Episode 2

"kira-kira nilai kita tinggi nggak ya le" ucap Vino meneguk minumannya

"tunggu, gue terawang dulu" leo menutup matanya dan jari telunjuknya ia simpan di dahinya

"abu-abu Vin" ucap Leo membuka matanya

"artinya...?" tanya Vino

"yaaa dua kemungkinan antara tinggi dan rendah" leo mengunyah makanannya

"makanya, kalau disuruh belajar ya belajar. main Mulu kerjanya" timpal El

"otak gue kalau soal pelajaran eror mulu kerjanya" ucap Vino

"elu emang suka eror biar bukan waktunya pelajaran" cibir Leo

"apakah gue harus menabrakkan diri di mobil, terus kepala gue terbentur lalu otak gue bisa normal...?" tanya Vino

"bahlul. yang ada elu malah game over Maemunah" leo menggeplak kepala Vino

"jadi almarhum" ucap El

"tau ah" Vino membuka bungkusan kacangnya dan memakannya

karena jam istrahat, mereka menggunakan kesempatan itu untuk nongkrong ditempat biasa mereka sering berkumpul.

"kalian sering nonton berita nggak akhir-akhir ini...?" tanya Leo

"gue sih nggak terlalu sering nonton berita. tapi ya kata nyokap gue berita akhir-akhir ini tentang pembunuhan berantai. ada-ada saja yang mati" jawab Leo

"motifnya apa coba sampai membunuh gitu. nggak punya hati nurani banget" ucap El

"percintaan, harta atau semacamnya mungkin. zaman sekarang banyak manusia yang dibutakan oleh cinta dan juga banyak yang tamak karena harta. kedua hal ini terkadang adalah penyebab seseorang masuk jeruji besi" timpal Leo

"cinta oh cinta, kau sungguh merumitkan" ucap Vino

"ck...harta lebih rumit bro. elu pikir nyari harta gampang apa. tanpa harta cewek mana yang mau sama cowok kere tapi coba kalau elu punya banyak uang, beuuh dijamin cewek-cewek pada namplok sama lu kawan" ucap Leo

"itu artinya dia hanya mau sama uangnya kita saja. malas gue kalau cewek modelan kayak gitu" ucap El

"terus cewek modelan yang kayak gimana yang menjadi idealmu...? tanya Vino penasaran

"banyak dan salah satunya paham agama" jawab El

"wanita solehah. hummm, si Nisa kayaknya paham agama tuh, pakai hijab, santun, lemah lembut tapi kenapa elu nggak mau sama dia...? tanya Leo

"apaan sih, jangan ngomongin orang, nggak baik" tegas El

"iya iya" jawab keduanya

jam kedua pun segera dimulai, mereka yang berada di luar kelas langsung memasuki kelas masing-masing.

kriiiiiing....bel pulang berbunyi

"akhirnya pulang juga" girang Vino

mereka bertiga mengambil tas dan keluar kelas menuju parkiran. El akan diantar pulang oleh mereka.

"kita nongkrong dulu yuk, jangan dulu pulang" ucap Leo

"boleh tuh" sahut Vino

"nggak bisa. gue harus pulang sekarang, itu pesan bokap" ucap El

"yah elu nggak asik banget El. ayolah, kita kemana gitu udah lama tau kita nggak nongkrong semenjak kita di skors satu minggu" ucap Vino

"kita di skors itu juga gara-gara elu Maemunah" kesal El

"iya iya maap...tapi ayo dong nongkrong" kekeh Vino

"nggak bisa, gue harus pulang sekarang itu pesan bokap. mendingan kalian juga pulang deh, nggak usah keluyuran. nggak takut apa kalian, di luar sana lagi rawan pembunuhan" ucap El

"ok gini aja. gimana kalau nongkrongnya di rumah elu aja, sekalian kita nginap. ngomongin tentang pembunuhan gue jadi takut, dirumah nggak ada siapa-siapa selain bi Ira dan pak Adit. bokap nyokap gue lagi ke luar kota" usul Leo

"makanya le minta adik sama nyokap lu, biar lu ada teman main" ucap Vino

"udah Segede gini gue mau punya adik...ogah. jadi gimana, bisa nggak...?" ucap Leo

"ya udah ayo. tapi kalian harus tetap izin. Vino, elu telpon orang tua lu dan untuk leo elu telpon bi Ira biar dia tau kalau elu di rumah gue" ucap El

"assiaaap bos" jawab keduanya

setelah mendapatkan izin, mereka segera meluncur ke rumah El. karena tidak punya kendaraan alhasil leo membonceng El dan Vino sendirian.

di perjalan Vino mengkode kedua sahabatnya untuk berhenti karena dirinya kebelet pipis.

