Episode 18

"Mita, apa saja jadwalku hari ini...?" tanya Zidan

"bapak akan mengadakan rapat sebentar jam 10, jam 13.00 bertemu dengan pimpinan perusahaan Wisma Mulia yang akan membahas kerja sama yang pernah dibatalkan sebelumnya dan setelah itu 15.30 bapak harus memeriksa proyek yang sebentar lagi akan kelar di kota S" jawab Mita sekretaris Zidan

"rapat sebentar suruh Ridwan yang menggantikanku, termasuk bertemu dengan pimpinan perusahaan Wisma Mulia dan untuk pemeriksaan proyek akan aku periksa lain waktu" ucap Zidan

"tapi pak, tidak kah sebaiknya untuk bertemu dengan pimpinan perusahaan Wisma Mulia harus bapak sendiri. mengingat waktu lalu yang merencanakan semuanya adalah bapak sampai harus membatalkan kerja sama. setidaknya itu akan menghargai pimpinan perusahaan Wisma Mulia dari pada harus Ridwan yang pergi menemuinya" timpal Mita

"kita harus mengadakan kerjasama dengan mereka pak, dan sebaiknya bapak sendiri yang mengambil alih. jangan sampai pembatalan kerjasama terulang lagi. maaf pak kalau aku lancang, tapi sebaiknya bapak bisa menahan sedikit rasa kesal kepada bos perusahaan itu" lanjut Mita

"kita sangat membutuhkan kerjasama dengan pihak Wisma Mulia. kerugian kita yang lalu dapat tertutupi kalau kita bisa bekerjasama sama dengan mereka. ingat pak bahkan gaji karyawan yang pernah kita tunda sampai sekarang belum kita berikan"

"tolong bapak pikirkan itu. maaf kalau aku lancang"

"hah...kamu benar Mita. semuanya karena aku dan aku harus memperbaikinya meskipun aku malas sekali bertemu dengannya" Zidan bersandar di kursinya

"baiklah untuk nomor 1 dan 2 jalankan sesuai jadwal tapi untuk nomor 3 ganti dengan hari yang lain" ucap Zidan

"baik"

Mita keluar dari ruangannya bosnya untuk menyiapkan rapat yang sebentar lagi akan dilaksanakan.

sementara Zidan, dirinya menutup matanya. terlalu banyak yang ia pikirkan, terlebih lagi Dirga selalu ada dalam kepalanya.

(aku harus ke wilayah B) batin Zidan

seperti yang telah di jadwalkan, Zidan melakukan rapat. setelah selesai, masih ada 1 jam lagi untuk bertemu dengan pimpinan Wisma Mulia. ia pergunakan waktu itu untuk beristirahat sebentar.

"paman"

"D-Dirga...itu kah kamu...?"

Dirga tersenyum hangat ke arah Zidan. Zidan ingin menghampirinya namun rasanya sulit sekali. kakinya sangat berat untuk ia angkat

"Dirga" panggil Zidan

Dirga tidak bergerak dari tempatnya. senyuman tidak luntur dari bibirnya. sesaat kemudian dari belakangnya muncullah seseorang yang tidak terlihat wajahnya. ia berdiri di samping Dirga

perlahan mereka berdua menghilang dengan sekumpulan asap yang banyak.

"Dirga"

"Dirga.... Dirga"

"pak bangun pak...pak Zidan"

"hah...hah...hah" Zidan bangun dengan nafas memburu

(jadi tadi itu hanya mimpi) batin Zidan

"pak...bapak tidak apa-apa...?" tanya Mita

"aku baik-baik saja. ada apa...?" Zidan mengusap kasar wajahnya

"sudah waktunya bapak bertemu dengan pimpinan Wisma Mulia" jawab Mita

Zidan melihat jam tangannya, benar saja sudah waktunya. hanya lewat beberapa menit saja.

"baiklah, aku mau bersih-bersih dulu. dimana tempat bertemunya...?"

"dia menginginkan bertemu di restoran dimana waktu itu kalian bertemu"

(ck... restoran itu tempat mengesalkan untukku) batin Zidan

"aku akan bersiap"

Mita keluar, sementara Zidan membersihkan dirinya di kamar khusus yang disediakan di ruangannya.

"maaf membuat anda menunggu lama" ucap Zidan. ia langsung duduk di tempatnya

"kamu memang selalu seperti itu tuan Zidan Sanjaya" ucap seorang wanita

"baiklah, bisa kita mulai pembicaraannya...?" ucap Zidan

"kenapa buru-buru sekali. sudah lama kita tidak bertemu. setidaknya kita saling menanyakan kabar dulu"

"kalau aku lihat keadaan mu sekarang, sepertinya kamu baik-baik saja. jadi aku tidak perlu bertanya" ucap Zidan

"kamu masih saja dingin Zidan, sedingin es. itulah mengapa aku sangat ingin mencairkan es itu" ia tersenyum manis

(memuakkan) batin Zidan

"aku lapar. kita makan dulu ya. kamu mau pesan apa...?"

