Tidak terasa hari sudah menjelang sore, dan Ikram yang sedang beristirahat pun menyempatkan diri untuk bersih bersih karena dia akan menjalan kan tugas wajib yang dilaksanakan oleh setiap muslim..
Selesai menunaikan kewajiban nya itu.., Ikram pun kembali ke proyek untuk melanjutkan pekerjaan nya kembali.., tapi saat dia sedang fokus bekerja.., tiba-tiba Ikram mulai merasakan hal yang aneh.. perasaan gelisah dan tidak tenang seakan menyerang fikiran nya...
"Ada apa dengan ku...? " tanya Ikram sendiri
Bang Anto yang berada di samping nya itu pun mulai ikut memperhatikan Ikram yang bertingkah gelisah..
"Kau kenapa Kram...? " tanya bang Anto heran
"Aku juga tidak tahu bang..., tiba tiba perasaan ku tidak enak..,aku merasa gelisah dan tidak tenang..."
"Apa kau sedang memikirkan seseorang saat ini..? "
"Iya... Tiba-tiba saja aku kepikiran dengan istriku bang. "
"Oh... apa istri mu sedang sakit saat ini..? " tanya nya lagi
"Tidak..dia sehat dan ., dia sedang bekerja hari ini bang, di resto yang biasa nya.." jawab Ikram bingung
"Oh... mungkin itu hanya perasaan mu saja Kram.., ya sudah mari kita lanjutkan lagi pekerjaan kita.., biar cepat selesai dan cepat pulang.. " ucap Anto menyemangati
"Yah semoga saja bang..., ayo bang..." jawab Ikram tak semangat
Satu jam kemudian, Ikram pun sudah menyelesaikan pekerjaan nya dengan hasil yang memuaskan dan karena tak mau membuang buang waktu terlalu lama, Ikram langsung menghidupkan motor nya dan melajukan nya menuju ke arah resto tempat istri nya bekerja...
Sesampai nya di sana. Dia pun menunggu di depan resto,sambil menatap resto itu yang semakin hari semakin ramai..
Tidak teras Sudah sekitar setengah jam lama nya dia menunggu sang istri.. tapi sayang, istri nya itu tak kunjung keluar dari resto .., dan karena rasa penasaran nya yang mulai membuncah.. Ikram pun berinisiatif untuk masuk ke dalam resto...
"Permisi mbak.."sapa Ikram pada salah satu waiters di resto itu
"Iya... ada apa ya mas...? "
" Apa mbak mengenal istri saya, nama nya Wulan.., dia bekerja disini juga mbak.. menjadi waiters di sini."
"Oh... mbak Wulan ya mas..., iya saya mengenal nya, karena dia juga partner kerja saya disini..." ucap Wanita itu
"Iya.... apa Wulan nya masih di dalam mbak..., soal nya sedari tadi saya menunggu nya tapi tidak keluar juga mbak.. "
"Mbak Wulan gak ada di dalem kok mas..., mungkin sudah pulang mas..., soal nya saya sif malam,, jadi saya tidak ada bertemu dengan mbak Wulan hari ini. "
"Oh.. ya sudah... makasih ya mbak atas informasi nya..., mungkin dia memang sudah pulang kerumah..., makasih sekali lagi mbak..." ucap Ikram sopan
"Iya sama sama mas.. "
Setelah itu, Ikram pun langsung pulang menuju ke kontrakan nya..., dia berniat akan berbicara baik baik kepada istri nya tersebut..., agar hubungan mereka bisa kembali hangat seperti dulu...
*****
Sedangkan di rumah sakit... ibu Ningsih benar benar merasa marah dan murka..., dia sangat emosi setelah melihat ke adaan anak nya yang kembali kritis..., begitu juga dengan bapak Adam..., dia sangat mengutuk Ikram karena sudah membuat hidup anak nya menderita, mengakibat kan penyakit Wulan bisa kambuh kembali dan semakin ber tambah parah...
"Pak....., kita harus menuntut Ikram pak.! ibu gak bisa Terima dengan begitu saja..., karena dia anak ku menjadi sakit lagi pak.. " ucap Ibu marah
"Buk.... tenang kan dirimu.., ini dirumah sakit..., jaga sikap... bapak janji akan menyelesaikan nya dengan nak Ikram..., sebenarnya ini juga kesalahan bapak.., karena tidak memberi tahu tentang penyakit nya Wulan saat dia membawa Wulan pergi.., tapi bapak juga marah dengan dia.. karena dia sudah ingkar janji dan telah membuat anak kita hidup susah." ucap pak Adam kesal
"Pak apa pun alasan nya.. Ikram itu tetap lah salah.. dan ibu mau, dia menceraikan anak kita..., ibu tidak sudi jika harus menyerah kan Wulan lagi kepada nya. "
"Yang di katakan ibu Ningsih benar pak Adam.." ucap Indra tiba-tiba menimpali
Dan mereka berdua pun langsung menatap ke arah Indra yang baru datang setelah dari toilet...
