Episode 20

"nenek Sukarti sebenarnya sudah meninggal pak"

"a...a-apa...?"

lutut Rian terasa lemas. tubuhnya yang yang lemah karena sakit sekarang bertambah lemah. sedangkan Rima, wanita itu menelan ludahnya dengan susah. keringat dingin mengucur di pelipisnya.

"apa yang kalian katakan. jangan bercanda kalian. jangan sembarangan bicara" ucap Rian

"kami tidak bercanda pak. untuk apa bercanda dengan membawa-bawa orang yang telah meninggal" timpal Leo

"tidak mungkin...ini tidak mungkin. kalian membohongiku ya. berniat menipuku, pasti kalian anak-anak penipu" ucap Rian

"ini nih yang gue nggak suka. sudah mau ditolong malah berprasangka buruk terhadap yang mau menolong" ucap Vino jengah

"pasti pah. mereka pasti penipu. lapor polisi saja biar mereka ditangkap pah" Rima memprovokasi suaminya

"cih... silahkan lapor polisi. paling juga ibu sendiri yang akan ditangkap" jawab starla

Adam hanya duduk memperhatikan situasi tanpa berniat berbuat apa-apa.

"kamu jangan kurang ajar ya. kamu nggak tau siapa aku...?" Rima menunjuk starla

"aku tahu...tentu aku tahu. ibu adalah Rima Sinanti istri dari Rian Ramadhan dan menantu dari nenek Sukarti yang ibu tinggalkan di wilayah xxx di warung makan" starla menatap tajam Rima dengan garangnya

"a...a-ku tidak melakukannya. jangan sembarang menuduh" Rima gugup namun tetap mengelak

"pak...kami bisa membawa saksi yang melihat ibu Rima ada di wilayah xxx dengan nenek Sukarti" ucap El

"saksi...?" tanya Rian

"iya...dia adalah saksi yang melihat ibu Rima ada di sana bahkan meninggalkan nenek Sukarti di wilaya xxx. kami akan menjemput saksi dan membawanya kemari" jawab El

"pah...jangan percaya mereka. bisa saja mereka membayar orang untuk menjadi saksi palsu. pah zaman sekarang banyak sekali penipuan. mereka berniat porotin uang kita pah" Rima masih tetap meyakinkan suaminya

"ibu Rima. kalau memang bukan ibu pelakunya, kenapa ibu terlihat begitu tegang, harusnya ibu bersikap tenang dan duduk santai" ucap Vino

"a-aku tidak tegang...aku hanya...hanya" Rima sungguh tidak berkutik

"mah...kalau memang mama adalah pelakunya, papa nggak akan pernah maafin mama. apalagi kalau ibu sampai benar-benar sudah meninggal" Rian menatap Rima dengan begitu tajam menusuk sampai Rima bergetar ketakutan. baru kali ini suaminya menatapnya seperti itu

kesepakatan terjadi. meskipun jauh, mereka harus menjemput ibu pemilik warung sebagai saksi.

Vino dan starla yang menjemput ibu pemilik warung, sedangkan Leo dan El tetap berada di rumah Rian begitu juga dengan Adam.

Adam tetap bersama El, jangan sampai Rima melakukan sesuatu yang tidak diketahui dan akhirnya dapat menggagalkan rencana mereka.

karena mereka akan menjemput ibu pemilik warung, Vino meminjam mobil kakaknya. jelas mereka harus berkendara dengan mobil karena kalau membawa motor ibu pemilik warung mau di simpan dimana. tidak mungkin mau bonceng tiga.

"ternyata elu anak orang kaya ya" ucap starla

"baru nyadar lu...selama ini kemane aje" jawab Vino

"ck...gue sibuk mengejar cinta gue" ucap starla ketus

"sampai kapan elu akan terus mengejar El yang bahkan nggak melirik elu sama sekali" Vino melirik starla

"sampai nyawa gue pisah dari raga" starla menatap ke arah luar

(ck...cinta memang buta, sampai rela mati segala) batin Vino

"heran juga gue ya. padahal tampang gue dan Leo 11 12 dengan El. elu nggak tertarik gitu sama kami berdua...?"

"nggak ada yang bisa gantiin El di hati gue, karena...."

"karena...?" Vino menunggu kelanjutan ucapan starla

"nggak...bukan apa-apa" jawab starla

(karena dia cinta masa kecil gue) batin starla

sekitar 4 jam perjalanan, akhirnya Vino dan starla sampai juga di tempat yang dituju. mobil Vino sudah terparkir di depan warung makan.

saat masuk, mereka berdua berpapasan dengan ibu pemilik warung.