"aku tidak lapar"

"baiklah biar aku saja yang memesan" ia memanggil pelayan restoran

"tolong bawakan aku makanan yang ini dan minumannya yang ini" tunjuknya ke buku menu

"baik. kalau tuan tidak ingin memesan sesuatu...?" tanya pelayan

"tidak" jawab Zidan dingin

pelayan itu mengambil buku menu dan meninggalkan mereka berdua.

"bisa kita mulai, aku tidak punya banyak waktu" ucap Zidan

"kamu sibuk sekali ya...atau memang sedang berusaha untuk menghindariku...?"

"Vania Larissa, aku tidak punya banyak waktu untuk bertele-tele. kalau tidak ingin bicara maka kita batalkan saja kerjasamanya" ucap Zidan

"kamu yakin akan membatalkan untuk kedua kalinya. dulu kamu rugi besar karena membatalkan secara sepihak dan kali ini apa kamu ingin rugi lagi...?" tersenyum santai

(dia menggunakan itu untuk menjeratku. dasar wanita) batin Zidan dengan tatapan dingin

"baiklah, akan aku mulai. penawaran ku masih saja sama seperti dulu"

(sudah ku duga) batin Zidan

"perasaan tidak bisa dipaksakan Vania" ucap Zidan

"apa aku perlu melakukan kekerasan agar kamu mau menerima tawaranku...?"

"ini masalah perusahaan kita bukan masalah hati. jangan sangkut pautkan dengan masalah perasaanmu" timpal Zidan

"justru dengan begini, aku bisa memilikimu. selanjutnya biar kamu saja yang memilih. mau rugi besar dan bangkrut atau menikah denganku"

(sepertinya aku tidak punya pilihan lain) batin Zidan

"pak kita sangat membutuhkan kerjasama dengan pihak Wisma Mulia. kerugian kita yang lalu dapat tertutupi kalau kita bisa bekerjasama sama dengan mereka. ingat pak bahkan gaji karyawan yang pernah kita tunda sampai sekarang belum kita berikan"

"tolong bapak pikirkan itu. maaf kalau aku lancang"

perkataan Mita terngiang di telinganya. membuat Zidan serasa pusing tujuh keliling. masalah perusahaan kakaknya saja sudah membuatnya sangat pusing di tambah lagi dengan kehilangan Dirga. saking terlalu fokus ke perusahaan kakaknya, ia sampai lupa mengurus perusahaannya sendiri. ia menghela nafas panjang dan menatap dingin wanita yang ada di depannya.

"baiklah aku terima tawaranmu" ucap Zidan

"akhirnya kamu mengalah juga" Vania tersenyum senang

*******************************************

Vino memegang tangan El, kemudian Leo dan starla mengikutinya. mereka perlahan menutup mata. nenek tua itu meletakkan tangannya di atas tangan mereka.

"Bu aku pergi kerja dulu ya" Rian mencium tangan ibunya

Rian adalah anak yang sangat menyayangi ibunya. setelah ayahnya tiada saat dirinya masih berusia 10 tahun, dialah yang menjadi sandaran bagi ibunya. kini hidup mereka tidak semenderita dulu, itu karena kerja keras Rian dan doa tulus dari ibunya.

namun siapa sangka hidup ibunya malah semakin menderita saat putranya itu menikah.

"hati-hati ya. kalau pulang ibu titip kue bolu kesukaan ibu"

"tentu saja. mah papa berangkat dulu ya" Rian mencium kening istrinya dan juga mencium putranya yang sedang asyik bermain dengan makanannya

"hati-hati pah" ucap istri Rian

Rian meninggalkan keluarganya berangkat kerja. kini di rumah hanya tinggal istri, ibu dan anaknya.

"heh nenek tua, ayo cepat selesaikan makananmu. lelet banget" bentak istri Rian kepada ibu Rian

"sabar Rima, ibu sedang menghabiskannya ini" jawab ibu Rian

Rima adalah istri Rian. saat Rian berada di rumah, maka ia akan berlaku manis kepada mertuanya. namun saat Rian tidak ada, ia jadikan mertuanya seperti babu.

"jangan lupa bersihkan semua piring kotor. jangan taunya hanya tadah mulut tiap hari" ucap Rima

"iya" jawab ibu Rian pelan

"bagus. Bayu, ayo ikut mama sayang" Rima menggendong anaknya meninggalkan ibu Rian sendiri di meja makan

dengan tubuh rentanya, ibu Rian membersihkan piring kotor dan juga melap meja. namun sayang, saat mencuci piring, tidak sengaja tangan licinnya membuat piring di tangannya terlepas dan jatuh di lantai.

praaaaang.....

