Pekerjaan Yati

Di kota besar, Yati bekerja di rumah makan Jepang. Tapi restoran itu lebih mirip dengan bar atau club malam.

Dengan desain dan ornamen khas negara 'Matahari Terbit' ada banyak sekali yang bisa dinikmati di restoran tersebut.

Selain sushi, shasimi, origini, shabu-shabu, takoyaki, ramen dan makanan lain khas Jepang, ada minum-minuman yang didatangkan langsung dari negara Jepang juga. Selain teh hijau dan minuman non alkohol, ada juga yg beralkohol, seperti sake, shochu dan amazake.

Pengunjung tidak kaum laki-laki lajang, banyak juga satu anggota keluarga, yang ada wanita dan anak-anak. Mereka datang karena ingin menikmati makanan khas Jepang.

Yang datang tidak hanya warga negara Jepang saja, atau warga asing. Ada juga banyak orang-orang Indonesia yang datang.

Para pengunjung restoran, selain ingin menikmati makanan, mereka kadang-kadang juga ingin menikmati pijatan tangan, yang memang disediakan juga untuk para tamu, dan ini termasuk juga dalam manajemen restoran. Dia lantai pangling atas, ada panti pijatnya.

Jadi, yang tampak dari luar, restoran tersebut hanya sebuah restoran biasa, tapi di dalamnya, ada beberapa tempat, yang berbeda dengan restoran itu.

Meskipun pemilik dan pengelola jadi satu, itulah kelebihan dari restoran Jepang tersebut. Ada banyak sekali pilihan paket, yang bisa dinikmati oleh para pengunjung yang datang ke restoran, yang kebanyakan pelayanannya juga masih muda, dan tentunya mereka semua juga cantik-cantik. Karena mereka bisa di ajak untuk melakukan hal yang 'berbeda' di tengah yang berbeda juga.

Pihak management mempersilahkan, tapi tidak memperbolehkan menempati area usahanya. Jadi, mereka harus melakukan kencan di tempat lain. Kalau hanya sekedar menemani makan dan minum, tidak apa di restoran tersebut, tapi jika ingin 'lebih' dipersilahkan untuk mencari tempat yang lebih cocok.

Jadi restoran tersebut, murni untuk sebuah restoran dan panti pijat saja.

Begitu juga dengan Yati. Awal bekerja, dia hanya menjadi pelayan biasa. Kemudian diminta untuk menemani tamu yang ingin minum-minum, kemudian lama-lama berlanjut dengan 'kencan' yang lain.

"Kamu mau tidak kencan dengan Saya? Pasti akan Saya kasih uang banyak. Kamu tidak perlu capek-capek jadi pelayan, jika ingin dapat uang banyak untuk kehidupan Kamu. Nanti, setiap Saya datang, Kamu pasti Saya ajak untuk kencan. Jadi Kamu hanya khusus berkencan dengan Saya saja. Bagaimana?"

Begitulah awalnya, Yati ditawari untuk berkencan oleh seorang tamu restoran tersebut. Tapi karena Yati masih takut dan juga belum terbiasa, Yati merasa jika dirinya masih kecil. Dia takut dan juga merasa jijik. Itulah sebabnya, Yati selalu menolak setiap tawaran yang datang padanya.

"Maaf Mr. Saya belum bisa." Yati menjawab dengan tersenyum dan mengangguk ala orang Jepang, yang biasa dia lihat, dan dia pelajari saat baru masuk kerja.

Itu di awal-awal dia bekerja, dan Yati selalu mendapatkan tawaran yang sama seperti itu terus menerus. Mereka, para tamu restoran, tidak tahu, jika umur Yati masih terbilang remaja, karena baru berusia tujuh belas tahun.

Mungkin karena postur tubuhnya yang tinggi dan terbentuk dengan bagus, dia jadi terlihat lebih dewasa dari usianya.

Tapi, keyakinan Yati untuk menolak semua ajakan para tamu, membuat mereka semakin penasaran. Untungnya, pihak restoran ada pengawasan dan keamanan yang sangat bagus. Mereka sangat teliti, sehingga para tamu tidak bisa memaksa para pekerja restoran, yang tidak mau diajak mereka berkencan. Karena itu hanya diperbolehkan, jika pelayan resto menyetujui keinginan mereka saja, jika tidak, pihak restoran tetap menghargai dan menjaga keamanan mereka semua dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Namun ternyata, Yati hanya bisa bertahan sekitar satu tahunan, untuk menolak semua ajakan kencan para pria yang menggodanya. Karena pada tahun kedua dua Yati bekerja, godaan itu justru datang dari warga negara Indonesia sendiri, yang masih gagah dan tampan, meskipun tidak lagi muda, tapi usianya juga belum terlalu tua. Usia laki-laki yang mengajaknya kencan, baru empat puluh tahunan.