"loh...kalian berdua yang pernah datang beberapa hari yang lalu kan...?"

"iya Bu. kenalkan aku Vino dan ini temanku starla"

"iya...iya. mau makan ya, ayo silahkan masuk"

"begini bu, kami ada perlu sebenarnya sama ibu" ucap Vino

"perlu apa...?"

"bisa kita bicara di dalam saja Bu...?" tanya starla

"tentu saja. ayo masuk"

mereka masuk ke dalam warung makan. Vino kemudian menceritakan apa yang diceritakan El dan Leo waktu lalu. tentang nenek Sukarti dan juga bermaksud untuk datang menjemput ibu pemilik warung agar ikut bersama mereka untuk menjadi saksi.

"jadi bagaimana Bu, ibu mau kan membantu kami...?" tanya Vino

"tentu saja ibu mau, apalagi kalau untuk kebenaran. tunggu sebentar ya ibu mau pamit dulu sama suami ibu" ucapnya

"baik bu. terimakasih banyak sudah mau membantu kami" ucap Vino

ibu itu segera pulang ke rumahnya yang hanya berjarak beberapa meter dari warung makannya. tidak berapa lama ia kembali lagi dan mereka segera menuju ke tempat El dan Leo berada.

Rima bolak balik di dalam kamarnya. ia menggigit jarinya mencari jalan agar kedoknya tidak ketahuan.

"aku harus melakukan sesuatu...aku nggak mau berakhir di penjara"

sementara di luar, Rian masih bersama El dan Leo serta hantu Adam.

"papa" teriak anak kecil berlari ke arah Rian

"hai jagoan" Rian memangku Bayu anaknya

"pah, meleka ciapa...?" tanya Bayu

"mereka tamu papa" jawab Rian

"yang cana juga tamu papa...?" Bayu menunjuk Adam yang sedang berdiri di dekat jendela

"yang mana sayang, nggak ada orang di sana" Rian melihat ke arah yang ditunjuk Bayu

"itu pah, kakak yang pakai topi. maca papa nda liat" tunjuk Bayu lagi

"mana sayang...papa nggak lihat" Rian tetap tidak melihat Adam

"adek ganteng...main sama kakak mau nggak...?" ajak Leo. ia sengaja mengajak Bayu pergi bermain agar anak itu tidak terus memperhatikan Adam

"main apa...?" tanya Bayu

"apa aja yang adek suka. memangnya adek punya mainan apa...?" tanya Leo

"Bayu punya banak mainan di Kamal. ayo kita main di Kamal Bayu. boleh kan pah...?" Bayu melihat Rian

"boleh" jawab Rian

"holeeeee...ayo kakak kita ke Kamal Bayu" tangan mungilnya menarik tangan Leo pergi ke kamarnya

(dia anak baik, tapi sayang memiliki ibu yang berhati jahat) batin El melihat si kecil Bayu dan Leo meninggalkan mereka

"kalau kalian mencoba mempermainkan ku, aku pastikan akan membuat perhitungan dengan kalian" Rian menatap El

"tenang saja pak. kami tidak punya niat mempermainkan sama sekali" jawab El

Leo dan Bayu asik bermain di kamar si kecil itu. kelihatannya Bayu sangat senang memori teman bermain, apalagi Leo mengikutkan apa yang menjadi keinginannya tanpa menolak sama sekali.

4 jam perjalanan pergi dan 4 jam perjalanan pulang. Vino dan starla bepergian selama 8 jam.

lama menunggu akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga. mereka tiba di kediamannya Rian Ramadhan.

"assalamualaikum"

"wa alaikumsalam" jawab El dan Rian

Leo dan Bayu, mereka berdua tertidur di kamar anak itu

Vino masuk ke dalam dengan starla dan juga ibu pemilik warung.

"ini dia pak, saksi yang melihat ibu Rima di wilayah xxx, bahkan ibu Rima dan nenek Sukarti berada di warung makan ibu ini sebelum akhirnya ibu Rima meninggalkan nenek Sukarti sendirian" ucap El

"apa benar, ibu melihat ibu aku di wilayah xxx...?" tanya Rian

"aku tidak tau apakah itu ibu anda atau bukan tapi untuk memastikan bisakah aku melihat foto ibu anda...?" jawab ibu pemilik warung

"tentu. tunggu sebentar"

Rian meninggalkan mereka di ruang tamu berniat mengambil handphonenya di dalam kamar.

beberapa menit mereka menunggu Rian, namun dirinya tidak kunjung datang.

