Keraton Day 1

Kini Sarah dan Satria sudah sampai di daerah kekuasaan keluarga Papi nya.

Sebuah Kerajaan yang sudah berdiri sejak dulu kala, Dimana sistem pemerintahan nya masih di pimpin oleh seorang Raja.

Sultan Agung Adipati Cakra Djaya Diningrat sebagai Raja sudah menyambut kedatangan Kakak tertua nya.

Mereka Beda ibu, Namun kedua nya selalu kompak dan terlihat harmonis.

Ibu nya Papi Raja adalah Permaisuri Utama kerajaan ini, Dan ibu nya Sultan Agung Adipati adalah anak dari permaisuri kedua, Dan masih banyak lagi anak anak dan saudara Papi nya Satria dan dia malas untuk menghapal nya.

Karena menurut nya tidak terlalu penting untuk bergabung dengan mereka yang menganggap nya musuh di dalam silsilah keluarga ini.

" Selamat datang Kang Mas, Sembah Sujud ku pada mu Kang mas. " Papi Raja hanya tersenyum lalu memeluk adik laki laki nya ini.

" Jangan berlebihan Dik, Kamu raja disini. "

" Tapi Kang Mas tetap yang tertua, " Sela adik Papi Satria lagi.

" Sudah sudah, Ayo, Jangan seperti ini. Aku ingin melepas rindu dengan Istana ini, Jadi bersikap lah seperti adik, " Adipati mengangguk.

Rombongan Papi Raja dan Satria memasuki Istana kerajaan itu dengan langkah pasti.

Sarah begitu kagum dengan semua yang berada disini, Sampai dia melihat ada beberapa abdi dalem yang hanya memakai jarik yang membentuk kemben saat di pakai mereka.

Jangan lupakan sanggul di kepala mereka.

" Raden Ajeng Anisa Putri ku, Kemari nak, Beri salam pada Pakde mu Nak, Bude juga lalu saudara mu. Pangeran Satria. " Anisa berjalan dengan anggun nya memberi salam dan mencium punggung tangan Papi nya Satria, Bahkan dia juga melakukan sembah sujud kepada kedua orang tua Satria.

" Kang Mas Satria, Apa kabar ?" Satria hanya tersenyum memberi uluran tangan nya untuk di cium Anisa.

" Kang Mas baik baik saja. Kamu Anisa ?" Anisa hanya tersenyum saja.

Dia mengangguk pertanda bawah dia memang baik baik saja.

Lalu Beralih pada Sarah di samping Satria .

" Dy, Perkenalkan diri kamu. " Sarah mengangguk.

Dia berdiri dan memberi salam pada semua orang disini.

Kenapa banyak sekali orang di ruangan ini ? Seakan mereka menatap dan menguliti nya hidup hidup.

Pakaian nya sopan, Gaun di bawah lutut, Lengan panjang dan rambut nya di Gerai dan di beri pita.

" Selamat siang, Perkenalkan saya Sarah Widya Sastra Radjasa, Saya kekasih Satria Arjun Widjaya Diningrat. " Sarah memberi hormat dan tersenyum ramah.

" Gusti, Pangeran Satria sudah memiliki kekasih, Kapan akan di kenalkan secara resmi dengan keluarga ?" Tanya Paman nya yang menjabat sebagai raja.

" Bukan kah ini sudah perkenalan resmi Sultan ? Doakan saja semoga kami secepatnya menikah. " Paman nya hanya tersenyum saja.

" Usia mu masih 19 tahun Pangeran . "

" Usia tidak menjadi patokan untuk sebuah kedewasaan seseorang, Maaf jika saya lancang , Tapi Jika Gusti Allah sudah menjodohkan saya dengan menikah di usia 19 tahun, Saya siap menjadi Imam yang baik untuk calon istri saya. "

" Satria..." Sela Papi nya.

Menurut Papi Raja, Satria sudah melewati batasan nya.

