Membujuk

" Dy...Sayang ..Jangan marah..."

" Sayang...Dy...lihat kesini...," Sarah langsung berbalik menatap sengit pada Satria yang tengah tersenyum pada nya

" Jelaskan apa maksud nya ini Satria ? Kamu sendiri yang meminta 3 bulan untuk masa perkenalan kita, Saling mengenal dan saling memahami. Tapi apa ini ?" Satria tertunduk lesu.

Dia memang merasa bersalah pada Sarah karena telah mengkhianati perjanjian mereka yang untuk saling mengenal.

" Maaf..." Terdengar helaan nafas Sarah yang di tangkap telinga Satria dan dia tidak berani melihat wajah istri nya yang sedang menatap nya.

" Oke ! Aku akan menemui Mami mu. Ingat Satria, Aku bukan wanita lemah, Jika aku mendapatkan perlakuan buruk dari Mami mu seperti di sinetron, Jangan salah kan aku jika aku melawan nya. " Satria kaget.

Tapi dia senang Sarah mau mencoba nya, Di ambil nya tangan Sarah lalu di kecup nya berulang kali.

Desiran itu kembali di rasakan Sarah saat Satria melakukan kontak fisik pada nya.

Tapi kembali lagi pada titik awal, Dia tidak ingin hubungan mereka tergesa gesa.

" Sudah malam ,Ayo tidur. " Satria mengangguk dan dia langsung memeluk Sarah dan mencari kenyamanan di tubuh istri nya.

" Aku peluk ya Dy, Kangen kamu. "

" Sudah ku katakan kurangi memakan gula ! Mulut mu manis sekali jika berucap. "

" Iya, Aku sayang kamu Dy, Selamat tidur istri ku. "

" Iya ! Tidur lah. " Bukan nya dia yang di perhatikan oleh suami malah dia yang terus memperhatikan suami nya ini seperti merawat anak nya saja.

Sarah terus mengelus punggung Satria sesekali mengelus kepala nya juga hingga terdengar hembusan nafas Satria yang teratur menandakan bahwa dia benar benar sudah tidur.

💙

💙

💙

Pagi kembali datang, Kini rutinitas Sarah setiap pagi nya bertambah, Setelah melakukan sembah sujud mereka di atas sajadah dengan melaksanakan dua rakaat di pagi yang masih menggelap, Sarah harus bersiap untuk diri nya dan juga Satria .

Keluar dari kamar, Sarah sudah melihat Bik Murni di dapur sedang masak.

' Eh, Pagi Nyonya. " Sarah hanya tersenyum dan mengangguk.

Dia mengambil segelas air putih dan membawa nya ke kamar.

" Bik, Buatkan nasi lengkap dengan lauk pauk nya ya, Siapkan juga kotak bekal nya. " Bik Murni mengangguk.

Sarah kembali masuk ke kamar nya dan meletakan segelas air putih di samping nakas dan membangunkan Satria yang kembali melanjutkan tidur nya.

" Bangun Satria ! Kenapa harus tidur lagi setelah shubuh ?"

" Iya, Kamu udah siap ?"

" Tinggal ganti baju aja. Kamu mandi lagi atau langsung ganti ?" Tanya Sarah .

Karena tadi mereka memang sudah mandi pagi saat hendak melakukan dua rakaat nya.

" Mandi lagi deh, Nanti bau asem mau ketemu Client. "

" Dimana ?" Tanya Sarah sambil memberikan handuk pada Satria .

Dengan senang hati Satria menerima nya.

" Sinar jaya group. "

" Sayang, Kenapa ?" Tanya Satria lagi.

Dia melihat kejanggalan di wajah Sarah yang seperti nya terkejut saat dia mengatakan sinar jaya group.

" Aku hanya membenci pria itu. "

" Kenapa ? Bukan kah dia kakak ipar kamu ?"

" Jangan terlalu banyak ingin tau, Umur kamu masih muda. Jadi isi lah dengan hal yang positif. "

' Katakan dulu kenapa ?"

