Episode 13

"kak, kakak"

seperti bermimpi, El merasa ada yang mengguncang tubuhnya. dengan sangat berat matanya, ia memaksa untuk membukanya perlahan-lahan.

"kak, bangun" Alana menggoyangkan lengan El

"hoaaam...kakak masih ngantuk" El kembali memeluk bantal guling

"ish, bangun kak. udah magrib tau, pamali tidur magrib gini"

"apa, sudah magrib...?" El tercengang

ia bangun seketika membuat Alana terlonjak kaget. El melirik jam dinding kamarnya, benar saja waktu sudah menunjukkan pukul 18.00.

"astagfirullahaladzim, kakak belum sholat ashar" pekik El

"makanya, kalau tidur jangan tidur seperti kebo. mandi sana, usap tuh air liur kakak" Alana beranjak ingin keluar

El segera memegang mulutnya, bermaksud menghapus air liurnya namun tidak ada apa-apa. Alana yang melihat itu hanya tersenyum jahil dan mengedip-ngedipkan sebelah matanya.

"dasar nakal, sini nggak kamu"

El berlari ingin menangkap Alana namun dengan cepat Alana melarikan diri.

dengan segera El mengambil handuk dan masuk ke dalam kamar mandi. selesai mandi, ia segera melaksanakan sholat magrib.

Ting.... notifikasi pesan masuk

grup Trio kece

Vino : huwaaaaaa.....gue patah hati 😭😭😭

El : kenapa lu...?

Leo : bersyukur cuman patah hati nggak patah tulang

Vino : sekate-kate banget lu Le, hibur gue kek, ini malah tambah bikin mood gue buruk

Leo : itu kenyataan Vin. daripada elu patah tulang dihajar sama Bara, mending patah hati, nggak babak belur

Vino : tapi hati gue hancur porak-poranda 💔💔😭😭

El : ditolak lu...?

Leo : lebih tepatnya di phpin

El: ingat yang gue bilang kemarin nggak Vin...?

Vino : ingat kok ingat

El : bagus kalau elu ingat. gue nggak mau hanya karena urusan cewek, elu jadi suka berkelahi. masih banyak yang ngantri kok Vin, tenang aja.

Leo : benar tuh, gue setuju sama El. tapi-tapi ngomong-ngomong elu diputusin atau gimana sih. perasaan kalian belum jadian

Vino : jadi ceritanya kemarin tuh gini

flashback

"Vino"

"iya ada apa...?"

"bisa kita bicara ditempat lain...?"

"tentu saja, ayo"

Vino dan Nisda mencari tempat yang sepi, mereka duduk di sebuah kursi kosong.

"ada apa...?" tanya Vino

"gue mau bilang sesuatu" jawab Nisda

"mau bilang apa...?"

"gue mau bilang agar elu nggak usah hubungi gue lagi" ucap Nisda menundukkan kepalanya

"memangnya kenapa, apa karena Bara...?" tanya Vino menatap Nisda

"maaf Vin, gue nggak mau elu terluka"

"maksudnya, gue nggak ngerti"

"elu nggak perlu ngerti, cukup tau aja kalau elu nggak usah dekatin gue lagi. maaf Vin"

Nisda beranjak pergi namun Vino menahan tangannya.

"apa selama ini, elu memberikan lampu hijau hanya untuk mempermainkan gue...?"

"maaf" ucap Nisda lirih

Vino melepaskan tangan Nisda dan gadis itu pergi meninggalkannya.

flashback end

Vino : gitu ceritanya, huwaaaaaa 😭😭😭

Leo : ku menangis.... membayangkan betapa kejamnya dirinya pada dirimu....

El : move on, udah ah gue mau sholat

Vino : ok lah, gue juga mau sholat meminta kepada Allah untuk mengirimkan bidadari dari kayangan buat gue

Leo : mimpi 🤪🤪

Vino : kampret lu Le 😠😡😈😈

El tersenyum melihat percakapan mereka. karena adzan isya telah selesai berkumandang, ia segera melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim.

di dapur, ibu Arini tengah menata makanan di atas meja dibantu oleh Alana.