" Biarkan kang mas, Disini saat ini, Kita bicara sebagai keluarga, Bukan Sebagai Raja dan para pangeran nya. Silahkan di nikmati sajian nya, Maaf hanya jajanan pasar kesukaan Kang Mas Raja. " Sarah mulai merasa bosan dan jengah berada di situasi macam ini.

Banyak pasang mata yang menatap ke arah nya dan Sarah tidak suka itu.

Jika saja dia tidak memikirkan nama baik suami dan mertua nya, Sudah di babat habis oleh Sarah wajah mereka satu persatu dengan Mulut pedas nya.

" Apa begitu cara menatap Kekasih saudara nya Bendoro Raden Mas Haryo Tito Widjaya Diningrat ? " Entah mengapa Satria tidak suka dengan tatapan sepupu nya terhadap Sarah istri nya.

Sepupu nya itu adalah anak dari selir sang Paman, Yang sudah menikah dan memiliki dua orang istri.

Sejak dulu Satria memang tidak menyukai saudara nya itu.

" Satria jaga sikap Mu nak, Hormati Paman mu. " Sarah mencoba mengontrol emosi suami nya.

" Dan dia juga harus menjukan sikap hormat nya pada Satria Pi ! Sarah itu kekasih Satria ! Bukan kah di istana ini sudah ada ketentuan bahwa dilarang keras menatap wanita milik saudara nya ? Bahkan melirik tanpa seizin nya saja itu sudah Perbutan dosa ! Zina mata !"

" Satria !!!" Bentak Papi nya lagi.

Ini lah yang paling berat di lakukan nya untuk membawa Satria bergabung dengan kelurga nya.

Satria memang keras kepala seperti istri nya, Tapi dia adalah anak yang penurut.

" Apa yang di katakan Pangeran Satria itu benar Raden Tito ?" Tanya Paman Satria dengan suara tegas nya.

" Tidak ayahanda. "

" Dasar pembohong !" Satria langsung menarik lengan Sarah dan membawa nya keluar dari ruangan itu.

Rasa nya sesak sekali untuk meredam emosi nya terhadap saudara sepupu nya Itu.

Pria dengan postur tubuh tinggi tegap dengan kulit coklat sawo matang hampir busuk, Entah memang sudah busuk, Satria benar benar tidak menyukai nya.

" Palang aja yuk Yank, Males disini. Tinggal dan berada di sini, Ingin bernafas saja sulit. Apalagi bebas. " Sarah terus berusaha meredakan emosi di dalam diri suami nya.

" Kamu gila ya ? Belum juga aku makin udah main aja pulang aja. ! kalau kita pulang, Apa gak buat malu Mami dan Papi ? Kamu juga, Mikir dong dikit. "

" Kok kamu jadi marah sih Yank ? Aku kan gak suka kamu di liatin kayak gitu sama dia. "

" Kamu kira aku suka di lihat seperti itu ? tatapan mata nya seakan ingin menelanjangi ku bulat bulat. Jika tidak memikirkan nama baik kamu dan keluarga kamu, Sudah habis dia ku babat dengan kata kata yang akan keluar dari bibir ku. "

" Ya sudah, Ayo kita jalan jalan di sini, Halaman belakang atau pendopo timur adalah tempat favorit ku, Semoga gak berubah dan kamu suka. " Sarah mengangguk, Dia mengikuti Satria dengan tangan yang bergandengan .

Sampai di halaman belakang, Pendopo timur, Satria melihat Abdi Kinasih, Mbok Laras yang mengasuh nya dulu sekali.

" Mbok, Assalamu'alaikum, Mbok Sehat ?" Tanya Satria dengan lembut, Dia bahkan langsung memeluk Abdi Kinasih kesayangan nya itu.

