Berakhir

Saat ini, Yati dan Mr Johan, berjalan menuju ke arah hotel, dimana mereka berdua menginap.

Mr Johan, yang biasa mengandeng tangan istrinya, Yati, dengan mesra dan protektif, terlihat acuh dan tidak memulai pembicaraan seperti biasanya.

Yati, yang menyadari bahwa suaminya itu sedikit berubah sikapnya, tidak mau menganggu dengan berbicara atau sekedar bertanya tentang hal-hal yang sepele seperti biasanya juga.

Dia hanya mengandeng lengan suaminya, dan bergelayut seperti biasanya saja. Meskipun, Mr Johan tidak menyambutnya dengan penuh gairah seperti biasanya juga.

Saat akan memasuki pintu masuk hotel, Yati memberanikan diri untuk bicara dengan Mr Johan.

"Apakah pertemuan kita dengan Fandy, mantan supir Mr Akihiko, menganggu pikiran Boo?" tanya Yati berterus terang. Dia tidak ingin, suasana dingin ini berlarut-larut dan menganggu aktivitas mereka berdua.

"Dia siapa untuk Bee?" tanya Mr Johan, tanpa menjawab pertanyaan dari Yati.

"Maksudnya?" tanya Yati bingung, dengan pertanyaan yang diajukan oleh suaminya itu.

Yati menyipitkan matanya, saat mendengar pertanyaan itu. Dia tidak tahu, apa yang sebenarnya dipikirkan oleh Mr Johan tentang Fandy tadi.

"Apa laki-laki tadi pernah dekat dengan Bee?" tanya Mr Johan memperjelas pertanyaannya.

Yati tersenyum mendengar pertanyaan dari suaminya itu. Dia tahu, jika Mr Johan sedang merasa cemburu karena pertemuan mereka dengan Fandy tadi, di Mall.

"Apa Boo cemburu?" tanya Yati sambil memeluk suaminya itu dengan mesra. Dia ingin mendinginkan otak dan hati Mr Johan yang sedang di bakar cemburu, karena laki-laki bernama Fandy.

"Apa itu terlihat dengan jelas?" tanya Mr Johan tersipu. Dia merasa malu, karena Yati mengetahui apa yang dia rasakan saat ini.

Cup!

Cup!

Cup!

Yati mengecup bibir Mr Johan berkali-kali secara cepat.

"Dia tidak pernah tahu tentang Bee. Bee juga tidak pernah tahu tentang dia Boo. Kami hanya para pegawai bagi Mr Akihiko. Dan kami sama-sama profesional."

Penjelasan dari istrinya itu, membuat Mr Johan merasa lebih lega.

"Maaf Bee. Boo hanya terbawa perasaan saat ini."

Akhirnya, mereka berdua berpelukan erat, kemudian masuk ke dalam kamar.

Dan semuanya berakhir dengan sebuah permainan di atas ranjang.

*****

Hampir lima hari Yati dan Mr Johan ada di Bali. Mereka menghabiskan waktu bersama dengan berbagai macam kegiatan yang mereka inginkan.

Tidak ada di dalam kamar, mereka juga sering berenang di pantai sambil berpelukan dan berciuman.

Mungkin karena di pantai Bali banyak turis asing dengan berbagai macam kelakuan mereka, jadi Yati juga tidak merasa sungkan untuk melakukan semua itu di depan umum.

Mereka berdua benar-benar menikmati kebersamaan mereka berdua ini, sebelum kembali ke kota, dan sibuk dengan pekerjaan Mr Johan, yang tidak bisa di ganggu pada hari kerja.

"Besok kita ikut penerbangan yang kebetulan ada di jam siang Bee. Kita tidak perlu terburu-buru, untuk bangun dan mengejar waktu untuk bisa sampai di bandara," kata Mr Johan, saat malam hari dan mereka bersiap untuk berangkat tidur.

Mereka berdua, Yati dan Mr Johan, baru selesai merapikan beberapa barang yang akan mereka bawa kembali ke kota. Semua sudah masuk ke dalam koper besar dan tas jinjing yang mereka bawa kemarin.

"Iya Boo. Terima kasih atas semua hari-hari indah kita di pulau Dewata ini Boo. Bee sangat bahagia," jawab Yati, sambil memeluk suaminya, yang sedang memainkan rambut bawahnya yang ikal.

