus elu mau apa...?"

"hummm mau apa ya" Vino mengetuk-ngetukkan jari telunjuknya di dagunya dan melihat ke atas.

"dekatin gue sama Nisda, elu kan sepupunya. bolehlah tolong gue buat PDKT"

"mau dihajar sama Bara lu dekatin ceweknya"

"mereka kan udah putus, udah mantan kali. ayo dong, ya ya ya"

"ck...ok fine. tapi janji elu hapus fotonya dan jangan bilang sama siapa-siapa tentang kejadian tadi"

"okeh" girang Vino memeluk Leo

hari berganti hari El-Syakir belum juga sadarkan diri. ia telah dipindahkan di ruangan khusus agar keluarganya dapat dengan mudah untuk menjenguknya.

ayah Adnan, ibu Arini dan Alana selalu bergilir untuk menjaga El.

kalau ayah Adnan menjaga minimarket, berarti ibu Arini yang menjaga El. ibu Arini tidak apa-apa meninggalkan laundrynya karena ada kedua pegawainya yang mengurusnya.

bahkan setiap hari kedua sahabat El, Vino dan Leo selalu menjenguknya terkadang mereka tidur di rumah sakit.

seperti malam ini, mereka berada di ruangan perawatan El.

"nak Leo sama nak Vino, apa kalian tidak dimarahi orang tua kalian, karena sering tidur di sini...?" tanya ibu Arini

"ya nggak lah tante" jawab Leo

"syukurlah, ibu takutnya nanti kalian didatangi terus diseret pulang karena keseringan kesini" ucap ibu Arini

"Tante nggak usah khawatir, orang tua kami nggak kayak gitu kok. mereka senang kami peduli dengan sahabat sendiri" timpal Vino

ibu Arini tersenyum hangat. ia sangat senang anaknya memori sahabat seperti Leo dan Vino yang begitu peduli dengan sahabatnya saat kesusahan.

dulu juga waktu El kesusahan membayar uang sekolah, malah mereka yang membayarnya dengan menggunakan uang jajan mereka setiap harinya dan juga mencukupinya dengan tabungan mereka berdua.

"ayah, Alana kenapa belum datang juga...?" tanya ibu Arini

"Lana sudah di lobi rumah sakit, biar ayah jemput dulu soalnya pegangannya banyak" ucap ayah Adnan

"biar Leo saja yang jemput om" ucap Vino

Vino menyikut lengan Leo yang sedang terbengong-bengong dengan usulan sahabatnya itu.

"udah sana buruan" bisik Vino

karena tidak ada respon dari Leo, ayah Adnan beranjak untuk keluar namun Leo segera menahannya.

"om di sini saja. biar Leo yang jemput Alana" ucap Leo

"terimakasih ya nak Leo" ucap ayah Adnan

"sama-sama om"

Leo menatap tajam Vino, sedangkan Vino hanya mengedipkan mata dan tersenyum-senyum menggodanya

Leo keluar kamar dan menuju lobi rumah sakit. karena mereka berada di lantai tiga maka tentu saja mereka harus menggunakan lift.

tiba di lobi, Leo melihat Alana sedang duduk menunggu ayah Adnan.

"Lana" panggil Leo

"kak Leo. kakak di sini juga...?"

"hummm...ayo kakak bantu"

"kamu bawa apa sih, banyak banget...?"

"makanan, pakaian ganti, selimut dan beberapa belanjaan lainnya"

"udah semua kan, ayo naik"

mereka memasuki lift dan ternyata banyak orang yang masuk di lift itu membuat mereka harus berdesak-desakan.

untuk kedua kalinya Alana masuk ke dalam pelukan Leo. kali ini mereka dalam keadaan sadar tidak seperti malam itu.

bagaimana tidak, Alana bahkan diapit oleh seorang bapak-bapak yang kelihatannya genit, sehingga membuat Leo geram dan menarik Alana masuk kedalam pelukannya.

Leo menarik Alana membawanya ke depannya dan ia sendiri membalikkan badan sehingga tangan Leo ia gunakan sebagai tumpuan agar tidak menjepit Alana ke dinding lift.

Alana dapat mencium bau parfum maskulin dari tubuh Leo. entah mengapa ia sangat nyaman berada dalam posisi seperti ini.

tanpa sadar tangannya tergerak memeluk pinggang Leo, membuat Leo tersenyum kecil.

Ting.....

pintu lift terbuka. semua orang keluar termasuk Leo dan Alana.

"maaf ya Lana, tadi kakak melakukan hal yang mungkin membuatmu tidak nyaman"

"nggak kok, Lana nyaman seperti tadi. kakak jadi pelindung aku, sama seperti kak El" jawab Alana tersenyum manis

mereka sampai di kamar El-Syakir. karena belum makan, mereka memutuskan untuk makan malam dahulu.

Alana mengeluarkan semua makanan yang ia masak.