" Sih Mbok sehat, Pangeran bagai mana ? Sehat ? Duh Gusti, Pangeran tumbuh menjadi anak yang Sholeh, Sih mbok bangga sama Pangeran. "

" Oh, Iya Mbok, Kenalkan ini Sarah, Istri Satria. Mbok jangan bocor ya, Satria belum nikah KUA, Hanya nikah siri dulu. "

" Iya, Sih mbok ikut seneng, Pangeran cari apa ?" Tanya Sih mbok kesayangan Satria.

" Buat Apa mbok ?" Tanya Satria lagi saat melihat Mbok Laras sedang memarut kepala tua.

" Mau buat dawet kesukaan Pangeran, Kata Sultan Agung, Pangeran akan datang, Jadi si mbok siapin buat pengeram. " Satria tersenyum senang.

Sih mbok memang sangat menyayangi nya.

" Sayang, Kenalin ini mbok Laras, Pengasuh aku dulu. " Sarah tersenyum dan mengambil tangan mbok Laras dan mecium nya.

" Saya Sarah Mbok, Istri nya Satria , Salam kena. " Mbok Laras ikut terkejut saat tubuh renta nya di peluk oleh istri pangeran kesayangan nya dulu ?

" Gusti, Kamu cantik ndok, Langgeng Sampek mau memisahkan Yo ndok, Cah Ayu,. " Mbok Laras ikut memeluk Sarah dan mencium kening nya sebagai tanda sayang.

" Mari sini, Duduk Deket sih mbok, Cah ayu cukup liat aja sih mbok kerja. Cah Ayu temani saja Pangeran Satria, "

" Maaf Mbok, Sarah gak pintar masak, Jadi gak bisa bantu sih mbok masak. " Sih mbok hanya tersenyum.

" Nanti juga pinter Cah Ayu. "

Style Ayang dari Istri Judes 💙

Istri Ayang yang memang cantik sejak berbentuk segumpal darah 😅

...💙💙💙 ...

Terpopuler

Comments

Dewi Zahra

Dewi Zahra

semangat

2023-01-13

0

Indrie Wulandari

Indrie Wulandari

banyak banget foto song hye kyo nya seneng liatnya

2022-07-30

1

Lailatul Hawa

Lailatul Hawa

mohon maaf adinda otor, banyak kali typo bertebaran. kadang harus tebak tebak buah manggis 😂😂

2022-06-21

4

lihat semua
Episodes
1 Tante
2 Sah
3 Kejelasan
4 Memulai
5 Hari Pertama
6 Jemput
7 Kesal
8 Sayang
9 Pulang
10 GeGaNa
11 Sidang
12 Sayang
13 Membujuk
14 Mami Mertua
15 Keraton Day 1
16 Keraton Day 2
17 Pangeran Satria Arjun Widjaya Diningrat
18 Pulang
19 Paparazi
20 Rumah Baru
21 Ibu Ibu Kompleks
22 Genk Baru
23 Membujuk Mami
24 Ada Apa ?
25 Pemotretan
26 Goes To Milan
27 Rindu Ayang
28 Pulang
29 Calon Menantu Vs Menantu
30 Wanita Masa Lalu
31 Kencan Pertama
32 S3I ( Suami Suami Sayang Istri )
33 Bagaimana Cara Nya
34 Kehebohan S3I
35 Heboh
36 Lebih Heboh
37 Meminta Restu
38 Akad Nikah
39 Pinjam Uang
40 Beda Kasta
41 Kehebohan Para Istri
42 Makam Mama
43 Kepingan Cerita
44 Mencari Tau
45 Mulai Menangani
46 Butuh Teman
47 Hasil Cerita
48 Miliki Aku
49 Liburan
50 Terapi Awal
51 Cukup Dengan Cinta Ku
52 Menyiapkan Diri
53 Villa Angrek
54 Mengenalkan
55 Tamu Tak Di Undang
56 Orang Kaya
57 Pusing
58 Mulai Tenang
59 Sih Manja
60 Orang Kaya
61 Mulai Mengingat
62 Bertemu
63 Kesal
64 Kekesalan Tiada Akhir
65 Merayu
66 Cinta Ayang
67 Hadiah
68 Tiada Hari Tanpa Satria
69 Jangan Menggatal
70 Ulat Bulu
71 Cerita
72 Prahara Rumah Tangga
73 Touring
74 Bahagia Ku
75 Masuk Angin
76 Kecewa
77 Hubungan Dingin
78 Rendah Diri
79 Tak Sadarkan Diri
80 Menemani Istri
81 5 Bulan Berlalu
82 Bukan Mimpi
83 Gemas
84 Membujuk
85 Sarah Yang Panas
86 Belenggu Cinta Sang Penguasa 2
87 Rasa Yang Aneh
88 Timun Jepang dan Terong Jepang
89 Suami Heboh
90 Tetangga Heboh
91 Ikan Tenggelam
92 Jenis Baby Terong
93 Louching
94 Yang Baru
95 King Mafia Jatuh Cinta
96 Baru
97 Terpaksa Menikahi Bos Yang Kejam
98 Hot Affair With Ipar
99 Scandal
100 Keluarga Gesrek
101 Oh My Baby
102 Baru
Episodes