"panggilkan kakakmu Lana" ucap ibu Arini

"baik Bu"

Alana segera pergi ke kamar El untuk mengajaknya makan malam. baru saja mengetuk pintu, penghuninya lebih dulu keluar.

"kenapa...?" tanya El yang melihat Alana menatapnya

"makan, Lana kira kakak molor lagi" jawab Alana

"molornya nanti dilanjutin, kakak lapar. ayo makan" El merangkul bahu adiknya itu

"bu, ayah belum pulang...?" tanya El, ia mendudukkan bokongnya di kursi

"belum, masih ada pekerjaan yang harus ayah selesaikan di toko. nanti juga bentar lagi ayah pulang" jawab ibu Arini

"tapi nggak biasanya ayah pulang malam, biasanya jam 5 juga udah sampai rumah dan toko, pegawai ayah yang tutup. apa segitu sibuknya ya" ucap Alana

"namanya juga cari rezeki, pasti ada waktu sibuknya. ayo makan, jangan lupa baca doa" ucap ibu Arini

ketiganya mulai menyantap makanan yang tersedia. selesai makan, Alana membantu ibunya membersihan piring kotor.

El kembali ke kamarnya dan duduk di meja belajarnya. ia mengerjakan tugas yang akan dikumpul esok hari.

anak sekolah memang seperti itu. dikasi tugas seminggu yang lalu dan dikerjakan seminggu kemudian, besoknya akan dikumpulkan dan mereka akan punya seribu macam alasan bagi yang tidak mengerjakannya.

tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 23.00, satu jam lagi pergantian hari dan tanggal.

sesekali El menguap karena merasa mengantuk. ia membereskan semua buku-bukunya di tempatnya semula.

saat akan beranjak ke kasur, ia mendengar suara langkah kaki yang mendekat ke kamarnya dan benar saja langkah itu berhenti di depan kamarnya.

El menunggu seseorang mengetuk pintu kamarnya namun sama sekali tidak ada yang mengetuk.

(apa gue salah dengar ya) batinnya

"tau ah, ngantuk gue...hoaaaam"

El membaringkan tubuhnya di kasur. selimut menutupi sebagian tubuhnya. perlahan matanya mulai tertutup namun

braaakkk.....

suara gubrakan pintu terdengar keras membuat yang tadinya El mulai menutup mata kini ia terlonjak kaget bahkan langsung bangun dan terduduk.

(apaan tuh) batinnya

ia turun dari ranjangnya dan berjalan sangat pelan mendekati pintu kamarnya dan telinganya ia letakkan di daun pintu.

tidak ada suara apapun yang ia dengar. dirinya kembali lagi ke kasur

braaakkk....

"astagfirullahaladzim" El mengelus dadanya. baru saja beberapa langkah gubrakan pintu terdengar lagi

perasaannya mulai tidak enak, ia mulai was-was.

dugh

dugh

dugh

terdengar suara yang sedang memukul pintu kamarnya, entah menggunakan sesuatu atau semacamnya yang jelas El sekarang mulai merasa takut.

"Lana, apa itu kamu...?" teriak El

"ayah"

"ibu"

tidak sahutan, hanya suara pukulan pintu yang terdengar.

El mengambil raket nyamuk, ia pegang dengan erat. ia mulai melangkah pelan dan rencananya saat pintu terbuka yang berada di depan pintu itu akan ia hajar dengan benda yang dipegangnya di tangannya.

"oke El, bersiap. huftt"

1...

2...

3...

"hiyaaaaaa siapa kamu, beraninya mengganggu tidurku"

El membuka cepat pintu kamarnya dan mengarahkan raket nyamuk ke depan namun ternyata tidak ada siapa-siapa di sana.

"lah, kosong"

El melihat sekelilingnya, tidak ada siapapun yang ia lihat bahkan makhluk gaib pun tidak nampak di matanya.

"aneh banget...apa gue sedang halu ya sekarang" El menggaruk-garuk kepalanya

dirinya masuk ke dalam kamar dan menutup pintu. namun saat dirinya berbalik tiba-tiba saja

"baaaaaaaa"

"aaaaaaaa"

dugh...

gubraaaak

seseorang mengejutkan dirinya hingga ia berteriak kaget dan refleks berbalik ingin kabur namun kepalanya malah menghantam pintu dengan sangat kerasnya dan ia terjatuh ke lantai.