Yati mengiyakan ajakan laki-laki itu, karena Yati melihatnya beberapa kali berkunjung ke restoran tempatnya bekerja ini. Dia juga tampak sopan dan tidak merayu para pelayan yang melayaninya. Padahal, teman-temannya terlihat melakukan hal itu.

Hingga pada suatu hari, Yati yang berkesempatan untuk melayani meja tempat dia duduk, dan pada saat itu, laki-laki tersebut datang sendiri tanpa ada teman yang ikut datang.

Ada sesuatu yang menarik dari laki-laki tersebut. Entah apa, tapi Yati merasakan sesuatu yang berbeda di dalam hatinya.

"Maaf Mr. Mau pesan sekarang, atau masih menunggu seseorang yang mau datang dulu?" tanya Yati seperti biasa.

Ini dilakukan Yati, karena biasanya, para tamu yang datang sendiri, akan memesan makanan nanti, setelah teman atau kekasihnya datang. Mereka kadang ada janji temu di restoran tersebut.

"Sekarang saja Miss. Saya pesan shabu-shabu. Tapi nanti temani Saya makan ya? Soalnya Saya datang sendiri," kata tamu tersebut, kemudian dia melambaikan tangan kepada pengawas restoran, yang memang selalu berjalan-jalan, mengawasi para pekerja dan tamu yang datang, agar bisa membantu mereka jika ada sesuatu yang terjadi.

Pengawas tersebut datang mendekat, kemudian bertanya, "ada yang bisa Saya bantu Mr?". Dia bertanya demikian, karena melihat Yati yang masih berdiri di sebelah tamu tersebut, dan belum ada hidangan apapun yang tersedia di meja.

"Saya mau makan, tapi mau ditemani dengan Miss ini juga, apa bisa?" tanya tamu tersebut, sambil menunjuk ke arah Yati, yang ada di sebelahnya.

Di restoran tersebut, semua orang di panggil dengan sebutan Mr dan Miss.

"Bagaimana Miss Yeti? Apa Anda mau menerima tawarannya?" tanya pengawas restoran pada Yati. Pengawas tersebut, menyerahkan semua keputusan pada Yati, dan memang selalu begitu, tidak hanya pada Yati saja.

Tidak seperti biasanya, kali ini Yati menganggukkan kepalanya, menyetujui permintaan tamu tersebut.

Pengawas restoran juga sedikit heran dengan keputusan Yati barusan, karena selama ini, hanya Yati yang tidak mau menerima tawaran para tamu, yang memintanya. Tidak seperti teman-temannya yang lain. Padahal, setiap menerima tawaran tersebut, para pelayan akan mendapat tips dari para tamu yang mereka temani.

Itulah sebabnya, mereka akan dengan senang hati, menerima setiap tawaran untuk menemani makan atau minum. Bahkan, sampai berkencan di luar juga.

Dan begitulah pada akhirnya. Yati menemani tamu tersebut untuk menikmati makanan yang dia pesan. Yati juga melayaninya dengan baik di meja makan tersebut.

Kejadian ini berlangsung beberapa kali, hingga mereka berdua jadi semakin dekat. Dan Yati, yang kada mulanya hanya mau menemani makan atau minum di restoran, sekarang jadi berani menerima tawaran untuk ke luar juga. Meskipun Yati melakukan di luar jam kerja.

Yati merasa mendapat teman, atau orang yang bisa diajak berbicara layaknya orang dewasa pada umumnya.

Mereka saling berbincang tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Yati menceritakan tentang keadaan dan kehidupannya, begitu juga dengan laki-laki itu. Mereka terbuka sebagai seorang teman, dan masih hanya sebatas itu saja. Belum sampai melakukan hal yang lebih jauh lagi.

Entah sampai kapan, Yati bisa bertahan dan mempertahankan keutuhan dirinya sendiri, dari lelaki yang kebanyakan 'berbisa' pada mulutnya.

Mungkin, hanya sang waktu yang tahu, apa dan bagaimana Yati bisa sampai di kenal orang dengan sebutan bukan PSK biasa.