"nggak bisa tahan apa Vin, bentar lagi juga nyampe" ucap Leo

"nggak bisa, udah diujung tanduk nih"

Vino segera berlari ke semak-semak, untung saja tempat itu sangat sepi tidak ada seorangpun yang lewat itu karena mereka mengambil jalan pintas agar cepat sampai di rumah.

setelah selesai dengan hajatnya, Vino segera kembali ke para sahabatnya namun ia tidak sengaja bertabrakan dengan seseorang.

bruukk....

"aww...maaf bang, nggak sengaja" ucap Vino

tanpa menjawab orang tersebut hanya melihat sekilas ke arah Vino dan kemudian pergi begitu saja.

Vino melihat ada bercak darah di tangannya

(kenapa tuh orang, habis berantem kali ya. pakaiannya juga aneh banget, hitam semua) batin Vino

tanpa ambil pusing, Vino kembali ke teman-temannya.

"lama banget sih lu Vin" ucap El

"tadi gue nabrak orang jadinya lama. ayo lanjut" jawab Vino

mereka kembali melajukan kendaraan dan beberapa menit sampailah mereka di rumah El.

"kakak baru pulang...?" tanya Alana yang berada di teras rumah

"iya. kamu pulangnya diantar ayah kan...?" ucap El

"nggak, Lana naik angkot. soalnya ayah lagi sibuk di toko

"hai Lana" sapa Leo

"hai juga kak Leo" sapa Lana balik

mereka semua duduk di kursi yang ada di teras rumah.

"terus ibu mana...?" tanya El

"biasalah, ibu lagi ngurus laundry" jawab Alana

keluarga mereka mempunyai minimarket, menjual apapun untuk kebutuhan masyarakat terlebih lagi untuk kebutuhan para ibu-ibu.

karena tidak ingin santai di rumah, ibu Arini mendirikan laundry dan alhamdulihnya banyak orang yang menjadi langganannya.

"kamu kok nggak bantuin ibu...?" tanya El

"Lana mau ke rumah Meri kak, mau kerja tugas kelompok" jawab Alana

"biar Kakak antar" ucap El

"nggak usah, Meri mau jemput Lana kok. nah itu dia udah datang" Meri datang dengan sepeda motornya

"ayo Na" ajak Meri

"Alana jalan dulu ya kak" assalamu'alaikum

gadis itu mencium tangan kakaknya dan juga tangan Leo dan Vino. Meri pun berpamitan kepada mereka kemudian pergi meninggalkan halaman rumah.

"masuk yuk" ajak El

ketiga remaja itu masuk ke dalam rumah. karena belum melaksanakan sholat dzuhur, mereka sholat terlebih dahulu di mushola yang di sediakan di rumah itu untuk tempat mereka beribadah.

orang tua El-Syakir menyediakan ruang khusus untuk tempat mereka beribadah.

kruuuk.... kruuuk

setelah sholat tiba-tiba perut Vino berbunyi, kedua sahabatnya itu melihat ke arahnya.

"hehehe" Vino cengengesan dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal

"penghuni perut gue udah demo nih minta jatah" ucap Vino

"kalau gitu ayo kita makan, gue juga udah lapar" ucap El

segera mereka beranjak menuju meja makan. di atas meja sudah tersedia berbagai macam lauk.

dengan lahap mereka menyantap makanan itu. terlebih lagi Vino, ia makan seperti orang yang tidak makan seharian.

"pelan-pelan Vin, elu makan kayak anak kecil saja" tegur Leo

"abis gue lapar banget Le" jawab Vino

"masakan tante Arini emang the best, gue harus sering-sering ke sini nih" ucap Leo

"kalau kalian sering ke sini yang ada kita malah bangkrut karena elu berdua makannya banyak" cibir El

"tenang aja, gue akan bawa beras satu karung...kalau perlu dengan tokonya gue bawakan sekalian" jawab Leo

"bagus...bagus...dan gue hanya bawa diri saja" ucap Vino

selesai makan mereka menonton televisi di ruang tengah. rumah keluarga El sangat sederhana, dengan halaman luas di depan, dan juga di belakang rumah.

laundry ibu Arini tidak jauh dari rumah mereka, hanya beberapa meter saja sudah sampai. terkadang El dan Alana membantu ibunya mencuci bahkan menyetrika pakaian langganan ibunya.

untuk toko minimarket mereka lumayan jauh karena ayah Adnan mendirikannya di tempat yang mudah dijangkau oleh masyarakat dan tentu saja dengan keadaan yang strategis ramai pengunjung.