El tidak bergerak sedikitpun saat dirinya mendarat di lantai putih kamarnya itu.

"kenapa dia tidak bangun. apa dia mati"

sosok yang mengejutkan El itu mendekati El. ia menaruh telinganya di mulut El bermaksud memeriksa apakah El masih bernafas dan atau tidak.

"masih bernafas, itu berarti dia belum mati. tapi kenapa dia tidak bangun. apakah dia tidur...?"

"padahal kan aku hanya ingin bermain, eh dianya malah pingsan. dasar manusia penakut"

selang beberapa menit, El mulai sadar. ia mengerjapkan matanya perlahan dan membukanya namun dirinya dikagetkan dengan seseorang yang sedang duduk di sampingnya sambil memperhatikan dirinya, bahkan wajah mereka saling berdekatan.

"aaaaaa"

bugh.....

"aduuuh"

karena kaget, El spontan menendang orang itu hingga tersungkur menghantam pintu. orang itu kesakitan dan memegang bokongnya.

"sakit sekali... kalau pantatku tepos, tanggung jawab kamu" ia berdiri memegang bokongnya dan menatap El dengan kesalnya

seseorang laki-laki yang tidak dikenalnya berada di dalam kamarnya. orang itu memakai pakaian serba putih. bukan daster seperti milik mba Kun tapi pakaian seperti biasanya.

"siapa kamu...?" tanya El. raket nyamuknya tadi ia ambil kembali dan mengarahkan kepada orang itu

"siapa aku.....? memangnya aku siapa...?" orang itu malah bertanya balik

"mana gue tau elu siapa. makanya gue nanya" jawab El masih dengan raketnya ia arahkan ke orang itu

"dan kenapa bisa kamu berada di dalam kamar ku...?"

"oh itu, aku sejak tadi siang sudah berada di sini"

"tadi siang...?" El mengernyitkan dahinya

"iya"

"lewat mana kenapa gue nggak lihat...?"

"aku juga tidak tau lewat mana. tau-tau aku sudah berada di sini" jawabnya

"ck...terus elu ngapain ke sini, gue nggak kenal sama elu. apa jangan-jangan elu mau ngerampok ya, iya. ngaku nggak"

"memangnya apa yang bisa aku rampok dari kamu, apa kamu punya harta karun. kalau iya maka aku akan membunuhmu dan merampokmu kalau begitu"

gleg....

El menelan ludahnya mendengar kata membunuh. ia semakin waspada dengan orang yang ada di depannya itu.

"gue nggak punya apa-apa. sebaiknya elu pergi atau gue teriak maling"

"teriak saja, aku suka keramaian karena di tempat aku tinggal sepi seperti kuburan"

orang itu menjauh dari El-Syakir. hal itu membuat El kaget karena pasalnya orang itu melayang bukan berjalan.

"k-kakimu kemana...? El bertanya dengan gugup

"kaki...? ada, ini kakiku" ia memperlihatkan kakinya yang tidak menapak di lantai

jika kakinya tidak menyentuh lantai itu tandanya sekarang orang itu dalam keadaan mengambang di udara.

El menelan ludah dengan susah. ia perhatikan sosok yang ada di depannya itu. wajah pucat tanpa aliran darah, kantung mata yang menghitam dan kakinya tidak menapak di lantai, membuat El perlahan mundur semakin menjauh.

"e-elu s... s-setan" ucap El dengan gugup

sosok itu tersenyum menyeringai, ia melayang mendekati El dengan senyuman mengerikan di wajahnya.