Terpopuler

Comments

@Kristin

@Kristin

Wah enak juga jadi si Yati...

2023-02-22

0

Mom La - La

Mom La - La

hmmm, jdi semakin penasaran

2023-02-09

0

𝐀⃝🥀Jinda🤎Team Ganjil❀∂я🧡

𝐀⃝🥀Jinda🤎Team Ganjil❀∂я🧡

Semangat Yati semoga mendapat pelanggan yang baik ya. Kalau pelanggannya agak gimana jangan diterima ya.

2023-02-09

0

lihat semua
Episodes
1 Pulang Kampung
2 Tentang Yati
3 Pekerjaan Yati
4 Kembali Ke Kota
5 Rahasia Yang Bukan Rahasia
6 Awal Keputusan Yati
7 Syarat Kerja
8 Panggilan Sayang
9 Bee And Boo
10 Rencana Ke Bali
11 Terbawa Perasaan
12 Bali
13 Pakaian Kesukaan
14 Berakhir
15 Tawaran Mr Akihiko
16 Bertemu Lagi
17 Sadar Dengan Posisi
18 Ada Juga Yang Seperti Itu
19 Desakan Mr Akihiko
20 Mr Ginting
21 Rahasia Mr Ginting
22 Miss Kiara
23 Datang Ke Istana Keluarga Ginting
24 Ancaman
25 Pertanyaan Dan Jawaban
26 Sebuah Tantangan
27 Untukku?
28 Saling Memahami
29 Makhluk Halus
30 Rencana Untuk Nanti Malam
31 Inseden Makan Malam
32 Masih Perjaka
33 Tidak Usah Bertanya
34 Kesulitan Di Rumah Mr Ginting
35 Rencana Ke Butik
36 Bukannya Tidak Mau
37 Tidak Kenal
38 Waktu Yang Dibutuhkan
39 Tidak Enak Hati
40 Tidak Seperti Yang Terlihat
41 Hubungan Yang Baik
42 Kado Yang Tidak Diinginkan
43 Tidak Ada Yang Tahu
44 Apa Kadonya?
45 Tamu Terakhir
46 Pesta Belum Berakhir
47 Hadiah Untuk Yati
48 Benarkah Normal?
49 Keinginan Kakek Mr Ginting
50 Tidak Ada Penjelasan
51 Ditunda Untuk Beberapa Jam Kemudian
52 Bertemu Lagi
53 Ada Rindu
54 Kesal
55 Menolak Perasaan Yang Ada
56 Semua Sudah Siap
57 Mr Andre
58 Surya Jaya
59 Melindungi Tanpa Diketahui
60 Berseteru Dan Tertawa
61 Siapa Dia?
62 Rahasia Yang Belum Terungkap
63 Masa Lalu 1
64 Masa Lalu 2
65 Masa Lalu 3
66 Masa Lalu 4
67 Bros Bunga
68 Bukan Hanya Sekedar Kerja
69 Kecurigaan Mr Ginting
70 Pesta Ulang Tahun Sang Kakek
71 Pertanyaan Tentang Bros Bunga
72 Semua Punya Rahasia Sendiri
73 Memikirkan Kamu
74 Salah Paham Karena Rindu
75 Diragukan Pegawai Kantor Mr Ginting
76 Mulai Mencari Tahu
77 Kesepakatan Bersama Dengan Sang Kakek
78 Rencana Untuk Mr Ginting
79 Tugas Kerja
80 Masih Menjadi Misteri
81 Semakin Curiga
82 Antara Baju Bayi Dan Bros Bunga
83 Siapa Andre?
84 Harus Ada Kepastian
85 Keinginan Yati Membawa Ibunya
86 Tertunda Untuk Pulang
87 Sudah Kembali
88 Tidak Bicara
89 Kepulangan Mr Andre
90 Bagaimana Sebaiknya?
91 Semua Adalah Rencana Sang Kakek
92 Kemarahan Mr Ginting
93 Harus Pergi
94 Simalakama
95 Ijin Pada Mbok Minah
96 Belum Tahu
97 Ijin Pulang
98 Was-was
99 Keadaan Ibu
100 Kembali Dingin
101 Harus Bisa Lebih Tenang
102 Kedatangan Mr Ginting
103 Tidak Mendapat Jawaban
104 Kebenaran Itu
105 Tidak Bisa Menjawab
106 Ada Apa Dengan Mr Andre
107 Semua Karena Dia
108 Cerita Versi Mr Andre
109 Cerita Versi Ibunya Yati
110 Kemajuan Kondisi Ibu
111 Tidak Bisa Menahan Diri
112 Semua Penuh Misteri
113 Keadaan Miss Marisa
