Yati terbangun dari tidurnya saat pagi menjelang. Jam di kamar, baru menunjuk pada pukul setengah empat pagi. Dia terbangun, karena bermimpi dan itu jelas sekali. Tampak seperti nyata.
Mimpi yang membuatnya menjadi seorang istri yang teraniaya, hal yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya oleh Yati.
"Jadi istri siapa? siapa laki-laki yang tadi memukuli aku ya?" tanya Yati, mengenai mimpinya tadi.
Yati terlihat cemas. Dia menjadi ragu untuk meneruskan kerja kontrak, yang baru saja akan dia lakukan besok pagi.
Kerja yang akan mengikatnya dengan sebuah pernikahan. Pernikahan kontrak dengan seorang laki-laki, berwarga negara Amerika. Salah satu pelanggan restoran, tempat Yati bekerja.
Dia mendapat tawaran kontrak itu dari Mr Akihiko, seminggu sebelum Yati pulang ke Indonesia. Dan di saat Yati pulang, kemudian bertemu dan berkenalan dengan Mr Johan, dia merasa tidak ada masalah. Apalagi setelah membaca poin-poin kontraknya, Yati menyetujui. Apalagi nilai uang yang akan dia terima di awal dan akhir kontrak tersebut, jumlahnya sangat besar.
Mr Akihiko memang sering menjembatani pernikahan kontrak, yang biasa terjadi antara pelanggan restoran dengan pegawainya sendiri. Dia tidak pernah memaksa, dan memilihkan para laki-laki kaya dan sukses, yang mau memberi jaminan materi terhadap pegawainya tersebut. Dia tidak akan menjerumuskan mereka pada pernikahan kontrak yang tidak ada kesepakatan antara keduanya.
Mr Akihiko, tetap memilihkan laki-laki yang 'terbaik' untuk para pegawainya, karena, mereka tetap akan menjadi pelanggan juga, meskipun pegawainya itu sudah menikah dengan pria-pria yang dia pilihkan itu.
Sama seperti Marisa, yang akan tetap membawa 'suaminya' ke restoran tersebut, jika ingin makan di luar.
Yati, jadi tidak merasa khawatir lagi, karena teringat dengan Marisa. Kakak seniornya, yang sudah lama berganti-ganti dengan suami kontraknya. Dan tetaplah setia dengan Mr Akihiko, dengan bekerja di panti pijatnya.
Tapi, sekarang Yati mulai ragu. Apalagi dengan mimpi yang dia alami tadi. Dia merasa jika itu adalah suatu pertanda, bahwa akan terjadi sesuatu pada 'pernikahannya' yang pertama ini.
"Apa yang sebenarnya terjadi nanti ya?" tanya Yati, yang seakan-akan ragu, jika mimpinya kali ini adalah sebuah pertanda akan kehidupannya ke depan nanti, terkait mimpi yang dia alami.
"Ah, mungkin Aku hanya capek dan kepikiran. Ini kerja pertama untukku yang seperti ini. Pasti Aku merasa gugup juga. Apalagi kemarin-kemarin itu, banyak teman-temannya yang berbicara aneh-aneh, mengenai Mr Johan. Semoga saja tidak terjadi sesuatu padaku nanti. Ini demi masa depanku juga dan orang-orang yang ada di kampung. Aku hanya ingin mbok Minah terjamin masa tuanya dan tidak perlu capek-capek kerja di sawah."
Begitu Yati menyemangati dirinya sendiri. Dia tidak mau terbebani dengan mimpi yang baru saja dia alami tadi.
Akhirnya dia memutuskan untuk bangun dari tempat tidurnya. Dia pergi mandi lebih pagi, untuk menenangkan hati dan pikirannya dengan mandi di pagi hari.
Selesai mandi, Yati memasak makanan yang mudah untuk dia makan pagi hari. Dia juga menggoreng kerupuk beras, yang dia bawa dari kampung, buatan mbok Minah.
Yati mengaktifkan handphone miliknya yang baru saja di copot, karena semalam dia cas. Dia melihat ada beberapa notifikasi pesan dan telpon yang masuk.
Ada pesan dari beberapa teman dan juga dari mantan kekasihnya, yang sudah putus beberapa bulan, setelah dia berangkat ke Jepang.
"Ngapain dia telpon? sudah gak ada urusan juga. Terus dari mana dia tahu Aku sudah pulang ke Indonesia?" tanya Yati, pada dirinya sendiri.
Dari pesan-pesan yang masuk, teman-temannya hanya menanyakan kabar dan posisinya saat ini.
