Bab 14

Anna menatap Dr. Lee dengan terkejut ketika mendengar dokter tampan itu mendengus tertawa. Dia mengangkat alisnya terlihat bingung kenapa pria itu tiba-tiba saja tertawa yang semakin lama semakin kencang.

“Kenapa kau tertawa?” tanya Anna dengan bingung, membuat Dr. Lee menatapnya.

“Tidak, aku hanya ingat sesuatu,” jawab Dr. Lee membuat Anna kembali mengangkat alis matanya.

“Kau tahu Anna... kau adalah perempuan yang hebat dan tangguh, aku mendengar apa yang kau ucapkan kepada ******** itu kemarin, tapi kau bisa menjaga emosimu ketika menghadapi perempuan yang menakutkan itu.”

Anna tersnyum mendengar perkataan Dr. Lee dan dia benar, Nichole memang sangat menakutkan kemarin.

“Bahkan kau bisa menahan emosi kemarin, tapi... satu yang bisa mengalahkan ketangguhanmu itu,” lanjut Dr. Lee sambil tersenyum menatap Anna yang kembali terlihat bingung.

“Hormon bulananmu,” ujar Dr. Lee sambil tertawa, “Kau sangat menyedihkan kalau saat datang bulan, bahkan kau menangis seperti bayi.”

Anna mendengus tertawa, “Aah.. kau benar, aku bahkan menangis dan hampir pingsan karena sakitnya,” ucapnya sambil tersenyum.

“Tapi kemarin kau bahkan bisa menahan isak tangismu... kau hebat Anna, kau tak memerlihatkan pada mereka kelemahan dan ketakutanmu.”

Anna menatap Dr. Lee kemudian berkata, “Percayalah kemarin aku begitu takut, bahkan tubuhku gemetar hebat, aku bisa merasakan hawa dingin yang merambati seluruh tubuhku. Kakiku seolah tak memiliki tulang untuk menopang tubuhku, tapi ketika kau berlari kearahku, aku yakin kalau semua akan baik-baik saja karena kau ada di sana dan akan melindungiku.”

Anna tersenyum dengan tulus menatap Dr. Lee yang kini menatapnya, “Terimakasih, karena kau membelaku kemarin.”

Pria itu sesaat terdiam kemudian mengangguk sambil tersenyum, “Sudah kewajiban seorang suami untuk membela istrinya,” ucap Dr. Lee yang membuat Anna tertawa.

“Kau telah menjadi suami yang sempurna selama 2 hari kemarin... kekasihmu sangat beruntung karena memiliki calon suami sepertimu,” ujar Anna membuat Dr. Lee kembali terdiam lalu tersenyum hambar ketika gambaran tentang rumah tangga yang pernah ia bayangkan bersama Ayumi, sepertinya tak akan pernah terwujud.

“Apa yang akan kau lakukan sekarang? Pria itu kini sudah mengetahui tentang Alice, apa kau akan memberitahu kepadanya tentang ayah kandungnya?” tanya Dr. Lee yang membuat Anna kembali terdiam beberapa saat.

“Aku harap aku tak perlu melakukan hal itu, aku ingin sekali menyembunyikan kenyataan tetang ini kepada Alice... sebut saja aku egois, tapi aku takut dia akan lebih memilih pergi bersama dengan Ayahnya dan meninggalkanku,” ujar Anna dan Dr. Lee bisa melihat rasa takut dari dalam sorot matanya.

“Tapi aku tak bisa menyembunyikan kebenaran ini darinya seumur hidup... selama ini aku mengatakan kalau aku dan ayahnya tinggal berpisah. Seharusnya aku mengatakan kalau ayahnya sudah meninggal saja,” lanjut Anna sambil membuang napas berat, dan kali ini Dr. Lee bisa melihat keputus-asaan perempuuan disampingnya.

“Aku akan menceritakan sebuah kisah yang baru saja terjadi beberapa bulan yang lalu sebelum aku datang kemari,” ucap Dr. Lee sambil duduk menghadap Anna yang kini terlihat memerhatikannya.