114 Rasa Sesal
115 Kembali Berduka
116 Lembayung Senja
117 Makan Malam Di Kampung
118 Kembang Tebu
119 Mencari Ayah
120 Hotel Horor
121 Perubahan Suasana
122 Pertanyaan Yang Tidak Terjawab
123 Siapa Kamu?
124 Akhirnya Tahu
125 Dia Datang
126 Tetap Tidak Mau
127 Panggilan Kembali
128 Nomer Siapa
129 Kabar Tuan Wasito
130 Siapa Atasanmu
131 Bertemu Dengan Biyan
132 Alasan
133 Salah Paham
134 Bertemu Kembali
135 Harus Bisa Menolak
136 Keputusan Akhir
137 Kebahagiaan Yati
138 Musibah Tengah Malam
139 Warung Makan SEDERHANA Miss Yeti
140 Lika-liku Kehidupan Manusia
141 Akhir Kisah Miss Yeti
142 Minta Saran Kalian
143 Yati bukan Yeti
144 Mulut Setajam Silet
145 Yati Merasa Lemah
146 Kondisi Tuan Wasito
147 Jakarta
148 Mis Yetiku
149 Sebuah Permintaan
150 Dilema
151 Kepikiran
152 Cerita Rina
153 Sebuah Keputusan
154 Ketakutan
155 Kisah Lama
156 Mencari Jejak Tentangmu
157 Orang-orang di Masa Lalu
158 Pusaran Nasib
159 Marah dan Cemburu
160 Sang Model
161 Tidak Peduli
162 Tersiksa
163 Semakin Tersiksa
164 Lupa Diri
165 Hari Yang Indah
166 Memutuskan
167 Menelan Kecewa
168 Tidak Ingin Lepas
169 Iklan Penjualan
170 Taktik
171 Terpaksa Menunda
172 Memperkenalkan Diri
173 Peringatan Keras
174 Konsekuensi Pernjanjian Pranikah
175 Pilihan Yang Sulit
176 Keputusan Yang Benar
177 Aktivitas Baru
178 Langkah Cepat
179 Pengakuan
180 Kekesalan Mr Akihiko
181 Niat Yang Kuat
182 Antara Hambatan Dan Kesempatan
183 Kegundahan Hati
184 Diantara Mereka
185 Tak Terduga
186 Memahami
187 Perjalanan Mr Akihiko
188 Bertemu Mr Andre
189 Langkah Mr Andre
190 Kabar Itu
191 Tidak Perlu Menghindar
192 Kebimbangan Hati
193 Pria Masa Lalu 1
194 Pria Masa Lalu 2
195 Dilema Biyan
196 Kabar Duka 1
197 Kabar Duka 2
198 Disengaja
199 Tak Disangka
200 Kedatangan Mr Andre
201 Nama Besar
202 Tersangka
203 Kedatangan Biyan
204 Semuanya Terhubung
205 Menuju Kebahagiaan
206 Merencanakan Sebuah Rencana
207 Hubungan Darah
208 Belum Tahu
209 Tertunda
210 Mau Pergi
211 Berduka
212 Tidak Boleh Gagal
213 Tekanan
214 Malam Yang Tenang
215 Penyusup
216 Ketahuan
217 Mengalihkan Ketegangan
218 Akhirnya Menikah
219 Penuh Kebahagiaan
220 Malam Pertama
221 Rencana Bulan Madu
222 Berbagai Upaya
223 Tetap Sombong
224 Tidak Mengakui
225 Harus Beda
226 Rival dan Cinta
227 Menghadapi Rival
228 Keputusan Sidang
229 Strategi Baru
230 Sidang Banding
231 Keputusan Banding
232 Usaha Hiroshi
233 Kelilingi Negara Vrindavan
234 Selamat Tinggal dan Sampai Jumpa Kembali
235 Semua Kemudahan
236 Rencana Melawan Rencana
237 Kecelakaan Maut
238 Ruang Tunggu
239 Keistimewaan Yang Berbeda
240 Belum Ada Titik Terang
241 Kabar Bahagia
242 Penuh Kebahagiaan
243 Tekanan Demi Tekanan
244 Menyongsong Kebahagian
245 Rasa Syukur
246 Kebahagiaan Yang Sempurna
247 Ujian Datang Lagi
248 Bersabar
249 Anugerah Sehat
250 Menunggu Novel TK
Episodes