"Bee. Jika Kamu mau, kita bisa hidup bersama di Amerika Bee. Boo tidak punya keluarga, anak juga tidak. Boo tinggal sendiri di rumah. Ayah ada di Perancis, dia menghabiskan waktu tuanya di rumah masa kecilnya. Ibu Boo sudah tidak ada. Bagaimana Bee?" tanya Mr Johan lagi, menanyakan hal yang sama seperti yang pernah dia tanyakan pada Yati.

Tapi Yati tetap pada keputusannya. Dia tidak mau mengambil resiko, dengan keputusan yang dia ambil, hanya karena terbawa perasaan sesaat saja.

Apalagi, sebenarnya dia belum bisa melupakan perasaannya pada Mr Andre. Dia tidak ingin, melarikan perasaannya sendiri pada orang lain. Itu akan menyakiti Mr Johan sendiri, jika tahu kebenaran dari hatinya Yati.

*****

Waktu berlalu dan semua berjalan dengan cepat. Setahun berlalu, begitu juga tahun berikutnya.

Yati dan Mr Johan, sudah menjalani pernikahan kontrak mereka berdua selama dua tahun. Tinggal dua bulan lagi, pernikahan mereka akan berakhir.

"Bee. Boo tidak bisa ada di Indonesia lebih lama lagi. Seminggu lagi, Boo akan pergi. Perusahaan yang menugaskan Boo di sini, sudah meminta Boo untuk segera kembali ke Amerika. Apa Bee tidak apa-apa, jika Boo tinggal?"

Yati terdiam mendengar perkataan suaminya itu. Ada kesedihan yang tiba-tiba datang. Tapi, Yati mencoba untuk tetap tersenyum. Dia tidak mau terlihat menyedihkan di mata suaminya itu.

Dia ingin, membuat kesan yang baik dengan tetap tersenyum dan memberikan yang terbaik untuk Mr Johan.

"Bee berharap, di sana nanti, Boo bisa menemukan tambatan hati, yang tidak seperti Bee. Semoga, Boo bisa mendapatkan wanita yang bisa mencintai Boo lebih dari Bee. Bee ingin, Boo tetap bahagia meskipun itu tanpa Bee."

Mereka berdua, saling berpelukan untuk meluapkan perasaan sedih mereka saat ini.

Perpisahan yang seharusnya masih dua bulan lagi, harus mereka percepat dalam waktu seminggu ini.

Mereka berdua, akhirnya menghabiskan banyak waktu untuk berdua di dalam kamar. Mr Johan, seakan-akan tidak mau jika meluangkan waktunya untuk tidak bersama dengan istrinya, Yati.

"Bee. Ini kontak handphone milik Boo di Amerika dan juga alamat kantor yang Boo ada kerja sama. Jika Bee berubah pikiran, dan mau menyusul Boo, Bee boleh menghubungi nomer tersebut. Boo akan dengan senang hati, menjemput Bee ke Indonesia."

Mr Johan, menyerahkan sebuah kartu nama, yang sudah dia sediakan di dalam kantong kemejanya.

Yati, menerima kartu nama tersebut dengan ragu. Tapi, akhirnya dia menerimanya juga kartu nama, yang disodorkan oleh Mr Johan padanya.

"Boo berharap, Bee bisa berubah pikiran dan dan memberikan kabar pada Boo pada suatu hari nanti." Mr Johan, masih berharap agar Yati berubah pikiran.

Yati hanya tersenyum mendengar perkataan suaminya itu. Suami, yang tidak lama lagi sudah tidak menjadi suaminya. Dan semua kenangan tentang Mr Johan, hanya akan menjadi sebuah cerita dan kenangan dalam kehidupan seorang Yati, yang oleh orang-orang di sekitarnya lebih mengenalnya sebagai nama miss Yeti.

"Boo. Maaf jika Bee tidak bisa memenuhi permintaan Boo. Bee harap, Boo bisa melupakan Bee, sebagai tempat peristirahatan sementara, sama seperti tempat kerja Boo yang sering berganti negara. Bee juga berharap, suatu saat nanti, Boo menemukan pengganti Bee, yang bisa memenuhi semua keinginannya Boo, tidak hanya sebagai istri kontrak saja."

Mereka berdua, saling berpelukan lagi, saat Yati selesai mengatakan apa yang ingin dia sampaikan.

Mereka berdua, menikmati kebersamaan mereka berdua itu, untuk waktu yang tidak lama lagi. Karena besok, semua akan kembali seperti semula.