"Apa nak Indra masih mengharap kan putri ibu..?" tanya ibu penasaran
"Itu sudah pasti bu Ningsih..., jika tidak, untuk apa aku mencari nya kesana kemari... " jawab Indra serius
"Tapi nak..., putri ibu tidak seperti dulu lagi, , selain janda... dia juga penyakitan.. apa kamu tetap mau sama dia...? "
"Buk.... tolong jangan ragukan perasaan ku ini.., aku benar-benar tulus mencintai anak kalian.. dan aku akan menerima Wulan apa adanya... jika dia mau menerima ku.., aku berjanji akan menyembuhkan penyakit nya itu.., aku mempunyai banyak uang.., jadi sangat mudah untuk ku membawa Wulan berobat ke dokter yang bagus dan terkenal " jawab Indra sombong
"Baik lah nak..., makasih ya.. karena kamu masih mau menerima anak ibu..., ibu pastikan jika Wulan akan segera bercerai dengan pria miskin itu" ucap ibu senang..
"Buk..... tapi anak kita itu masih istri orang buk" kata bapak menimpali
"Udah bapak diam saja.., jangan banyak protes... kali ini biarkan ibu yang mengatur masa depan Wulan" jawab ibu marah
Setelah perdebatan mereka berakhir..., mereka pun melihat dokter Rina yang telah keluar dari ruangan Wulan...
"Keluarga ibu Wulan... " ucap Dr. Rina
"Iya dok..., saya orang tua nya
" Mari ikut keruangan saya buk pak.. ada yang ingin saya sampaikan."
"Baik buk dokter.. "
"Nak.. ibu titip Wulan ya.. tolong jaga dia.. " ucap ibu
"Baik bu.., pergilah biar saya yang menjaga Wulan" jawab Indra tersenyum
Setelah itu, mereka pun mulai menyusul langkah dokter Rina yang menuju keruangan kerja nya..
***
Saat ini mereka sudah duduk di kursi depan meja Dr. Rina.. dengan perasaan yang mulai panik dan takut
"Sebelum saya membahas penyakit Wulan.., saya ingin bertanya terlebih dahulu kepada ibu dan bapak, apa kalian berdua tahu jika Wulan mempunyai penyakit kanker darah...? "
"Iya saya tahu dok.., sejak kecil dia sudah mengidap penyakit itu.. dan saat itu. kami benar-benar berupaya untuk menyembuhkan nya dok, dengan membawa Wulan berobat di rumah sakit ternama yang ada di bandung... " ucap ibu menjelaskan
"Dan apa selama hidup nya ibu selalu menjaga pola makan nya dan kegiataan nya setiap saat..? "
"Iya..., kami selalu menjaga nya dok, bahkan sampai dia beranjak dewasa pun kami masih selalu menjaga kesehatan nya, walau saat itu Wulan sudah di nyatakan sembuh"
"Iya..., tapi seperti nya beberapa tahun ini, dia tidak menjaga nya lagi bapak ibu.., itu yang menyebabkan penyakit nya kembali kambuh.. dan bukan hanya itu saja, penyakit Wulan ini sudah terbilang sangat serius, karena sel kanker itu sudah menjadi ganas dan merusak sistem yang ada di tubuh.., saat ini sel itu telah menjalar ke ginjal nya buk, sehingga bukan kemo lagi yang harus dia jalan kan.., tapi juga dia harus menjalankan cuci darah seminggu tiga kali..,, maaf jika saya harus memberitahu kabar buruk ini ya buk."
"Apa.... " ucap mereka bersamaan
"Dok... kenapa bisa sampai separah itu dok..."? tanya ibu menangis
" Iya itu karena Wulan tidak membawa rasa penyakit nya buk,, dia selalu mengabaikan nya. dan tetap tidak menjaga pola hidup nya... itulah penyebab penyakit itu bisa semakin ganas buk..."
"Ya Tuhan pak....... hiks.. hiks.. " ibu pun mulai menangis di pelukan bapak
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 164 Episodes
Comments
Imam Sutoto Suro
top deh gan lanjut
2024-10-08
0
Yulie Punggelan
Disini bpk nya wulan juga salah kenapa tdk ksh tau ke ikhram penyakitnya, hrsnya wulan jujur sma suaminya, hrsnya indra jgb melakukan kekerasan mending urus sja perceraian dri pda kontak fisik sama ikhram yg notabene tdk tau duduk mslhanya
2022-12-21
3
👑Gre_rr
ya beginilah jadinya kalau kgak terbuka
2022-11-04
2