**pemirsa, hari ini ditemukan lagi mayat seorang wanita di sebuah kebun pisang para warga. mayat itu memiliki luka bacok yang sangat banyak.

tempat kejadian berada di jalan xxx, di tempat itu memang jarang orang yang berlalu lalang membuat sang pelaku dengan sangat mudah menghabisi korban**.

"lah loh...itu kan tempat tadi kita lewat" tunjuk Vino di televisi

"benar-benar, astagaaaa....kita kok nggak dengar ya kalau ada suara yang minta tolong" ucap Leo

"benar-benar biadab orang yang membunuhnya" geram El

seketika Vino teringat dengan seseorang yang ia tabrak tadi.

"jangan-jangan pelakunya orang yang gue tabrak tadi" ucap Vino

"emang yang lu tabrak itu gerak-geriknya mencurigakan...?" tanya El

"banget. malah gue lihat ada bercak darah di tangannya terus ya pakaiannya serba hitam semua" jawab Vino

"elu liat mukanya nggak...?" tanya Leo

"nggak, soalnya ia tutupi dengan topinya, terus dia pakai masker" jawab Vino

"fix...pasti orang itu pelakunya" ucap Leo

"gue jadi khawatir sama Alana. udah sore gini dia belum pulang juga" El melihat jam tangannya

"assalamualaikum"

"wa alaikumsalam"

"ibu udah pulang...?" tanya El

"udah, loh ada nak Vino sama nak Leo" jawab ibu Arini

"iya, apa kabar tante" Leo mencium tangan ibu Arini diikuti oleh Vino

"Alhamdulillah tante baik" ibu Arini tersenyum lembut

"maaf ya Bu, El nggak bantuin ibu tadi" ucap El

"nggak apa-apa, lagipula ada Sinta dan Dian" ucap ibu Arini. Sinta dan Dian adalah pegawainya

"adik kamu mana El...?" tanya ibu Arini

"tadi dia izin pergi kerja tugas Bu sama Meri tapi sampai jam segini dia belum pulang juga"

"ya Allah ini sudah sore, sebentar lagi magrib. kamu pergi susul dia, ibu khawatir kalau dia pulang sendirian" ucap ibu Arini

"baik Bu"

"kami ikut El" ucap Leo

"ayo" ajak El

setelah berpamitan mereka segera pergi menyusul Alana. beberapa menit mereka sampai di rumah Meri.

"assalamualaikum"

"wa alaikumsalam"

pintu rumah di buka dan pas sekali Meri sendiri yang membuka pintu.

"loh kak El, ada apa...?" tanya Meri

"Alana ada...?"

"Alana sudah pulang kak. tadi aku mau antar tapi dianya nolak dan katanya mau singgah di minimarket sekalian dia pulang sama-sama dengan om Adnan" jawab Meri

"ya udah, makasih ya Mer"

"iya kak"

mereka segera berbalik haluan menyusul Alana.

Alana berjalan sendirian menuju minimarket ayahnya namun ia merasa ada yang mengikutinya di belakang.

Alana sengaja mengambil jalan pintas karena jalan itu cepat sampai di minimarket dan dia selalu melewati jalan itu saat dari rumah Meri. bahkan ia pernah melewatinya bersama El.

hari sudah malam, magrib menghampiri. dengan perasaan was-was Alana berjalan cepat namun ia seperti mendengar suara langkah kaki yang mengikutinya.

Alana menoleh ke belakangnya dan ia melihat seseorang memakai serba hitam berdiri tidak jauh darinya.

segera saja Alana berlari sekuat tenaganya, orang itu mengejarnya dengan pisau tajam berada di tangannya.

"aaaa ayah...kak El" teriak Alana saat orang itu berhasil menggapainya

"woi... lepasin adik gue brengsek" teriak El dari kejauhan

mereka segera berlari menghampiri Alana, orang tersebut melarikan diri.

El segera mengejarnya bersama Vino, sedangkan Leo membawa Alana ke minimarket ayahnya yang sudah berada di depan gang.

"berhenti woi, gue habisi lu" teriak El dengan emosi

orang itu tetap saja berlari hingga ke jalan raya dan ia menyebrang secara paksa.