Tidak ada lagi ikatan pernikahan, antara Yati dengan Mr Johan. Mereka berdua, akan mengakhirinya dengan datang ke kantor Mr Akihiko, bersama-sama.

Sama seperti waktu dulu, saat mereka berdua menandatangani kontrak pernikahan mereka.

Terpopuler

Comments

Kar Genjreng

Kar Genjreng

berdoa Yeti mugo ketemu Mr Andre...nanhing wis akeh bojone ojo yo...maksudku ojo dadi pelakor..🤭🤭

2022-09-21

1

Reo Hiatus

Reo Hiatus

oh pernikahan kontrak😷😷😷

2022-02-24

0

IG: Saya_Muchu

IG: Saya_Muchu

lanjut thor

2022-02-20

0

lihat semua
Episodes
1 Pulang Kampung
2 Tentang Yati
3 Pekerjaan Yati
4 Kembali Ke Kota
5 Rahasia Yang Bukan Rahasia
6 Awal Keputusan Yati
7 Syarat Kerja
8 Panggilan Sayang
9 Bee And Boo
10 Rencana Ke Bali
11 Terbawa Perasaan
12 Bali
13 Pakaian Kesukaan
14 Berakhir
15 Tawaran Mr Akihiko
16 Bertemu Lagi
17 Sadar Dengan Posisi
18 Ada Juga Yang Seperti Itu
19 Desakan Mr Akihiko
20 Mr Ginting
21 Rahasia Mr Ginting
22 Miss Kiara
23 Datang Ke Istana Keluarga Ginting
24 Ancaman
25 Pertanyaan Dan Jawaban
26 Sebuah Tantangan
27 Untukku?
28 Saling Memahami
29 Makhluk Halus
30 Rencana Untuk Nanti Malam
31 Inseden Makan Malam
32 Masih Perjaka
33 Tidak Usah Bertanya
34 Kesulitan Di Rumah Mr Ginting
35 Rencana Ke Butik
36 Bukannya Tidak Mau
37 Tidak Kenal
38 Waktu Yang Dibutuhkan
39 Tidak Enak Hati
40 Tidak Seperti Yang Terlihat
41 Hubungan Yang Baik
42 Kado Yang Tidak Diinginkan
43 Tidak Ada Yang Tahu
44 Apa Kadonya?
45 Tamu Terakhir
46 Pesta Belum Berakhir
47 Hadiah Untuk Yati
48 Benarkah Normal?
49 Keinginan Kakek Mr Ginting
50 Tidak Ada Penjelasan
51 Ditunda Untuk Beberapa Jam Kemudian
52 Bertemu Lagi
53 Ada Rindu
54 Kesal
55 Menolak Perasaan Yang Ada
56 Semua Sudah Siap
57 Mr Andre
58 Surya Jaya
59 Melindungi Tanpa Diketahui
60 Berseteru Dan Tertawa
61 Siapa Dia?
62 Rahasia Yang Belum Terungkap
63 Masa Lalu 1
64 Masa Lalu 2
65 Masa Lalu 3
66 Masa Lalu 4
67 Bros Bunga
68 Bukan Hanya Sekedar Kerja
69 Kecurigaan Mr Ginting
70 Pesta Ulang Tahun Sang Kakek
71 Pertanyaan Tentang Bros Bunga
72 Semua Punya Rahasia Sendiri
73 Memikirkan Kamu
74 Salah Paham Karena Rindu
75 Diragukan Pegawai Kantor Mr Ginting
76 Mulai Mencari Tahu
77 Kesepakatan Bersama Dengan Sang Kakek
78 Rencana Untuk Mr Ginting
79 Tugas Kerja
80 Masih Menjadi Misteri
81 Semakin Curiga
82 Antara Baju Bayi Dan Bros Bunga
83 Siapa Andre?
84 Harus Ada Kepastian
85 Keinginan Yati Membawa Ibunya
86 Tertunda Untuk Pulang
87 Sudah Kembali
88 Tidak Bicara
89 Kepulangan Mr Andre
90 Bagaimana Sebaiknya?
91 Semua Adalah Rencana Sang Kakek
92 Kemarahan Mr Ginting
93 Harus Pergi
94 Simalakama
95 Ijin Pada Mbok Minah
96 Belum Tahu
97 Ijin Pulang
98 Was-was
99 Keadaan Ibu
100 Kembali Dingin
101 Harus Bisa Lebih Tenang
102 Kedatangan Mr Ginting
103 Tidak Mendapat Jawaban
104 Kebenaran Itu
105 Tidak Bisa Menjawab
106 Ada Apa Dengan Mr Andre
107 Semua Karena Dia
108 Cerita Versi Mr Andre
109 Cerita Versi Ibunya Yati