" Hanya hal internal dalam keluarga saja. Sudah mandi. aku akan menyiapkan Pakaian kamu. Jangan lupa cuci muka nya pakai facial wash. " Satria mengangguk dan langsung mandi.

Setelah mandi, Satria kembali di dandani oleh istri nya, Memakai serum, body lotion, Parfum dan jam tangan mewah nya.

" Dy, Tadi mami wa, Kata nya mami minta temeni ke butik, sekalian feeting baju kebaya kamu juga untuk undangan di Keraton nanti. " Satria memeluk pinggang Sarah yang masih merapikan rambut nya.

Begitu manja nya Satria di posisi nya saat ini, Memeluk Sarah dengan perasaan bahagia nya.

" Aku tidak ingin menjadi bahan tontonan Satria "

" Kamu datang sebagai kekasih ku, Kita akan menjalani acting disana nanti. Sebenar nya aku juga malas kesana, Mereka menganggap ku sebagai ancaman dari kedudukan mereka. Demi Tuhan, Sedikit pun aku tidak berminat masuk ke dalam jajaran tahta kerajaan,. " Sarah masih mendengarkan.

" Walau pun Papi memilih keluar dari tahta kerajaan, Tapi mereka masih menganggap ku sebagai ancaman. Usia ku memang masih 19 tahun, Tapi dari segi mana pun, Aku lah kakak mereka. Karena Mami dan Papi 14 tahun menikah baru mendapatkan aku dan saudari ku. Tapi dia meninggal di usia 3 tahun, " Sarah memeluk Satria yang mengelus punggung nya.

" Dia meninggal masuk kolam renang, Sejak saat itu aku kehilangan kasih sayang Mami, Mami depresi dan terus menangis setiap kali melihat ku, 3 tahun Papi berjuang untuk kesembuhan Mami, Sampai Alhamdulillah, Karena kesabaran Papi mami bisa sembuh. Dan sejak saat itu juga, Mami menjadi overprotektif sama aku, Bahkan jika dirumah Mami masih menganggap ku anak kecil. "

" Bersyukur kamu masih punya Mami, Rumah akan terasa berbeda saat tidak ada Wanita yang menjadi penghangat di dalam rumah. Semua juga akan berbeda Satria . " Satria melihat Sarah dan mengusap pipi istri nya.

" Aku cium ya Dy, Biar kamu tenang. " Sarah tidak menjawab, Tapi Satria mencium kening nya.

" Sudah ayo kita sarapan, Aku gak mau ya, Nanti saat ketemu mami kamu di bilang gak bisa ngurus kamu. "

" Nikah sah aja yuk Yank, Kita pesta gitu, Biar semua orang tau kamu itu punya aku, Biar gak main kucing kucingan gini. " Sarah menghela nafas nya berat.

" Satu bulan lagi aku ada Fashion show di Milan, Sabar ya...Setelah nya aku janji akan nurut ke kamu. "

" Janji ya Yank, Janji adalah hutang. "

" Kalau aku hutang kamu yang bayar. " Satria mengangguk.

" Besok kita cari rumah baru kita ya, Aku mau punya tetangga, Seru kali ya Yank, Ngeronda malem, Minum kopi sama main catur. Kayak bapak bapak komplek gitu. " Mereka keluar dari kamar degan bergandengan tangan.

Sarah terus diam mendengarkan suami nya mengoceh ini dan itu.

" Nanti kamu tiap pagi belanja sayur di Abang Abang, Pake daster yank, Sama Bik murni, seru kali yank, Kamu gosip ini itu, Eh, Jeng, ada keluaran tas terbaru, Ngurusin arisan ibu ibu komplek kayak Mami, Ih seru tau yank. "

" Maka Satria ! Ini sudah hampir jam 7. Kata nya mau nganter aku, Nanti kalau macet gimana ?"

" Kita naik motor Yank, Biar cepet. "

" Jangan ngaco kamu ya, Masak iya aku pake rok begini naik motor. Gak ! Aku gak mau !"

" Yaudah, Kita sarapan di mobil aja, Kamu yang siapin, Aku nyetir. " Ada benar nya juga ide suami bocah nya itu.