“Ada seorang perempuan yang sangat cantik dan pintar, dari kecil ia tinggal bersama dengan ayahnya sampai ksuatu hari ia mengetahui kebenaran kalau ibu knadungnya masih hidup dan tinggal di Kanada. Dengan rasa rindu dan penasaran tetang ibunya, perempuan itu pergi ke Kanada seorang diri, tapi nasib berkata lain ketika Ibunya telah pindah dan tidak diketahui jejaknya lagi.”

Anna kini mulai mememerhatikannya dengan serius membuat dokter tampan itu tersenyum, “Selama beberapa tahun ia tinggal di negara orang tanpa sanak saudara dengan harapan bisa mendengar berita apapun tentang keberadaan ibunya. Untuk kelangsungan hidupnya, ia bekerja sebagai seorang pelayan di sebuah Cafe, dan dengan kepintarannya ia berhasil mendapatkan beasiswa penuh jurusan kedokteran disalah satu Universitas ternama di sana. Sampai suatu hari ia mendapat berita tentang ibunya, tapi sayang itu sebuah berita buruk, ibunya ternyata telah lama meninggal.”

Anna terlihat terkesiap mendengar cerita itu, Dr. Lee mengambil napas panjang sebelum melanjutkan kembali ceritanya.

“Tapi untung saja ia dikelilingi orang-orang yang menyayanginya sehingga ia bisa melalui semuanya dengan sangat baik. Dan salah satu orang yang selalu ada disisinya adalah seorang pria yang dengan tulus mencintainya.”

“Apa... itu kau?” Anna bertanya membuat Dr. Lee tersenyum.

“Jangan memotong ceritaku, sebaiknya kau dengarkan saja,” ujar Dr. Lee membuat Anna mengerucutkan mulutnya yang mengingatkannya kepada Alice.

“Bukan itu bukan aku, apa kau puas?” tanya Dr. Lee yang membuat Anna kembali tersenyum.

“Baiklah sampai dimana tadi?”

“Pria yang menyayanginya,” jawab Anna yangmembuat Dr. Lee mengangguk.

“Mereka saling jatuh cinta satu sama lain, sampai suatu hari sang pria harus pulang Korea. Selama berbulan-bulan ia tak mendapatkan kabar dari kekasihnya, sampai akhirnya ia bertemu dengan Ayah dan kakak tirinya yang kebetulan berasal dari Korea, bersama dengan keluarga barunya perempuan itu pindah ke Korea dengan harapan bisa bertemu dengan kekasihnya.”

“Apa mereka bertemu?” tanya Anna dengan tak sabar membaut Dr. Lee menatapnya.

“Kau harus mendengarkan ceritaku seutuhnya,” ucap Dr. Lee membuat Anna menutup mulutnya menggunakan tangan.

“Iya, mereka bertemu. Tapi semua telah berubah karena kekasihnya telah bertunangan dengan seorang perempuan.”

Anna membelalakan matanya tak percaya, dan ia akan memaki ketika melihat Dr. Lee melotot ke arahnya membuat perempuan itu menutup mulutnya rapat-rapat.

“Dia melakukan itu karena salah paham, tapi akhirnya mereka bisa menyelesaikan kesalah pahaman itu walau memerlukan waktu yang cukup lama hingga membuat perempuan itu memutuskan untuk mulai memulai hubungan dengan... pria lain,” ucap Dr. Lee yang kemudin membuang napas berat dan Anna bisa melihat perubahan pada raut wajahnya yang terlihat sedih dan hanya terdiam beberapa saat terlihat menerawang, sampai akhirnya ia berdehem dna kembali menatap Anna.

“Tapi pada hari dimana mereka memutuskan untuk kembali merajut hubungan, sebuah kecelakan terjadi yang menyebabkan perempuan itu koma.”

Dr. Lee kembali terlihat menerawang, ia masih bisa melihat Ayumi yang terbaring di ruang UGD dengan bersimbah darah dan saat itu ia merasakan dunianya seolah hancur, sekuat tenaga ia berusaha mengembalikan detak jantung dari perempuan yang ia cintai yang sempat hilang.

“Dr. Lee?”