110 Kemajuan Kondisi Ibu
111 Tidak Bisa Menahan Diri
112 Semua Penuh Misteri
113 Keadaan Miss Marisa
114 Rasa Sesal
115 Kembali Berduka
116 Lembayung Senja
117 Makan Malam Di Kampung
118 Kembang Tebu
119 Mencari Ayah
120 Hotel Horor
121 Perubahan Suasana
122 Pertanyaan Yang Tidak Terjawab
123 Siapa Kamu?
124 Akhirnya Tahu
125 Dia Datang
126 Tetap Tidak Mau
127 Panggilan Kembali
128 Nomer Siapa
129 Kabar Tuan Wasito
130 Siapa Atasanmu
131 Bertemu Dengan Biyan
132 Alasan
133 Salah Paham
134 Bertemu Kembali
135 Harus Bisa Menolak
136 Keputusan Akhir
137 Kebahagiaan Yati
138 Musibah Tengah Malam
139 Warung Makan SEDERHANA Miss Yeti
140 Lika-liku Kehidupan Manusia
141 Akhir Kisah Miss Yeti
142 Minta Saran Kalian
143 Yati bukan Yeti
144 Mulut Setajam Silet
145 Yati Merasa Lemah
146 Kondisi Tuan Wasito
147 Jakarta
148 Mis Yetiku
149 Sebuah Permintaan
150 Dilema
151 Kepikiran
152 Cerita Rina
153 Sebuah Keputusan
154 Ketakutan
155 Kisah Lama
156 Mencari Jejak Tentangmu
157 Orang-orang di Masa Lalu
158 Pusaran Nasib
159 Marah dan Cemburu
160 Sang Model
161 Tidak Peduli
162 Tersiksa
163 Semakin Tersiksa
164 Lupa Diri
165 Hari Yang Indah
166 Memutuskan
167 Menelan Kecewa
168 Tidak Ingin Lepas
169 Iklan Penjualan
170 Taktik
171 Terpaksa Menunda
172 Memperkenalkan Diri
173 Peringatan Keras
174 Konsekuensi Pernjanjian Pranikah
175 Pilihan Yang Sulit
176 Keputusan Yang Benar
177 Aktivitas Baru
178 Langkah Cepat
179 Pengakuan
180 Kekesalan Mr Akihiko
181 Niat Yang Kuat
182 Antara Hambatan Dan Kesempatan
183 Kegundahan Hati
184 Diantara Mereka
185 Tak Terduga
186 Memahami
187 Perjalanan Mr Akihiko
188 Bertemu Mr Andre
189 Langkah Mr Andre
190 Kabar Itu
191 Tidak Perlu Menghindar
192 Kebimbangan Hati
193 Pria Masa Lalu 1
194 Pria Masa Lalu 2
195 Dilema Biyan
196 Kabar Duka 1
197 Kabar Duka 2
198 Disengaja
199 Tak Disangka
200 Kedatangan Mr Andre
201 Nama Besar
202 Tersangka
203 Kedatangan Biyan
204 Semuanya Terhubung
205 Menuju Kebahagiaan
206 Merencanakan Sebuah Rencana
207 Hubungan Darah
208 Belum Tahu
209 Tertunda
210 Mau Pergi
211 Berduka
212 Tidak Boleh Gagal
213 Tekanan
214 Malam Yang Tenang
215 Penyusup
216 Ketahuan
217 Mengalihkan Ketegangan
218 Akhirnya Menikah
219 Penuh Kebahagiaan
220 Malam Pertama
221 Rencana Bulan Madu
222 Berbagai Upaya
223 Tetap Sombong
224 Tidak Mengakui
225 Harus Beda
226 Rival dan Cinta
227 Menghadapi Rival
228 Keputusan Sidang
229 Strategi Baru
230 Sidang Banding
231 Keputusan Banding
232 Usaha Hiroshi
233 Kelilingi Negara Vrindavan
234 Selamat Tinggal dan Sampai Jumpa Kembali
235 Semua Kemudahan
236 Rencana Melawan Rencana
237 Kecelakaan Maut
238 Ruang Tunggu
239 Keistimewaan Yang Berbeda
240 Belum Ada Titik Terang
241 Kabar Bahagia
242 Penuh Kebahagiaan
243 Tekanan Demi Tekanan
244 Menyongsong Kebahagian
245 Rasa Syukur
246 Kebahagiaan Yang Sempurna
247 Ujian Datang Lagi
248 Bersabar
249 Anugerah Sehat
250 Menunggu Novel TK
Episodes