" Sudah ayo cepat. " Sarah merapikan pakaian nya dan membawa bekal Sarpan mereka untuk di mobil nanti.

Satria tersenyum begitu bahagia, Seperti nya Sarah sudah mulai menerima nya, Dan betapa bahagia nya Satria untuk itu.

" Yank, Cium..."

" Apaan sih kamu ! nyetir yang bener."

" Dikit aja Yank, Ya..."

" Gak ! Sudah cepat, Ini yang terkahir. " Sarah menyuapkan makanan terkahir ke mulut Satria dan mereka pun hampir sampai di kantor Sarah.

" Aku kerja. Kamu jangan ngebut !" Sarah mengambil tangan kanan Satria dan mencium nya dengan takjim.

Ada rasa aneh yang menyergap di dada Sarah saat dengan tulis dia mencium punggung tangan Satria.

Walau Satria lebih muda dari nya 6 tahun, Tapi status dan derajat Satria sebagai kepala keluarga tetap harus di hormati bukan ?

Dan itu lah yang di lakukan Sarah saat ini.

" Iya, Nanti jam makan siang aku jemput kamu ya, ingat, Jangan senyum sama laki laki lain. Mati aku cemburu. " Sarah langsung melongo mendengarkan ucapan suami nya.

Dia begitu heran, Bocah ini mulai menunjukan sikap posesif nya, Dan seperti nya Sarah akan menyukai nya.

" Iya, Kamu kalau ketahuan sama aku godain cewek lain, Habis kamu. " Sarah balik mengancam suami nya.

Dan yang di ancam hanya tersenyum saja.

" Aku gak takut ! Karena aku gak pernah godain mereka. Mereka aja yang gatel pengen di garuk. Nanti kalau mereka gatel k aku, Kamu yang garuk mereka ya ? Aku gak suka di deketin gitu. "

" Sudah, Aku pergi. " Satria mengangguk.

" Love you ayang..." Sarah hanya melengos saja mendengar gombalan receh ala satria pada nya.

Tapi dia juga tersenyum setelah memasuki Loby kantor nya.

Ayang kerja dulu ya 🤭

Istri nya ayang nih 💙

...💙💙💙...

Terpopuler

Comments

Dewi Zahra

Dewi Zahra

aku suka

2023-01-13

2

Dedew

Dedew

kalo ada pelakor,bisa2 botak di jambakin sama istri nya yg judes😂

2022-10-21

1

Kasma

Kasma

baperrrrrrr wuiiii😭😭😭😍

2022-09-04

1

lihat semua
Episodes
1 Tante
2 Sah
3 Kejelasan
4 Memulai
5 Hari Pertama
6 Jemput
7 Kesal
8 Sayang
9 Pulang
10 GeGaNa
11 Sidang
12 Sayang
13 Membujuk
14 Mami Mertua
15 Keraton Day 1
16 Keraton Day 2
17 Pangeran Satria Arjun Widjaya Diningrat
18 Pulang
19 Paparazi
20 Rumah Baru
21 Ibu Ibu Kompleks
22 Genk Baru
23 Membujuk Mami
24 Ada Apa ?
25 Pemotretan
26 Goes To Milan
27 Rindu Ayang
28 Pulang
29 Calon Menantu Vs Menantu
30 Wanita Masa Lalu
31 Kencan Pertama
32 S3I ( Suami Suami Sayang Istri )
33 Bagaimana Cara Nya
34 Kehebohan S3I
35 Heboh
36 Lebih Heboh
37 Meminta Restu
38 Akad Nikah
39 Pinjam Uang
40 Beda Kasta
41 Kehebohan Para Istri
42 Makam Mama
43 Kepingan Cerita
44 Mencari Tau
45 Mulai Menangani
46 Butuh Teman
47 Hasil Cerita
48 Miliki Aku
49 Liburan
50 Terapi Awal
51 Cukup Dengan Cinta Ku
52 Menyiapkan Diri
53 Villa Angrek
54 Mengenalkan
55 Tamu Tak Di Undang
56 Orang Kaya
57 Pusing
58 Mulai Tenang
59 Sih Manja
60 Orang Kaya
61 Mulai Mengingat
62 Bertemu
63 Kesal
64 Kekesalan Tiada Akhir
65 Merayu
66 Cinta Ayang
67 Hadiah
68 Tiada Hari Tanpa Satria
69 Jangan Menggatal
70 Ulat Bulu
71 Cerita
72 Prahara Rumah Tangga
73 Touring
74 Bahagia Ku
75 Masuk Angin
76 Kecewa
77 Hubungan Dingin
78 Rendah Diri
79 Tak Sadarkan Diri
80 Menemani Istri
81 5 Bulan Berlalu
82 Bukan Mimpi
83 Gemas
84 Membujuk
85 Sarah Yang Panas
86 Belenggu Cinta Sang Penguasa 2
87 Rasa Yang Aneh
88 Timun Jepang dan Terong Jepang
89 Suami Heboh
90 Tetangga Heboh
91 Ikan Tenggelam
92 Jenis Baby Terong
93 Louching
94 Yang Baru
95 King Mafia Jatuh Cinta
96 Baru
97 Terpaksa Menikahi Bos Yang Kejam
98 Hot Affair With Ipar
99 Scandal
100 Keluarga Gesrek
101 Oh My Baby
102 Baru
Episodes