El mengejarnya, Vino tertinggal di belakangnya karena menunggu lampu merah. di saat El terus mengejar, sebuah mobil yang sangat cepat datang menabrak dirinya.

braaakkk....El melayang di atas mobil itu dan

bruukk...ia jatuh di belakang mobil

"El-Syakir" teriak Vino

Vino segera berlari menghampiri El yang sudah bermandikan darah. orang-orang mulai berdatangan dan mobil itu dihentikan oleh massal.

perlahan mata El tertutup hingga akhirnya ia tidak sadarkan diri.

Terpopuler

Comments

Doni Gunawan

Doni Gunawan

selanjutnya

2024-12-19

0

Laila Zayn

Laila Zayn

seru kya nya nih. bru 2 bab udh tegang 😄

2024-05-04

0

Zanzan

Zanzan

mampir aku thor... semoga ke depany makin seru...

2023-11-30

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101
102 Episode 102
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106
107 Episode 107
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116
117 Episode 117
118 Episode 118
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132
133 Episode 133
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 137
138 Episode 138
139 Episode 139
140 Episode 140
141 Episode 141
142 Episode 142
143 Episode 143
144 Episode 144
145 Episode 145
146 Episode 146
147 Episode 147
148 Episode 148
149 Episode 149
150 Episode 150
151 Episode 151
152 Episode 152
153 Episode 153
154 Episode 154
155 Episode 155
156 Episode 156
157 Episode 157
158 Episode 158
159 Episode 159
160 Episode 160
161 Episode 162
162 Episode 161
163 Episode 163
164 Episode 164
165 Episode 165
166 Episode 167
167 Episode 166
168 Episode 168
169 Episode 169
170 Episode 170
171 Episode 171
172 Episode 172
173 Episode 173
174 Episode 174
175 Episode 175
176 Episode 176
177 Episode 177
178 Episode 178
179 Episode 180
180 Episode 179
181 Episode 181
182 Episode 182
183 Episode 183
184 Episode 184
185 Episode 185
186 Episode 186
187 Episode 187
188 Episode 188
189 Episode 189
190 Episode 190
191 Episode 191
192 Episode 192
193 Episode 193
194 Episode 194
195 Episode 195
196 Episode 196
197 Episode 197
198 Episode 198
199 Episode 199
200 Episode 200
201 Episode 201
202 Episode 202
203 Episode 203
204 Episode 204
205 Episode 205
206 Episode 206
207 Episode 207
208 Episode 208
209 Episode 209
210 Episode 210
211 Episode 211
212 Episode 212
213 Episode 213
214 Episode 214
215 Episode 215
216 Episode 216
217 Episode 217
218 Episode 218
219 Episode 219
220 Episode 220
221 Episode 221
Episodes

Updated 221 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101
102
Episode 102
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106
107
Episode 107
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116
117
Episode 117
118
Episode 118
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132
133
Episode 133
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
137
138
Episode 138
139
Episode 139
140
Episode 140
141
Episode 141
142
Episode 142
143
Episode 143
144
Episode 144
145
Episode 145
146
Episode 146
147
Episode 147
148
Episode 148
149
Episode 149
150
Episode 150
151
Episode 151
152
Episode 152
153
Episode 153
154
Episode 154
155
Episode 155
156
Episode 156
157
Episode 157
158
Episode 158
159
Episode 159
160
Episode 160
161
Episode 162
162
Episode 161
163
Episode 163
164
Episode 164
165
Episode 165
166
Episode 167
167
Episode 166
168
Episode 168
169
Episode 169
170
Episode 170
171
Episode 171
172
Episode 172
173
Episode 173
174
Episode 174
175
Episode 175
176
Episode 176
177
Episode 177
178
Episode 178
179
Episode 180
180
Episode 179
181
Episode 181
182
Episode 182
183
Episode 183
184
Episode 184
185
Episode 185
186
Episode 186
187
Episode 187
188
Episode 188
189
Episode 189
190
Episode 190
191
Episode 191
192
Episode 192
193
Episode 193
194
Episode 194
195
Episode 195
196
Episode 196
197
Episode 197
198
Episode 198
199
Episode 199
200
Episode 200
201
Episode 201
202
Episode 202
203
Episode 203
204
Episode 204
205
Episode 205
206
Episode 206
207
Episode 207
208
Episode 208
209
Episode 209
210
Episode 210
211
Episode 211
212
Episode 212
213
Episode 213
214
Episode 214
215
Episode 215
216
Episode 216
217
Episode 217
218
Episode 218
219
Episode 219
220
Episode 220
221
Episode 221

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!