"waaah...ini semua kamu yang masak Lana...?" tanya Vino

"iya, ayo cobain kak" jawab Alana

mereka mulai makan, dan tidak henti-hentinya Vino memuji masakan Alana.

"gimana Le, enakkan...?" tanya Vino

"humm...enak" jawab Leo

Alana tersenyum mendapat pujian dari Leo. mereka makan dengan khidmatnya.

tengah malam, Vino bangun untuk buang air kecil. saat keluar dari kamar mandi ia mendengar El seperti bersuara.

perlahan ia mendekati El-Syakir dan ia mendapati El membuka matanya.

"Alhamdulillah El, kamu sudah sadar...?"

Vino segera membangunkan yang lainnya. mereka sangat senang akhirnya El-Syakir bangun juga dari komanya setelah berhari-hari ia terbaring seperti mayat.

Terpopuler

Comments

VirgoRaurus 31Smile

VirgoRaurus 31Smile

memori sahabat atau memiliki sahabat nih....

2025-01-31

0

Doni Gunawan

Doni Gunawan

selanjutnya

2024-12-19

0

Puryani Yani

Puryani Yani

masih memahami alur ceritanya

2024-11-22

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101
102 Episode 102
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106
107 Episode 107
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116
117 Episode 117
118 Episode 118
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132
133 Episode 133
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 137
138 Episode 138
139 Episode 139
140 Episode 140
141 Episode 141
142 Episode 142
143 Episode 143
144 Episode 144
145 Episode 145
146 Episode 146
147 Episode 147
148 Episode 148
149 Episode 149
150 Episode 150
151 Episode 151
152 Episode 152
153 Episode 153
154 Episode 154
155 Episode 155
156 Episode 156
157 Episode 157
158 Episode 158
159 Episode 159
160 Episode 160
161 Episode 162
162 Episode 161
163 Episode 163
164 Episode 164
165 Episode 165
166 Episode 167
167 Episode 166
168 Episode 168
169 Episode 169
170 Episode 170
171 Episode 171
172 Episode 172
173 Episode 173
174 Episode 174
175 Episode 175
176 Episode 176
177 Episode 177
178 Episode 178
179 Episode 180
180 Episode 179
181 Episode 181
182 Episode 182
183 Episode 183
184 Episode 184
185 Episode 185
186 Episode 186
187 Episode 187
188 Episode 188
189 Episode 189
190 Episode 190
191 Episode 191
192 Episode 192
193 Episode 193
194 Episode 194
195 Episode 195
196 Episode 196
197 Episode 197
198 Episode 198
199 Episode 199
200 Episode 200
201 Episode 201
202 Episode 202
203 Episode 203
204 Episode 204
205 Episode 205
206 Episode 206
207 Episode 207
208 Episode 208
209 Episode 209
210 Episode 210
211 Episode 211
212 Episode 212
213 Episode 213
214 Episode 214
215 Episode 215
216 Episode 216
217 Episode 217
218 Episode 218
219 Episode 219
220 Episode 220
221 Episode 221
Episodes

Updated 221 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101
102
Episode 102
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106
107
Episode 107
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116
117
Episode 117
118
Episode 118
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132
133
Episode 133
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
137
138
Episode 138
139
Episode 139
140
Episode 140
141
Episode 141
142
Episode 142
143
Episode 143
144
Episode 144
145
Episode 145
146
Episode 146
147
Episode 147
148
Episode 148
149
Episode 149
150
Episode 150
151
Episode 151
152
Episode 152
153
Episode 153
154
Episode 154
155
Episode 155
156
Episode 156
157
Episode 157
158
Episode 158
159
Episode 159
160
Episode 160
161
Episode 162
162
Episode 161
163
Episode 163
164
Episode 164
165
Episode 165
166
Episode 167
167
Episode 166
168
Episode 168
169
Episode 169
170
Episode 170
171
Episode 171
172
Episode 172
173
Episode 173
174
Episode 174
175
Episode 175
176
Episode 176
177
Episode 177
178
Episode 178
179
Episode 180
180
Episode 179
181
Episode 181
182
Episode 182
183
Episode 183
184
Episode 184
185
Episode 185
186
Episode 186
187
Episode 187
188
Episode 188
189
Episode 189
190
Episode 190
191
Episode 191
192
Episode 192
193
Episode 193
194
Episode 194
195
Episode 195
196
Episode 196
197
Episode 197
198
Episode 198
199
Episode 199
200
Episode 200
201
Episode 201
202
Episode 202
203
Episode 203
204
Episode 204
205
Episode 205
206
Episode 206
207
Episode 207
208
Episode 208
209
Episode 209
210
Episode 210
211
Episode 211
212
Episode 212
213
Episode 213
214
Episode 214
215
Episode 215
216
Episode 216
217
Episode 217
218
Episode 218
219
Episode 219
220
Episode 220
221
Episode 221

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!