Seminggu kemudian, Yati sudah kembali lagi seperti dulu. Tidak ada ikatan pernikahan yang membuatnya harus terus menerus berada di dalam kamar dan apartemen. Meskipun semua ada dan tersedia, tetap saja, ada sesuatu yang tidak bisa dirasakan oleh Yati. Sebuah kebebasan.
Yati mengerti, jika pernikahannya dengan Mr Johan, terbilang cukup membahagiakan. Semua terpenuhi, dan dia juga bisa mendapat banyak uang dari pernikahan kontraknya itu.
Apalagi, Mr Johan memang perhatian pada Yati. Dia hanya kurang dalam memberikan kebebasan kepada Yati saja. Apalagi dengan segala aturan yang dia buat untuk Yati, agar tetap bersih dan terawat tanpa ada makeup sedikit pun.
Yati juga harus memeriksakan diri untuk semua kesehatan tubuhnya, dan itu semua sudah diatur oleh Mr Johan.
Begitu juga obat-obat suplemen vitamin dan nutrisi yang harus Yati konsumsi. Semua sudah disediakan dan harus habis pada waktu yang sudah di hitung dengan tepat.
Tapi, dari semua aturan itu, Yati mendapatkan manfaatnya. Dia bisa sehat, dan tetap bisa tumbuh kembang dengan baik, diusianya yang sudah dua puluh tahun. Dan saat ini, di saat kontrak pernikahannya selesai, usia Yati adalah dua puluh dua tahun, kurang tiga bulan.
Yati terlihat lebih cantik dan tinggi. Begitu juga dengan kulitnya, tetap terawat, meski jarang ke salon kecantikan.
Ini karena Yati tidak diperbolehkan oleh Mr Johan, untuk mengunakan sembarangan kosmetik, yang tentunya mengandung bahan-bahan kimia, yang kadang-kadang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh pihak produsen makeup itu sendiri.
Dengan semua perubahan yang terjadi pada diri Yati, tentu saja kemarin saat dia datang ke kantor Mr Akihiko, bersama dengan Mr Johan, banyak pegawai Mr Akihiko yang mengenalnya, pangling dan tidak mengenali Yati.
"Mr Akihiko. Saya ucapkan terima kasih, karena memilihkan miss Yeti untuk Saya. Sekarang, miss Yeti Saya serahkan lagi kepada Anda Mr Akihiko. Jika suatu saat nanti, miss Yeti punya pikiran lain, dan meminta untuk lepas dari Mr Akihiko, kemudian menyusul Saya ke Amerika sana, Saya harap, Mr Akihiko tidak menghalanginya."
Begitulah Mr Johan berpamitan pada Mr Akihiko. Dia juga mengatakan harapannya agar Yati berubah pikiran dan mau menjadi wanita yang ada di dalam hidupnya.
Untungnya, Mr Akihiko, sudah terbiasa menghadapi orang-orang seperti Mr Johan, yabg seringkali memberikan kesan baik, dan sebuah harapan yang baik pula. Tapi nanti, pada akhirnya, saat ada kekacauan dan ketidak nyamanan, mereka akan berpisah. Bahkan, kadang-kadang disertai banyak 'drama' yang harus di buat sedemikian rupa.
Mr Akihiko, hanya tersenyum tipis, mendengar perkataan Mr Johan padanya. Dia juga melirik ke arah Yati, anak angkatnya itu, yang hanya diam tanpa berekspresi.
Ini adalah ekspresi seorang geisha, yang mengakhiri segala sesuatu yang mengikat dirinya.
Tapi Mr Johan, tetap memeluk Yati dengan lembut. Dia berbisik di telinga Yati, "terima kasih Bee. Boo akan ingat Bee, untuk selamanya."
Dan begitulah kemarin. Semua berakhir dengan cara baik-baik saja, meskipun waktunya dipercepat dua bulan sebelum masa berakhirnya, sesuai dengan kesepakatan bersama.
Tapi, Mr Johan tetap membayar penuh Yati. Dia sudah mentransfer uang ke rekening mantan istrinya itu, penuh hingga bulan yang seharusnya. Bahkan, Mr Johan juga memberi hadiah, berupa tips, dengan jumlah uang yang cukup besar.
Tapi, tentu saja hanya Yati yang tahu, dan itu bukan urusan Mr Akihiko. Karena, Mr Akihiko, sudah mendapatkan hasil dan bagiannya sendiri dari perjanjian mereka.
*****
"Miss Yeti. Kamu ada perkejaan lagi. Apa Kamu siap untuk dua bulan ke depan?" tanya Mr Akihiko, yang baru saja menutup panggilan teleponnya.
Saat ini, Yati ada di dalam ruangan Mr Akihiko, sendiri.
"Kenapa dua bulan kemudian?" tanya Yati ingin tahu.