Updated 250 Episodes

1
Pulang Kampung
2
Tentang Yati
3
Pekerjaan Yati
4
Kembali Ke Kota
5
Rahasia Yang Bukan Rahasia
6
Awal Keputusan Yati
7
Syarat Kerja
8
Panggilan Sayang
9
Bee And Boo
10
Rencana Ke Bali
11
Terbawa Perasaan
12
Bali
13
Pakaian Kesukaan
14
Berakhir
15
Tawaran Mr Akihiko
16
Bertemu Lagi
17
Sadar Dengan Posisi
18
Ada Juga Yang Seperti Itu
19
Desakan Mr Akihiko
20
Mr Ginting
21
Rahasia Mr Ginting
22
Miss Kiara
23
Datang Ke Istana Keluarga Ginting
24
Ancaman
25
Pertanyaan Dan Jawaban
26
Sebuah Tantangan
27
Untukku?
28
Saling Memahami
29
Makhluk Halus
30
Rencana Untuk Nanti Malam
31
Inseden Makan Malam
32
Masih Perjaka
33
Tidak Usah Bertanya
34
Kesulitan Di Rumah Mr Ginting
35
Rencana Ke Butik
36
Bukannya Tidak Mau
37
Tidak Kenal
38
Waktu Yang Dibutuhkan
39
Tidak Enak Hati
40
Tidak Seperti Yang Terlihat
41
Hubungan Yang Baik
42
Kado Yang Tidak Diinginkan
43
Tidak Ada Yang Tahu
44
Apa Kadonya?
45
Tamu Terakhir
46
Pesta Belum Berakhir
47
Hadiah Untuk Yati
48
Benarkah Normal?
49
Keinginan Kakek Mr Ginting
50
Tidak Ada Penjelasan
51
Ditunda Untuk Beberapa Jam Kemudian
52
Bertemu Lagi
53
Ada Rindu
54
Kesal
55
Menolak Perasaan Yang Ada
56
Semua Sudah Siap
57
Mr Andre
58
Surya Jaya
59
Melindungi Tanpa Diketahui
60
Berseteru Dan Tertawa
61
Siapa Dia?
62
Rahasia Yang Belum Terungkap
63
Masa Lalu 1
64
Masa Lalu 2
65
Masa Lalu 3
66
Masa Lalu 4
67
Bros Bunga
68
Bukan Hanya Sekedar Kerja
69
Kecurigaan Mr Ginting
70
Pesta Ulang Tahun Sang Kakek
71
Pertanyaan Tentang Bros Bunga
72
Semua Punya Rahasia Sendiri
73
Memikirkan Kamu
74
Salah Paham Karena Rindu
75
Diragukan Pegawai Kantor Mr Ginting
76
Mulai Mencari Tahu
77
Kesepakatan Bersama Dengan Sang Kakek
78
Rencana Untuk Mr Ginting
79
Tugas Kerja
80
Masih Menjadi Misteri
81
Semakin Curiga
82
Antara Baju Bayi Dan Bros Bunga
83
Siapa Andre?
84
Harus Ada Kepastian
85
Keinginan Yati Membawa Ibunya
86
Tertunda Untuk Pulang
87
Sudah Kembali
88
Tidak Bicara
89
Kepulangan Mr Andre
90
Bagaimana Sebaiknya?
91
Semua Adalah Rencana Sang Kakek
92
Kemarahan Mr Ginting
93
Harus Pergi
94
Simalakama
95
Ijin Pada Mbok Minah
96
Belum Tahu
97
Ijin Pulang
98
Was-was
99
Keadaan Ibu
100
Kembali Dingin
101
Harus Bisa Lebih Tenang
102
Kedatangan Mr Ginting
103
Tidak Mendapat Jawaban
104
Kebenaran Itu
105
Tidak Bisa Menjawab
106
Ada Apa Dengan Mr Andre
107
Semua Karena Dia
108
Cerita Versi Mr Andre
109
Cerita Versi Ibunya Yati
110
Kemajuan Kondisi Ibu
111
Tidak Bisa Menahan Diri
112
Semua Penuh Misteri
113
Keadaan Miss Marisa
114
Rasa Sesal
115
Kembali Berduka
116
Lembayung Senja
117
Makan Malam Di Kampung
118
Kembang Tebu
119
Mencari Ayah
120
Hotel Horor
121
Perubahan Suasana
122
Pertanyaan Yang Tidak Terjawab