El semakin mundur, tubuhnya menempel di dinding. karena ketakutan ia gunakan benda yang ada di tangannya itu untuk memukul mundur sosok itu.

plukk.... El memukul kepala sosok itu dengan raket nyamuknya

"aduh...kamu ini kasar sekali. tadi pantatku sasarannya sekarang kepalaku. kalau aku insomnia kamu harus tanggung jawab" ucapnya mengelus kepalanya dan melayang menjauhi El

"amnesia kali. lagipula mana ada setan amnesia" ucap El

"ada, buktinya aku tidak tau siapa namaku" sosok itu berdiri di jendela dan menatap ke arah luar

"kenapa bisa elu nggak ingat dengan namamu sendiri...?" El melangkah dan duduk di kasur

"entahlah. aku juga tidak tau. mungkin karena sudah lama mati jadi memori kehidupan aku waktu di dunia perlahan memudar karena aku sudah terbiasa dengan kehidupanku setelah aku mati"

"baru kamu saja yang dapat melihatku. sekian lama tidak ada seorangpun yang melihatku. aku kesepian"

"bukannya makhluk seperti kalian itu banyak, kenapa kamu jadi kesepian...?" El malah menjadi penasaran dengan makhluk itu

El seperti sudah melupakan ketakutannya. meskipun begitu dirinya harus tetap waspada karena yang namanya setan mempunyai banyak tipu daya untuk menghasut, memperdayai dan menyesatkan.

"aku tidak suka mereka. mereka semua jorok, suka memakan kotoran dan bangkai. aku tidak suka itu semua"

"lalu apa yang kamu sukai...?"

sosok itu berbalik menatap El dan tersenyum di balik bibir pucatnya.

"kamu" jawabnya

"g-gue...?" El menunjuk dirinya sendiri

"iya. aku suka kamu, mulai hari ini aku akan mengikuti kemanapun kamu pergi" iya melayang mendekati dan mendekatkan wajahnya ke arah El.

El memundurkan tubuhnya saat tubuh sosok itu condong ke arahnya.

"tapi gue masih normal ya. ya kali gue mau pisang sama pisang" ucap El

"ck, aku kan bilangnya suka bukan cinta. versi suka itu banyak. suka sebagai teman, sahabat dan seseorang yang spesial. dan aku suka kamu sebagai teman atau sahabat. kamu mau ya berteman denganku" ia menatap El dengan penuh harap

"nggak mau. elu setan sedang gue manusia. gue nggak mau berteman dengan makhluk gaib" tolak El

"kalau kamu tidak mau.... berarti aku tidak akan punya teman seumur hidup. hiks...hiks...kamu jahat sekali telah menolak ku" sosok itu melayang menjauhinya dan duduk di kursi belajar dengan memunggui El sambil terisak

(kenapa gue merasa seperti habis menolak cewek ya) El menggaruk kepalanya

El merasa kasihan kepada sosok itu. namun dirinya juga seperti ragu untuk menerima tawaran pertemanannya.

"bukan seperti itu. hanya saja gue belum pernah berteman dengan makhluk seperti kalian. jadi gue....."

"kamu bisa mencobanya. kita berdua bisa mencobanya. aku baik kok, tidak jahat dan penurut" ia berbalik menatap El

El tidak menjawab, ia hanya menghela nafas panjang.

"siapa namamu...?" tanya El

"nama...?"

"iya, namamu siapa...?"

"aku kan sudah bilang aku tidak tau namaku siapa. maukah kamu memberikanku nama...?"

"elu benar-benar nggak ingat siapa namamu...?" tanya El dan sosok itu menggeleng

"gue harus beri nama apa" gumam El

El mulai berpikir. nama apa yang akan ia berikan untuk sosok itu.

"apakah segitu susahnya mencari nama sampai kamu begitu berpikir keras" ia menatap El yang sedang memikirkan sesuatu dengan melihat ke arah bawah

"gue harus mencarikan elu nama yang bagus. elu mau gue beri nama kang Asep...?"

"tidak suka" sosok itu menggeleng dengan cepat

"makanya sabar sedikit" timpal El

karena sudah terlalu lama hanya untuk pencarian nama. sosok itu lebih memilih berputar-putar mengelilingi kamar El, memainkan semua benda yang ada di tempat itu dan bahkan sekarang ia sedang membaca buku.

"ahaaaa....gue dapat" El menjetikkan jarinya

"gue beri elu nama Adam" lanjut El

"Adam...?"

"iya. Adam adalah manusia pertama ciptaan Tuhan penghuni bumi. dan kamu adalah makhluk gaib pertama yang akan menghuni kamar ini serta makhluk gaib pertama yang akan menjadi temanku"

mendengar perkataan El, seketika sosok yang diberikan nama Adam oleh El itu menyunggingkan senyumnya.