"ya ampun ibuuuuu...bisa kerja nggak sih. piring aku jadi pecah gitu" teriak Rima menghampiri mertuanya

"m-maaf Rima, ibu tidak sengaja" ucap ibu Rian gemetar

"tidak sengaja tidak sengaja. ibu benar-benar bikin Rima muak tau nggak. sini nggak kamu" Rima menarik paksa ibu Rian dan menghentakkan tubuh renta itu ke lantai

"sakit Rima" ibu Rian mulai menangis

"ibu harus diberi pelajaran. kerja nggak becus. dasar benalu"

byuuurrr....

Rima menyiramkan air ke tubuh ibu Rian.

"rasakan ini, biar mati kedinginan kamu" Rima terus menyiram ibu Rian

"ampun Rima... ampun" ibu Rina berteriak meminta dikasihani

"nenek" panggil Bayu. tubuh mungil itu berlari memeluk neneknya

"mama Janan, kacian nenek" ucap cadel Bayu

"minggir sayang. mama mau membuat nenek kamu jerah" Rima menarik paksa Bayu

"ndak mau. kalau mama telus silam nenek, Bayu aduin sama papa" ucap Bayu

Rima jadi kalang kabut, jangan sampai Bayu melaporkan perbuatannya kepada suaminya.

"kali ini ibu Rima ampuni, tapi awas saja nanti" Rima melengos pergi meninggalkan anak dan mertuanya

"nenek ndak apa-apa...?" Bayu menangkup wajah neneknya itu

"tidak apa-apa sayang. terimakasih sudah menyelamatkan nenek" ibu Rian memeluk cucunya dengan penuh kasih sayang dan deraian air mata

begitu seterusnya, setiap hari ibu Rian mendapat perlakuan kasar dari menantunya dan hal itu tidak di ketahui oleh Rian karena Rima mengancam akan melakukan sesuatu yang menyeramkan kalau seandainya ibu Rian berani buka mulut.

hingga suatu hari Rima mempunyai rencana licik kepada mertuanya itu.

"Bu...ikut Rima jalan-jalan yuk" Rima bersikap manis

"jalan-jalan kemana...?" tanya ibu Rian

"kemana saja. Rima bosan di rumah. ibu ganti baju ya, Rima juga mau siap-siap"

ibu Rian terlihat senang, ia berpikir menantunya itu telah berubah dan bersikap baik padanya. namun tanpa ia tahu ada udang di balik batu.

ibu Rian memilih pakaian bagusnya untuk ia kenakan. perasaan bahagia menyelimuti hatinya karena baru kali ini Rima bersikap baik padanya.

"ibu sudah siap...?" tanya Rima

"sudah" jawab ibu Rian

mereka keluar dari rumah dan masuk ke dalam mobil. Bayu telah Rima titipkan kepada baby sitter. hari ini ia hanya pergi berdua dengan ibu Rian.

pertama Rima mengajak ibu Rian ke mall untuk belanja pakaian. tentu saja hal itu membuat ibu Rian senang karena pakaiannya di rumah adalah pakaian yang sudah usang.

pakaian mahal Rima belikan untuk mertuanya. kemudian mereka ke toko perhiasan untuk membelikan ibu Rian perhiasan.

setelah rasa cukup. ibu Rian mengatakan kalau dirinya lapar. Rima segera mengajaknya mencari makan. bukan di restoran yang ada di mall, melainkan ke tempat jauh yang bahkan jauh dari tempat tinggal mereka.

"ayo turun Bu, kita makan di sini saja" ucap Rima

Rima keluar dari mobil begitu juga ibu Rian. mereka masuk ke dalam warung makan dan memesan makanan yang banyak. alasan Rima adalah agar ibu Rian dapat makan dengan lahap.

"Bu...ibu tunggu Rima di sini ya. Rima mau keluar sebentar menelpon" ucap Rima

"iya"

Rima keluar dari warung makan itu. tentunya dengan membayar terlebih dahulu. setelah itu ia masuk ke dalam mobilnya dan meninggalkan warung makan yang masih ada ibu Rian di sana.

sudah lama ibu Rian menunggu namun Rima tidak kunjung kembali. bahkan hari sudah sore namun tetap saja Rima tidak kembali.

perasaan khawatir menyelimuti ibu Rian. ia keluar dari warung makan untuk mencari Rima namun ia tidak menemukan menantunya itu.

"Rima...kamu kemana...?" ibu Rian melihat sekelilingnya

ibu Rian berjalan tertatih menyusuri jalan raya. naasnya hari itu adalah hari terakhirnya. sebuah mobil menabrak dirinya dan menyeretnya hingga beberapa meter. wajahnya hancur dan kakinya sebelah patah.