"Kamu butuh waktu untuk beristirahat miss Yeti. Kamu juga seharusnya baru selesai untuk bulan depan. Jadi, sebenarnya istirahat hanya cukup satu bulan saja, jika Kamu mau menerima tawaran kontrak lagi. Waktu itu, bisa Kamu pakai untuk pergi berlibur, menghabiskan uang dan bersenang-senang, sebelum Kamu kembali bekerja lagi. Apa Kamu siap?" tanya Mr Akihiko, pada Yati, yang duduk di kursi yang ada didepannya. Mereka berdua, terpisahkan oleh meja kerja Mr Akihiko.
Yati terdiam. Dia belum bisa memutuskan untuk menerima atau tidak, tawaran yang diberikan oleh Mr Akihiko.
"Jika Kamu tidak mau menerima tawaran ini, Kamu bisa kembali bekerja seperti dulu. Dan tawaran ini, akan Saya limpahkan pada geisha yang lain. Tapi, Mr Ginting bukan orang sembarangan miss Yeti. Selain dia itu masih muda, dia juga ada darah keturunan orang Indonesia. Mr Ginting, juga pengusaha sukses di Singapura. Dia juga dikenal di China, dan daerah Asia lainnya. Bisa jadi, nanti Kamu akan dia bawa untuk hidup di Singapura, dan Kamu jadi lupa untuk kembali ke Indonesia. Dan jika Kamu merasa cocok dengan Mr Ginting, dan dia menginginkan dirimu, Kamu bisa mengajukan permohonan untuk mengundurkan diri dari kontrak itu. Dan memulai sebuah kehidupan keluarga bersama dengannya."
Mr Akihiko, menjelaskan siapa yang dia tawarkan pada Yati. Mungkin ini sebuah kesempatan untuk Yati sendiri, tapi Yati sepertinya belum siap untuk sebuah pernikahan kontrak lagi.
Yati belum sepenuhnya melupakan semua kenangan tentang Mr Johan. Bahkan kenangan tentang Mr Andre juga masih selalu ada di dalam hatinya.
"Apa mungkin Aku bisa menerima semua laki-laki yang datang untuk memintaku? Sedangkan hatiku sendiri, sudah tidak ada di tempatnya lagi." Begitulah kira-kira pemikiran Yati, tentang dirinya sendiri.
"Bagaimana miss Yeti?" tanya Mr Akihiko, meminta pada Yati, untuk memberikan jawaban yang dia ajukan padanya tadi.
"Mr Akihiko. Saya berterima kasih, karena tawaran ini diberikan pada Saya. Apakah semua aturan yang kemarin ada pada Mr Johan, ada juga pada Mr Ginting nanti?" tanya Yati, memastikan bahwa keselamatan dan keamanan dirinya terjamin. Apalagi, Mr Ginting bukan orang sembarangan. Menurut pemikiran Yati, Mr Ginting adalah orang-orang yang tak tersentuh oleh tangan-tangan biasa. Bahkan mungkin, hukum juga tidak bisa melakukan apa-apa di depannya.
Yati ragu untuk menerima tawaran tersebut. Apalagi Mr Akihiko, sebenarnya hanya perantara saja. Tidak ada kekuatan hukum dan kekuasaan, yang bisa membuat orang 'besar' takluk didepannya.
"Tentu saja miss Yeti. Semua yang lewat Saya, pasti dijamin untuk keselamatan dan keamanan dirinya. Saya juga tidak mau, jika anak-anak geisha Saya mengalami sesuatu yang tidak diinginkan. Pokoknya, Saya akan menjamin. Apalagi itu Kamu miss Yeti."
Dengan mengatakan itu, Mr Akihiko mengambil tangan Yati, yang ada di atas meja kerjanya.
Mr Akihiko, juga mencium punggung tangan Yati dengan lembut.
"Aku tidak akan menjerumuskan Kamu miss Yeti. Geisha kesayangan." Mr Akihiko, mengatakan itu, dengan tatapan mata yang tidak bisa diartikan oleh Yati.
Padahal, selama ini, Yati tidak pernah melihat Mr Akihiko dekat dan merayu wanita dan semua pekerjanya.
Bahkan, Mr Akihiko diisukan sebagai penyuka sesama jenis, meskipun dia tidak pernah memperlihatkan semua itu. Hanya dari mulut ke mulut, berita itu tersebar. Bahkan, dulu, saat dia mempunyai istri dan tak lama istrinya menuntut cerai, itu juga dengan alasan bahwa, istrinya itu tidak pernah di sentuhnya sama sekali.
Satu hal yang menjadi misteri, bagi semua orang yang mengenal Mr Akihiko. Karena Mr Akihiko, sangat tertutup dengan kehidupan pribadinya sendiri.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 250 Episodes
Comments
Kar Genjreng
lage reti kehidupan ngono kui kuper banget ...tapi mending ketimbang ngerti dunia malam....mugo mugo pangan pasangan ga ninggalke pasangan setia go omah...yo Ella Cantik semangat leh nulis jaga sehaaaattt 🙏🙏😃😃🤗🤗🤣🤣🤭🤭😂
2022-09-21
7
Reo Hiatus
Mr Akihiko penuh misteri ya seperti keturunanketujuh😷😷😷
2022-02-24
1
Cut Nyak Dien
ws g oleh baper,pkok e dtar2 aja
2022-02-10
4