Updated 102 Episodes

1
Tante
2
Sah
3
Kejelasan
4
Memulai
5
Hari Pertama
6
Jemput
7
Kesal
8
Sayang
9
Pulang
10
GeGaNa
11
Sidang
12
Sayang
13
Membujuk
14
Mami Mertua
15
Keraton Day 1
16
Keraton Day 2
17
Pangeran Satria Arjun Widjaya Diningrat
18
Pulang
19
Paparazi
20
Rumah Baru
21
Ibu Ibu Kompleks
22
Genk Baru
23
Membujuk Mami
24
Ada Apa ?
25
Pemotretan
26
Goes To Milan
27
Rindu Ayang
28
Pulang
29
Calon Menantu Vs Menantu
30
Wanita Masa Lalu
31
Kencan Pertama
32
S3I ( Suami Suami Sayang Istri )
33
Bagaimana Cara Nya
34
Kehebohan S3I
35
Heboh
36
Lebih Heboh
37
Meminta Restu
38
Akad Nikah
39
Pinjam Uang
40
Beda Kasta
41
Kehebohan Para Istri
42
Makam Mama
43
Kepingan Cerita
44
Mencari Tau
45
Mulai Menangani
46
Butuh Teman
47
Hasil Cerita
48
Miliki Aku
49
Liburan
50
Terapi Awal
51
Cukup Dengan Cinta Ku
52
Menyiapkan Diri
53
Villa Angrek
54
Mengenalkan
55
Tamu Tak Di Undang
56
Orang Kaya
57
Pusing
58
Mulai Tenang
59
Sih Manja
60
Orang Kaya
61
Mulai Mengingat
62
Bertemu
63
Kesal
64
Kekesalan Tiada Akhir
65
Merayu
66
Cinta Ayang
67
Hadiah
68
Tiada Hari Tanpa Satria
69
Jangan Menggatal
70
Ulat Bulu
71
Cerita
72
Prahara Rumah Tangga
73
Touring
74
Bahagia Ku
75
Masuk Angin
76
Kecewa
77
Hubungan Dingin
78
Rendah Diri
79
Tak Sadarkan Diri
80
Menemani Istri
81
5 Bulan Berlalu
82
Bukan Mimpi
83
Gemas
84
Membujuk
85
Sarah Yang Panas
86
Belenggu Cinta Sang Penguasa 2
87
Rasa Yang Aneh
88
Timun Jepang dan Terong Jepang
89
Suami Heboh
90
Tetangga Heboh
91
Ikan Tenggelam
92
Jenis Baby Terong
93
Louching
94
Yang Baru
95
King Mafia Jatuh Cinta
96
Baru
97
Terpaksa Menikahi Bos Yang Kejam
98
Hot Affair With Ipar
99
Scandal
100
Keluarga Gesrek
101
Oh My Baby
102
Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!