Rima pulang ke rumah dengan perasaan senang telah menyingkirkan benalu di rumahnya.

saat Rian pulang, ia menanyakan keberadaan ibunya namun Rima berkata bahwa ibunya keluar untuk mencari angin namun tidak kembali.

Rian panik, ia segera mencari ibunya namun tidak menemukannya.

Rima menutup mulut baby sitter anaknya dengan uang yang cukup banyak agar tidak melaporkan kepada suaminya apa yang telah ia lakukan.

hingga berbulan-bulan Rian mencari bahkan sudah melaporkan ke polisi namun tetap saja ia tidak menemukan ibunya.

Terpopuler

Comments

Doni Gunawan

Doni Gunawan

lanjutkan

2024-12-20

0

Ciciajadeh Ciciajadeh

Ciciajadeh Ciciajadeh

😭😭😭😭😭

2023-11-09

0

Ciciajadeh Ciciajadeh

Ciciajadeh Ciciajadeh

jahat banget Rima sama ibu mertua.

2023-11-09

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101
102 Episode 102
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106
107 Episode 107
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116
117 Episode 117
118 Episode 118
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132
133 Episode 133
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 137
138 Episode 138
139 Episode 139
140 Episode 140
141 Episode 141
142 Episode 142
143 Episode 143
144 Episode 144
145 Episode 145
146 Episode 146
147 Episode 147
148 Episode 148
149 Episode 149
150 Episode 150
151 Episode 151
152 Episode 152
153 Episode 153
154 Episode 154
155 Episode 155
156 Episode 156
157 Episode 157
158 Episode 158
159 Episode 159
160 Episode 160
161 Episode 162
162 Episode 161
163 Episode 163
164 Episode 164
165 Episode 165
166 Episode 167
167 Episode 166
168 Episode 168
169 Episode 169
170 Episode 170
171 Episode 171
172 Episode 172
173 Episode 173
174 Episode 174
175 Episode 175
176 Episode 176
177 Episode 177
178 Episode 178
179 Episode 180
180 Episode 179
181 Episode 181
182 Episode 182
183 Episode 183
184 Episode 184
185 Episode 185
186 Episode 186
187 Episode 187
188 Episode 188
189 Episode 189
190 Episode 190
191 Episode 191
192 Episode 192
193 Episode 193
194 Episode 194
195 Episode 195
196 Episode 196
197 Episode 197
198 Episode 198
199 Episode 199
200 Episode 200
201 Episode 201
202 Episode 202
203 Episode 203
204 Episode 204
205 Episode 205
206 Episode 206
207 Episode 207
208 Episode 208
209 Episode 209
210 Episode 210
211 Episode 211
212 Episode 212
213 Episode 213
214 Episode 214
215 Episode 215
216 Episode 216
217 Episode 217
218 Episode 218
219 Episode 219
220 Episode 220
221 Episode 221
Episodes

Updated 221 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101
102
Episode 102
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106
107
Episode 107
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116
117
Episode 117
118
Episode 118
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132
133
Episode 133
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
137
138
Episode 138
139
Episode 139
140
Episode 140
141
Episode 141
142
Episode 142
143
Episode 143
144
Episode 144
145
Episode 145
146
Episode 146
147
Episode 147
148
Episode 148
149
Episode 149
150
Episode 150
151
Episode 151
152
Episode 152
153
Episode 153
154
Episode 154
155
Episode 155
156
Episode 156
157
Episode 157
158
Episode 158
159
Episode 159
160
Episode 160
161
Episode 162
162
Episode 161
163
Episode 163
164
Episode 164
165
Episode 165
166
Episode 167
167
Episode 166
168
Episode 168
169
Episode 169
170
Episode 170
171
Episode 171
172
Episode 172
173
Episode 173
174
Episode 174
175
Episode 175
176
Episode 176
177
Episode 177
178
Episode 178
179
Episode 180
180
Episode 179
181
Episode 181
182
Episode 182
183
Episode 183
184
Episode 184
185
Episode 185
186
Episode 186
187
Episode 187
188
Episode 188
189
Episode 189
190
Episode 190
191
Episode 191
192
Episode 192
193
Episode 193
194
Episode 194
195
Episode 195
196
Episode 196
197
Episode 197
198
Episode 198
199
Episode 199
200
Episode 200
201
Episode 201
202
Episode 202
203
Episode 203
204
Episode 204
205
Episode 205
206
Episode 206
207
Episode 207
208
Episode 208
209
Episode 209
210
Episode 210
211
Episode 211
212
Episode 212
213
Episode 213
214
Episode 214
215
Episode 215
216
Episode 216
217
Episode 217
218
Episode 218
219
Episode 219
220
Episode 220
221
Episode 221

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!