"lama banget sih" ucap Vino

tiba-tiba Adam mendekat dan memberitahu sesuatu.

"cepat pergi susul pak Rian" ucap Adam

"loh kenapa...?" tanya mereka semua

"bukan saatnya terus bertanya, ayo cepat bantu pak Rian di kamarnya"

mereka segera mengikuti Adam, sedangkan ibu pemilik warung terlihat kebingungan melihat anak-anak itu berubah sikap menjadi panik dan meninggalkan dirinya sendiri di ruang tamu.

"mah...apa yang mama lakukan...?" Rian kage saat masuk ke dalam kamar Rima sudah mengepak pakaiannya dan memasukkan ke dalam koper

"mama mau pergi dari sini. papa jangan halangi mama" ucap Rima

"pergi...? tapi kenapa...? kenapa tiba-tiba...? apa jangan-jangan memang benar apa yang dikatakan anak-anak itu...?"

Rima tidak menjawab, ia segera keluar dari kamar itu namun Rian menghalanginya.

"papa nggak akan biarkan mama pergi begitu saja. jawab pertanyaan papa mah" Rian memegang lengan istrinya dengan kuat

"lepasin pah" Rima meronta

"nggak akan, papa nggak akan biarkan mama pergi begitu saja"

jleb.....

Rima menusuk Rian dengan pisau yang ia sembunyikan di belakangnya. namun ternyata bukan Rian yang terkena pisau itu tapi malah Vino.

"Vino...kurang ajar. plaaak" starla langsung menarik Rima dan memberikan tamparan keras di wajahnya membuat bibir Rima berdarah

bukan perut Vino yang terluka, tapi tangannya. ia menahan pisau itu dengan tangan kanannya.

"Vin, elu nggak apa-apa...?" El memegang tangan Vino yang sudah penuh dengan darah

Rian terpaku. ia tidak percaya istri yang selama ini dirinya cintai dengan teganya ingin melukai dirinya. kini ia percaya, memang istrinya lah yang telah menyingkirkan ibunya.

"mah...mama benar-benar ingin melukai papa...?" Rian menatap tidak percaya istrinya itu

"kenapa, kaget kamu pah. hahahaha, ibu kamu saja bisa aku singkirkan dan bahkan nenek tua itu sudah mati" ucap Rima dengan santainya

"bedebah"

amarah Rian tidak lagi dapat ia tahan. segera ia tarik istrinya dan langsung mencekik lehernya. El dan yang lainnya tidak tinggal diam. mereka segera menarik Rian menjauh dari istrinya. jangan sampai karena amarah yang menyelimuti dirinya, Rian mengikuti bisikan setan untuk membunuh istrinya.

"uhuk...uhuk...uhuk" Rima terbatuk-batuk setelah ia terlepas dari cekikan suaminya

"lepaskan aku...akan aku bunuh wanita iblis ini" Rian berusaha melepaskan diri

"sadar pak, jangan ikuti bisikan setan. ingat Bayu yang masih membutuhkan bapak." ucap El yang memeluk erat tubuh Rian

mendengar nama Bayu, Rian mulai menenangkan perasaannya masih dengan El yang terus memeluknya.

Rima mengambil kesempatan untuk kabur namun El berteriak memanggil nama seseorang.

"nenek Sukarti" teriak El

wuuusshh... angin berhembus di kamar itu. asap putih menggempul dan muncullah sosok yang dipanggil oleh El.

Rima melihat ke segala arah mencari sosok yang di panggil El tadi.

"El, pegang tangan ibu Rima" ucap Adam

"untuk apa...?" tanya El

"pegang saja, dan lihat apa yang terjadi" jawab Adam

El melepaskan Rian dan dengan cepat mendekati Rima kemudian memegang tangannya.

saat El memegang tangan Rima, maka dengan mata kepalanya sendiri, wanita itu dapat melihat arwah nenek Sukarti dengan wujud yang mengerikan. wujud yang bahkan membuat El teriak ketakutan.

"aaaaa.... setaaaaan...aaaa" Rima teriak histeris. dirinya meronta-ronta ingin kabur namun tentu saja El tidak akan membiarkan itu.

dengan wajah hancur sebelah dan penuh darah, nenek Sukarti mendekati Rima dengan kaki yang ia seret. bahkan untuk El sendiri, ia pun merasa takut melihat wujud nenek Sukarti.