123
Siapa Kamu?
124
Akhirnya Tahu
125
Dia Datang
126
Tetap Tidak Mau
127
Panggilan Kembali
128
Nomer Siapa
129
Kabar Tuan Wasito
130
Siapa Atasanmu
131
Bertemu Dengan Biyan
132
Alasan
133
Salah Paham
134
Bertemu Kembali
135
Harus Bisa Menolak
136
Keputusan Akhir
137
Kebahagiaan Yati
138
Musibah Tengah Malam
139
Warung Makan SEDERHANA Miss Yeti
140
Lika-liku Kehidupan Manusia
141
Akhir Kisah Miss Yeti
142
Minta Saran Kalian
143
Yati bukan Yeti
144
Mulut Setajam Silet
145
Yati Merasa Lemah
146
Kondisi Tuan Wasito
147
Jakarta
148
Mis Yetiku
149
Sebuah Permintaan
150
Dilema
151
Kepikiran
152
Cerita Rina
153
Sebuah Keputusan
154
Ketakutan
155
Kisah Lama
156
Mencari Jejak Tentangmu
157
Orang-orang di Masa Lalu
158
Pusaran Nasib
159
Marah dan Cemburu
160
Sang Model
161
Tidak Peduli
162
Tersiksa
163
Semakin Tersiksa
164
Lupa Diri
165
Hari Yang Indah
166
Memutuskan
167
Menelan Kecewa
168
Tidak Ingin Lepas
169
Iklan Penjualan
170
Taktik
171
Terpaksa Menunda
172
Memperkenalkan Diri
173
Peringatan Keras
174
Konsekuensi Pernjanjian Pranikah
175
Pilihan Yang Sulit
176
Keputusan Yang Benar
177
Aktivitas Baru
178
Langkah Cepat
179
Pengakuan
180
Kekesalan Mr Akihiko
181
Niat Yang Kuat
182
Antara Hambatan Dan Kesempatan
183
Kegundahan Hati
184
Diantara Mereka
185
Tak Terduga
186
Memahami
187
Perjalanan Mr Akihiko
188
Bertemu Mr Andre
189
Langkah Mr Andre
190
Kabar Itu
191
Tidak Perlu Menghindar
192
Kebimbangan Hati
193
Pria Masa Lalu 1
194
Pria Masa Lalu 2
195
Dilema Biyan
196
Kabar Duka 1
197
Kabar Duka 2
198
Disengaja
199
Tak Disangka
200
Kedatangan Mr Andre
201
Nama Besar
202
Tersangka
203
Kedatangan Biyan
204
Semuanya Terhubung
205
Menuju Kebahagiaan
206
Merencanakan Sebuah Rencana
207
Hubungan Darah
208
Belum Tahu
209
Tertunda
210
Mau Pergi
211
Berduka
212
Tidak Boleh Gagal
213
Tekanan
214
Malam Yang Tenang
215
Penyusup
216
Ketahuan
217
Mengalihkan Ketegangan
218
Akhirnya Menikah
219
Penuh Kebahagiaan
220
Malam Pertama
221
Rencana Bulan Madu
222
Berbagai Upaya
223
Tetap Sombong
224
Tidak Mengakui
225
Harus Beda
226
Rival dan Cinta
227
Menghadapi Rival
228
Keputusan Sidang
229
Strategi Baru
230
Sidang Banding
231
Keputusan Banding
232
Usaha Hiroshi
233
Kelilingi Negara Vrindavan
234
Selamat Tinggal dan Sampai Jumpa Kembali
235
Semua Kemudahan
236
Rencana Melawan Rencana
237
Kecelakaan Maut
238
Ruang Tunggu
239
Keistimewaan Yang Berbeda
240
Belum Ada Titik Terang
241
Kabar Bahagia
242
Penuh Kebahagiaan
243
Tekanan Demi Tekanan
244
Menyongsong Kebahagian
245
Rasa Syukur
246
Kebahagiaan Yang Sempurna
247
Ujian Datang Lagi
248
Bersabar
249
Anugerah Sehat
250
Menunggu Novel TK

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!