"Apa yang sedang kalian tunggu? Berkumpul sekarang juga."
Suara khas dan karismatik terdengar. Meneh ke sumber suara, Reinhart melihat sosok lelaki tinggi dan kekar. Dia memiliki rambut pirang disisir jambul tinggi, wajah persegi tampak maskulin, lengkap dengan senyum yang menunjukkan gigi putih cemerlang.
Reinhart bahkan merasa gigi lelaki itu bisa memantulkan cahaya layaknya cermin!
"Baik, Sir John!"
Pada siswa, khususnya yang mengikuti pelajaran tambahan close combat menjawab serempak. Mereka kemudian membentuk barisan rapi di depan Sir John.
"Hahaha! Bagus! Itu baru semangat, Anak Muda!"
Melihat ke arah Sir John, Reinhart benar-benar merasa tertarik.
Sir John. Lelaki itu memiliki tinggi lebih dari dua meter, tubuh kekar, dan dipenuhi otot. Namun, ada yang membuatnya berbeda dengan penampilan karakter lainnya.
Jika normalnya orang seperti itu membawa pedang lebar, kapak, atau minimal tombak ...
Sir John benar-benar membawa sebuah senjata untuk yang tergantung di sisi kiri pinggangnya.
Rappier. Ya, sebuah pedang tipis dengan ujung sangat lancip. Meski bisa digunakan untuk menebas, benda itu lebih sering digunakan untuk menusuk.
Lelaki kekar dengan pedang kecil dan pendek ... pemandangan yang terlalu kontras.
Jadi, karakter Sir John benar-benar terkenal karena keunikannya.
"Aku tidak akan banyak bicara. Untuk latihan awal, lakukan pemanasan! Lemaskan otot-otot tubuh kalian lalu lari keliling lapangan sepuluh kali."
Setelah memberi perintah secara acak, Sir John memilih tempat untuk duduk ambil mengawasi murid-muridnya. Namun, daripada mengawasi para murid, lelaki itu malah fokus merawat senjata miliknya.
Sir John meletakkan rappier dengan ekspresi khidmat. Rappier itu sendiri memiliki bentuk yang indah.
Senjata itu memiliki warna perak bersih di seluruh tubuhnya. Desainnya agak sederhana tetapi masih elegan. Dilengkapi dengan hiasan dan ornamen emas dan ... pink.
Ya. Sir John bahkan memiliki gelar lain yaitu 'Pinky Muscle Knight' ...
Tidak ada gambaran indah flower knight sama sekali. Yang jelas, bahkan penampilan Sir John membuat banyak anak kecil menangis.
Selesai melakukan pemanasan ekstrem, mereka semua beristirahat sejenak. Setelah itu, mereka beristirahat sejenak.
Sembari beristirahat, Sir John mulai mengumumkan nama orang yang harus mereka lawan ketika latihan tanding antar kelas.
"Aiden vs Xylon."
Mendengar itu, Reinhart tampak iri. Meski Xylon bagus dalam membuat ramuan dan sihir alam, dalam pertarungan senjata, baginya ... lelaki itu sama seperti ayam lemah yang bisa diambil dan disembelih kapan saja.
Setelah nama keduanya disebut, nama-nama lain mulai disebut. Semakin lama, Reinhart merasa agak aneh karena namanya sama sekali tidak disebutkan.
Benar saja, ketika sampai di akhir, Sir John akhirnya berkata,
"Reinhart vs Flint."
"..."
Reinhart menatap ke arah Sir John lalu ke arah Flint uang sekarang menatapnya dengan senyum ceroboh.
"Aiden! Xylon! Bersiap untuk bertarung!"
Sementara yang lainnya beristirahat di pinggir lapangan, Aiden dan Xylon bersiap. Mereka pergi ke tempat pertandingan dengan luas mirip dengan. Lapangan bola basket di kehidupan Reinhart sebelumnya.
"Apakah kalian siap?"
Mendengar pertanyaan Sir John, mereka berdua mengangguk. Namun sebelum Sir John memberi aba-aba, Aiden bertanya dengan santai.
"Saya ingin bertanya, Pak."
"Apa?"
"Karena ini latihan pertarungan, bolehkah kami menggunakan sihir, Pak?"
"..."
Mendengar pertanyaan Aiden, Sir John menggosok dagunya dengan ekspresi serius. Setelah beberapa saat, lelaki itu mengangguk.
"Agar bisa memanfaatkan kekuatan kalian, sihir diperbolehkan."
Aiden yang mendengar jawaban itu langsung tersenyum puas. Menarik pedangnya, pemuda itu membuat gerakan menghunus pedang yang diselimuti api sembari berkata.
"Terima kasih atas izin anda, Pak!"
Melihat ke arah Aiden, Xylon yang awalnya gugup menjadi lebih tenang. Dia mengetuk tanah beberapa kali dengan tongkatnya, pada saat itu, enam akar dengan ujung tajam muncul di belakangnya.
Benar-benar bersiap melawan Aiden!
Reinhart yang menatap keduanya merasa agak tertekan. Dia merasa kalau Aiden terlalu bodoh.
Jika melawan Xylon secara langsung, jelas Aiden bisa memukuli pemuda berambut hijau itu sampai hitam dan biru. Namun jika melibatkan sihir ...
Tampaknya Aiden sendiri yang sedang meminta pemukulan!
Melihat keduanya, Reinhart tidak bisa tidak mengeluh dalam hatinya.
'Bahkan jika itu ayam lemah, dia akan mematuk ketika terpojok, Bodoh.'
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 158 Episodes
Comments
IG: _anipri
tolong dikondisikan ucapanmu itu pangeran Reinhart. saya ngakak lho ini
2022-12-27
1
supercell
bancilot?
2022-11-06
0
InSaf
klo kata sejarah, memang zaman dahulu pink itu lambang keberanian Dan dipakai oleh para knight
2022-09-15
0