"tolong ibu Rima" ucap pelan nenek Sukarti, namun ucapan itu terdengar menakutkan di telinga Rima

"aaaaa pergi kamu pergi.....jangan ganggu aku" Rima sangat-sangat ketakutan

untuk mata El dan sahabatnya, mereka jelas-jelas melihat nenek Sukarti yang mendekati Rima, dan Rima memberontak ingin menjauh bahkan memukul arwah mertuanya itu namun yang dikenanya hanya angin.

sedangkan di mata Rian, tentu saja kedua matanya hanya melihat istrinya yang teriak-teriak ketakutan dan meninju angin.

Rian kebingungan dengan keadaan yang dialaminya sekarang ini.

bughhh....

Rima jatuh pingsan karena tidak sanggup melihat penampakan nenek Sukarti.

"pak, tolong pak" El meminta bantuan Rian yang masih terbengong-bengong

"pak...tolong angkat ibu Rima" teriak El membuat Rian sadar dari lamunannya

"ah iya"

Rian segera mengangkat tubuh istrinya dan membaringkannya di ranjang tidur mereka.

Leo yang barusan datang langsung menghampiri Vino yang tangannya sedang dibalutkan kain oleh starla.

"telat gue kayaknya" ucap Leo

"banget. darimana sih lu...?" tanya Vino

"abis bobo cantik" jawab Leo

Rima di tinggalkan di dalam kamar sendirinya namun dengan Adam yang mengawasinya jangan sampai ia melakukan hal-hal lain yang dapat merugikan.

mereka kembali di ruang tengah. Rian memperlihatkan foto nenek Sukarti dan istrinya kepada pemilik warung dan tentu saja ibu itu mengangguk. memang mereka berdua pernah ke wilayah xxx dan singgah di warung makannya hingga akhirnya Rima meninggalkan nenek Sukarti.

dia juga bercerita bahwa nenek Sukarti telah meninggal dunia karena kecelakaan.

Rian menangis sejadi-jadinya. ibu yang selama dua bulan ia cari-cari ternyata sudah berpulang ke sisi Tuhan.

"bapak mau melihat nenek Sukarti untuk terakhir kalinya...?" tanya El

"memangnya bisa. bagaimana caranya. tadi kamu menyebut nama ibuku. apakah dia benar-benar ada di sini...?" tanya Rian

El mengangguk dan kemudian memegang tangan Rian. setelah tangannya tersentuh oleh El, kedua matanya dapat melihat ibu yang dicarinya berada di depannya.

"i-ibu" panggil Rian dengan mata berkaca-kaca

"nak" nenek Sukarti tersenyum. wujudnya tidak semengerikan tadi

"ibu" Rian menghambur memeluk ibunya. ia menangis meraung-raung memeluk arwah ibunya itu. satu tangannya masih dipegang oleh El karena kalau terlepas maka Rian tidak dapat melihat arwah ibunya

El dan yang lainnya pun tidak kuasa menahan tangis, menyaksikan pertemuan ibu dan anak yang telah berbeda alam.

ibu pemilik warung tidak banyak komentar. karena dia sudah tau pasti bahwa ada arwah nenek yang ditolongnya itu di sini. melihat Rian memeluk angin yang seperti sedang memeluk seseorang.

hal gaib memang sangat dipercaya oleh masyarakat kita. meskipun sekian banyaknya ada yang bahkan tidak percaya dengan dunia gaib tersebut.

semua telah selesai. arwah nenek Sukarti telah pulang dengan tenang. Rima setelah sadar, ia meraung-raung teriak ketakutan sampai akhirnya dia harus diikat di ranjangnya karena berusaha kabur dan melukai orang lain.

tugas anak-anak itu telah selesai. sesuai permintaan nenek Sukarti, ia ingin Rima menjemputnya kembali. namun melihat kondisi Rima yang sepertinya mendekati gila, maka Rian sendiri yang akan menjemput ibunya pulang meskipun sebenarnya yang akan dijemputnya telah berpulang namun tetap ia akan melakukan permohonan terakhir ibunya itu dan akan melihat makam tempat istirahat ibunya untuk selamanya.

Terpopuler

Comments

VirgoRaurus 31Smile

VirgoRaurus 31Smile

senang "memori" teman bermain..."memiliki" kali Thor...