Updated 250 Episodes

1
Pulang Kampung
2
Tentang Yati
3
Pekerjaan Yati
4
Kembali Ke Kota
5
Rahasia Yang Bukan Rahasia
6
Awal Keputusan Yati
7
Syarat Kerja
8
Panggilan Sayang
9
Bee And Boo
10
Rencana Ke Bali
11
Terbawa Perasaan
12
Bali
13
Pakaian Kesukaan
14
Berakhir
15
Tawaran Mr Akihiko
16
Bertemu Lagi
17
Sadar Dengan Posisi
18
Ada Juga Yang Seperti Itu
19
Desakan Mr Akihiko
20
Mr Ginting
21
Rahasia Mr Ginting
22
Miss Kiara
23
Datang Ke Istana Keluarga Ginting
24
Ancaman
25
Pertanyaan Dan Jawaban
26
Sebuah Tantangan
27
Untukku?
28
Saling Memahami
29
Makhluk Halus
30
Rencana Untuk Nanti Malam
31
Inseden Makan Malam
32
Masih Perjaka
33
Tidak Usah Bertanya
34
Kesulitan Di Rumah Mr Ginting
35
Rencana Ke Butik
36
Bukannya Tidak Mau
37
Tidak Kenal
38
Waktu Yang Dibutuhkan
39
Tidak Enak Hati
40
Tidak Seperti Yang Terlihat
41
Hubungan Yang Baik
42
Kado Yang Tidak Diinginkan
43
Tidak Ada Yang Tahu
44
Apa Kadonya?
45
Tamu Terakhir
46
Pesta Belum Berakhir
47
Hadiah Untuk Yati
48
Benarkah Normal?
49
Keinginan Kakek Mr Ginting
50
Tidak Ada Penjelasan
51
Ditunda Untuk Beberapa Jam Kemudian
52
Bertemu Lagi
53
Ada Rindu
54
Kesal
55
Menolak Perasaan Yang Ada
56
Semua Sudah Siap
57
Mr Andre
58
Surya Jaya
59
Melindungi Tanpa Diketahui
60
Berseteru Dan Tertawa
61
Siapa Dia?
62
Rahasia Yang Belum Terungkap
63
Masa Lalu 1
64
Masa Lalu 2
65
Masa Lalu 3
66
Masa Lalu 4
67
Bros Bunga
68
Bukan Hanya Sekedar Kerja
69
Kecurigaan Mr Ginting
70
Pesta Ulang Tahun Sang Kakek
71
Pertanyaan Tentang Bros Bunga
72
Semua Punya Rahasia Sendiri
73
Memikirkan Kamu
74
Salah Paham Karena Rindu
75
Diragukan Pegawai Kantor Mr Ginting
76
Mulai Mencari Tahu
77
Kesepakatan Bersama Dengan Sang Kakek
78
Rencana Untuk Mr Ginting
79
Tugas Kerja
80
Masih Menjadi Misteri
81
Semakin Curiga
82
Antara Baju Bayi Dan Bros Bunga
83
Siapa Andre?
84
Harus Ada Kepastian
85
Keinginan Yati Membawa Ibunya
86
Tertunda Untuk Pulang
87
Sudah Kembali
88
Tidak Bicara
89
Kepulangan Mr Andre
90
Bagaimana Sebaiknya?
91
Semua Adalah Rencana Sang Kakek
92
Kemarahan Mr Ginting
93
Harus Pergi
94
Simalakama
95
Ijin Pada Mbok Minah
96
Belum Tahu
97
Ijin Pulang
98
Was-was
99
Keadaan Ibu
100
Kembali Dingin
101
Harus Bisa Lebih Tenang
102
Kedatangan Mr Ginting
103
Tidak Mendapat Jawaban
104
Kebenaran Itu
105
Tidak Bisa Menjawab
106
Ada Apa Dengan Mr Andre
107
Semua Karena Dia
108
Cerita Versi Mr Andre
109
Cerita Versi Ibunya Yati
110
Kemajuan Kondisi Ibu
111
Tidak Bisa Menahan Diri
112
Semua Penuh Misteri
113
Keadaan Miss Marisa
114
Rasa Sesal
115
Kembali Berduka
116
Lembayung Senja
117
Makan Malam Di Kampung
118
Kembang Tebu
119
Mencari Ayah
120
Hotel Horor
121
Perubahan Suasana
122
Pertanyaan Yang Tidak Terjawab