Updated 102 Episodes

1
Tante
2
Sah
3
Kejelasan
4
Memulai
5
Hari Pertama
6
Jemput
7
Kesal
8
Sayang
9
Pulang
10
GeGaNa
11
Sidang
12
Sayang
13
Membujuk
14
Mami Mertua
15
Keraton Day 1
16
Keraton Day 2
17
Pangeran Satria Arjun Widjaya Diningrat
18
Pulang
19
Paparazi
20
Rumah Baru
21
Ibu Ibu Kompleks
22
Genk Baru
23
Membujuk Mami
24
Ada Apa ?
25
Pemotretan
26
Goes To Milan
27
Rindu Ayang
28
Pulang
29
Calon Menantu Vs Menantu
30
Wanita Masa Lalu
31
Kencan Pertama
32
S3I ( Suami Suami Sayang Istri )
33
Bagaimana Cara Nya
34
Kehebohan S3I
35
Heboh
36
Lebih Heboh
37
Meminta Restu
38
Akad Nikah
39
Pinjam Uang
40
Beda Kasta
41
Kehebohan Para Istri
42
Makam Mama
43
Kepingan Cerita
44
Mencari Tau
45
Mulai Menangani
46
Butuh Teman
47
Hasil Cerita
48
Miliki Aku
49
Liburan
50
Terapi Awal
51
Cukup Dengan Cinta Ku
52
Menyiapkan Diri
53
Villa Angrek
54
Mengenalkan
55
Tamu Tak Di Undang
56
Orang Kaya
57
Pusing
58
Mulai Tenang
59
Sih Manja
60
Orang Kaya
61
Mulai Mengingat
62
Bertemu
63
Kesal
64
Kekesalan Tiada Akhir
65
Merayu
66
Cinta Ayang
67
Hadiah
68
Tiada Hari Tanpa Satria
69
Jangan Menggatal
70
Ulat Bulu
71
Cerita
72
Prahara Rumah Tangga
73
Touring
74
Bahagia Ku
75
Masuk Angin
76
Kecewa
77
Hubungan Dingin
78
Rendah Diri
79
Tak Sadarkan Diri
80
Menemani Istri
81
5 Bulan Berlalu
82
Bukan Mimpi
83
Gemas
84
Membujuk
85
Sarah Yang Panas
86
Belenggu Cinta Sang Penguasa 2
87
Rasa Yang Aneh
88
Timun Jepang dan Terong Jepang
89
Suami Heboh
90
Tetangga Heboh
91
Ikan Tenggelam
92
Jenis Baby Terong
93
Louching
94
Yang Baru
95
King Mafia Jatuh Cinta
96
Baru
97
Terpaksa Menikahi Bos Yang Kejam
98
Hot Affair With Ipar
99
Scandal
100
Keluarga Gesrek
101
Oh My Baby
102
Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!