"Adam.....aku suka nama itu" Adam tersenyum lebar ke arah El

Terpopuler

Comments

Doni Gunawan

Doni Gunawan

selanjutnya

2024-12-20

0

Laila Zayn

Laila Zayn

arwahnya dirga, kaka nya el sndri 😄

2024-05-05

0

Regina Kimmie

Regina Kimmie

jadi inget novel sebelah,nma hantu nya jg Adam lagi,jd inget hantu itu🤭

2024-03-23

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101
102 Episode 102
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106
107 Episode 107
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116
117 Episode 117
118 Episode 118
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132
133 Episode 133
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 137
138 Episode 138
139 Episode 139
140 Episode 140
141 Episode 141
142 Episode 142
143 Episode 143
144 Episode 144
145 Episode 145
146 Episode 146
147 Episode 147
148 Episode 148
149 Episode 149
150 Episode 150
151 Episode 151
152 Episode 152
153 Episode 153
154 Episode 154
155 Episode 155
156 Episode 156
157 Episode 157
158 Episode 158
159 Episode 159
160 Episode 160
161 Episode 162
162 Episode 161
163 Episode 163
164 Episode 164
165 Episode 165
166 Episode 167
167 Episode 166
168 Episode 168
169 Episode 169
170 Episode 170
171 Episode 171
172 Episode 172
173 Episode 173
174 Episode 174
175 Episode 175
176 Episode 176
177 Episode 177
178 Episode 178
179 Episode 180
180 Episode 179
181 Episode 181
182 Episode 182
183 Episode 183
184 Episode 184
185 Episode 185
186 Episode 186
187 Episode 187
188 Episode 188
189 Episode 189
190 Episode 190
191 Episode 191
192 Episode 192
193 Episode 193
194 Episode 194
195 Episode 195
196 Episode 196
197 Episode 197
198 Episode 198
199 Episode 199
200 Episode 200
201 Episode 201
202 Episode 202
203 Episode 203
204 Episode 204
205 Episode 205
206 Episode 206
207 Episode 207
208 Episode 208
209 Episode 209
210 Episode 210
211 Episode 211
212 Episode 212
213 Episode 213
214 Episode 214
215 Episode 215
216 Episode 216
217 Episode 217
218 Episode 218
219 Episode 219
220 Episode 220
221 Episode 221
Episodes

Updated 221 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101
102
Episode 102
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106
107
Episode 107
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116
117
Episode 117
118
Episode 118
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132
133
Episode 133
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
137
138
Episode 138
139
Episode 139
140
Episode 140
141
Episode 141
142
Episode 142
143
Episode 143
144
Episode 144
145
Episode 145
146
Episode 146
147
Episode 147
148
Episode 148
149
Episode 149
150
Episode 150
151
Episode 151
152
Episode 152
153
Episode 153
154
Episode 154
155
Episode 155
156
Episode 156
157
Episode 157
158
Episode 158
159
Episode 159
160
Episode 160
161
Episode 162
162
Episode 161
163
Episode 163
164
Episode 164
165
Episode 165
166
Episode 167
167
Episode 166
168
Episode 168
169
Episode 169
170
Episode 170
171
Episode 171
172
Episode 172
173
Episode 173
174
Episode 174
175
Episode 175
176
Episode 176
177
Episode 177
178
Episode 178
179
Episode 180
180
Episode 179
181
Episode 181
182
Episode 182
183
Episode 183
184
Episode 184
185
Episode 185
186
Episode 186
187
Episode 187
188
Episode 188
189
Episode 189
190
Episode 190
191
Episode 191
192
Episode 192
193
Episode 193
194
Episode 194
195
Episode 195
196
Episode 196
197
Episode 197
198
Episode 198
199
Episode 199
200
Episode 200
201
Episode 201
202
Episode 202
203
Episode 203
204
Episode 204
205
Episode 205
206
Episode 206
207
Episode 207
208
Episode 208
209
Episode 209
210
Episode 210
211
Episode 211
212
Episode 212
213
Episode 213
214
Episode 214
215
Episode 215
216
Episode 216
217
Episode 217
218
Episode 218
219
Episode 219
220
Episode 220
221
Episode 221

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!