123
Siapa Kamu?
124
Akhirnya Tahu
125
Dia Datang
126
Tetap Tidak Mau
127
Panggilan Kembali
128
Nomer Siapa
129
Kabar Tuan Wasito
130
Siapa Atasanmu
131
Bertemu Dengan Biyan
132
Alasan
133
Salah Paham
134
Bertemu Kembali
135
Harus Bisa Menolak
136
Keputusan Akhir
137
Kebahagiaan Yati
138
Musibah Tengah Malam
139
Warung Makan SEDERHANA Miss Yeti
140
Lika-liku Kehidupan Manusia
141
Akhir Kisah Miss Yeti
142
Minta Saran Kalian
143
Yati bukan Yeti
144
Mulut Setajam Silet
145
Yati Merasa Lemah
146
Kondisi Tuan Wasito
147
Jakarta
148
Mis Yetiku
149
Sebuah Permintaan
150
Dilema
151
Kepikiran
152
Cerita Rina
153
Sebuah Keputusan
154
Ketakutan
155
Kisah Lama
156
Mencari Jejak Tentangmu
157
Orang-orang di Masa Lalu
158
Pusaran Nasib
159
Marah dan Cemburu
160
Sang Model
161
Tidak Peduli
162
Tersiksa
163
Semakin Tersiksa
164
Lupa Diri
165
Hari Yang Indah
166
Memutuskan
167
Menelan Kecewa
168
Tidak Ingin Lepas
169
Iklan Penjualan
170
Taktik
171
Terpaksa Menunda
172
Memperkenalkan Diri
173
Peringatan Keras
174
Konsekuensi Pernjanjian Pranikah
175
Pilihan Yang Sulit
176
Keputusan Yang Benar
177
Aktivitas Baru
178
Langkah Cepat
179
Pengakuan
180
Kekesalan Mr Akihiko
181
Niat Yang Kuat
182
Antara Hambatan Dan Kesempatan
183
Kegundahan Hati
184
Diantara Mereka
185
Tak Terduga
186
Memahami
187
Perjalanan Mr Akihiko
188
Bertemu Mr Andre
189
Langkah Mr Andre
190
Kabar Itu
191
Tidak Perlu Menghindar
192
Kebimbangan Hati
193
Pria Masa Lalu 1
194
Pria Masa Lalu 2
195
Dilema Biyan
196
Kabar Duka 1
197
Kabar Duka 2
198
Disengaja
199
Tak Disangka
200
Kedatangan Mr Andre
201
Nama Besar
202
Tersangka
203
Kedatangan Biyan
204
Semuanya Terhubung
205
Menuju Kebahagiaan
206
Merencanakan Sebuah Rencana
207
Hubungan Darah
208
Belum Tahu
209
Tertunda
210
Mau Pergi
211
Berduka
212
Tidak Boleh Gagal
213
Tekanan
214
Malam Yang Tenang
215
Penyusup
216
Ketahuan
217
Mengalihkan Ketegangan
218
Akhirnya Menikah
219
Penuh Kebahagiaan
220
Malam Pertama
221
Rencana Bulan Madu
222
Berbagai Upaya
223
Tetap Sombong
224
Tidak Mengakui
225
Harus Beda
226
Rival dan Cinta
227
Menghadapi Rival
228
Keputusan Sidang
229
Strategi Baru
230
Sidang Banding
231
Keputusan Banding
232
Usaha Hiroshi
233
Kelilingi Negara Vrindavan
234
Selamat Tinggal dan Sampai Jumpa Kembali
235
Semua Kemudahan
236
Rencana Melawan Rencana
237
Kecelakaan Maut
238
Ruang Tunggu
239
Keistimewaan Yang Berbeda
240
Belum Ada Titik Terang
241
Kabar Bahagia
242
Penuh Kebahagiaan
243
Tekanan Demi Tekanan
244
Menyongsong Kebahagian
245
Rasa Syukur
246
Kebahagiaan Yang Sempurna
247
Ujian Datang Lagi
248
Bersabar
249
Anugerah Sehat
250
Menunggu Novel TK

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!