Suara Anna kembali mengembalikan kembali lamunannya, ia terlihat beberapa saat tapi kemudian bisa menguasai dirinya dan mulai kembali bercerita.

“Dia kehilangan banyak darah, dan nyawanya dalam bahaya karena dia memiliki golongan darah langka. Semua keluarganya melakukan tes untuk mendonorkan darah, tapi tidak ada satupun kecocokan dari mereka semua. Dan sebuah rahasia besar selama 20 tahun akhirinya terkuak... perempuan itu bukan putri dari pria yang selama ini ia anggap ayahnya.”

Dr. Lee kembali mengambil napas berat, matanya menatap Anna dengan dengan sorot mata sedih, “Apa kau bisa menebak dia putri siapa?” Tanya Dr. Lee yang dijawab Anna dengan gelengan kepala.

“Dia adalah putri dari pria yang tak lain adalah ayah kekasihnya sendiri.”

Anna membelalakan mata dengan kedua tangan menutup mulutnya, terlihat terkejut dengan akhir dari cerita itu. Mereka terdiam beberapa saat tak mampu untuk berkata-kata, sampai akhirnya Anna memecah keheningan.

“Jadi mereka kakak beradik,” ucap Anna dengan lirih yang dijawab anggukan oleh pria disampingnya tanpa mengalihkan matanya dari aliran sungai di hadapannya.

“Apa kau paham maksud dari cerita ini?” tanya Dr. Lee sambil menatap Anna lembut, “Anna, walaupun berat tapi suatu hari nanti kau harus mempertemukan Alice dan Ayahnya, bukankah dia juga memiliki anak laki-laki?”

Anna kembali terkesiap mendengar pertanyaan Dr. Lee, jantungnya kembali berdetak kencang. Disatu sisi ia setuju dengan pemikiran pria disampingnya tapi disisi lain ia ingin mengakui kebenaran itu.

“Tapi bagaimana kalau dia ingin mengambilnya dariku? Aku tak bisa hidup tanpanya,” ucap Anna dengan sedih membuat Dr. Lee menatapnya lembut.

“Tidak ada yang akan mengambilnya darimu Anna, hanya orang gila yang akan memisahkan seorang anak dari ibunya. Kita semua tahu bagaimana kau berjuang membesarkannya seorang diri dan kalau sekarang dia datang begitu saja dan ingin mengambilnya darimu. Dia benar-benar seorang ******** sejati.”

Anna terdiam tak bisa berkata apa-apa, ia hanya menatap Dr. Lee dengan sedih.

“Hei, kenapa kau bersedih seperti itu? Anna, maksudku tidak sekarang, nanti ketika Alice sudah dewasa dan bisa memahami tentang apa yang sebenarnya terjadi. Itu masih sangat lama... kalau sekarang kau mengenalkannya pada ******** itu, percayalah Alice hanya akan bertanya, ‘Sir, apa kau nakal?’ ” ucap Dr. Lee sambil menirukan suara Alice yang membuat Anna kembali tertawa.

“Ah, dan aku rasa kali ini aku akan kalah karena aku sangat baik... apa aku harus nakal supaya Alice memilihku?” tanya Dr. Lee membuat Anna tertawa, dan ia-pun ikut tersenyum bahagia karena bia membuat perempuan itu kembali tertawa walau hanya sesaat sebelum badai lainnya kembali datang.

Dan tak perlu menunggu lama untuk badai itu datang kembali, hanya diperlukan waktu dua minggu sebelum Billy kembali datang ke Ribeauville dan mengatakan kalau ia akan mengajukan untuk mengambil hak asuh Alice dari tangan Anna.

*****

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

nyatanya Billy benar² bajibgan sejati..

2024-12-30

0

sakura🇵🇸

sakura🇵🇸

😭😭 boleh g si billy ini digorok aja lehernya

ada dr.lee yg seperti malaikat tp ada juga billy yg kayak malaikat...pencabut nyawa tentunya😮‍💨😮‍💨😮‍💨

2024-02-05

0

sherly

sherly

tp cerita dr Lee blm selesai ... pacar gadis itu bukan kakak kandungnya.. jd mereka TDK punya hub darah...

2023-08-23

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!