Tapi, mantan kekasihnya itu yang tidak hanya sekedar bertanya tentang kabarnya, tapi juga memintanya untuk kembali lagi, menjadi kekasihnya lagi.
"Malas benar kembali pada dia. Gak tahu malu banget. Dia yang memutuskan sendiri, masak mau minta balik lagi. Aneh!" gumam Yati seorang diri.
Akhirnya, Yati tidak membalas pesan dari mantan kekasihnya itu. Dia hanya membalas pesan dari teman-temannya yang lain.
Yati tidak mau mengulang lagi kisah percintaannya dengan mantan kekasihnya itu. Mantan kekasih, yang hanya bisa meminta uang dan uang padanya dan akan marah jika tidak dikasi uang oleh Yati.
Dia tidak mau, jika memiliki kekasih yang hanya memanfaatkan dirinya saja. Tanpa mau menjaga keselamatan Yati jika diperlukan. Hal yang sebenarnya dia inginkan dari kekasihnya itu, sama seperti yang dilakukan oleh kekasih teman-temannya yang lain.
Jadi, kekasih mereka, yang seprofesi dengan Yati, merangkap sebagai seorang bodyguard pribadi.
Dan Yati akhirnya tidak lagi mau memiliki kekasih. Lebih baik, dia menerima tawaran nikah kontrak dengan pria asing dengan aturan yang lebih jelas dan ada yang menjamin keamanannya.
Yati berpikir, jika dia tidak perlu merasa khawatir dengan statusnya sebagai istri kontrak. Karena selama ini, dia juga menjadi simpanan om-om, yang pertama kali dia terima tawarannya untuk menemani makan dan lama-kelamaan mengajaknya berkencan juga.
*****
Laki-laki yang pertama yang Yati suka, karena terlihat kalem dan tidak suka menggoda para pelayan restoran, meskipun datang bersama dengan teman-temannya.
Dan baru meminta dirinya, saat dia datang sendiri. Setelah itu, mereka menjadi akrab dan sering keluar bersama.
Entah kenapa Yati merasa tenang dan tidak ada keraguan dengan laki-laki paruh baya yang masih terlihat gagah dan tampan itu.
Dengan usia di atas empat puluh tahun, laki-laki itu tampak masih berusia dibawah tiga puluh tahun. Sesuatu yang tidak biasa, karena dia tidak pernah melakukan perawatan, sama seperti yang sering dilakukan oleh para wanita yang berkelas dan sosialita.
Kepada laki-laki itu juga, Yati menyerahkan segalanya. Termasuk kehormatannya. Sesuatu yang dia jaga selama ini, meskipun dia sudah menjadi pelayan di restoran tersebut selama hampir dua tahun.
Jadi, Yati baru melakukannya dengan pria tadi saat usianya baru delapan belas tahun. Dan Yati tidak merasa menyesal, karena laki-laki itu, memang tidak pernah memaksa dirinya.
Entah apa yang membuat Yati dengan suka rela menyerahkan segalanya pada laki-laki tadi. Yati hanya tahu, jika dia merasa nyaman dan aman bersama dengannya.
Untungnya, laki-laki itu tidak pernah berbuat kasar. Dia sangat penyayang dan memperlakukan Yati dengan baik dan lembut. Sehingga Yati sulit 'terlepas' darinya. Hingga hampir satu tahun mereka menjalin hubungan tersembunyi itu.
Mereka berdua, berpisah karena laki-laki itu, mendapat tugas di keluar negeri, dan mereka juga menghabiskan malam yang panjang, sebelum berpisah hingga saat ini.
Karena perpisahan itu juga, Yati mencari kekasih. Tapi ternyata kekasihnya itu tidak sebaik laki-laki yang pergi karena bertugas.
Pada akhirnya, Yati memutuskan untuk menerima tawaran dari Mr Akihiko, untuk ke Jepang. Dan hampir dua tahun di Jepang, baru sebulan yang lalu Yati kembali, dan menerima tawaran untuk menjadi istri kontrak dari Mr Johan, warga negara Amerika.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 250 Episodes
Comments
Kar Genjreng
Ella sajane Tante rodo miris maca..Novel Mu sing iki....soale ning cluster kene yo ketoe akeh mergo ...kadang pas papasan yn ga sengaja ketok ko jendela...wedoe biasa ae lenange ketok wong bule...Tante ga ngintip lo sumprit 😂😂🤭🤭🤭
2022-09-18
2
Beast Writer
psk elit inih ... nikah dulu.😅
2022-04-08
3
Embun Kesiangan
nikah kontrak mungkin selevel lebih baik daripada jd simpanan y yati🤔😅
semangat for up thor
2022-02-08
4