2025-02-01

0

Doni Gunawan

Doni Gunawan

akhirnya aku suka dengan cerita ini

2024-12-20

0

V3

V3

sediih bgt deh pas akhir nya Rian bisa melihat arwah nenek Sukarti ,, smg saja Rima jd gila .
tugas El dkk sdh selesai , yeayyy .... 👏👏

2023-02-10

2

lihat semua
Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode 14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69
70 Episode 70
71 Episode 71
72 Episode 72
73 Episode 73
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77
78 Episode 78
79 Episode 79
80 Episode 80
81 Episode 81
82 Episode 82
83 Episode 83
84 Episode 84
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93
94 Episode 94
95 Episode 95
96 Episode 96
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101
102 Episode 102
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106
107 Episode 107
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116
117 Episode 117
118 Episode 118
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132
133 Episode 133
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 137
138 Episode 138
139 Episode 139
140 Episode 140
141 Episode 141
142 Episode 142
143 Episode 143
144 Episode 144
145 Episode 145
146 Episode 146
147 Episode 147
148 Episode 148
149 Episode 149
150 Episode 150
151 Episode 151
152 Episode 152
153 Episode 153
154 Episode 154
155 Episode 155
156 Episode 156
157 Episode 157
158 Episode 158
159 Episode 159
160 Episode 160
161 Episode 162
162 Episode 161
163 Episode 163
164 Episode 164
165 Episode 165
166 Episode 167
167 Episode 166
168 Episode 168
169 Episode 169
170 Episode 170
171 Episode 171
172 Episode 172
173 Episode 173
174 Episode 174
175 Episode 175
176 Episode 176
177 Episode 177
178 Episode 178
179 Episode 180
180 Episode 179
181 Episode 181
182 Episode 182
183 Episode 183
184 Episode 184
185 Episode 185
186 Episode 186
187 Episode 187
188 Episode 188
189 Episode 189
190 Episode 190
191 Episode 191
192 Episode 192
193 Episode 193
194 Episode 194
195 Episode 195
196 Episode 196
197 Episode 197
198 Episode 198
199 Episode 199
200 Episode 200
201 Episode 201
202 Episode 202
203 Episode 203
204 Episode 204
205 Episode 205
206 Episode 206
207 Episode 207
208 Episode 208
209 Episode 209
210 Episode 210
211 Episode 211
212 Episode 212
213 Episode 213
214 Episode 214
215 Episode 215
216 Episode 216
217 Episode 217
218 Episode 218
219 Episode 219
220 Episode 220
221 Episode 221
Episodes

Updated 221 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode 14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69
70
Episode 70
71
Episode 71
72
Episode 72
73
Episode 73
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77
78
Episode 78
79
Episode 79
80
Episode 80
81
Episode 81
82
Episode 82
83
Episode 83
84
Episode 84
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93
94
Episode 94
95
Episode 95
96
Episode 96
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101
102
Episode 102
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106
107
Episode 107
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116
117
Episode 117
118
Episode 118
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132
133
Episode 133
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
137
138
Episode 138
139
Episode 139
140
Episode 140
141
Episode 141
142
Episode 142
143
Episode 143
144
Episode 144
145
Episode 145
146
Episode 146
147
Episode 147
148
Episode 148
149
Episode 149
150
Episode 150
151
Episode 151
152
Episode 152
153
Episode 153
154
Episode 154
155
Episode 155
156
Episode 156
157
Episode 157
158
Episode 158
159
Episode 159
160
Episode 160
161
Episode 162
162
Episode 161
163
Episode 163
164
Episode 164
165
Episode 165
166
Episode 167
167
Episode 166
168
Episode 168
169
Episode 169
170
Episode 170
171
Episode 171
172
Episode 172
173
Episode 173
174
Episode 174
175
Episode 175
176
Episode 176
177
Episode 177
178
Episode 178
179
Episode 180
180
Episode 179
181
Episode 181
182
Episode 182
183
Episode 183
184
Episode 184
185
Episode 185
186
Episode 186
187
Episode 187
188
Episode 188
189
Episode 189
190
Episode 190
191
Episode 191
192
Episode 192
193
Episode 193
194
Episode 194
195
Episode 195
196
Episode 196
197
Episode 197
198
Episode 198
199
Episode 199
200
Episode 200
201
Episode 201
202
Episode 202
203
Episode 203
204
Episode 204
205
Episode 205
206
Episode 206
207
Episode 207
208
Episode 208
209
Episode 209
210
Episode 210
211
Episode 211
212
Episode 212
213
Episode 213
214
Episode 214
215
Episode 215
216
Episode 216
217
Episode 217
218
Episode 218
219
Episode 219
220
Episode 220
221
Episode 221

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!